terjemahan tm 22

Download terjemahan TM 22

Post on 12-Jul-2015

56 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Desain Konseptual Untuk Sistem Manajemen Strategic Mutu Sumber Daya Manusia oleh: Nurlela Masud, Ir. M.Si. BK.teks (Dosen Fakultas Teknik Universitas Bandung Raya, Bandung)

ABSTRAK

Sebagai perusahaan yang mulai bersaing dalam lingkungan bisnis yang menantang dalam era milenium baru, sebuah alasan agar dapat semakin meningkat untuk sukses terletak pada fungsi yang efektif dari Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Pengendalian sumber daya (fisik, organisasi, informasi dan manusia) memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan. Tujuan utama dari makalah ini adalah untuk memberikan alat pendukung keputusan pada departemen yang mengurusi personalia (SDM) di perusahaan-perusahaan dalam rangka untuk membantu proses pengambilan keputusan yang strategis terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Tujuan dari manajemen strategis dalam suatu organisasi adalah untuk menilai, menyebarkan dan mengalokasikan sumber daya yang diperuntukkan untuk keuntungan kompetitif bagi manajemen perusahaan. TQM adalah strategi organisasi secara keseluruhan yang dirumuskan di tingkat atas dan kemudian disebar-luaskan ke seluruh jajaran dan anggota organisasi. Strategi organisasi ini terutama ditujukan agar organisasi bekerja dalam program yang menitik beratkan pada perubahan menuju keunggulan kompetitif.

Persyaratan peningkatan kualitas sumber daya manusia, peraturan pemerintah, dan perluasan informasi dan teknologi komputer merupakansuatupersyaratan yang sangat dibutuhkan bagi departemen sumber daya manusia (HRMIS). Inti dari1

HRMIS adalah sebuah system database yang berisikan semua imformasi relevan tentang SDM untuk kemudahan mengakses, penyimpanan dan pengolahankegiatan. kemampuan teknologi dibenarkan kebutuhan sistem informasi dalam manusia departemen sumber daya (HRMIS). Inti dari HRMIS adalah sebuah sistem database yang berisi seluruh informasi relevan tentang sumber daya manusia, mempermudah dalam mengakses, pemeliharaan dan pelaksanaan aktifitas.

Hal ini mengarahkan perhatian kita kepada kebutuhan mendesak untuk merumuskan suatu desain konseptual untuk manajemen strategis sumber daya manusia sistem informasi dengan menerapkan konsep TQM. Berangkat dari susdut pandang permasahan ini permasalahan akan memberi kemungkinan kepada kita untuk menggunakan strategi penerapan teknik peramalan yang berbeda untuk mendukung dan memenuhi tujuan jangka menengah maupun jangka panjang dari organisasi. KATA KUNCI: Manajemen Strategik Sumber Daya Manusia Sistem Pendukung Keputusan Sumber Daya Manusia (HRDSS) - Desain Konseptual - konsep TQM - prediksi statistik teknik - Analisa Rasio - Analisis Trend - Waktu analisis seri - metode peringkat.

1. PENDAHULUANKeberhasilan atau kegagalan organisasi dan perusahaan , sangat ditentetukan olehkualitas dan efektifitas para karyawan mereka. Kebanyakan perusahan yang sukses pada saat ini mengakui bahwa untuk dapat bersaing di tingkat global, mereka arus memiliki manajer SDM berkualitas yang bertaraf internasional dan senantiasa ikut dalam dalam setiap keputusan strategis dan operasional perusahaan. Apakah dalam merekayasa ulang tentang gaji dan tunjangan dari perusahaan atau menerapkanprogram TQM. Manajer memainkan peran sentral hal ini, pelaksanaan manajemen SDM saat ini sedang mengalami revolusi teknolgi. Saat ini kita tidak hanya berbicara mengenai bagaiamana mengelola sumber daya manusia dan modal, tetapi juga informasi dan system informasi. Fungsi SDM, dari pemilihan karyawan untuk keperluan perencanaan , harus2

didesain ulang untuk mengambil keuntungan dari kecanggihan teknologi informasi. 2.

KONSEP DASAROrganisasi bisnis yang berada dalam lingkungan kompetitif dengan kepemilikan sumber daya yang terbatas, maka perlu pengendalian sumber daya (fisik, organisasi, informasi, dan manusia) yang nantinya dapat membrikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan. Tujuan dari manajemen strategis dalam suatu organisasi adalah untuk menyebarkan dan mengalokasikan umber daya dalam rangka untuk memberikan keunggulan yang kompetitif kepada manajemen. Tanpa mengatakan bahwa dua dari tiga kelas sumber daya (organisasi dan manusia) berkorelasi dengan fungsi sumber daya manusia. Untuk menuju pengaruh yang maksimal, Fungsi HRM harus terintegrasi tmanajemen strategis perusahaan . Proses manajemen strategis yang pertama adalah menganalisa situasi kompetitif perusahaan, mengembangkan tujuan strategis dan misi, peluang dan ancaman eksternal, kekuatan dan kelemahan internal perusahaan yang nantinya menghasilkan alternatif. Pada fase kedua, Proses manajemen strategis adalah menetukan rencana tindakan dan penyebaran sumber daya untuk mencapai tujuan sebagaimana yang telah digariskan sebelumnya. Pendekatan strategis semacam ini harus ditekankan dalam manajemen sumber daya manusia. Strategis manajemen sumber daya manusia (SHRM) adalah pola perencanaan dan penyebaran kegiatan sumber daya manusia yang dimaksudkan untuk memungkinkan organisasi mencapai tujuannya. Selanjutnya berhungan dengan apa yang telah diuraikan, dalam hal ini terdapat 4 (empat pertanyaan) yang akan kita bahas selanjutnya yang berkaitan dengan tingkat integrasi yang berhubungan dengan fungsi sumber daya manusia dan fungsi strateis, yaitu:

3

Kertakaitan administrasi: Perhatian fungsi SDM terpokus pada kegiatan sehari-hari; Hubungan satu ara: Perusahaan mengembangkan rencana strategis kemudian mengimformasikan Human Resources (HR) Hubungan dua arah: Tim perencana strategis mengimformasikan HR dari berbagai strategi. mereka kemudian menganalisis SDM dan menyajikan hasilnya untuk tim. Setelah diputuskan maka rencana strategic dilaksanakan oleh HR. Hubunan Itegrasi: Adalah suatu proses yang dinamis, berdasarkan keberlanjutan dari interaksi yang berurutan, dilakukan oleh eksekutif SDM yang juga merupakan anggotan dari tim manajer senior. a. Perumusan Strategi Perumusan Strategi terdiri dari lima komponen utama, yaitu: 1) Perumusan MISI, Misi adalah pernyataan untuk alasan untuk organisasi, melayani kebutuhan pelanggan mereka, dan tenologi yang digunakan. Misi juga menyajikan VISI dan Nilai-nilai yang dianut olehperusahaan/organisasi. 2) Perumusan Tujuan, Adalah pernyataan tentang apa yang menjadi harapan perusahaan untuk terwujut dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. 3) Memeriksa analisis lingkungan eksternal, Dalam hal ini yang berkaitan dengan dimana perusahaan beroperasi. Hal ini sebagai strategi untuk mengidentifikasi kesempatan dan ancaman. 4) analisis internal, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan yang berfokus pada kuantitas dan kualitas yang dimiliki perusahaan. 5) Analisis SWOT, Analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan (SWOT) digunakan untuk menentukan beberapa alternative yang akan dipilih sebagai alternative strategis.

4

Mekanisme untuk mengintegrasikanan fungsi HR kedalam perumusan strategimungkin membantu tim perencana strategic untuk dapat menentukan pilihan strategis yang paing efetif dan efisien yang nantinya akan diterapkan oleh HR.

b. Strategi Implementasi Sekarang saatnya untuk mengeksekusi strategi yang dirumuskan, menunjukkan kebutuhan tertentu mengenai SDM . Fungsi SDM dalam perusahaan memiliki 6 (enam) menu yang merupakan strategi yang diterapakan perusahaan dalam hal memilih orang yang paling tepat. Semua strategi yang dipilih mengharuskan orang-orang yang kompeten dalam prilaku dan sikap yang disesuaikan dengan peran strategis dan profesionalisme dari fungsi HR itu sendiri. Gambar berikut memperlihatkan model proses manajemen startegik Strategi FormulationExternal Analisis opportunities threats

Strategi ImplementationHR Practices Recruitment Training design Performance Management Labor structure selection development pay job analysis job

HUMANMISSION

FIRM PERFORMANCE PRODUCTIVITY

GOAL

STRATEGIC CHOICE

RESOURCE NEEDS SKILLS BEHAVIOR CULTURE

Streteg QUALITY

PROFITABILITY

INTERNAL ANALYSIS STRENGTH S WEAKNES

HUMAN RESOURCE CABILITY SKILL A BILITIES KNOWLEDGE

HUMAN RESOURCE ACTIONS BEHAVIORS RESULTS (PRODUCTIVITY

Strategy evaluation 5

3. TQM DAN FUNGSI BISNIS SDM TQM didefinisikan sebagai "suatu pendekatan manajemen organisasi, berpusat kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggota dan bertujuan pada kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan, dan manfaat kepada semua anggota organisasi dan masyarakat "(Rao, Ashok & dkk, (6)). TQM adalah suatu proses yang berkesinambungan perbaikan untuk individu, dan keseluruhan organisasi. a. TQM dan Peran SDM 1) Melakukan Audit SDM, Audit SDM merupakan langkah awal dari strategi fungsi SDM. Audit memeriksa setiap aspek utama dari manajemen HR dan menginsetifikasi kekuatan, kelemahan, dan tindakan korekstif yang diperlukan; 2) Merancang interfensi untuk mempersiapkan orang-orang dan organisasi untuk mengajukan perubahan; 3) Memberikan pelatihan intensif dalam kaitannya dengan program personil yang bertema metode TQM; 4) Menciptakan pola piker TQM melaluiorientasi sebagai berikut: Orientasi pelanggan; Proses orientasi; Orientasi masyarakat.

4. SDM dan Sistem Informasia. Dampak sistem informasi pada manajemen strategis SDM Mengotomasi kertas kerja untuk menghemat waktu dan usaha untuk menghindari penambahan staf;6

Menyimpan data tentang pelamar untuk mempermudah pencarian dan penugasan; Pengadimistrasian mengenai manajemen resiko melalui izin monitoring, pelatihan keamanan, ujian pisik, dan penyimpanan laporan; Mengelolah kegiatanpelatihan untuk menentukan kegiatan pelatihan sesuai dengan keperluan organisasi; Perbaikan keahlian dan skill untuk keperluan pengembangan dan pelatihan; Merencanakan dan mensimulasi dampak terhadap keuangan dan merekomendasikan strategi perubahan; Menganalisis penyebab pergantian; Mengalaborasi ulang proses perecanaan dengan cara mengidentifikasi jalur yang logis dan langkah-langkah pemantauan