tm - leptospirosis

Download TM - Leptospirosis

Post on 12-Apr-2016

220 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

TM - Leptospirosis

TRANSCRIPT

  • LeptospirosisLucky Resa Santoso121 0211 036FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

  • DefinisiLeptospirosis adalah suatu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh mikro organisme Leptospira interogans, suatu jenis bakteri golongan spirochaeta.

    Menurut beberapa peneliti, yang tersering menginfeksi manusia ialah L. icterohaemorrhagica dengan reservoir tikus, L. canicola dengan reservoar anjing dan L. pomona dengan reservoar sapi dan babi.

    Dikenal dengan berbagai nama seperti mud fever, slime fever, swamp fever, autumnal fever, infectious jaundice, field fever, cane cutter fever dan lain-lain.

  • EtiologiLeptospirosis disebabkan oleh genus leptospira, famili treponemataceae, suatu mikroorganisme spirocheata.Ciri khas organisme ini yakni berbelit, tipis, fleksibel, Dapat bergerak aktif (maju, mundur, belok)Masa hidup : 1 bulan dlam air tawar dan tanah. Cepat mati dia ir pekat (air selokan, air laut, urin).

  • Leptospira bisa terdapat pada binatang piaraan seperti anjing, babi, lembu, kuda, kucing, marmut atau binatang-binatang pengerat lainnya seperti tupai, musang, kelelawar, dan lain sebagainya.

    Tikus merupakan vektor yang utama dan L. icterohaemorrhagica penyebab leptospirosis pada manusia.

  • EpidemiologiLeptospirosis tersebar di seluruh duniaTerbanyak didapati didaerah tropisLebih banyak ditemukan pada musim hujan.Di Indonesia leptospirosis ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat. Epidemi leptospirosis dapat terjadi akibat terpapar oleh genangan /luapan air (banjir) yang terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi.

  • Faktor risiko

  • PenularanDapat terinfeksi melalui kontak dengan air, atau tanah, lumpur yang telah terkontaminasi oleh urine binatang yang telah terinfeksi leptospira.

    Infeksi tersebut terjadi jika terjadi luka/erosi pada kulit ataupun selaput lendir. Air tergenang atau mengalir lambat yang terkontaminasi

  • Multiplikasi kuman dan menyebar melalui aliran darah

    Masuk melalui luka di kulit, konjungtiva, Selaput mukosa utuh

    Kerusakan endotel pembuluh darah kecil : ekstravasasi Sel dan perdarahan

    Perubahan patologi di organ/jaringan- Ginjal : nefritis interstitial sampai nekrosis tubulus, perdarahan.- Hati: gambaran non spesifik sampai nekrosis sentrilobular disertai hipertrofi dan hiperplasia sel Kupffer.- Paru: inflamasi interstitial sampai perdarahan paru- Otot lurik: nekrosis fokal- Jantung: endokarditis akut, miokarditis toksik- Mata: dilatasi pembuluh darah, uveitis, iritis, iridosiklitis.

  • Diagnosis

  • Pengobatan

  • PrognosisJika tidak ada ikterus, penyakit jarang fatal. Pada kasus dengan ikterus, angka kematian 5% pada umur di bawah 30 tahun, dan pada usia lanjut mencapai 30-40%.

  • Konseling & Edukasi Bagi mereka yang mempunyai risiko tinggi untuk tertular leptospirosis harus diberikan perlindungan berupa pakaian khusus (boots, sarung tangan, masker dan baju pelindung) yang dapat melindunginya dari kontak dengan bahan-bahan yang telah terkontaminasi dengan kemih binatang reservoir.

    Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus, mencuci tangan, dengan sabun sebelum makan, mencuci tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/ kebun/ sampah/ tanah/ selokan dan tempat tempat yang tercemar lainnya.

    Pengawasan sanitasi pasca banjir

  • terimakasih

  • Spektrum klinis mulai dari infeksi yang tidak jelas sampai fulminan dan fatal. Pada jenis yang ringan, 50 leptospirosis dapat muncul seperti influenza dengan sakit kepala dan myalgia

  • Saat ini telah ditemukan lebih dari 250 serovar yang tergabung dalam 23. Beberapa serovar L.interrogans yang dapat menginfeksi manusia di antaranya adalah L. Icterohaemorrhagiae, L.manhao L. Javanica, L. bufonis, L. copenhageni, dan lain-lain. Serovar yang paling sering menginfeksi manusia ialah L. icterohaemorrhagiae dengan reservoir tikus, L. canicola dengan reservoir anjing, L. pomona dengan reservoir sapi dan babi

  • Gambaran KlinisMasa inkubasi 2 .26 hari, biasanya 7 13 hari dan rata-rata 10 hari. Leptospirosis mempunyai 2 fase penyakit yang khas yaitu fase leptospiremia dan fase imun.