kelompok 3 gol iv b

Download Kelompok 3 gol IV B

Post on 14-Jan-2016

217 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

golongan transisi IV B

TRANSCRIPT

Kelompok 3 Golongan IV B

Ayu Marisa 06111410002Fefi Yuandora 06111410005Lara Purnamasari 06111410018Kinasty Harum Melati 061014100

Kelompok 3Golongan IV BTitanium (Ti)

Titaniumadalah sebuahunsur kimiadalamtabel periodikyang memiliki simbolTidannomor atom22. Dia merupakanlogam transisiyang ringan, kuat, berkilau, tahankorosi(termasuk tahan terhadapair lautdan klorindengan warna putih-metalik-keperakan.

Struktur

Sifat Fisika1. Densitas : 4,506 g/cm32. Titik leleh : 1941 K3. Titik didih : 3560 K4. Bentuk (25C) : padat5. Warna : metalik keperakan

Sifat KimiaKesetaraan Elektrokimia : 0,4468 g Ah-1Fungsi Kerja Elektron : 4,33 eVPotensial Elektron Valensi (-eV) : 95,2Potensial IonisasiPertama : 6,82Kedua : 13,58Ketiga : 27,491

Reaksi dan Senyawa

Reaksi dengan AirTitanium akan bereaksi dengan air membentuk Titanium dioksida dan hydrogen.Ti(s) + 2H2O(g) TiO2(s) + 2H2(g)

Reaksi dengan Udara Ketika Titanium dibakar di udara akan menghasilkan Titanium dioksida dengan nyala putih yang terang dan ketika dibakar dengan Nitrogen murni akan menghasilkan TitaniumNitrida.Ti(s) + O2(g) TiO2(s)2Ti(s) + N2(g) TiN(s)

Reaksi dengan HalogenReaksi Titanium dengan Halogen menghasilkan Titanium Halida. Reaksi denganFluor berlangsung pada suhu 200C.Ti(s) + 2F2(s) TiF4(s)Ti(s) + 2Cl2(g) TiCl4(s)Ti(s) + 2Br2(l) TiBr4(s)Ti(s) + 2I2(s) TiI4(s)

Reaksi dengan AsamLogam Titanium tidak bereaksi dengan asam mineral pada temperatur normal tetapi denganasam hidrofluorik yang panas membentuk kompleks anion(TiF6)3- 2Ti(s) + 2HF (aq) 2(TiF6)3-(aq) + 3 H2(g) + 6 H+(aq)

Reaksi dengan BasaTitanium tidak bereaksi dengan alkali pada temperatur normal, tetapi pada keadaanpanas.

SenyawaTitanium Borit (TiB2), Titanium Karbida (TiC), Titanium Dioksida ( TiO2), dan Titanium Nitrida (TiN).

Cara Pembuatan

Titanium dialam terdapat dalam bentuk bijih seperti rutil (TiO2) dan ilmenit (FeTiO3). Salah satu metode yang digunakan dalam proses pembuatan titanium adalah Metode Kroll yang banyak menggunakan klor dan karbon. Hasil reaksinya adalah titanium tetraklorida yang kemudian dipisahkan dengan besi triklorida dengan menggunakan proses distilasi. Senyawa titanium tetraklorida, kemudian direduksi oleh magnesium menjadi logam murni. Udara dikeluarkan agar logam yang dihasilkan tidak dikotori oleh unsur oksigen dan nitrogen. Sisa reaksi adalah antara magnesium dan magnesium diklorida yang kemudian dikeluarkan dari hasil reaksi menggunakan air dan asam klorida sehingga meninggalkan spons titanium. Spon ini akan mencair dibawah tekanan helium atau argon yang pada akhirnya membeku dan membentuk batangan titanium murni.

KegunaanTiCl4:Memegang peranan penting pada metalurgi titanium dan digunakan dalam pembuatan katalis untuk produksi polietilena dan plastik lainnya.Dapat digunakan untuk mordan (pengikat) pada pewarnaan.NatriumTitanat : Dapat digunakan untuk pesawat televisi, radar, mikrofon dan fonograf.Titanium Dioksida : Digunakan sebagai pigmen warna putih untuk produk seperti cat, plastik, kertas, tinta, makanan, dan kebanyakan pasta gigi. Dalam sunblock, zat ini digunakan sebagai penstabil dan pelindung kulit dari sinar UV.TitaniumOksida : Dapat digunakan untuk pembuatan batang las, email porselen, karet, kertas dan tekstil.Titania : Dapat digunakan untuk perhiasan (batu titania).Di Rusia, Titanium menjadi bahan utama dalam pembuatan kapal angkatan perang termasuk kapal selam seperti kelas Alfa, Mike dan juga Typhoon karena kekuatannya terhadap air laut.Aloi titanium digunakan dalam bingkai kaca mata.

Efek Bagi Kesehatan dan Lingkungan

Titanium tetraklorida sangat mengiritasi kulit dan cukup menghirup itu dapat menyebabkan kerusakan paru-paru parah hampir mati. Titanium karbida yang terdapat pada alat pemotong, dapat menyebabkan batuk berat dan sakit tenggorokan jika partikel yang terhirup.Bila dalam bentuk bubuk logam, logam titanium menimbulkan bahaya kebakaran yang signifikan dan, ketika dipanaskan di udara, sebuah bahaya ledakan.Unsur ini dikenal tidak beracun sehingga bisa ditolerir tubuh dalam jumlah moderat (kecil).Hanya saja, paparan berlebihan pada manusia dapat menyebabkan perubahan di paru-paru sehingga memicu beberapa keluhan seperti sesak dan nyeri dada, batuk, serta kesulitan bernapas.Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan iritasi.

Zirkonium (Zr)

Zirkoniumadalahlogamputih keabuan yang jarang dijumpai di alam bebas. Ia memiliki lambang kimia Zr,nomor atom40,massa atom relatif91,224.Zirconium tidak terdapat dalam bentuk bebas di alam melainkan dalam bentuk zirconium silikat pada zircon (ZrSiO4) dan zirconium oksida pada badelleyit (ZrO2).

Struktur

Sifat Fisika1. Densitas : 6,52 g/cm32. Titik leleh : 4682 K3. Titik didih : 2128 K4. Bentuk (25C) : padat5. Warna : metalik keperakan

Sifat KimiaKesetaraan Elektrokimia : 0,8909 g Ah-1Fungsi Kerja Elektron : 4,05 eVPotensial Elektron Valensi (-eV) : 80Potensial IonisasiPertama : 6,84Kedua : 13,13Ketiga : 22,99

Reaksi dan Senyawa

Reaksi dengan AirZirkonium tidak bereaksi dengan air pada keadaan di bawah normal.Reaksi dengan UdaraZirkonium terbakar di udara jika disengaja untuk membentuk ZrO2.Zr (s) + O2 (g) ZrO2 (s)Reaksi dengan AsamHanya terdapat sedikit kemungkinan logam Zirkonium bereaksi dengan asam. Zirkonium tidak dapat bercampur dengan asam hidrofluorik, HF, membentuk kompleks fluoro.

Reaksi dengan HalogenZirkonium bereaksi dengan Halogen membentuk Zirkonium (IV) Halida.Zr (s) + 2F2 (g) ZrF4 (s)Zr (s) +2Br2 (g) ZrBr4 (s)Zr (s) + 2I2 (g) ZrI4 (s)Zr (s) + 2Cl2 (g) ZrCl4 (s)

SenyawaZirkonium karbida (TiC), Zirkonium dioksida (ZrO2), Zirkonium nitrida (ZrN), Zirkonium (IV) hidroksida (Zr (OH)4)

Cara Pembuatan

Logam zirkonium ini secara komersial diproduksi melalui reduksi dari Zirkonium (IV) klorida dengan magnesium dalam proses Kroll dan metode lainnya.

Kegunaan

Digunakan untuk pembuatan baja, porselin dan beberapa jenis campuran logam lain.Digunakan dalam tabung hampa untuk menghilangkan sisa gas oksigen, nitrogen, hidrogen dan gas-gas lain yang terdapat di dalamnya.Zirkonium digunakan sebagaigetterdalam tabung vakum, sebagai agen pencampur logam dalam baja, peralatan bedah, primer peledak, filamen bola lampu pijar danrayon spinnerets.Logam zirkonium digunakan dalam teras reaktor nuklir karena tahan korosi dan tidak menyerap neutron.Kegunaaan utama mineral zirkon (ZrSiO4) yaitu sebagai logam refraktori dan ceramic opacification. Efek Bagi Kesehatan dan Lingkungan

Zirkonium dan garamnya umumnya memiliki sifat racun rendah. Perkiraan asupan dari makanan adalah sekitar 50 mikrogram.Saat memasuki tubuh, sebagian besar zirkonium tidak diserap usus, dan bila diserap cenderung terakumulasi di tulang daripada di jaringan.Zirkonium tidak menimbulkan bahaya terhadap lingkungan.Sementara tanaman air menyerap zirconium dengan cepat, namun tidak banyak yang terakumulasi sehingga tidak menimbulkan efek signifikan.

Hafnium (Hf)

Hafnium adalah logam yang ditemukan oleh Dirk Coster tahun 1923 memiliki tampilan yang berkilau seperti perak dengan symbol Hf bernomor atom 72. Logam ini resistan terhadap korosi dan mempunyai sifat fisika dan kimia yang mirip dengan Zirkonium.

Struktur

Sifat Fisika1. Densitas : 13,31g/cm32. Titik leleh : 4876 K3. Titik didih : 2506 K4. Bentuk (25C) : padat5. Warna : abu-abu baja

Sifat KimiaKesetaraan Elektrokimia : 1,6649 g Ah-1Fungsi Kerja Elektron : 3,9 eVPotensial Elektron Valensi (-eV) : 81Potensial IonisasiPertama : 6,65Kedua : 14,925Ketiga : 23,32

Reaksi dan Senyawa

Reaksi dengan AirTidak bereaksi dengan Air di bawah kondisi normal.

Reaksi dengan UdaraHf (s) + O2 (g) HfO2 (s)

Reaksi dengan HalogenHf (s) +2F2 (g) HfF4 (s)Hf (s) +2Cl2 (g) HfCl4 (s)Hf (s) +2Br2 (g) HfBr4 (s)Hf (s) +2I2 (g) HfI4 (s)

Reaksi dengan AsamHafnium dilapisi lapisan oksida yang menjadikan hafnium tidak aktif. Kebanyakan asam mineral sedikit berdampak. Hafnium tidak larut dalam HCl.

Reaksi dengan BasaHafnium terlihat tidak bereaksi dengan basa dalam kondisi normal, bahkan hingga tinggi.Cara Pembuatan

Logam hafnium ini diproduksi melalui reduksi dari hafnium (IV) klorida dengan magnesium dalam proses Kroll dan metode lainnya.

Kegunaan

Sering digunakan sebagai pengontrol rods pada reaktor nuklir karena mempunyai high, neutron, capture, cross section dibandingkan dengan Zirkonium dengan resistan terhadap korosi yang bagus.Sebagai gas pengisi dalam plasma cutting. Hal ini dikarenakan kemampuannya melepas elektron ke udara.Dalam bentuk senyawa dasar digunakan sebagai high-k-dielektric gate insulator dalam 45 nm generation of intregate sircuit.Bersamaan dengan Iron, Niobium, Tantalum, Titanium, dan logam transisi lainnya digunakan sebagai Alloy.Alloy Tantalum Hafnium Carbide (Ta4HfC5) merupakan senyawa refractory yang paling dikenal.

Rutherfordium (Rf)

rutherfordium pertama kali disintesis pada 1964 di the joint nuclear research institute (USSR) di dubna.

StrukturStruktur kristal retherfordium belum diketahui.

Sifat Fisika1. Densitas : tidak diketahui2. Titik leleh : tidak diketahui3. Titik didih : tidak diketahui4. Bentuk (25C) : dianggap padat5. Warna : tidak diketahui , tetapi kemungkinan keperakan, putih keperakan, atau abu-abu

Sifat KimiaSifat kimia dari unsur Rutherfordium belum diketahui.

Reaksi dan Senyawa

Karena sangat sedikit sekali rutherfordium yang pernah dibuat maka kereaktifannya tidak diketahui. Diperkirakan memiliki sifat-sifat seperti dua unsur lainnya dalam tabel periodik, yaitu hafnium dan zikornium. Rutherfordium merupakan senyawa sintetis dan unsur yang sangat tidak stabil. Tidak ada kegunaan dan penggunaan secara komersial dari zat ini.

Cara