babesiosis dll

Download Babesiosis dll

Post on 06-Jan-2016

3 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

babes

TRANSCRIPT

Babesiosis (Infeksi Sel Darah Merah karena Parasit) 31Kamis,Maret Akatsuki Ners Referensi Penyakit 1. DefinisiBabesiosis adalah infeksi sel darah merah yang disebabkan oleh parasit Babesia.

2. Penyebaba. Parasit Babesia.b. Babesia microtiParasit ini ditularkan oleh kutu, yaitu kutu rusa yang sama yang menularkan penyakit Lyme. Infeksi ini sering terjadi pada binatang, tetapi jarang mengenai manusia. Siklus Perjalanan Penyakit Babesiosis

3. Manifestasi KlinisGejalanya adalan demam dan anemia yang terjadi akibat pemecahan sel darah merah. Pada orang yang limpanya telah diangkat, resiko kematian akibat penyakit ini adalah tinggi. Infeksinya sangat menyerupai malaria falciparum; dimana terjadi demam tinggi, anemia, hemoglobin di dalam air kemih, jaundice (sakit kuning) dan gagal ginjal.

Orang yang memiliki limpa yang masih berfungsi menunjukkan gejal yang lebih ringan, yang biasanya menghilang dengan sendirinya beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian.

4. DiagnosisDiagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah, dimana ditemukan parasit penyebabnya.

5. PengobatanDiberikan obat klindamisin.

Hymen Imperforatus (Selaput Dara Tak Berlubang ) 14Kamis,April Akatsuki Ners Referensi Penyakit

Hymen Imperforatus (Selaput Dara Tak Berlubang )

Kasus ini memang tidak banyak dan langka. Namun, apabila anak perempuan sudah masanya menstruasi, ternyata belum juga memperolehnya, harus dicurigai kemungkinan selaput daranya tak berlubang.

Normalnya, selaput dara harus berlubang. Lubang ini diperlukan agar darah haid bisa mengalir keluar dari liang rahim. Jika selaput dara rapat tanpa lubang, kendati menstruasi sudah berlangsung, namun darah haidnya tidak mungkin dapat keluar dari vagina, sehingga tertahan di belakang selaput dara lalu menumpuk di dalam saluran vagina.

Saluran vagina yang seharusnya kosong akan dipenuhi oleh darah haid. Dan, bila penumpukan darah haid berlangsung bertahun tahun, berarti tumpukan darah akan terus mendesak ke bagian yang lebih atas. Pada kasus vagina tidak berlubang ditandai dengan tidak pernah munculnya haid sejak usia seharusnya sudah mulai haid (menarche).

Proses menstruasinya di dalam tubuh sudah berlangsung. Namun, oleh karena darah haid sebagai hasil dari proses haidnya tak bisa keluar, darah haid yang setiap bulan tidak bisa mengalir keluar itu, lalu tertahan menumpuk di belakang saluran vagina.

Itu berarti jika haid pada wanita yang selaput daranya tak berlubang katakanlah sudah dimulai sejak usia 12 tahun, dan wanita tidak memeriksakan diri sebelumnva, kondisinya baru ketahuan sewaktu malam pengantin.Pada kasus selaput dara tak berlubang, bisa terja di sudah lebih 10 tahun darah haidnya menumpuk di belakang saluran vagina. Lama kelamaan tumpukan darah haid bisa saja mendesak sampai ke rahim, lalu ke seluruh saluran reproduksi.

Mengetahui adanya selaput dara tak berlubang tidaklah sulit.Dalam posisi mengangkang di meja periksa kebidanan, dokter melihat benjolan berselaput bening (selaput dara) menyerupai balon berwarna hitam keunguan di saluran liang kemaluan (vagina) pada saat kedua bibir kemaluan sengaja direkahkan.

Pada rabaan terasa keras kenval. Mereka yang cemas belum haid haid, padahal sudah lewat usia remaja, umumnya akan memeriksakan diri ke dokter. Di ranjang kebidanan dengan mudah dokter akan mendapati kemungkinan adanya kelainan selaput dara, kalau selaput dara abnormal penyebabnya.

Terapi untuk kasus selaput dara tak berlubang begini cukup hanya dengan membuat sobekan pada selaput dara untuk mengalirkan tumpukan darah yang menumpuk di belakang saluran vaginanya saja. Tetapi, tidak pernah haid, padahal sudah usia haid, tentu bukan hanya itu saja penyebabnya, ada sejumlah penyebab lainnya.

Pembagian nyeriRasa nyeri dibagi dua yaitu akut dan kronik. Nyeri kanker biasanya termasuk jenis nyeri kronik yaitu rasa nyeri terus menerus yang penyebabnya mungkin disebabkan kerusakan jaringan atau penyebab lain, dan seringkali mempengaruhi perilaku dan gaya hidup pasien.Nyeri pada pasien kanker dapat disebabkan langsung oleh kankernya sendiri atau sebagai akibat tidak langsung. Nyeri akibat kanker disebabkan infiltrasi kanker pada tulang, saraf, jaringan lunak, peninggian tekanan intrakranial dan ulkus. Nyeri akibat tidak langsung dari kanker misalnya efek samping pengobatan operasi (perlekatan pasca operasi, kolostomi), efek samping pengobatan kemoterapi (mukositis, esofagitis, konstipasi), efek samping pengobatan radiasi (fibrosis tulang, mielopati).Menurut International Association for the Study of Pain, nyeri adalah rasa tidak nyaman secara fisis dan emosional yang berhubungan dengan kelainan/kerusakan jaringan tubuh.Nyeri dibagi 2 yaitu:a. Nyeri Nosiseptif :Diawali dengan kerusakan jaringan oleh stimuli mekanis atau panas.Aktivitas nosiseptor meningkat oleh zat yang dilepas waktu terjadi kerusakan jaringan (histamin, asetilkolin dan lain-lain), atau produksi jaringan yang rusak (bardikinin, prostaglandin), serta pelepasan berbagai neuropeptida oleh nosiseptor.Contoh : nyeri rongga mulut akibat radiasi atau kemoterapi, disfagia karena jamur.Sumber nyeri nosiseptif :Kulit : sarkoma, nyeri pada rongga mulut.Somatik dalam : artralgia, miopati, sakit pinggang.Viseral : tumor, gastritis, pankreatitis, infeksi bilier.Sakit kepala : meningitis, ensefalitis, migrain, iatrogenik (akibat obat).b. Nyeri Neuropati :Sering tanpa disertai kerusakan jaringan, lebih sering dirasakan di kulit.Pasien merasa seperti terbakar, tertusuk atau seperti kena aliran listrik.Penyebab utama adalah neuralgia pascaherpes.c. Nyeri Idiopatik :Nyeri yang terjadi tanpa kelainan organik atau tidak proporsional dengan kelainan yang ditemukan.Informasi Terkait: Trauma Abdomen Menurut penyebabnya, trauma abdomen dibagi atas: a. trauma tembus, yaitu dengan penetrasi ke dalam rongga perut; dapat disebabkan oleh luka tusuk ... Cara melakukan SuctionSuction (penghisapan) dapat dilakukan dengan kateter suction (kateter lunak) atau alat suction khusus seperti yang dipakai di kamar operasi. Alat ini ... Penyakit Ginjal Polikistik (Polycystic Kidney Disease)Kista ginjal adalah suatu rongga yang berisi cairan dengan lapisan epitelial. Kista ginjal dapat disebabkan oleh anomali kongenital ataupun kelainan... Purpura Trombositopenia Idiopatik (PTI)Purpura Trombositopenia Idiopatik adalah suatu gangguan autoimun yang ditandai dengan trombositopenia yang menetap akibat autoantibodi yang mengik... SinusitisSinusitis adalah radang mukosa sinus paral. Sesuai anatomi sinus yang terkena, dapat dibagi menjadi sinusitis maksilla, sinusitis ethmoid, sinusitis...This entry was posted in Kedokteran and tagged disfagia, esofagitis, kronik, neuralgia, rongga. Bookmark the permalink.

Inkontinensia UrinPosted on July 25, 2011 by irga KASUS :Seorang laki-laki umur 79 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan selalu ngompol dan buang air kecil sedikit-sedikit. Namun walaupun buang air kecilnya berlangsung lama, tetapi selesai buang air kecil ia merasa tidak puas. Keadaan ini dialaminya 7 hari yang lalu. Penderita mengeluh sakit pada kedua lutunya.Menurut keluarganya, setahun terakhir ini, watak bapak ini selalu marah dan sering lupa setelah mengerjakan sesuatu yang baru saja dilakukannya. Sejak 7 tahun terakhir ini penderita mengkomsumsi obat-obatan kencing manis, tekanan darah tinggi, jantung dan rematik. Tiga tahun yang lalu penderita mendapat serangan stroke.

KATA KUNCI : Identitas : Laki-laki 79 tahun Keluhan Utama : 1. Sering ngompol2. BAK sedikit-sedikit3. Tidak puas saat berkemih4. Dialami sejak tujuh hari yang lalu Autoanamnesis: Sakit pada kedua lutut Alloanamnesis: 1. Watak pemarah2. Sering lupa pekerjaan yang baru dilakukan Riwayat penyakit dan pengobatan :1. Diabetes Melitus2. Stroke 3 tahun yang lalu3. Tekanan darah tinggi4. Penyakit jantung5. ReumatikPERTANYAAN1. Apa yang menyebabkan pasien sering ngompol dan buang air sedikit-sedikit?2. Apa kaitan antara kondisi kejiwaan pasien dengan keluhan yang dialami?3. Obata pa saja yang berpengaruh pada keluhan pasien?4. Hubungan antara riwayat penyakit dengan keluhan pasien?5. Anamnesis dan pemeriksaan yang diperlukan?6. Bagaimana penatalaksanaan dari kasus di atas?ANALISIS SKENARIOBerdasarkan gejala utama dari pasien dimana pasien buang air kecil sedikit-sedikit, berlangsung lama, disertai rasa tidak puas setelah BAK, kelompok kami berpendapat bahwa pasien mengalami inkontinensia urin persisten tipe overflow, dikarenakan keseuaian gejala klinisnya.Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan inkontinensia tipe overflow. Setelah menganalisa berdasarkan keterangan yang ada, kelompok kami memilih Hipertrofi Prostat sebagai Diagnosis Utama, sebab:1. Dari segi Prevalensi, hipertrofi prostat memiliki prevalensi yang sangat tinggi pada laki-laki usia lanjut. Skenario mencantumkan bahwa pasien adalah seorang laki-laki berusia 79 tahun, suatu umur dimana prevalensi hipertrofi prostat mencapai 80% secara umum.2. Gejala-gejala yang ditunjukkan pasien cocok dengan gejala obstruktif pada penderita Hiperplasia prostat, yaitu: Hesistancy (keluar kemih terputus-putus) di skenario dikatakan BAK sedikit- sedikit Mengejan untuk mengeluarkan urin Butuh Anamnesis tambahan, namun secara logika jika Air seni yang keluar sedikit-sedikit dan ada rangsangan ingin berkemih pasti seseorang akan mengedan secara refleks untuk mengeluarkan air seni lebih banyak dan meredakan rasa ingin berkemih. Aliran Urin lemah di skenario dikatakan waktu berkemih lama, secara logika tidak mungkin aliran urinnya kuat dan waktu berkemih juga lama, pasti alirannya lemah, namun untuk memastikan kita butuh Anamnesis tambahan. Lama kemih berkepanjangan Cocok dengan skenario Perasaan tak tuntas saat berkemih Cocok dengan skenario Retensi Urin (dapat mengakibatkan inkontinensia overflow).Berdasarkan pembahasan mengenai kemungkinan penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan inkontinensia