Analisi break eeven

Download Analisi break eeven

Post on 24-Jun-2015

972 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Bahan KuliahManajemen Keuangan Bisnis I Pertemuan VIIAnalisis Break EvenDosen : Suryanto, SE., M.Si</li></ul> <p> 2. Analisis Break EvenAdalah suatu keadaan dimana seluruhpenerimaan (total revenues) secarapersis hanya mampu menutup seluruhpengeluaran (total cost) 3. Pengertian Ananlisis BEP Disebut juga Analisis Titik Pulang Pokok,Cost Profit Volume and Analysis (CPVA). TR = TC Suatu kondisi dimana perusahaan tidakmemperoleh laba dan tidak pula menderitarugi 4. Asumsi dalam Analisis BEP1. Harga jual tidak berubah-ubah2. Seluruh biaya dapat dibagi ke dalam biaya tetap dan biaya variabel3. Biaya variabel bersifat proporsional4. Jika barang yang diproduksi lebih dari satu jenis, maka komposisi barang yang dijual tidak berubah-ubah 5. Perilaku biaya Biaya tetap Biaya variabel 6. Biaya tetap (Fixed Cost) Adalah biaya yang jumlanya tetap secara totalitaswalaupun volume produksi berubah-ubah Biaya tetap per unit output adalah berubah-ubah, sebabsemakin banyak output yang dihasilkan sementara biayaitu tetap, maka biaya tetap per unit akan semakin kecil.Sebaliknya apabila output semakin kecil sementarabiaya itu tetap, maka biaya tetap per unit akan semakinbesar Biaya tetap per unit output akan berbanding terbalikdengan jumlah output 7. Contoh biaya tetap Biaya penyusutan yang menggunakanmetode garis lurus Biaya gaji pimpinan/karyawan yangjumlahnya tetap 8. Biaya variabel Adalah biaya yang jumlahnya berubahsecara totalitas sesuai perubahan volumeproduksi Biaya variabel per unit selalu tetap 9. Penentuan BEP1. Pendekatan aljabar2. Grafik3. Laporan laba/rugi 10. Perhitungan Aljabar TR= TCP.Q = F + V.QP.Q V.Q = F(P V) Q = F F Q unit= P VF QRp = 1 VP 11. Contoh :PT Lima merencanakan untuk merealisasikanpenjualannya selama tahun 2008 sebesar 100 unitproduk dengan harga Rp 1.000 per unit. Biayabahan baku langsung Rp 250 per unit barang jadi,dan biaya tenaga kerja langsung Rp 150 per unitbarang jadi. Biaya tetap setiap tahunnyaRp 30.000Diminta :Tentukan BEP dalam unit dan rupiah 12. Pendekatan Grafik Dalam pendekatan grafik ini dengan caramenggambarkan unsur-unsur biaya danpendapatan ke dalam suatu gambargrafik. Pada grafik tersebut nampak garis-garisbiaya variabel, biaya tetap, total biaya dangaris total penghasilan 13. C, RTRTC LABAV BEPRp 50.000Rp 30.000 FRUGI50Q 14. Pendekatan Laba/Rugi Dalam pendekatan ini, disusunberdasarkan struktur laba/rugi Menghitung Margin kontribusi dikurangibiaya tetap Margin Kontribusi = TR VQ Margin kontribusi ratio = 1 V/P 15. Margin of Safety Adalah batas penurunan penjualan yang bisa ditoleriragar perusahaan tidak menderita kerugian Merupakan batas kemanan penjualan sebagai analisissensitivitasnya terhadap rencana penjualan. Misalnya margin of safety ditemukan 30%, artinyarealisasi penjualan dipertahankan jangan sampai turunlebih dari 30%. Apabila realisasi penjualan turun lebihdari 30%, maka perusahaan akan menderita kerugian,sedang bila penurunan sampai 30% perusahaan dalamkondisi Break even 16. Margin of Safety (MoS) Rumus MoSAnggaran Penjualan - BEPMoS =x 100%Anggaran Penjualan 17. Perubahan Titik BEP1. Perubahan harga jual per unit2. Perubahan biaya variabel3. Perubahan biaya tetap4. Perubahan komposisi sales mix 18. Perubahan harga jual per unit Perubahan harga jual per unit akanmempengaruhi besarnya BEP. Apabila harga jual per unit naik sementarabiaya tidak berubah, maka akanmenurunkanBEP, demikian pulasebaliknya bila harga jual turun akanmenaikkan BEP 19. Contoh :Perusahaan A mempunyai struktur biaya dan harga jualsebagai berikut :Harga jual per unit Rp 20.000Biaya variabel per unit Rp 12.000Biaya tetap per tahun Rp 200.000.000Tentukana. BEPb. BEP jika harga jual per unit menjadi Rp 22.000,sementara biaya yang lainnya tetap 20. Perubahan Biaya Variabel per Unit Perubahan pada biaya variabel juga akanmerubah posisi BEP, yakni apabila biayavariabel naik akan menaikkan BEP danbila turun akan menurunkan BEP Contoh :Dari contoh di atas misalnya biayavariabel per unit menjadi Rp 13.000 perunit, sementara harga dan biaya tetaptidak berubah. Tentukan BEP 21. Perubahan biaya tetap Misalnya contoh diatas biaya tetap naikmenjadi Rp 240.000.000 per tahun,sementara yang lain tidak berubah.Tentukan BEP 22. Perubahan komposisi sales mix Dalam asumsi disebutkan bahwa perusahaanhanya menghasilka satu macam produk, danbila menghasilkan lebih dari dua macamaproduk, maka tidak boleh ada perubahankomposisi dalam sales mix nya. Sales mix menunjukkan perimbangan penjualanantarabeberapa macam produkyangdihasilkan. Apabila ada perubahan sales mixnya akan menyebabkan perubahan pada BEPsecara total 23. Contoh :PT B menghasilkan dua jenis produk X dan Y. Harga masing-masing Produk X dan Produk Y adalah Rp 25.000 dan Rp62.500. Komposisi masing-masing produk adalah 1:1. Data-data yang ada pada kedua produk tersebut adalah sebagaiberikut :Keterangan Produk XProduk YTotal (20.000 unit) (8.000 unit)Biaya Variabel 20.00050.000 70.000Biaya Tetap100.000.000 200.000.000 300.000.000Hitung BEP 24. Manfaat Analisis BEP1. Perencanaan Penjualan atau Produksi2. Perencanaan Harga Jual Normal3. Perencanaan Metode Produksi/ Pemilihan Mesin4. Titik Tutup Pabrik (shut down point) 25. Perencanaan Penjualan atau Produksi Untuk penjualan minimal dalam unit F + Q = P V Untuk penjualan minimal dalam rupiahF + Q =1VP 26. Contoh :PT C sedang merencanakan penjualan untuk tahun 2008. Perusahaan mempunyaikapasitas normal 50.000 unit dalam setahun. Pada tahun 2008 ini perusahaanakan bekerja dengan kapasitas 30.000 unit dengan biaya per unit sbb:Biaya bahan bakuRp 7.000Biaya tenaga kerja langsung Rp 5.000BOP variabelRp 4.000BOP tetap Rp 5.500Biaya komersialvariabel Rp 2.000Biaya komersial tetap Rp 2.500Harga jual ditentukan Rp 30.000Diminta :1. Menghitung BEP2. Menghitung besarnya penjualan minimum bila ditetapkan laba a. Rp 180.000.000 b. 15% dari penjualan c. 25% dari biaya variabel3. Menghitung besarnya Margin of Safety bila anggaran penjualan seperti poin 2b di atas. 27. Perencanaan Harga Jual Normal Contoh :PT D sedang merencanakan harga jualbagi produknya untuk tahun 2008.Proyeksi penjualan 50.000 unit, biayavariabel per unit Rp 25.000 dan biayatetap setahun Rp 600.000.000. Bila padatahun 2008 ini ditargetkan laba Rp400.000.000 berapa perusahaan harusmenjual produk per unitnya 28. Perencanaan Metode Produksi (Mesin Produksi) Ada mesin produksi yang mempunyai karakteristik biayatetap rendah tetapi biaya veriabel tinggi Contoh :Mesin A Mesin BHarga jualRp 20.000 Rp 20.000Biaya Variabel Rp 12.000 Rp 10.000Biaya tetap Rp 400.000.000 per tahun 29. Titik Tutup Pabrik (shut down point) Perusahaan yang beroperasi pada kondisi BEPberarti perusahaan secara akuntansi mengalamikerugian, namun secara cash flow perusahaanmasih mendapatkansisa kas, selamapenerimaan penghasilan masih bisa menutupibiaya variabel dan biaya tetap tunai. Biaya tetap tunai adalah biaya tetap yangdikeluarkan secara tunai seperti pembayarangaji, biaya promosi, sewa gedung, dan biayatetap tunai lainnya. 30. Titik Tutup Pabrik (shut downpoint) SDPmerupakan pedoman bagimanajemen untuk memutuskan apakahperusahaan diteruskan atau dihentikan Apabila penerimaan penjualan masih lebihtinggi dibandingSDPsebaiknyaperusahaan tetap beroperasi 31. Titik Tutup Pabrik Apabila penerimaan perusahaan tidak dapat menutupibiaya variabel dan biaya tetap tunai, maka perusahaansudah harus ditutup SDP = Biaya tetap tunai/rasio kontribusi margin</p>