2 konsep operasional bank syariah

48
Prepared by : Rafa Consulting KONSEP OPERASIONAL BANK SYARIAH Disampaikan oleh : Zainul Arifin

Upload: ardy-shinici

Post on 10-Feb-2016

48 views

Category:

Documents


1 download

TRANSCRIPT

Page 1: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

Prepared by : Rafa Consulting

KONSEP OPERASIONAL BANK SYARIAH

Disampaikan oleh :Zainul Arifin

Page 2: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

2Prepared by : Rafa Consulting

Pengertian Bank (UU No 10/1998) Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana

masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau “berdasarkan prinsip usaha syariah” yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Bank Perkreditan Rakyar atau BPR-Syariah adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau “berdasarkan prinsip syariah” yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran

Page 3: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

3Prepared by : Rafa Consulting

Pengertian Prinsip Syariah (uu no 10/1998)

Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah,

Kegiatan usaha bank syariah antara lain mudharabah, musharakah, murabahah, ijarah, ijarah wa iqtina

Page 4: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

4Prepared by : Rafa Consulting

Landasan HukumUU No 7/92 tentang PerbankanPP No 72/92

tentang Bank Berdasarkan

Bagi Hasil

UU No 10/98 tentang

perubahan UU 7/92

Dicabut dg PP 30/99

BANK SYARIAH

Page 5: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

5Prepared by : Rafa Consulting

Landasan Hukum (lanjutan)

Ketentuan BI tentang Bank Umum Syariah:SE BI No. 32/2/UPPB tanggal 12 Mei 1999 SK Dir BI No. 32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999

Ketentuan BI tentang BPR SyariahPBI 6/17/PBI/2004 tanggal 1 Juli 2004(revisi : SK Dir BI No 32/36/KEP/DIR tgl 12 Mei

1999)

Cabang Syariah Bank KonvensionalPBI No 4/1/PBI/2002 tanggal 27 Maret 2002

Page 6: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

6Prepared by : Rafa Consulting

Bentuk UsahaBank Umum Syariah

Contoh : Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Mandiri (BSM)

Bank Konvensional membuka cabang syariahUnit Usaha Syariah (satu tingkat dibawah Direksi)Contoh : BNI 46 – Syariah, IFI – Syariah, Bank Jabar

– Syariah, BII – Syariah, Danamond – syariah, Bukopin – Syariah, BRI – Syariah, dsb

Page 7: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

7Prepared by : Rafa Consulting

Bank

Shahibul Maal MudharibMudharib

BANK SYARIAH

BANK KONVENSIONAL

Tergantung pendapatan / hasil yg diterima

Membayar bunga deposito tetap Menerima bunga kredit tetap

Pembayaran bagi hasilMenerima pendapatan

Bagi hasil / Margin

Tidak ada pengaruh pendapatan yang diterima

Penyaluran danaPenghimpunan dana

Deposan Nasabah debitur

Shahibul maal

Page 8: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

8Prepared by : Rafa Consulting

Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional

Bank Syariah Bank Konvensional

Maisir Gharar Riba Bathil(judi/gambling) (ada unsur penipuan) (rusak/tidak syah)

Hubungan dengan nasabah

Kemitraan Pinjam meminjam

Mekanisme dan obyek usaha

Maghrib dilarang

Maghrib Tidak ada larangan

Fungsi dan kegiatan bank

Manager Investasi, Investor, Sosial, Jasa keuangan

Intermediary unit, Jasa keuangan

Page 9: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

9Prepared by : Rafa Consulting

Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Syariah

RUPS / Rapat Anggota

Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah

Dewan Audit Dewan Direksi

Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan

Kantor Cabang Kantor Cabang Kantor Cabang

PSAK - 59

Page 10: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

10Prepared by : Rafa Consulting

Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Konvensional yang membuka Kantor Cabang Syariah

RUPS / Rapat Anggota

Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah

Dewan Audit Dewan Direksi

Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan Unit Usaha Syariah

Kantor Cabang Konvensional

Kantor Cabang Konvensional

Kantor Cabang Syariah

Kantor Cabang Syariah

PSAK - 31 PSAK - 59

Page 11: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

11Prepared by : Rafa Consulting

Dewan Pengawas Syariah Badan independen yang ditempatkan

oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Terdiri dari pakar dibidang syariah

muamalah dan memiliki pengetahuan bidang perbankan

Persyaratan anggota ditetapkan DSN Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari ,

DPS wajib mengikuti fatwa DSN yang merupakan otoritas tertinggi dalam mengeluarkan fatwa produk dan jasa.

Page 12: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

12Prepared by : Rafa Consulting

Tugas DPS

Mengawasi kegiatan usaha bank agar

tidak menyimpang dari ketentuan dan

prinsip syariah yang telah difatwakan

Page 13: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

13Prepared by : Rafa Consulting

Fungsi DPS Sebagai penasehat dan pemberi saran

kepada direksi, UUS dan pimpinan kantor cabang syariah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan syariah

Sebagai mediator antara bank dan DSN dalam mengkomunikasikan usul dan saran

pengembangan bank syariah yang diawasinya kpd DSN sekurang-2nya setahun sekali

Sebagai perwakilan DSN yang ditempatkan pada bank => wajib

melaporkan kegiatan usaha serta perkembangan bank syariah yang diawasi ke DSN sekurang-kurangnya setahun sekali

Page 14: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

14Prepared by : Rafa Consulting

Kewenangan DSN Memberi atau mencabut rekomendasi nama anggota

DPS pada suatu lembaga keuangan syariah Mengeluarkan fatwa yang mengikat DPS dimasing-masing

LKS dan menjadi dasar tindakan hukum fihak terkait. Mengeluarkan fatwa yang menjadi landasan bagi

ketentuan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, seperti BI dan Bapepam

Memberikan peringatan kepada LKS untuk menghentikan penyimpangan dari fatwa yang telah dikeluarkan oleh DSN

Mengusulkan kepada pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan apabila peringatan tidak diindahkan

Page 15: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

15Prepared by : Rafa Consulting

Tugas Unit Usaha SyariahMengatur dan mengawasi seluruh kegiatan

kantor cabang syariahmelaksanakan fungsi treasury dalam rangka

pengelolaan dan penempatan dana yang bersumber dari KCS (kantor cabang syariah)

menyusun laporan keuangan konsolidasi dari seluruh KCS

melaksanakan tugas penatausahaan LK-KCS

Page 16: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

16Prepared by : Rafa Consulting

Karakteristik Bank Syariah (pr 2-5)

Berdasarkan prinsip syariah Implementasi prinsip ekonomi Islam dg ciri:

pelarangan riba dalam berbagai bentuknyaTidak mengenal konsep “time-value of money”Uang sebagai alat tukar bukan komoditi yg diperdagangkan.

Beropesi atas dasar bagi hasil Kegiatan usaha untuk memperoleh imbalan atas jasa Tidak menggunakan “bunga” sebagai alat untuk memperoleh

pendapatan Azas utama => kemitraan, keadilan, transparansi dan universal Tidak membedakan secara tegas sektor moneter dan sektor

riil=> dapat melakukan transaksi-2 sektor riil

Page 17: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

17Prepared by : Rafa Consulting

Syarat transaksi sesuai syariah a.l : (pr 7)

Tidak mengandung unsur kedzaliman Bukan riba Tidak membahayakan pihak sendiri atau pihak

lain. Tidak ada penipuan (gharar) Tidak mengandung materi-materi yg

diharamkan Tidak mengandung unsur judi (maisyir)

Page 18: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

18Prepared by : Rafa Consulting

Alur Operasional Bank Syariah

Lainnya (modal dsb)

POOL

I NG

DANA

Prinsip bagi hasil

Prinsip jual beli

Bagi hasil/laba

Margin

Penghimpunan dana Penyaluran dana Pendapatan

Laporan Laba RugiPendapatan Mdh Mutlaqah(Investasi Tidak Terikat)Pendapatan berbasis imbalan (fee base income)

Mudharabah Mutlaqah(Investasi Tdk Terikat)

Agen : Mdh Muqayyadah / investasi terikatJasa keuangan: wakalah, kafalah, sharf

Tabel

Wadiah yad dhamanah

Tabel Bagi hasil

Mudharib

Prinsip Ujroh Sewa

Page 19: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

19Prepared by : Rafa Consulting

FUNGSI BANK SYARIAH

MANAGER INVESTASI

Penghimpunan dana :Prinsip wadiahPrinsip mudharabah

INVESTOR Penyaluran danaPrinsip jual beli (murabahah, salam, istishna dsb)Prinsip bagi hasil (mudharabah, musyarakah)

JASA LAYANAN Produk jasa Wakalah, Kafalah, Sharf, QardhHawalah, Rahn dsb

SOSIALDana kebajikanPenghimpunan dan penyaluran Qardhul HasanPenghimpunan dan penyaluran ZIS

TAM

WIL

MAA

LFungsi Aplikasi produk

Page 20: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

20Prepared by : Rafa Consulting

Produk dan jasa Bank Syariah

Penghimpunan Penyaluran Jasa keuangan

Prinsip wadiah Giro Tabungan

Prinsip mudharabah Deposito Tabungan

Prinsip jual beli

Murabahah Istishna Salam

Prinsip bagi hasil Mudharabah Musyarakah

Wakalah

Kafalah Hiwala

h Rahn Qardh Sharf

Page 21: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

21Prepared by : Rafa Consulting

Penghimpunan dana

Prinsip wadiah

Wadiah yad amanah Wadiah yad dhamanah

Prinsip Mudharabah

Mudharabah mutlaqah (Investasi Tidak Terikat / Unrectricted Investment)

Mudharabah Muqayyadah (Investasi Terikat / Restricted Investment)

Page 22: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

22Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip wadiahAkad titipan pihak yang mempunyai

barang dengan kepada pihak yang diberi kepercayaan untuk menjaga keselamatan, keamanan serta keutuhan barang

Berdasarkan jenisnya :Wadiah yad amanahWadiah yad dhamanah

• Aplikasi dalam perbankan => giro dan tabungan

Page 23: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

23Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip Mudharabah

Akad antara pemilik dana dan pengelola dana untuk memperoleh keuntungan => dibagi sesuai nisbah yang disepakati pada awal akad

Berdasarkan kewenangan yang diberikan kepada mudharibMudharabah mutlaqah (Investasi Tidak

Terikat / Unrestricted Invesment)• Aplikasi dalam perbankan => deposito,

tabunganMudharabah Muqayyadah ( Investasi

Terikat / Restricted Invesment

Page 24: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

24Prepared by : Rafa Consulting

PENGHIMPUNAN DANAPENGHIMPUNAN DANA PENYALURAN DANAPENYALURAN DANA

dana mudharabah

bagi hasil

modal mudharabah

bagi hasil

SHAHIBUL MAAL

SHAHIBUL MAAL

MUDHARIB

MUDHARIB

HUBUNGAN BANK DAN NASABAH (dalam akad mudharabah)

Bank sebagai mudharib Bank sebagai shaibul maal/rabul maal

BANK SEBAGAI

AGENMudharabah Muqayyadah

Page 25: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

25Prepared by : Rafa Consulting

Penyaluran dana

Prinsip jual beli

Murabahah Istishna, Istishna

Paralel Salam, Salam Paralel

Prinsip bagi hasil

Pembiayaan Mudharabah

Pembiayaan Musyarakah

Ujroh Ijarah, Ijarah Muntahia Bitamlik

Page 26: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

26Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip jual beliMurabahah

Akad jual beli antara bank dengan nasabah Bank membeli barang (yang diperlukan nasabah) dan menjual

kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan yang disepakti

Aplikasi => diterapkan untuk investasiSalam

Akad jual beli barang pesanan (muslam fiih) antara pembeli (muslam) dengan penjual (muslam ilaih)

Spesifikasi (jenis, macam ukuran, jumlah, mutu) dan harga barang disepakati diawal akad dan pembayaran dilakukan dimuka secara penuh

Apabila bank bertindak sebagai pembeli, kemudian memesan kepada pihak lain untuk menyediakan barang => salam Paralel

Diaplikasikan => produksi agribisnis atau industri sejenis lainnya

Page 27: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

27Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip jual beli Istishna

Akad jual beli (mashnu’) antara pemesan (mustashni’) dengan penerima pesanan (shani)

Spesifikasi (jenis, macam, ukuran, mutu dan jumlah) dan harga barang pesanan disepakati diawal akad dengan pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan (dimuka, cicilan dan dibelakang)

Apabila bank bertindak sebagai shani kemudian menunjuk pihak lain untuk membuat barang => Istishna Paralel

Diaplikasikan => manufaktur, industri kecil – menengah dan konstruksi

Page 28: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

28Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip Bagi Hasil (syirkah)Musyarakah

Akad untuk usaha patungan untuk membiayai usaha yang halal dan produktif

Diaplikasikan => pembiayaan proyek

Mudharabah (bank sebagai shahibul maal)Akad antara pemilik modal dan pengelola modal

untuk memperoleh keuntungan => dibagi sesuai nisbah yang disepakati awal akad

Prinsip pembagian hasil usaha => revenue sharing atau Profit Sharing

Page 29: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

29Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip Ujroh (Ijarah) Ijarah

Akad sewa menyewa barang antara bank (muaajir) dengan penyewa (mustajir). Setelah masa sewa berakhir barang sewaan dikembalikan kepada muaajir

Ijarah wa iqtina (muntahiyah bittamlik) Akad sewa menyewa barang antara bank (muaajir)

dengan penyewa (mustajir) yang diikuti janji bahwa pada saat yang ditentukan kepemilikan barang sewaan akan berpindah kepada mustajir

Page 30: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

30Prepared by : Rafa Consulting

Jasa perbankanQardh

Akad pinjamn dari bank (muqridh) kepada pihak tertentu (muqtaridh) untuk tujuan sosial yang wajib dikembalikan dengan yang sama sesuai pinjaman

Hiwalah Akad perpindahan piutang nasabah (muhil) kepada bank

(muhal ‘alaih) dari nasabah lain (muhal) Muhil minta muhal ‘alaih untuk membayar terlebih dahulu

piutang yang timbul dari jual beli Pada saat piutang jatuh tempo => muhal akan membayar ke

muhal ‘alaih Muhal ‘alaih memperoleh imbalan sebagai jasa pemindahan

Page 31: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

31Prepared by : Rafa Consulting

Jasa perbankanRahn

Akad penyerahan barang / harta (marhun) dari nasabah (rahin) kepada bank (murtahin) sebagai jaminan sebagian atau seluruh hutang

WakalahAkad pemberian kuasa dari pemberi kuasa (muwakil)

kepada penerima kuasa (wakil) untuk melaksanakan suatu tugas (taukil) atas nama pemberi kuasa

Page 32: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

32Prepared by : Rafa Consulting

Jasa perbankanKafalah

Akad pemberian jaminan (makful alaih) yang diberikan satu pihak kepada pihak lain dimana pemberi jaminan (kafiil) bertanggung jawab atas pembayaran kembali suatu hutang yang menjadi hak penerima jaminan (makful)

SharfAkad jual beli suatu valuta dengan valuta lainnya

Page 33: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

33Prepared by : Rafa Consulting

APLIKASI PRODUK BANK SYARIAH

No Produk Prinsip syariah1 Giro Wadi’ah Yad Dhamanah2 Tabungan Wadi’ah Yad Dhamanah dan

Mudharabah Mutlaqah (Investasi Tidak Terikat)

3 Deposito Mudharabah Mutlaqah (Investasi Tidak Terikat)

4 Investasi Khusus

Mudharabah Muqayyadah (Investasi Terikat)

Produk Penghimpunan Dana

Page 34: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

34Prepared by : Rafa Consulting

Produk penyaluran danaNo Produk Prinsip syariah1 Pembiayaan modal kerja Mudharabah, Musyarakah2 Pembiayaan proyek Mudharabah, musyarakah3 Pengadaan barang investasi

(jual beli barang)Murabahah

4 Produksi agribisnis / sejenis Salam, salam paralel5 Manufactur, kontruksi Istishna, Istishna Paralel6 Penyertaan Musyarakah7 Leter of Credit - Ekspor

(pembiayaan ekspor)Mudharabah, musyarakah, murabahah (Al-Ba’I)

8 LC - Impor Murabahah, Salam / Istishna dan Murabahah, Mudharabah

9 Surat berharga (Obligasi) Mudharabah, Ijarah

Page 35: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

35Prepared by : Rafa Consulting

Produk jasa perbankanNo Produk Prinsip syariah1 Dana Talangan dan Talangan

HajiQardh

2 Anjak piutang Hiwalah3 Transfer, inkaso, kliring Wakalah4 Pinjaman sosial Qardhul Hasan5 Safe deposit Wadi’ah Amanah, Ijarah (sewa)6 Penukaran valas (bank notes) Sharf7 Gadai (jaminan) Rahn8 Pay roll Ujrah, wakalah9 Bank garansi Kafalah10 Leter of Credit - Ekspor Wakalah bil Ujroh, Qardh11 LC - Impor Wakalah bil Ujrah, wakalah bil Ujroh

dan Qardh,

Page 36: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

36Prepared by : Rafa Consulting

Produk sewaNo produk Prinsip syariah1 Sewa beli Ijarah Muntahiya Bittamlik (Ijarah Wa

Igtina)2 Sewa dengan

opsi pemindahan hak

Ijarah Muntahiya Bittamlik

Page 37: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

37Prepared by : Rafa Consulting

Produk lainNo produk Prinsip syariah1 Sertifikat Investasi Mudharabah

Antar Bank (SIMA)Mudharabah

2 Sertifikat Wadiah Bank Indonesia

Wadiah

Page 38: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

38Prepared by : Rafa Consulting

Fungsi Sosial

Penyaluran dana kebajikanQardhul hasanSantunan kebajikanPengeluaran lainnya

Page 39: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

39Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip Distribusi Hasil UsahaRevenue Sharing

Yang dibagikan adalah pendapatan (revenue)Shahibul maal menaggung kerugian =>

usaha dilikiuidasi, jumlah aktiva lebih kecil dari kewajiban

Profit SharingYang dibagikan adalah keuntungan (profit)Tidak Loss Sharing => kerugian bukan

kelalaian mudharin ditanggung oleh shahibul maal

Page 40: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

40Prepared by : Rafa Consulting

Sistem bagi hasil

Tabel

Lap L/R Pengelolaan Dana Mudharabah (sbg mudharib)Pendapatan penyaluran

MudharabahBagi hasil (prinsip bagi hasil)Margin (prinsip jual beli)Lainnya (SWBI, IMA dsb)

Beban Pengelolaan MudharabahBeban tenaga kerja mudharabahBeban administrasi mudharabahBeban penyusutan mudharabahBeban opr mudharabah lainnyaLaba/Rugi Mudharabah

Lap Laba Rugi Bank (sbg mudharib + LKS)Pendapatan:

Pengelolaan dana

Beban mudharib:Beban Tenaga kerjaBeban AdministrasiBeban Opr Lainnya

Laba / rugi

== Shahibul maal

Revenue sharing

Prof

it sh

arin

g

Pors

i sha

hib u

l ma a

l

Hak pihak ketiga atas bagi hasil Investasi Tidak Terikat

(-/-)

(+/+)

(-/-)

Pendapatan :Fee base income

(-/-)

=

Page 41: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

41Prepared by : Rafa Consulting

Prinsip Distribusi Hasil Usaha

Uraian Jumlah

Metode

PenjualanHarga pokok penjualan

Laba kotorBeban

Laba rugi bersih

10065

----------3525

----------10

Revenue sharing

Profit Sharing

Page 42: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

42Prepared by : Rafa Consulting

ACUAN AKUNTANSIPERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

(PSAK)1 Pengungkapan Kebijakan Akuntansi2 Laporan arus kas3 Laporan keuangan interim4 Laporan keuangan konsolidasi5 Pelaporan Informasi Keuangan

menurut segmentasi14 Persediaan16 Aktiva tetap dan aktiva lainnya

17 Akuntansi Penyusutan19 Aktiva tak berwujud20 Biaya riset dan pengembangan21 Akuntansi Ekuitas23 Akuntansi Pendapatan

30 Akuntansi sewa guna usaha

34 Akuntansi Kontrak Kontruksi

PSAK 31 – Akuntansi Perbankan (Konvensional)PSAK 59 – Akuntansi Perbankan Syariah

Page 43: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

43Prepared by : Rafa Consulting

Kerangka dasar penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Bank Syariah

AKUN

TANS

I BAN

K SY

ARIA

H

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan no 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah

Karekteristik Bank SyariahPemakai dan Kebutuhan InformasiTujuan Akuntansi KeuanganTujuan Laporan KeuanganAsumsi Dasar (dasar akrual)

Pengakuan dan pengukuran Pengungkapan dan penyajian Mudharabah, Musyarakah Murabahah, Salam dan salam

paralel Istishna dan Istishna Paralel Ijarah dan IMB Wadiah, qardh, sharf Kegiatan berbasis imbalan

PSAK-PSAK lain yang tidak bertentang dg syariah

PSAK 31 – Akuntansi perbankanPSAK 1 – Penyajian Lap. KeuanganPSAK 2 – Laporan Arus kasdsb

Page 44: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

44Prepared by : Rafa Consulting

Pelaporan

Pelaporan kepada Bank Indonesiawajib menyampaikan laporan berkala

sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Page 45: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

45Prepared by : Rafa Consulting

Dokumentasi Bank wajib mempersiapkan dokumentasi / warkat

yang digunakan untuk kegiatan operasional KCS Specimen dokumen / warkat yang digunakan

disampaikan ke Bank Indonesia Dokumen / warkat wajib diberi tanda / indentitas

khusus secara jelas sehingga mudah dibedakan dengan kantor cabang konvensional

Page 46: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

46Prepared by : Rafa Consulting

Pelaksanaan kliring Pembukaan rekening khusus kliring

Dapat menggunakan rekening khusus yang dibuka pada BI atau kantor BI• bila transaksi kliring belum banyak sementara pada

penggunakan rekening kliring KP konvensional dengan prinsip Qard

Indentitas warkat wajib mencantumkan identitas pada warkat kliring Meningkatkan kepercayaan pada masyarakat

pengguna jasa KCS atas kemurnian pelaksanaan operasional syariah

Page 47: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

47Prepared by : Rafa Consulting

Penilaian kesehatan Perhitungan tingkat kesehatan dan Kewajiban Penyediaan

Modal Minimum (KPMM) untuk bank syariah belum dibentuk, maka perhitungan dilakukan: KPMM dihitung berdasarkan modal yang ada pada bank

konvensional ATMR pada KCS yang mencakup aktiva neraca dan pos-pos

rekening administratif KCS KAP dihitung berdasarkan ATMR dan KAP pada bank konvensional

KPMM dan BMPP (Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan / Penyaluran) sementara dihitung dengan berpedoman padan ketentuan yang

berlaku pada bank konvensional sepanjang sesuai syariah

Page 48: 2 Konsep Operasional Bank Syariah

48Prepared by : Rafa Consulting

Persyaratan SDMShiddiq (benar dan jujur)Tabligh (mengembangkan lingkungan

/ bawahan menuju kebaikan)Amanah (dapat dipercaya)Fathonah (kompeten dan profesional)pengembangan SDM secara terus

menerus