spln 119_1996

Download SPLN 119_1996

Post on 17-Jul-2015

354 views

Category:

Documents

49 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

STANDABPERUSAEAAN LISTR.IK NEGARA::%'+-i>FE:]6d!@?ary

SPLN l19:Lampiran I(eputusan Direksi

1996

PT. PLN (PERSERO)

No. : O84.WO594(DLR./1996, tanggal 27 Agustus 1996

Ffigtj]L; i"iUJii th oL',K o li IFT PLN (Persei:-r) J:sa Toknik Kelistrikan

TIANG BETON PRATEKAN UNTUK SALURAN UDARA TEGAI\GA}{ TINGGI 70 KV DAh[ 1s0 KV

P.T. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO)

JALAN TRUNOJOYO NO. 135 - KEBAYORAN BARU - JAKARTA L2I6O

STANDARP E R U S A H A A NL I S T I T I K N E G A R A

SPI,N I l!):l!)!1G.I-onrpiran Kcputuren f)irckrl P'l'. PLN (P}'IRSF:RO) No. : 08{.K-/O5941DIR./1996, tanggsl 27 Agustus 1996

TIAN BETON PRATEKAN UNTUK SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI 70 KV DAN 150 KV

D i susunol ch : B P K c l o rn ;to l < cnrbal (u:rn i di l ng Trrnsrrri sidengan S u ra t Kc p u tu si tn D i rcl < siP T. P LN (P E R S E R O) N o .: 0 5 2 .K /D IW t995 tanggall l A E rstus 1995; Kclompoli Kcr.ia Konstrulisi SUTT 70 liV tlan 1 5 0 k V d c n g n nS urat K cl l utusanK cpal a P T. P LN (PERSERO) Pusirt Pcnl'clitlilian Mlsitlah tanggal Kclistrikan No.: 016.K/-19{/PPM}V1995 2 l A g t r i l1 9 9 5 ;

l.

2.

Ditcrllitliilnolch : LISTRIK NEGARA(PERSERO) PT.PERUSA}TAAN Batr No. Jlrr.Truno.irllo 135- Kcbnl'oran JAKARTA I2I60 199(,

S P LN 119: 19 9 6

ftosong)

SPLN 119:1996

Susunan AnggotaKelompok Pcmbakuan BidangTransmisi Berdasarkan DireksiPT. PLN (PERSERO) Surat Keputusan 052.IV495/DIR/1995 No.: tanggal 11Agustus 1995

l. Kepala PLN (PERSERO) Pusat PT. Penyelidikan , Masalah Kelistrikan 2. KepalaDinasPembakuan, PLN (PERSERO) PT. PPMK 3. KepalaBagianPembakuan Peralatan, PT. PLN (PERSERO) PPMK 4. KepalaBagianTegangan Tinggi, PT PLN (PERSERO) PPMK 5. KepalaDivisi Sistem Informasi& ANEV, PT. PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT 6. KepalaDMsi Pengendalian Konstruksi Jaringan, PT. PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT 7. KepalaDivisi Operasi Penyaluran, Sistem PT. PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT 8. KepalaDivisi Anggaran, PT. PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT 9. KepalaDivisi Hukum, PT. PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT 10. IrspekturBidangPembangunan, PT. PLN (PERSERO) SPr 11. KepalaDepartemen Teknik Sipil, (PERSERO) PT. PLN PPE 12. KepalaPT. PLN (PERSERO) P2B 13. Pemimpin PLN (PERSERO) PT. KJB 14. Pemrmpin PLN (PERSERO) PT. PIRING JATET 15. Pemimpin PLN (PERSERO) PT. PIKITRING SUMUT 16. Kepala DinasSistem Tenaga Listrik, PT. PLN (PERSERO) PPMK

: Sebagai Ketua merangkap AnggotaTetap : Sebagai KetuaHarian merangkap AnggotaTetap : Sebagai Selaetaris merangkap AnggotaTetap : Sebagai Wakil Sekretaris mgrangkap AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap '. Sebagai AnggotaTetap '. Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai AnggotaTetap : Sebagai Anggota Tetap

rlt

SPLN119:1996

AnggotaKelompokKerja KonstruksiSUTT 70 kV dan 150kV Susunan Berdasarkan Surat Keputusan KepalaPT.PLN (PERSERO) MasalahKelistrikan PusatPenyelidikan tanggal21 April 1995 No.:016.I(494|PPMIV1995

l. Ir. Jajat Su{atman 2. Ir. Budi Siswanto 3. Ir. Wasit Listanto Simangunsang 4. Ir. Beresman Abdullah 5. Ir. Usman BE 6. DendyLanadjaja, 7, Ir. Mayanrdin Rusdjaja 8. Ir. Tatang 9. Ir. AgusSudaryanto MassInaray 10. Ir. Johan Arief I L Ir. Fauzie Mabikafola 12. Ir. Pieter 13. Ir. Pranyoto 14. Ir. IshakSastranegara 15. Ir. Lili Tjarli Tatrlan

Ketua Sebagat Anggota merangkap Sekre'ians Sebagai Anggota merangkap Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai Anggota Sebagai

iv

SPLN 119z1996

DAFTAR ISIHalaman PASAL 1 . RUAI\IG LINGKT]P DAN TUJUAN

L 2.

RuangLinglrup Tujuan PASAL 2 - DEF'INISI

_t.

Definisi PASAL 3 - KRITERIA DASA& DESAIN, DIMENSI, BEBAI\I KERIA DAN TOLERANSI

I

4. 5. 6.

Kriteria dasar desainSUTT 70 kV dan 150kV dengan tiangbeton Dimensidanbeban ke{a Toleransi PASAL 4 . SYARAT KONSTRUI{SI DAN CARA PEMBUATAN TIANG

2 5 7

7. 8.

KonstnrksiTiang CaraPembuatan Tiang 8.1 Baja beton 8.2 Beton 8.3 Pengadukan 8.4 Mutu beton 8.J Caramemberikan pratekan 8.6 Perawatan PASAL 5 . PENAITDAAII

7 8 8 8 8 8 8 9

9.

Penandaan PASAL 6 . PERSYARATANT BAHAN

10. Air 11. Agregatkasar(kerikil/batupecah) 12. Agregathalus(pasir) 13. Semen 14. Bahrtulangan 15. Bajabetonpratekan 16. Penyimpananbahan-bahan 17. Sifattampak

t0 l0 10 11 11 11 l1 11

S P LN 119: 19 9 6

DAFTAR ISI (Lanjutan)Halaman

MUTU PASAL7 . SYARAT-SYARAT

18. 19.

Dimensi tiang Sifat mekanis PASAL S . PENGUJIAN DAN KRITERH UJI

nt2

20.

Uji jenis 20.1 Macam penguiian 20.2 Kriteria lulus uji Uji Contoh 2l.l Macam pengujian 21.2 Jumlah contoh uji 21.3 Kriteria penerimaon Uji Rutin 22.I Macam pengulian PASALg. CARAUJI

21.

22.

t2 T2 T2 t2 t2 L2 T2 13 13

23. 24. 25.

PemeriksaanSrfat Tampak PengukuranDimensi PengujianMekanis 25.1 Pengujian lentur sampai denganbebankerja 25.2 Pengujian sampai dengan 150 % beban kerja 25.3 Pengujianpatah

L4 T4 t4 T4 t4 t4

LAMPIRAN.LAMPIRAN Lampiran A Lampiran B DAFTAR GAMBAR: Gambar I Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5 DAFTAR TABEL: Tabel I T abe l 2 Tabel 3 T abe l 4 Tabel 5 Tabel6 Tabel T Kriteria dasardesain SUTT 70 kV dan 150 kV dengantiang beton Dimensi dan bebanke{a tiang beton 70 kV dan 150 kV Toleransi Faktor pengali perbandingankekuatantekan beton Jumlah contoh uji Klasifikasi pengujian Deviasi standaruntuk menentukanmutu betonvl

Mutu kekuatantekan beton karakteristtk Contoh penandaantiang

15 T7

: : : . :

Tiang beton penampangbulat Detail bagian-bagianbeton Cara ditanam sebagian Detail dari pelat dasar Diagram pengujian lentur

18 l9 20 ZT 22

3 ) 7 8 13 13 l5

S P LN 119:1996

L' ; ii^H?T"iT[liTffiyffi"f"AN kv sA RAN 1 s0PASAL I - RI]AI\G LINGKUP DAI\ TUJUAN'1. Ruang lingkup

Standar ini rnenetapkanpersyaratan trang beton pratekan berpenampangbulat untuk Saluran Udara Tegangan Tinggt (SUTT) 70 kV dan 150 kV )'ang pembuatannyaharus menggrurakan mesin putar/sentrifugal.

2.

Tujuan

Untuk membatasi dan menyeragamkan.jenis, konstnrksi dan sekaligusmembenkanpegangan yang terarahbagi pemesarum dan pengulian oleh PT PLN (PERSERO) datam menenftrkan tiang beton untuk Saluran Udara TeganganTinggr

PASAL 2 - DEF'INISI3. 3.1 Ilefinisi Tiang beton pratekan berpenampang bulrrt

Tiang beton pratekan berpenampangbulat adalah tiang beton pratekan dan bertulang berpenampangbulat konis b erongga ditengahnya denganperuncingan (taper). 3.2 Beton

Beton acialahbahan yarg diperoleh dengan mencurmpurkan agregat halus, agregatkasar, semen portland dan air dengan atarrtanpa bahan campuran tarnbahan. 3.3 Beton hertwlung

Beton bertulang adalah beton yang mengandung batang baja tulangan yang pembuatan dan perencaraannya berdasarkan anggapan bahrvabeton dan bala tulangarurya bekerya samadalam memikul gaya-gaya. 3.1 Beton pratekan

Beton pratekan adalah beton bertulang dimarn telah diberikzur tegangan dalam (tekan awal) untuk mengurangi tegangantank potensialdalam beton akibat pemberianbeban. -3..t Baja beton pratekan

Baja beton pratekanadalahbaja vang bcrkekuatantank tinggi yang harusmemenuhiketentuanAyat 15. 3.6 Tendon

Tendon adalahbatangbaja beton pratekanyang digurrakan untuk membenkan gayapratekanpadabeton. -J.7 llaja Spirul

Bala spiral adalah baja lunak yang dipakai untuk membenkanbentuk penampangdan sebagaipengrkat tendon tiang beton.

S P LN 119: 1 9 9 6

3.8

Baja tulangan

Baja tulangan yang dimaksud dalam standarini adalahjerus bala lunak yang dipakar unttrk tulangan beton dan harusmemenuhiketentuan Ayat i4. 3.9 Beban Kerja

Bebankeqa adalahbebanyang direncanakan dapatdidukung dan ditatransecara terus menerusoleh tiang. 3.10 Beban renc$na

Beban rencanaadalahbeban keryatiang dikalikan denganfaktor keamarnn 3.11 Beban pctah

Beban patah adatrah beban pada saatte4adi patah tiang dalam pengu.yian patah. 3.12 Titik beban

Titik beban adalahtitrk pembebanan padatrangdalam pengujianlentur )'ang terletak25 cm dan ujung atastrang 3.13 Titik tumpu Titik tumpu adalah titrk batas tanam tiang, tempat tumpuan tiang pada u'aktu pembebarnnu1i lentur. 3.14 Uji fenis Uji jenis adalah pengujian untuk mengetahui sifat-sifat menyeluruh (lengkap) dari setiap jenis tiang beton. Pengujian ini dilakukan sekali untuk setiapjenis dan setraplokasi pabnk. Apabila untuk jenis yang sama te{adi perubahandesain dan cara pembuatanatau bahan maka harus diuji jenis kembali. 3.15 Uji Contoh

Uji contoh adalah pengujian untuk mengetahui sifat-sifat tertentu dan selumlah tiang yang akan diserahterimakan. Pengujian ini dilaksanakanpada beberapatiang yang diambil secara acak menurut cara tertentu sedemikianrupa setunggamervakili kelompok yang akan diserahtenmakan. 3.16 Uji Rutin

Uji rutin adalah pengujian yang dilakukan oleh pabrik secararutin dimulai dari bahanbaku sampai denganbarang jadi, untuk mengawasimutu dan seluruhhasil produksi. 3.17 Rentang dasar

Yang dimaksud dengan rentang dasar adalahjarak honzontal antara 2(dua) buah tiang yang berdekatan dengan tinggi tiang standar dan penghantar tertentu serta beroperasi pada suhu penghantar maksimum, jarak bebas ke tanah mrrumum dan tanpa tekanan angin. 3.18 Rentang angin

Yang dimaksud dengan tekanan angin adalah setengah jumlah 2(dua) rentang honzontal yang bersebelahandan satu tiang. 3.19 Rentang berat

Yang dimaksud dengan rentang berat adalah panjang penghantar dari