ricky iskandar- kecemasan_ansieta fobik

Download Ricky Iskandar- Kecemasan_ansieta fobik

Post on 17-Nov-2015

214 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ansietas fobik adalah kecemasan yang berlebih

TRANSCRIPT

  • ANXIETAS FOBIKRICKY ISKANDARPembimbing : Dr. Laila Sylvia Sari, Sp.KJREFERAT

  • Menurut American Pshyciatryc Association dalam Anxiety Disorder, Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder IV (DSM-IV), Fobia adalah suatu ketakutan yang tidak irasional yang menyebabkan penghindaran yang disadari, objek, aktifitas / situasi yang ditakuti. Sebagai akibatnya situasi atau objek tersebut secara khusus dihindari atau dihadapi dengan perasaan terancam, dan anxietas tidak berkurang meskipun ia mengetahui bahwa orang lain menganggap situasi tersebut berbahaya atau mengancam.

  • F40.0 AGORAFOBIA

    .00 TANPA GANGGUAN PANIK.01 DENGAN GANGGUAN PANIKF40.1 FOBIA SOSIALF40.2 FOBIA KHAS (TERISOLASI)F40.8 GANGGUAN ANXIETAS FOBIK LAINNYAF40.9 GANGGUAN ANXIETAS FOBIK YTT

  • adalah ketakutan terhadap ruang terbuka, orang banyak serta adanya kesulitan untuk segera menyingkir ke tempat aman.

    Pedoman diagnostik

    Semua kriteria di bawah ini harus dipenuhi untuk diagnosis pasti:

    a. Gejala psikologis, perilaku atau otonomik yang timbul harus merupakan manifestasi primer dari ansietasnya dan bukan sekunder dari gejala-gejala lain seperti misalnya waham atau pikiran obsesif.b. Ansietas yang timbul harus terbatas pada setidaknya dua dari situasi berikut: banyak orang/keramaian, tempat umum, bepergian keluar rumah dan bepergian sendiri.c. Menghindari situasi fobik harus atau sudah merupakan gejala yang menonjol.

  • Gangguan panik baru ditegakkan sebagai diagnosis utama bila tidak ditemukan adanya gangguan anxietas fobik

    Untuk diagnosis pasti, harus ditemukan adanya beberapa kali serangan anxietas berat (severe attacks of autonomic anxiety) dalam masa kira-kira satu bulan.

    Pada keadaan-keadaan di mana sebenarnya secara objektif tidak ada bahaya :Tidak terbatas pada situasi yang telah diketahui atau yang dapat diduga sebelumnya (unpredictable situations).Dengan keadaan yang relatif bebas dari gejala-gejala anxietas pada periode di antara serangan-serangan panik (meskipun demikian, umumnya dapat terjadi juga anxietas antisipatorik yaitu anxietas yang terjadi setelah membayangkan suatu yang membayangkan suatu yang mengkhawatirkan akan terjadi)

  • Fobia sosial disebut juga gangguan kecemasan sosial adalah rasa takut yang berlebihan terhadap penghinaan dan rasa malu dalam berbagai lingkungan sosial. Fobia sosial, atau gangguan kecemasan sosial, didefinisikan dalam DSM-IV sebagai ketakutan terus-menerus dari satu atau lebih situasi sosial di mana seseorang berhubungan dengan orang asing atau ketakutan ketika diawasi oleh orang lain.

  • Pedoman Diagnostik fobia sosial

    Semua kriteria di bawah ini harus dipenuhi untuk diagnosis pasti:

    gejala psikologis, perilaku atau otonomik yang timbul dan bukan skunder dari gejala-gejala lain seperti misalnya waham atau pikiran obsesif.anxietas harus mendominasi atau terbatas pada situasi sosial tertentu (outside the family circle)menghindari situasi fobik harus atau sudah merupakan gejala yang menonjol.

    Bila terlalu sulit membedakan antara fobia sosial dengan agorafobia, hendaknya diutamakan diagnosis agorafobia.

  • Fobia yang terbatas pada situasi yang sangat spesifik seperti bila berdekatan dengan binatang tertentu,tempat tinggi, petir, kegelapan, naik pesawat, ruangan tertutup, takut melihat darah atau luka dan takut berhubungan dengan penyakit tertentu.

  • Pedoman dignosik fobia khas (terisolasi)

    semua kriteria dibawah ini harus dipenuhi untuk diagnosis pasti :

    Gejala psikologis, perilaku atau otonomik yang timbul harus merupakan manifestasi primer dari anxietasnya dan bukan skunder dari gejala-gejala lain seperti misalnya waham atau pikiran obsesif.Anxietas harus terbatas pada adanya objek atau situasi fobik tertentu (highly spesific situations).Situasi fobik tersebut sedapat mungkin dihindarinya.Pada fobia khas ini umumnya tidak ada gejala psikiatrik lain, tidak seperti halnya agorafobia dan fobia sosial.

  • farmakoterapiHipnosis Terapi perilakuPsikoterapiTerapi keluarga

  • Hipnosis digunakan untuk meningkatkan sugesti bahwa objek fobik tidaklah berbahaya, dan teknik hipnosis diri diajarkan pada pasien sebagai metode relaksasi jika berhadapan dengan objek fobik.Hipnosis

  • Terapi perilaku

    Salah satu terapi yang paling sering digunakan dan dipelajari adalah terapi perilaku. Kesuksesan terapi ini bergantung pada :komitmen pasien dengan terapi permasalahan dan tujuan terapi yang jelas berbagai strategi yang dapat digunakan untuk menangani masalah.

  • Psikoterapi

    para psikiater menghimbau pasien untuk menghadapi sumber-sumber kecemasannya.

  • Terapi keluarga

    terapi keluarga berguna dalam membantu pasien secara aktif menghadapi objek fobik selama pengobatan, edukasi dan dukungan dari angota keluarga sangat bermanfaat.

  • Kombinasi Psikoterapi dan Farmakoterapi. Bahkan ketika farmakoterapi efektif menghilangkan gejala primer gangguan panik dan agorafobia, psikoterapi dapat dibutuhkan untuk menterapi gejala sekunder. Intervensi psikoterapeutikmembantu pasien menghadapi rasa takut. Di samping itu, beberapapasien akan menolak obat karena mereka yakin bahwa obat akan menstigmatisasi mereka sebagai orang sakit jiwa sehingga intervensi terapeutik dibutuhkan untuk membantu mereka mengerti dan menghilangkan resistensi mereka terhadap farmakoterapi

  • 75% penderita fobia khas dapat mengatasi ketakutannya dengan terapi kognitif perilaku80% penderita fobia sosial membaik dengan farmakoterapi, terapi kognitif perilaku atau kombinasiAgorafobia dengan gangguan panik yang diterapi:

    3040%: bebas gejala untuk waktu yang lama50%: gejala ringan yang tidak mengganggu kehidupan sehari-hari1020%: tidak membaik

  • Thanks for attentions