proposal magang ricky amdani (j3z411033)

Download Proposal Magang Ricky Amdani (j3z411033)

Post on 06-Aug-2015

708 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PROPOSAL MAGANG

PENGELOLAAN PEMUPUKAN TANAMAN KELAPA SAWIT( Elaeis guineensis Jacq.) DI NORMARK ESTATE,

PT SATYA KISMA USAHA, KOTAPINANG, SUMATERA UTARA

Oleh RICKY AMDANI J3Z411033

PROGRAM KEAHLIAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

Judul

: PENGELOLAAN PEMUPUKAN TANAMAN KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis Jacq.) DI NORMARK ESTATE, PT SATYA KISMA USAHA, KOTAPINANG, SUMATERA UTARA

Nama NIM Program Keahlian

: RICKY AMDANI : J3Z411033 : PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

Menyetujui, Dosen pembimbing

Dr. Ir. Ade Wachjar, MS. NIP 19550109 198003 1 008

Mengetahui, Koordinator Program Keahlian

Dr. Ir. Ade Wachjar, MS. NIP 19550109 198003 1 008

Tangggal disetujui :

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan proposal magang yang berjudul Pengelolaan Pemupukan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT SMART Tbk. Kebun Normark Estate, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Magang ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Program Diploma III pada Program Keahlian Perkebunan Kelapa Sawit, Direktorat Program Diploma, Institut Pertanian Bogor. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Dr. Ir. Ade Wachjar, MS sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan saran selama proses penulisan proposal magang ini. 2. Dr. Ir. Ade Wachjar, MS sebagai Ketua Program Keahlian yang memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penulisan proposal magang ini. 3. Orang tua dan seluruh keluarga yang telah memberikan dukungan material dan spiritual. 4. Para dosen beserta staf pengajar dan karyawan Institut Pertanian Bogor atas bimbingan dan pengetahuan yang telah diberikan selama proses belajar mengajar. 5. Rekan-rekan mahasiswa Institut Pertanian Bogor, khususnya mahasiswa program keahlian Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) angkatan 48 yang telah membantu dan memberi saran dalam pembuatan proposal ini. Demikian proposal magang ini disampaikan, kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan. Semoga proposal magang ini dapat bermanfaat sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan magang kedepannya.

Bogor, 1 Februari 2013

Penulis

iv

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI .......................................................................................................... iv DAFTAR TABEL ................................................................................................... v I. PENDAHULUAN ....................................................................................... 1 1.1. Latar Belakang ......................................................................................... 1 1.2. Tujuan ....................................................................................................... 2 II. TINJUAN PUSTAKA................................................................................. 4 2.1. Status Tanaman ........................................................................................ 4 2.2. Klasifikasi dan Morfologi Kelapa Sawit .................................................. 4 2.2.1. Akar ................................................................................................... 5 2.2.2. Batang ............................................................................................... 5 2.2.4 Bunga ................................................................................................. 6 2.2.5 Buah ................................................................................................... 6 2.3. Lingkungan Tumbuh Tanaman Kelapa Sawit .......................................... 7 2.3.1. Faktor Tanah ..................................................................................... 7 2.3.2. Faktor Iklim ....................................................................................... 8 2.4. Pemupukan ............................................................................................... 8 2.4.1. Tepat jenis ......................................................................................... 9 2.4.2. Tepat dosis ...................................................................................... 10 2.4.3. Tepat cara ........................................................................................ 10 2.4.4 Tepat waktu ..................................................................................... 11 2.5. Pengawasan Pemupukan ........................................................................ 12 III. METODE MAGANG ............................................................................... 13 3.1. Tempat dan Waktu pelaksanaan ............................................................. 13 3.2. Metode Pelaksanaan ............................................................................... 13 3.3. Teknik Pengamatan dan Pengumpulan Data .......................................... 14 3.4. Analisis Data dan Informasi ................................................................... 15 IV. RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN BIAYA ........................... 16 4.1. Rencana Kegiatan ................................................................................... 16 4.2. Anggaran Biaya ...................................................................................... 19 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 20 LAMPIRAN .......................................................................................................... 21

v

DAFTAR TABEL

Teks Tabel 1. Rencana Kegiatan Magang ..................................................................... 16 Tabel 2. Anggaran Biaya Magang ........................................................................ 19

Lampiran Tabel 3. Jurnal Harian Magang sebagai Karyawan Harian................................... 22 Tabel 4. Jurnal Harian Magang sebagai Pembantu Mandor ................................. 23 Tabel 5. Jurnal Harian Magang sebagai Asisten Afdeling .................................... 24

1

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan yang memiliki pertumbuhan yang pesat. Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang menyumbangkan devisa negara dalam jumlah yang cukup besar. Menurut Sunarko (2008), perkebunan kelapa sawit di Indonesisa semula berkembang di daerah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam. Namun, sekarang telah berkembang ke berbagai daerah, seperti Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimatan

Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Perkembangan perkebunan kelapa sawit di indonesia sangat pesat. Menurut Direktorat Jenderal Perkebunan (2009), tercatat pada tahun 2008 total luas areal perkebunan kelapa sawit seluas 7.36 juta hektar dengan produksi 17.53 juta ton. Dari jumlah tersebut sebagian besar diantaranya menembus pasaran ekspor. Dari luas yang ada 3.87 juta hektar dikelola oleh perkebunan besar swasta (PBS), 2.88 juta hektar merupakan perkebunan rakyat (PR) dan 602 963 hektar berupa perkebunan besar milik negara (PBN). Kelapa sawit memiliki banyak keuntungan yang bernilai ekonomis tinggi dalam pemanfaatan produk-produk turunannya. Kelapa sawit dapat dijadikan sebagai minyak goreng (minyak konsumsi), kosmetik, sabun, ekstraksi provitamin A dan E, pembuatan bio-diesel, deterjen dan turunan oleokimia lainnya. Limbah kelapa sawit juga dapat dijadikan sebagai pupuk, pakan ternak dan lainnya. Konsep dasar manajemen tanaman adalah pengelolaan faktor lingkungan yang mendukung sifat tanaman melalui teknik budidaya yang sesuai untuk memperoleh produktivitas tanaman yang tinggi. Faktor lingkungan tersebut berupa tanah, iklim mikro, dan komponen pendukung. Pengendalian organisme pengganggu (hama, penyakit, gulma) dan optimalisasi organisme menguntungkan

2

(serangga penyerbuk, mikroba tanah, musuh alami) dianggap sebagai salah satu komponen pendukung dalam pengelolaan ekosistem lingkungan (Sunarko, 2009). Beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas tanaman kelapa sawit antara lain faktor genetis (bahan tanam), penerapan kultur teknis, kondisi iklim, tanah serta bentuk wilayah. Salah satu teknik budidaya yang sangat penting dalam pengusahaan budidaya kelapa sawit adalah kegiatan pemupukan. Pemupukan memberikan pengaruh yang besar bagi pertumbuhan kelapa sawit, karena dapat meningkatkan produksi dan kualitas buah yang dihasilkan bila dilakukan dengan cara yang tepat. Pemberian pupuk pada tanaman harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi kunci efektifnya pemberian pupuk, seperti daya serap akar tanaman, cara pemberian dan penempatan pupuk, waktu pemberian, serta jenis dan dosis pupuk. Pada umumnya pemupukan didasarkan pada hasil pengamatan dan penelitian terhadap iklim, kondisi fisik dan kimia tanah, serta disesuaikan dengan kebutuhan fisik tanaman. Jenis pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk organik atau pupuk anorganik (pupuk pabrik). Pupuk organik bisa berupa kompos, sedangkan pupuk anorganik dapat berupa pupuk produksi buatan pabrik yang mengandung unsur NPK dan unsur hara pelengkap lainnya. 1.2. Tujuan Adapun tujuan dalam pelaksaan kegiatan magang dilakukan adalah untuk: 1. Menambah pengetahuan dan keterampilan serta untuk mendapatkan pemahaman mengenai proses kerja nyata secara langsung pada perkebunan kelapa sawit dari berbagai aspek pengelolaan. 2. Memahami manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit dan manajemen manusia yang berhubungan erat dengan pelaksanaan pengelolaan tanaman kelapa sawit.

3

3. Memahami manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit dan manajemen manusia yang berhubungan erat dengan pelaksanaan peng