pengembangan kurikulum dan metodologi mengajar program s1 methodist

Download Pengembangan Kurikulum Dan Metodologi Mengajar Program S1 Methodist

Post on 17-Feb-2016

15 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pengembangan Kurikulum Dan Metodologi Mengajar Program S1 Methodist

TRANSCRIPT

  • PENGEMBANGAN KURIKULUMPROGRAM S1 AKUNTANSIUNIVERSITAS METHODIS

  • AgendaPendahuluan1Regulasi kurikulum2Pengembangan Kurikulum S13Pengembangan Kurikulum Unlam4

  • KURIKULUM : SOFTWARE INPUTPROSES BMSOFTWARE INPUTHARDWARE INPUTEXTERNAL INPUTPENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM

  • KurikulumKurikulum merupakan rambu-rambu untuk menjamin mutu dan kemampuan sesuai dengan program yang ditempuh.Seperangkat rencana pengaturan berdasarkan standar pendidikan tentang kemampuan dan sikap serta pengalaman belajar dan penilaian yang berbasis pada potensi dan kondisi peserta didik. (SK Mendiknas 045U/2002)Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu UU 20/2003 Sisdiknas

  • KurikulumAlat untuk mencapai tujuan pendidikanKurikulum dirancang fleksibel agar tujuan pendidikan dapat dicapai dan mengantisipasi perubahan lingkungan.Bersumber pada visi, misi, tujuan dan strategi program studi.Bukan hanya komposisi dan susunan mata ajar tetapi meliputi tujuan, kompetensi yang akan dicapai, materi, metodologi dan alat evaluasi.Kurikulum dijabarkan dalam:Profil lulusanKompetensi apa akan dicapaiSusunan mata ajar dan peta mata ajarBuku rancangan pengajaran silabus (untuk mahasiswa)Satuan Acara pengajaran

  • Pencapaian KompetensiSusunan mata ajarMetodologi pembelajaran menekankan pada student centered learning presentasi, tanya jawab, kasus, diskusi, membuat makalah, tinjauan lapangan dllKegiatan ekstrakurikuler oleh mahasiswaPenciptaan suasana akademik dalam kampus melalui regulasi larangan mencontek, disiplin berperilaku.Pola asih asuh yang terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan setiap aktivitas dalam kampus ditujukan dalam rangka kegiatan belajar

  • Penguasaan pengetahuan dan keterampilan: Analisis, sintesis, kreasi Menguasai ICT Manage ambiguity Communication 2nd languageSikap:KepemimpinanBekerjasama (teamwork)Bekerja dalam kelompok heterogen/multibudayaPengenalan sifat pekerjaan terkait: Terlatih dalam etika kerja Memahami makna globalisasi Fleksibel terhadap pilihan kerjaanKompetensi Lulusan PT

  • KESENJANGAN KEMAMPUAN DAN KEBUTUHAN*

  • *SURVEY KEAHLIAN YANG DIPERLUKAN SEORANG AKUNTANAnalytical/critical thinking4,53Written communication4,39Oral communication4,22Computing technology4,10Decision making4,03Interpersonal skills3,94Continuous learning3,82Teamwork3,81Business decision modeling3,65Professional demeanor3,64Leadership3,58

    Risk Analysis3,42Measurement3,32Project management3,26Customer orientation3,23Change management3,13Negotiation3,13Research3,08Entrepreneurship2,99Resources Management2,98Salesmanship2,61Foreign language2,60

  • KOMPETENSI*Terlalu banyak diberikan namun tidak mampu menjawab kebutuhan di praktik

  • ReadingHearing wordsLooking at pictureLooking at an exhibitionParticipating in a discussionDoing the Real Thing90% 70% 50% 30% 20% 10%TINGKAT MEMORISASITINGKAT KETERLIBATANMODEL PEMBELAJARAN

  • *Pendidikan TinggiPendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.Perguruan tinggi adalah penyelenggara pendidikan tinggi untuk jenis pendidikan akademik, profesi, dan/atau vokasi.

    Bentuk: Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas

  • Pendidikan Profesi:pendidikan tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan Mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus

    Magister TerapanUNDANG-UNDANG NO 12 TAHUN 2012 PENDIDIKAN TINGGIPROGRAM AKADEMIKpendidikan tinggi program sarjana dan/atau program pascasarjana yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.

    ProfesiSpesialis

  • Semua program studi wajib merumuskan kompetensi atau learning outcomes lulusannya dengan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan pada rumusan kompetensi hasil kesepakatan forum program studi sejenis yang melibatkan dunia profesi dan stakeholders.Kompetensi lulusan suatu program studi terdiri dari kompetensi umum, kompetensi utama, dan kompetensi khusus. Kompetensi umum dicapai mata kuliah umum, Kompetensi utama penciri suatu program studiKompetensi keahlian penciri perguruan tinggi sesuai visi dan misinya, dicapai melalui mata kuliah keahlian

    *Kurikulum Berbasis Kompetensi

  • Kurikulum perguruan tinggi dikembangkan dan dilaksanakan berbasis kompetensi.Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan untuk setiap program pendidikan dengan melibatkan asosiasi profesi, instansi pemerintah terkait, serta kelompok ahli yang relevan, melalui forum program studi sejenis.Program studi wajib merumuskan kompetensi atau learning outcomes lulusannya dengan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan pada rumusan kompetensi hasil kesepakatan forum program studi sejenis yang melibatkan dunia profesi dan stakeholders.Kompetensi lulusan terdiri dari kompetensi umum, kompetensi utama, dan kompetensi khusus.*Ketentuan Kurikulum

  • KKNIKKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia

  • PERAN: PENINGKATAN AKUNTABILITAS PENYELENGGARAAN PROGRAMDari Megawati Santoso, Sosialisasi .... 2010/2011

  • Dari Megawati Santoso, Sosialisasi .... 2010/2011

  • Deskripsi Umum

  • KKNI Level 6Dari Megawati Santoso, Sosialisasi .... 2010/2011

  • Standar Nasional Pendidikan Tinggi terdiri atas: Standar Nasional Pendidikan; Standar Nasional Penelitian; dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. Ketiga standar merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan Tirdarma Perguruan Tinggi*STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGIPermendiknas 49 tahun 2014

  • RUANG LINGKUP STANDAR NASIONAL PT*

  • SISTEMATIKA STANDAR NASIONAL PT*

  • STANDAR KOMPETENSI LULUSAN*

  • KOMPETENSI LULUSAN*Proses pembelajaran, pengalaman kerja, penelitian dan pengabdian masyarakat:Pengalaman kerja mahasiswa berupa pengalaman dalam kegiatan di bidang tertentu pada jangka waktu tertentu, berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis.

  • STANDAR ISI PEMBELAJARAN*DITUANGKAN DALAM BAHAN KAJIAN YANG DISTRUKTURKAN DALAM BENTUK MATAKULIAH

  • RUMUSAN SIKAP*Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esadan mampu menunjukkan sikap religius;Menjunjung tinggi nilai kemanusiaandalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral,dan etika;Memiliki kepribadian dan jati diri bangsa; Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

  • STANDAR PROSES PEMBELAJARAN*

  • STANDAR PROSES PEMBELAJARAN (BEBAN BELAJAR)*Beban belajar mahasiswa berprestasi akademik tinggi setelah dua semester tahun pertama dapat ditambah hingga 64 jam per minggi = 24 SKS per semester. Mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi dan berpotensi menghasilkan penelitian yang sangat inovatif dapat mengikuti program doktor bersamaan dengan penyelesaian program magister paling sedikit setelah mengempuh program magister 1 tahun

  • SATU SKS KEGIATAN PEMBELAJARAN*

  • BEBAN BELAJAR NORMAL MAHASISWA*

  • STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN*

  • STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN*

  • STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKANBEBAN KERJA DOSEN: 40 JAM PER MINGGU*

  • STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKANKLASIFIKASI DOSEN*

  • STANDAR SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN*

  • STANDAR PEMBIAYAAN PEMBELAJARANBIAYA PENDIDIKAN TINGGI*

  • STANDAR NASIONAL PENELITIN*

  • STANDAR NASIONAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT*

  • PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM 1

  • Tahapan Penyusunan Kurikulum*

  • Tahapan Penyusunan Kurikulum*

  • Langkah - Langkah Pengembangan Kurikulum Penyusunan Silabus, SAPAsesmen dan EvaluasiAnalisis KebutuhanPengembangan KurikulumPengembangan GBPPPerumusan Kompetensi

  • Learning Outcomes*

  • Learning Outcomes dan Kompetensi*

  • Capaian Kompetensi*

  • Standar Kompetensi Lulusan*

  • Capaian Pembelajaran Lulusan*

  • Capaian Pembelajaran Lulusan Perguruan Tinggi*

  • Capaian Pembelajaran Lulusan Perguruan Tinggi*

  • Kurikulum perguruan tinggi wajib mengandung :muatan kepribadian dan kebudayaan untuk membangun karakter bangsa dan pembentukan softskills, muatan lain yang bertujuan :memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan, mengekspresikan dan me