makalah perhutani romawi

Download MAKALAH PERHUTANI ROMAWI

Post on 24-Nov-2015

144 views

Category:

Documents

16 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH

UPAYA PENINGKATAN KONTRIBUSI PENDAPATAN MDH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PROD. TEBANGAN JATI

Studi Kasus Di Petak lr RPH Gunungwaru BKPH Bajulmati KPH Banyuwangi utara

Diajukan untuk melengkapi syarat kelulusan Pendidikan Menengah Kehutanan Angkatan X Tahun 2007/2009

Oleh: HERMAWAN A.S.Nomor Siswa: 13 PMK X Tahun 2007/2009

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBERDAYA MANUSIA PERUM PERHUTANI MADIUN 2009

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Makalah:Upaya peningkatan kontribusi pendapatan MDHMelalui pemanfaatan limbah prod tebangan jatiNama:Hermawan A.S.Nomor Siswa:13Tanggal Sidang:

Menyetujui :

Kasi Diklat Teknik

Ir. Lahudi Dwi KundoroPembimbing

Drs. Murtiono

RINGKASAN EKSEKUTIFHermawan AS UPAYA PENINGKATAN KONTRIBUSI PENDAPATAN MDH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PROD TEBANGAN JATI

Selama bertahun-tahun limbah produksi tebangan jati khususnya pada KPH. Banyuwangi utara tidak pernah mendapat perhatian yang serius dari Manajemen yang disebabkan beberapa hal yaitu, nilainya yang terlalu kecil bila dibandingkan dengan penghasilan dari produksi kayu perkakas jati atau hasil hutan non kayu lainnya. Akan tetapi limbah produksi tersebut selama ini telah dimanfaatkan oleh para petugas dilapangan untuk dijadikan sebagai penghasilan tambahan, akibat nya masyarakat desa hutan kekurangan kayu bakar. Dalam memenuhi kebutuhan kayu bakarnya masyarakat pada ahimya melakukan perencekan secara liar dengan menebangi tanaman jati muda yang berumur antara 3 s/d 9 th.Untuk mengantisipasi meluasnya perencekan liar khususnya di RPH. Gunungwaru, Administratur/KKPH Banyuwangi utara menghimbau pada semua jajarannya yang ada dilapangan agar limbah produksi tebangan diberikan secara cuma-cuma pada masyarakat desa, agar mereka tidak lagi melakukan perusakan tanaman/perencekan secara liar, dan juga sebagai upaya untuk menepis anggapan bahwa Perum Perhutani KPH. Banyuwangi utara selama ini tidak pernah memberikan kontribusi terhadap masyarakat desa hutan.Untuk mengetahui seberapa besar sumbangan /kontribusi Perhutani terhadap masyarakat desa hutan maka langkah yang diambil adalah melakukan pengukuran langsung di petak produksi tebangan dengan menebang 10 pohon sempel kemudian dihitung seberapa besar jumlah volume yang dihasilkan dari sempel- sempel penebangan tersebut. Studi kasus disini dilakukan di petak lr RPH. Gunungwaru, karena dipetak tersebut pada saat itu sedang dilakukan kegiatan penebangan produksi jati A2.Maksud dari pemanfaatan limbah produksi tebangan jati adalah, memenuhi kebutuhan kayu bakar MDH, memberikan tambahan penghasilan MDH, dan menghapus anggapan KPH. Bwi. utara tidak pernah memberikan kontribusi.KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan YME yang melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga makalah ini dapat disusun dan selesai tepat pada waktunya. Makalah yang berjudul Upaya peningkatan kontribusi pendapatan MDH melalui pemanfaatan limbah produksi teb jati A2. Adapun tujuan penyusunan makalah ini adalah sebagai salah satu syarat untuk melengkapi kelulusan Pendidikan Menengah Kehutanan Angkatan X Tahun 2007/2009.Penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat:1. Kepala Pusdiklat Sumber Daya Manusia Perum Perhutani.2. Bapak Drs. Murtiono, sebagai Pembimbing dalam penyusunan makalah ini.3. Bapak Ir. Lahudi Dwi Kundoro, sebagai Kasi Diklat Teknik Pusdiklat SDM Perum Perhutani.4. Segenap Penguji Makalah PMK Angkatan X.5. Semua pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah sehingga dapat terselesaikan dengan baik.Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karenaitu kritik dan saran sangat penulis harapkan guna penyempurnaan lebih lanjut.Akhirnya harapan penulis semoga makalah ini nantinya dapat bermanfaat.

Madiun, April 2009Penulis

HERMAWAN A.S.

DAFTAR ISIHalaman :HALAMAN JUDULi

LEMBAR PENGESAHANii

RINGKASAN EKSEKUTIFiii

KATA PENGANTARiv

DAFTAR ISIv

DAFTAR TABELvi

DAFTAR GAMBARvii

DAFTAR LAMPIRANviii

BAB I. PENDAHULUANA. Latar Belakang B. Rumusan MasalahC. Batasan Permasalahan1122

BAB II. TUJUAN PENULISANA. Alasan Judul diangkatB. Tujuan Penulisan333

BAB III. TUJUAN PENULISANA. Alasan Judul diangkatB. Tujuan Penulisan445

BAB IV. TINJAUAN PUSTAKAA. Kajian produksi KPH> Banyuwangi utaraB. Kajian perlindungan hutan KPH. Banyuwangi utaraC. Kajian Finansial KPH. Banyuwangi utara667

8-9

BAB V. HASIL DAN ANALISIS HASILBAB VI. PEMBAHASANBAB VI. KESIMPULANA. KESIMPULANB. SARAN

DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN1011-12131314

1516-31

DAFTAR TABEL

HalamanTabel 1.Daftar produksi tebangan A2 dan volume rencek Th. 20065

Tabel 2.Daftar produksi tebangan A2 dan volume rencek Th. 20075

Tabel 3.Daftar prod tebangan A2, rencek & nilai konversi Th. 200611

Tabel 4.Daftar prodi tebangan A2, rencek & nilai konversi Th. 200711

DAFTAR GAMBAR

HalamanGambar 1.Proses penebangan17

Gambar 2.Pemungut rencek 18

Gambar 3.Penumpukan rencek19

DAFTAR LAMPIRAN

HalamanLampiran 1.Alur Pola Pikir20

Lampiran 2.Daftar Petak RPH Gunungwaru21

Lampiran 3.Data hasil wawancara22-31

ii

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangPerum Perhutani merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang Kehutanan yang diberi tugas dan wewenang dalam pengelolaan hutan di Pulau Jawa dan Madura, kecuali hutan konservasi. Pelimpahan tugas dan wewenang tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.30 Tahun 2003.Didalam melaksanakan pengelolaan hutan yang menjadi kewenangannya, Perum Perhutani mempunyai suatu Visi yaitu Menjadi pengelola hutan lestari untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Untuk mencapai visi tersebut didukung pula dengan misi-misi, salah satu diantaranya yaitu Mendukung danturut berperan serta dalam pembangunan wilayah secara regional dan nasional, serta memberikan kontribusi secara aktif dalam penyelesaian masalah lingkungan regional, nasional dan internasional.Namun seiring dengan beijalannya waktu, kondisi hutan di negara kita khususnya di Pulau Jawa dan Madura saat ini banyak sekali mengalami perubahan dan penurunan potensi hutan, akibat adanya gangguan keamanan hutan yang cukup tinggi dikarenakan adanya pencurian ataupun penjarahan.Sebelum adanya kenaikan bahan bakar minyak tanah, masyarakat desa tidak terlalu membutuhkan adanya kayu bakar, tetapi melihat harga bahan bakar minyak yang semakin lama semakin melambung dan langka, maka banyak masyrakat desa hutan yang mulai mencari kayu rencek dihutan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dengan mencari rencek untuk dijadikan tambahan penghasilan.Akibat dari rencek atau limbah produksi tebangan telah dimanfaatkan oleh petugas Perum Perhutani sendiri dilapangan, dalam memenuhi kebutuhan kayu bakarnya masyarakat melakukan perencekan secara liar yang mengakibatkankan banyak tanaman jati muda yang dirusak.Setelah solusi ditemukan untuk mengantisipasi meluasnya perencekan liar yaitu dengan memberikan kontribusi kepada mereka (MDH) yang berupa limbah produksi tebangan, perencekan liar yang ada diwilayah RPH Gunung waru beransur-angsur mulai berkurang dan terkendali.Setelah solusi ditemukan untuk mengantisipasi meluasnya perencekan liar yaitu dengan memberikan kontribusi kepada mereke (MDH) yang berupa limbah produksi tebangan, perencekan liar yang ada diwilayah RPH Gunung waru beransur-angsur mulai berkurang dan terkendali.B. Rumusan Masalah1 Masyarakat desa hutan kekurangan kayu bakar/rencek.2 Pembalakan/pemungutan rencek secara liar.3 Perum Perhutani KPH. Banyuwangi utara dianggap belum memberikan kontribusi pendapatan terhadap MDH.C.Batasan PermasalahanDalam makalah ini penulis membatasi permasalahan pada rusaknya tanaman uda yang ada di petak lq RPH. Gunungwaru BKPH Bajulmati yang diakibatkan arena adanya perencekan secara liar yang dilakukan masyarakat desa hutan.

BAB IITUJUAN PENULISAN

A. Alasan Judul diangkatAlasan penyusun mengangkat judul UPAYA PENINGKATAN KONTRIBUSI PENDAPATAN MDH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PROD TEBANGAN JATI adalah untuk memberikan solusi kurangnya kebutuhan kayu bakar/rencek MDH, kurangnya penghasilan MDH, dan anggapan Perum Perhutani KPH. Banyuwangi utara tidak pernah memberikan kontribusi.

B. Tujuan PenulisanTujuan penulisan adalah, memenuhi kebutuhan kayu bakar/rencek MDH, memberikan tambahan penghasilan MDH, dan menghapus anggapan Perum Perhutani KPH. Banyuwangi utara tidak pernah memberikan kontribusi terhadap MDH.

BAB IVMETODOLOGI

A. Pengumpulan DataDalam penulisan makalah ini dipergunakan pengumpulan data-data primer berupa metode observasi yaitu mengadakan pengamatan dan pencatatan langsung dipetak lokasi tebangan yaitu dipetak Ir RPH Gunung waru BKPH Bajulmali dengan bantuan petugas setempat.Didukung pula dengan metode interview yaitu mengadakan wawancara Langsung dengan perencek yang ada dilapangan, yaitu masyarakat desa hutan dan petugas lapangan yang biasa berhubungan dengan mereka (mandor tebang).B. Pengolahan Dataa. Hasil pengukuran melalui sempel:Petak: lr

Kias umur: V

Jumlah pohon: 10 pohon

Jumlah perencek: 2 orang

Lamanya waktu: 180 menit

Produksi rencek: 3,0 sm

Nilai: Rp. 15.000,-

b. Jumlah produksi limbah dan nilai konservasi5.422 phn x 3,0 sm = 1.626 sm 10 pohon1.626 sm x Rp. 5000 = Rp. 8.130.000,-

c. Jumlah total prod tebangan A2 dan limbah/rencek yang dihasilkan KPH BwiTabel 1. Laporan kemajuan tebangan A2 tahun & hasil Vol rensek 2006NoBKPHRPHPetakLuasHaJmlPhnJumlah Produksi

M3Volrencek(sm)

12345678

1BajulmatiGunungwarulr205.0512.7941.515

Bajulmati10d264.9782.7371.493

1la8,251.5401.486462

14dl 13,91.3081.428392

16c10,02.5131.684753

2WatudodolAlas