lkir kirpus 2012 bid. ipa 'limbah kulit singkong' kir sman 27 jkt

Download LKIR KIRPUS 2012 Bid. IPA 'Limbah Kulit Singkong' KIR SMAN 27 Jkt

Post on 19-Oct-2015

237 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Just share with others^^

TRANSCRIPT

PEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN NATA

Oleh :Nama Jelas:NISN: Luthfah Aulia Unnissa9962853271 Rofiqoh Laili9952812966 Farah Hanifah9967937614

SMAN 27 JAKARTA10 MEI 201213

Halaman PengesahanPEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN NATA

Disusun oleh :Nama Jelas:NISN: Luthfah Aulia Unnissa9962853271 Rofiqoh Laili9952812966 Farah Hanifah9967937614Menyetujui,

Pembina KIR SMAN 27KEPALA SEKOLAHJAKARTASMAN27 JAKARTA

Dra. Hj. Yati UnayahDra. Hj. Endang Sri HartiniNIP : 1964122519890320NIP : 196005261983032003KATA PENGANTARAlhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat sehat dan nikmat ilmu. Terima kasih kepada pihak GRJP dan KIRPUS yang telah mengadakan lomba karya tulis ilmiah ini untuk seluruh SMA/SMK/MAN. Hingga kita sebagai peneliti muda bisa mengapresiasikan kemampuan pengetahuan kita untuk melakukan penelitian dan menuangkannya kedalam sebuah karya tulis sederhana yang kami harapkan bermanfaat untuk orang banyak.Dalam kesempatan kali ini kami akan melakukan penelitian menggunakan limbah kulit singkong yang ingkin kita jadikan bahan makanan yang bermanfaat dan dapat dikonsumsi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian kami adalah apakah kulit singkong dapat dijadikan bahan dasar pembuatan nata atau tidak?. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Karna limbah kulit singkong yang banyak terbuang dan tidak dimanfaatkan bisa menjadi peluang bisnis baru untuk masyarakat. Kami berharap hasil karya tulis kami dapat diterima dan bermanfaat untuk semuanya.Demikian kata sambutan dari kami, kurang lebihnya dari karya tulis kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 11 Mei 2012

Penulis

DAFTAR ISIHalaman Pengesahan 2Kata Pengantar 3Daftar isi 4Daftar Gambar 6Daftar Tabel 7Abstrak 8BAB I PENDAHULUAN1.1Latar Belakang 91.2Identifikasi Masalah 101.3Pembatasan Masalah 111.4Perumusan Masalah 111.5Tujuan 111.6Manfaat 11BAB II LANDASAN TEORI2.1Kajian Teori 122.2Kerangka Berpikir 172.3Hipotesis 17

BAB III METODOLOGI PENELITIAN3.1Metode 183.2Variabel Penelitian 183.3Tempat 183.4Alat dan Bahan 183.5Cara Kerja 193.6Teknik Pengumpulan Data 203.7Jadwal Penelitian 21BAB IV HASIL PENGAMATAN4.1Hasil Pengamatan 224.2Pembahasan 24BAB V PENUTUP5.1Kesimpulan 265.2Saran26RIWAYAT HIDUP PENULISDAFTAR PUSTAKA

DAFTAR GAMBAR 2.1 Gambar Nata de Coco (BAB II 2.1 Kajian Teori) 2.2 Gambar Singkong (BAB II 2.1 Kajian Teori) 2.3 Gambar Kulit Singkong (limbah) (BAB II 2.1 Kajian Teori)

DAFTAR TABEL 3.1 Tabel Alat yang digunakan (BAB III 3.4 Alat & Bahan) 3.2 Tabel Bahan yang digunakan (BAB III 3.4 alat & Bahan) 3.3 Tabel Percobaan (BAB III 3.6 Teknik Pengumpulan Data) 3.4 Tabel Jadwal Penelitian (BAB III 3.7 Jadwal Penelitian) 4.1 Tabel Hasil Pengamatan (BAB IV 4.1 Hasil Pengamatan)

ABSTRAKDi Indonesia, khususnya DKI Jakarta tingkat konsumsi singkong cukup tinggi. Tentu kulit singkong banyak terbuang sia-sia. Dengan demikian kami meneliti apakah kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nata atau tidak. Dan dengan menggunakan metode penelitian eksperimen kami memperoleh hasil, bahwa kulit singkong yang telah menjadi media nata dan kemudian ditambahkan dengan starter nata dapat menghasilkan nata de cassava. Kami dapat menyimpulkan bahwa limbah kulit singkong yang telah tidak terpakai dapat dijadikan sebagai alternatif bahan dasar pembuatan nata. Penelitian ini bermanfaat bagi pedagang ataupun ibu rumah tangga yang tingkat konsumsinya terhadap singkong tinggi untuk dapat membuka lapangan pekerjaan baru.

BAB IPendahuluan1.1 Latar belakangNata de coco adalah produk murni dari kegiatan mikroba Acetobacter xylinum. Makanan yang banyak mengandung serat, bermanfaat bagi kesehatan dalam membantu pencernaan. Daya tarik nata de coco terletak pada warnanya yang bening, teksturnya yang kenyal, dan rasanya yang sangat khas (nama,tahun). Oleh karena itu, sering kali nata dicampurkan kedalam berbagai minuman dingin yang sangat digemari oleh masyarakat luas. Nata tidak menyebabkan gemuk, sehingga sangat dianjurkan untuk mereka yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.Singkong adalah umbi yang kaya akan karbohidrat. Singkong juga sering dijadikan makanan alternatif bagi para penderita diabetes. Karna kandungan glukosa dalam singkong tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan nasi walaupun sama-sama dapat dijadikan sebagai makanan pokok yang mencukupi kebutuhan karbohidrat dalam tubuh. Produksi singkong di Indonesia cukup tinggi, sehingga singkong dapat ditemukan dimana-mana. Selain itu, harga singkong pun cukup murah dan terjangkau. Sebagai contoh, di Indonesia ada sebuah daerah yang makanan pokoknya adalah singkong.Kita ketahui, jika mengupas singkong pastilah kulit singkong dibuang ke tempat sampah dan tidak dimanfaatkan lagi. Padahal, kulit singkong ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yang dapat dikonsumsi pula oleh manusia, dengan sedikit mengolahnya kita dapat menemukan makanan yang layak untuk dikonsumsi seluruh kalangan masyarakat. Presentase jumlah limbah kulit bagian luar sebesar 0,5-2% dari berat total singkong segar dan limbah kulit bagian dalam sebesar 8-15%.Biasanya masyarakat Indonesia menjadikan singkong sebagai makanan ringan. Apalagi dikalangan anak kecil. Singkong dapat disulap menjadi makanan lezat yang sangat digemari, selain itu harganya pun terjangkau. Saat ini sudah banyak jenis makanan yang terbuat dari singkong seperti singkong keju, keripik singkong, tape singkong, singkong goreng, singkong rebus dan masih banyak lagi. Dan kali ini kita akan mencoba untuk mengolah limbah kulit singkong menjadi nata yang lezat. Karna Indonesia menduduki peringkat ke 5 penghasil singkong terbesar didunia dengan jumlah 21.593.052 ton pada tahun 2008, jadi produksi singkong di Indonesia mencukupi dan dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat.Pembuatan nata dari kulit singkong dapat mengurangi limbah kulit singkong yang beredar dimasyarakat dan memberikan nilai jual ekonomi kulit singkong. Selain itu juga dapat menciptakan variasi baru dalam dunia kuliner. Nata dari kulit singkong ini sangat baik untuk dikonsumsi. Karna selain membantu pencernaan, untuk diet, didalam nata kulit singkong ini juga mengandung karbohidrat yang sesuai dengan tubuh dan tidak berlebihan. Nata kulit singkong ini juga menjadi santapan baru dilingkungan masyarakat. Harganya pun terjangkau, jadi siapapun bisa membelinya.

1.2 Identifikasi masalahBerdasarkan latar belakang diatas permasalahan yang timbul dari penelitian ini adalah sebagai berikut :1.2.1 Bagaimana cara pembuatan nata dari kulit singkong?1.2.2 Berapa lama cara pembuatan nata dari kulit singkong?1.2.3 Apa kandungan dalam kulit singkong?1.2.4 Apakah kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nata?1.2.5 Apakah manfaat kulit singkong?

1.3 Pembatasan masalahUntuk memfokuskan permasalahan dalam penelitian ini maka permasalahan dibatasi pada point 1.2.4 yaitu kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nata.

1.4 Perumusan masalahBerdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah diatas, maka perumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut, apakah kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nata?1.5 TujuanTujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nata.

1.6 ManfaatManfaat dari penelitian ini adalah :1.6.1 Mengurangi limbah kulit singkong1.6.2 Menambah pengetahuan bagi peneliti dan masyarakat1.6.3 Memberi alternatif bahan untuk pembuatan nata1.6.4 Meningkatkan nilai ekonomi dari kulit singkongBAB IILandasan Teori2.1 Kajian teori2.1.1 Nata de coco

Gambar 2.1 Nata de cocoNata de coco merupakan hasil limbah buah kelapa yang memiliki kandungan serat tinggi dan kandungan kalori rendah sehingga cocok untuk makanan diet dan baik untuk sistem pencernaan. Buah kelapa merupakan bagian terpenting dari tanaman kelapa karena memiliki nilai ekonomis dan gizi yang tinggi. Dilihat dari persentase komponennya, buah kelapa terdiri dari empat komponen yaitu 35% sabut, 12% tempurung, 28% daging buah dan 25% air kelapa. Sebagai contoh serabut untuk kerajinan keset, sapu, furniture; tempurung kelapa untuk arang; buah kelapa untuk minyak goreng, santan, kopra; dan air kelapa untuk nata de coco.2.1.2 Kandungan dalam NataKita dapat ketahui bahwa didalam nata de coco terdapat kandungan : Energy 61 kcal Protein 50 gr Dietary 25 gr Calcium 800 mg Fosfor 800 mg Besi 15 mg Natrium 2400 mg Kalium 3500 mg Vitamin B1 1.5 mg Vitamin B2 1.7 mg Niacin 20 mg Vitamin C 60 mg

2.1.2 Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Acetobacter XyliumMenurut Anonim (2007), faktor-faktor yang mempengaruhi Acetobacter Xylinum mengalami pertumbuhan adalah nutrisi, sumber karbon, sumber nitrogen, serta tingkat keasaman media temperature, dan udara (oksigen). Senyawa karbon yang dibutuhkan dalam fermentasi nata berasal dari monosakarida dan disakarida. Dan menurut Warisno (2004) proses pembuatan nata de coco sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Hal ini berhubungan dengan fakto`r-faktor yang mempengaruhi Acetibacter Xylium sebagai bakteri untuk proses fermentasi air kelapa. Pertumbunan Acetibacter Xylium tersebut dipengaruhi oleh oksigen, pH, suhu, dan nutrisi. Faktor-faktor inilah yang harus diperhatikan untuk memperoleh nata de coco yang berkualitas baik. Di samping itu, dalam pembuatannya sangat memerlukan ketelitian dan sterilitas alat.2.1.3 Monosakarida dan Disakarida2.1.3.1 MonosakaridaMonosakarida adalah karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis menjadi bentuk yang lebih sederhana. Monosakarida meliputi glukosa, galaktosa dan fruktosa.Glukosa merupakan suatu aldoheksosa, disebut juga dekstrosa karena memutar bidang polarisasi ke kanan. Glukosa merupakan komponen utama gula darah