i. pendahuluan 1.1. latar ikk... · pdf file i. pendahuluan . 1.1. latar belakang visi...

Click here to load reader

Post on 11-Aug-2020

8 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • I. PENDAHULUAN

    1.1. LATAR BELAKANG

    Visi pembangunan pertanian mengacu pada visi Kabinet Kerja yaitu “Terwujudnya

    Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong

    Royong”, dengan demikian visi dari Kementerian Pertanian adalah “Terwujudnya

    Sistem Pertanian-Bioindustri Berkelanjutan yang Menghasilkan Beragam Pangan

    Sehat dan Produk Bernilai Tambah Tinggi Berbasis Sumberdaya Lokal untuk

    Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani”.

    Misi pembangunan pertanian dalam rangka mewujudkan visi di atas adalah dengan

    (1) mewujudkan kedaulatan pangan, (2) mewujudkan sistem pertanian bioindustri

    berkelanjutan, (3) mewujudkan kesejahteraan petani dan (4) mewujudkan reformasi

    birokrasi.

    Sebagai penjabaran dari visi misi tersebut, maka tujuan pembangunan pertanian

    yang ingin dicapai adalah (1) meningkatkan ketersediaan dan diversifikasi untuk

    mewujudkan kedaulatan pangan, (2) meningkatkan nilai tambah dan daya saing

    produk pangan dan pertanian, (3) meningkatkan ketersediaan bahan baku

    bioindustri dan bioenergi, (4) meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani

    dan (5) meningkatkan kualitas kinerja aparatur pemerintah bidang pertanian yang

    amanah dan profesional.

    Sasaran strategis yang merupakan indikator kinerja Kementerian Pertanian dalam

    pencapaian tujuan tersebut di atas adalah dengan (1) swasembada padi, jagung dan

    kedelai serta peningkatan produksi daging dan gula, (2) peningkatan diversifikasi

    pangan, (3) peningkatan komoditas bernilai tambah, berdaya saing dalam memenuhi

    pasar ekspor dan substitusi impor, (4) penyediaan bahan baku bioindustri dan

    bioenergi, (5) peningkatan pendapatan keluarga petani dan (6) akuntabilitas kinerja

    aparatur pemerintah yang baik.

    Pelaksanaan sasaran strategis pada Tahun Anggaran 2015 dituangkan dalam

    Perjanjian Kinerja (PK) Kementerian Pertanian Tahun 2015 yang dapat dilihat pada

    tabel berikut.

    1

  • Tabel 1. Perjanjian Kinerja (PK) Kementerian Pertanian 2015 No. Sasaran

    Strategis Indikator Kinerja Target

    1 Swasembada padi, jagung dan kedelai serta peningkatan produksi daging dan gula

    1. Produksi Padi (Juta Ton GKG) 2. Produksi Jagung (Juta Ton Pipilan Kering) 3. Produksi Kedelai (Juta Ton) 4. Produksi Gula Tebu (Juta Ton Hablur) 5. Produksi Daging Sapi dan Kerbau (Juta Ton

    Daging)

    73,40 20,31 1,20 2,97 0,44

    2 Peningkatan diversifikasi pangan

    Skor Pola Pangan Harapan 84,1

    3 Peningkatan komoditas bernilai tambah, berdaya saing dalam memenuhi pasar ekspor dan substitusi impor

    1. Pertumbuhan volume ekspor produk pertanian utama (%)

    2. Pertumbuhan volume impor produk pertanian utama substitusi impor (%)

    10,00

    -5,00

    4 Peningkatan pendapatan keluarga petani

    PDB Pertanian (sempit)/tenaga kerja pertanian (Rp Juta)

    8,30

    1.2. MAKSUD DAN TUJUAN

    Maksud dan tujuan disusunnya laporan ini adalah untuk:

    1.2.1. Mengetahui perkembangan pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Capain

    Indikator Kinerja Kementerian Pertanian Triwulan I Tahun 2015.

    1.2.2. Mengetahui kendala dan masalah yang terjadi atas pelaksanaan Pemantauan

    dan Evaluasi Capaian Indikator Kinerja Kementerian Pertanian Triwulan I

    Tahun 2015.

    1.2.3. Mendapatkan masukan untuk umpan balik bagi pengambilan keputusan

    dalam rangka perencanaan Pembangunan Pertanian ke depan.

    1.3. Ruang Lingkup Laporan

    Ruang lingkup penulisan laporan ini adalah perkembangan pelaksanaan

    Pemantauan dan Evaluasi Capaian Indikator Kinerja Kementerian Pertanian

    Triwulan I Tahun 2015.

    2

  • II. CAPAIAN KINERJA

    Pemantauan dilakukan secara berkala tiap triwulanan, namun permasalahan yang

    terjadi pada tahun 2015 adalah Perjanjian Kinerja (PK) Kementerian Pertanian baru

    ditandatangani oleh Bapak Menteri Pertanian pada Bulan Juli 2015, sehingga buku

    triwulan I baru dibuat pada bulan Agustus 2015.

    2.1. Sasaran Strategis 1: Swasembada padi, Jagung dan Kedelai serta Peningkatan Produksi Daging dan Gula

    2.1.1. Produksi Padi

    Target produksi padi pada PK Kementerian Pertanian 2015 sebesar 73,40 juta ton

    GKG. Beberapa Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian yang mendukung dalam

    produksi padi antara lain:

    DIREKTORAT JENDERAL TANAMAN PANGAN

    Tabel 2. Pemantauan Capaian Indikator Kinerja Produksi Padi Ditjen Tanaman Pangan

    Kegiatan Pendukung Target Realisasi Kemajuan Pelaksanaan (%) TW I TW II TW III TW IV

    1. GP-PTT Padi (Ha) 350.000 44.135 - - - 2. Perbanyakan Benih

    Sumber (Ha) 212 80 - - -

    3. Pemberdayaan Penangkar (Ha)

    3.750 - - - -

    4. Pemantapan Penerapan PHT (Ha)

    3.550 - - - -

    5. Penerapan Pengelolaan DPI (Ha)

    150 10 - - -

    Kegiatan pendukung untuk produksi padi dari Ditjen Tanaman Pangan realisasi

    sampai dengan triwulan I sudah cukup baik, untuk GP-PTT padi dari target 350.000

    Ha sudah terealsiasi sebesar 44.135 Ha (12,61%), untuk perbanyakan benih sumber

    dengan target 212 Ha telah terealisasi sebesar 80 Ha (37,78%), penerapan

    pengelolaan DPI dengan target 150 Ha terealisasi sebesar 10 Ha (6,66%), untuk

    perberdayaan penangkar dengan target 3.750 Ha dan pemantapan penerapan PHT

    (Ha) belum terealisasi.

    3

  • BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

    Tabel 3. Pemantauan Capaian Indikator Kinerja Produksi Padi Badan Litbang Pertanian

    Kegiatan Pendukung Target Realisasi Kemajuan Pelaksanaan (%) TW I TW II TW III TW IV

    1. Penciptaan varietas unggul padi (Varietas)

    5 - - - - 80,00

    2. Teknologi tanaman padi (Teknologi)

    8 - - - - 65,00

    3. Penyediaan benih sumber padi (BS, FS dan SS) (Ton)

    143,5 - - - - 60,00

    4. Teknologi mekanisasi pertanian tanaman padi (Teknologi)

    1 - - - - 60,00

    Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa Badan Litbang Pertanian turut serta

    dalam mendukung swasembada padi dengan kegiataan pendukungnya antara lain

    penciptaan varietas unggul padi, teknologi tanaman padi, penyediaan benih sumber

    padi (BS, FS dan SS) dan teknologi mekanisasi pertanian tanaman padi yang

    semuanya sampai dengan triwulan I belum ada realisasi namun untuk progresnya

    sudah terlihat.

    Pada kegiatan teknologi mekanisasi pertanian tanaman padi kegiatannya sudah

    sampai pada tahapan pabrikasi untuk mesin panen tipe mini untuk lahan rawa.

    Permasalahan yang terjadi adalah pada kegiatan penciptaan varietas unggul padi

    masih menunggu SK menteri Pertanian, kegiatan teknologi tanaman padi masih

    dalam tahapan penelitian dan kegiatan penyediaan benih sumber padi (BS, FS dan

    SS) masih dalam masa tanam.

    2.1.2. Produksi Jagung

    Target produksi jagung berdasarkan pada PK Kementerian Pertanian 2015 sebesar

    20,31 juta ton. Beberapa Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian mendukung

    dalam produksi padi antara lain:

    4

  • DIREKTORAT JENDERAL TANAMAN PANGAN

    Tabel 4. Pemantauan Capaian Indikator Kinerja Produksi Jagung Ditjen Tanaman Pangan

    Kegiatan Pendukung Target Realisasi Kemajuan Pelaksanaan (%) TW I TW II TW III TW IV

    1. GP-PTT Jagung (Ha) 102.000 11.495 - - - 2. Perbanyakan Benih

    Sumber (Ha) 24 0,12 - - -

    3. Bantuan Sarana Pascapanen (Unit)

    212 - - - -

    4. Pemantapan Penerapan PHT (Ha)

    135 - - - -

    Kegiatan pendukung untuk produksi jagung dari Ditjen Tanaman Pangan antara lain

    kegiatan GP-PTT Jagung dengan target 102.000 Ha sampai dengan triwulan I telah

    terealisasi sebesar 11.495 Ha (11,27%), kegiatan perbanyakan benih sumber

    dengan target 24 Ha terealisasi sebesar 0,12 Ha (0,50%), kegiatan bantuan sarana

    pascapanen dengan target 212 unit dan kegiatan pemantapan penerapan PHT

    dengan target 135 Ha belum terealisasi.

    BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

    Tabel 5. Pemantauan Capaian Indikator Kinerja Produksi Jagung Badan Litbang Pertanian

    Kegiatan Pendukung Target Realisasi Kemajuan Pelaksanaan (%) TW I TW II TW III TW IV

    1. Penciptaan varietas unggul jagung (Varietas)

    5 - 50,00

    2. Teknologi tanaman jagung (Teknologi)

    4 - 60,00

    3. Penyediaan benih sumber jagung (BS, FS dan SS) (Ton)

    29 - 60,00

    4. Teknologi mekanisasi pertanian tanaman jagung (Teknologi)

    4 - 65,00

    Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa Badan Litbang Pertanian turut serta

    dalam mendukung swasembada jagung dengan kegiataan pendukungnya antara

    lain penciptaan varietas unggul jagung, teknologi tanaman jagung, penyediaan benih

    sumber jagung (BS, FS dan SS) dan teknologi mekanisasi pertanian tanaman

    jagung yang semuanya sampai dengan triwulan I belum ada realisasi namun untuk

    progresnya sudah terlihat.

    5

  • Pada kegiatan teknologi mekanisasi pertanian tanaman jagung, hampir semua

    teknologi mekanisasi mendukung pertanian tanaman jagung telah sampai pada

    tahapan pelaksanaan yaitu parbikasi. Keempat teknologi tersebut yaitu mesin

    tanam, penyiang, pemipil jagung berkelobot dan p