edisi lebaran

Download Edisi Lebaran

Post on 23-Mar-2016

244 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Halaman Edisi Lebaran 2012

TRANSCRIPT

  • MODEL COVER: MODEL COVER: Khadijah Azzahra, Ragilda Rachma, Adinda Cresheilla, Fadhilah Laksmithasari

    FOTOGRAFER: FOTOGRAFER: Guest Gesang/Malang Post

    Kue Lebaran, Si Mungil yang Sarat Kalori

    Renyahnya Olahan Keripik Tempe

    Tak Lupa Tak Lupa Kegiatan Sosial

    Halaman IV

    Halaman VIHalaman VII

    Edisi Khusus: 18 - 22 Agustus 2012

    PEMIMPIN DAN ANAK BUAHPEMIMPIN DAN ANAK BUAHMENJADI pemimpin itu di-

    anggap enak. Menjadi pemimpin itu dianggap bisa berkuasa. Tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa untuk bisa menjadi pe-mimpin yang baik sebenarnya harus pernah membuktikan dir-inya pernah menjadi orang yang dipimpin.

    Ketika menjadi orang yang dipimpin itu, dia juga bisa men-jadi orang yang dipimpin dengan baik. Artinya untuk bisa menjadi pemimpin yang baik harus pernah menjadi anak buah yang baik.

    Saya meragukan seseorang

    yang ketika menjadi anak buah tidak baik, dia bisa menjadi pemimpin yang baik. Menjadi anak buah yang baik itu adalah anak buah yang loyal tetapi juga kritis. Anak buah yang patuh tetapi juga bisa berpikir mana yang baik dan mana yang tidak baik. Anak buah yang selalu bisa memberikan jalan keluar kepada atasannya. Anak buah yang bisa memberikan pemecahan masalah bagi atasannya. Bukan anak buah yang selalu merepotkan atasannya, anak buah yang selalu membikin masalah pemimpinnya

    dan anak buah yang selalu mem-berikan persoalan bagi pemim-pinnya.

    Jadi ketika menjadi anak buah, dia harus bisa menjadi anak buah yang baik, bukan menjadi bagian persoalan dari pemimpinnya, tetapi menjadi problem solver bagi pemimpinnya.

    Nah, kalau seseorang itu pernah menjadi anak buah yang baik, dan dalam kurun waktu yang cukup, maka kelak ketika

    dia naik menjadi pemimpin, dia akan bisa menjadi pemimpin yang baik. Karena seorang pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik, maka dia bisa mengetahui bagaimana rasanya pernah menjadi anak buah.

    Dengan demikian dia bisa tahu apa saja yang diperlukan anak buah dan bagaimana perasaan anak buah. Jadi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang pernah menjadi anak buah yang baik. (***)

    Dahlan IskanDahlan Iskan

  • REDAKTUR : ANITA D RETNOWATI, LAYOUTER : DJ AMIELREDAKTUR : ANITA D RETNOWATI, LAYOUTER : DJ AMIELREDAKTUR : ANITA D RETNOWATI, LAYOUTER : DJ AMIELREDAKTUR : ANITA D RETNOWATI, LAYOUTER : DJ AMIELREDAKTUR : ANITA D RETNOWATI, LAYOUTER : DJ AMIEL

    Edisi Khusus 18 - 22 Agustus 2012

    Dra Sri Wahyuningtyas M.Si

    Tetap Berkomitmen untuk Pendidikan BerkualitasIDUL Fitri 1433 H menyuntikkan semangatuntuk menjadi fitrah dan lebih baik. BagiKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Dikbud) Kota Malang, Dra Sri Wahyu-ningtyas M.Si momen Idul Fitri adalah saranarefleksi untuk lebih meningkatkan ketaqwaankepada Tuhan. Bertaqwa dan bersyukur agarmendapatkan tempat yang lebih tinggi,harapannya Idul Fitri tahun ini bisa menjadimomentum untuk perubahan perilaku yanglebih baik, ungkapnya.

    Momentum perubahan menjadi lebih baiktak hanya diikrarkan pada diri pribadi saja.Namun Yuyun sapaan akrab Sri Wahyuning-tyas juga berkomitmen untuk terus mem-berikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.

    Ditegaskannya, pendidikan merupakaninvestasi jangka panjang, dimana Kota Ma-lang sebagai kota pendidikan berkomitmenmelahirkan generasi emas untuk Indonesia.Banyak perubahan positif yang dirasakandalam dunia pendidikan di Kota Malang saatini. Tak hanya berupa fisik, tapi secaraakademis Kota Malang terus berprestasi.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

    (Dikbud) Kota Malang, Dra Sri Wahyuning-tyas M.Si. menuturkan pembangunan pendi-dikan yang tengah berlangsung sekarangbertujuan untuk membuat pendidikan yanglebih berkualitas, mudah diakses, serta mu-rah. Kurikulum yang berkualitas, bahan ajaryang tepat dan infrastruktur pendidikan sa-ngat diperlukan di era reformasi saat ini.

    Tambahan anggaran dalam PAK sebesarRp 4,5 Miliar akan difokuskan untuk rehabruang kelas baru, terutama di sekolah-sekolahyang peran serta masyarakatnya (PSM)rendah, ungkapnya. Di sekolah yang PSMnya rendah karena masyarakatnya tidakmampu, tidak boleh menarik biaya yang bisamemberatkan orang tua.

    Sasaran kedua adalah peningkatan sumber-daya manusia. Sejumlah program pembinaansudah disiapkan oleh Dikbud Kota Malangdengan dana PAK tersebut. Diantaranya bim-bingan teknis oleh lembaga Yohanes Surya.Dengan target siswa yang dibimbing se-banyak 800 siswa SMP dan 500 siswa SD.

    Disisi lain, pusat layanan autis yang barudidirikan di Kota Malang juga sudah berhasil

    menjadi rujukan nasional. Tak sedikit kotakabupaten yang belajar ke Malang.

    Istimewanya lagi, pendidikan di sekolahnegeri dan swasta tak lagi mengalami kesen-jangan. Itu karena komitmen dikbud KotaMalang yang berupaya memberikan perha-tian yang sama kepada sekolah negerimaupun swasta. Beberapa sekolah kami beriiming-iming bantuan, dan kami mendorongagar lebih aktif door to door mencari siswa,ucapnya.

    Dengan semakin meluasnya akses pen-didikan, diharapkan semakin banyak orangIndonesia yang terdidik dan ujungnya diha-rapkan kesejahteraan juga akan meningkat.

    Aktivitas lebaran bagi alumnus UB ini takpernah berubah. Salat Idul Fitri akan dilak-sanakannya bersama keluarga di Masjid JamiKota Malang. Dilanjutkan dengan agendahalal bi halal di rumah dinas wali Kota Malang.Agendanya mudik ke Surabaya tempatkelahirannya baru dilaksanakan pukul 14.00WIB. Kakak tertua dari empat bersaudara inijuga mengagendakan mudik ke rumah suamidi Blitar pada hari ketiga.(oci/adv/eno)Dra Sri Wahyuningtyas M.Si

    Akademi Kebidanan Brawijaya Husada

    Demi Ujian Kompetensi, Lebaran Tetap BelajarLIBUR menjelang lebaran tidak mem-buat Akademi Kebidanan (Akbid)Brawijaya Husada (ABH) Malang sepidari aktivitas. Memanfaatkan waktuyang agak longgar ini, justru digunakansegenap civitas akademika Akbid ABHdi Jalan S Supriadi untuk menyiapkandiri menghadapi Ujian Kompetensi (UK)seluruh mahasiswanya.

    Apalagi pelaksanaan UK dilangsung-kan pada 23 Agutus hingga 1 Septembermendatang. Pasca lebaran kami masihkonsentrasi untuk tahun ajaran baru danUK bagi para mahasiswa yang digelarsecara nasional dan berlokasi di Sura-baya, beber staff akademik, Dyah AyuRoro kepada Malang Post.

    Menjelang tahun ajaran baru yangdiperkirakan berlangsung pasca lebaran,Dyah menegaskan mereka akan tetapmempertahankan keunggulan dariakademi ini. Salah satu keunggulannyayakni, menonjolkan proses pembelajaranmelalui praktek langsung. Sehingga,lulusannya mampu bersaing di duniaindustri kesehatan dan menjadi tenagamedis yang mumpuni.

    Kami memang menonjolkan padaporsi praktek langsung yang lebih ba-nyak dibandingkan teori. Sebab, denganmemperbanyak praktek akan membuatlulusan kami menjadi lebih berpe-ngalaman sehingga mampu memberikanpelayanan yang terbaik kepada masya-rakat, bebernya.

    Untuk menunjang keunggulan pro-gram keahlian melalui praktek langsung,

    pihak ABH telah menjalin kerja samadengan puluhan bahkan ratusan instansikesehatan. Instansi kesehatan setingkatPuskesmas hingga Rumah Sakit Umumdan Rumah Sakit Umum dan Daerahtersebut akan menjadi tempat praktekbagi para mahasiswa.

    Sudah ada beberapa rumah sakit yangmenjadi mitra kami. Contohnya RumahSakit Saiful Anwar, RSUD Mardi Walu-yo, dan RS Bhayangkara. Kami jugasudah menjalin kerja sama dengan se-mua puskesmas se-Malang Raya. Untukrumah sakit, bahkan hingga Kediri,beber warga Letjen S. Parman ini.

    Dyah memaparkan, perihal kerja samadengan rumah sakit pihaknya juga men-jalin dengan beberapa RS hingga di luar

    pulau Jawa. Kami juga menjalin kerjasama dengan salah satu rumah sakit diGorontalo, bebernya.

    Keunggulan lain yang dimiliki ABH,pada saat praktek di mitra mereka, maha-siswa dari akademi ini diberi kesempatanuntuk menangani pasien secara lang-sung. Hal ini menurut Dyah yang mem-bedakan ABH dengan akbid lainnya.

    Memberikan kesempatan bagi ma-hasiswa praktek untuk menangani pasiensecara langsung sudah menjadi salah satukonten dari MoU antara pihak ABH denganinstitusi kesehatan yang menjadi mitra kami.Beberapa tindakan yang sudah dilakukanoleh mahasiswa kami selama menanganipasien antara lain menolong persalinan,menyuntik pasien, hingga menginfus,

    terang ibu satu anak ini.Keunggulan yang dimiliki oleh ABH

    tidak hanya terletak pada porsi praktekyang lebih besar dibandingkan teori,serta mitra dari institusi kesehatan yangberjumlah hingga ratusan, namun jugaakbid ini telah mengantongi akreditasidari BAN-PT bahkan sebelum melu-luskan mahasiswa. Seperti dikemukakanDyah, akademi ini baru saja berakreditasipada 13 Agustus lalu.

    Kami memang belum meluluskanmahasiswa, namun sudah memilikiakreditasi dengan nomor 013/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/VI/2012. Harapan kami,dengan semua pencapaian ABH ini,mampu meningkatkan kualitasnya,tandasnya. (ayu/adv/eno)

    Pembaca yang budiman.

    Slogan kerja kerja kerja, yang dicetuskan dan dipopulerDahlan Iskan, Menteri BUMN yang juga Chairman Jawa PosGroup (Malang Post didalamnya), rasanya akan sangat pasdipasang dengan mudik mudik mudik.

    Kerja keras setahun, ditutup dengan mudik lima hari. Seluruhpeluh yang bercucuran, lelah yang mewarnai, semuanya hilangsaat bertemu keluarga. Terutama keluarga yang berada di tanahkelahiran.

    Subhanallah, budaya sungkem kepada Orang tua. Begituindahnya nuansa lebaran. Bersimpuh, mencium kaki Ibu danBapak, memohon maaf, sekaligus memohon doa restu untuksukses dalam mengarungi hidup.

    Ajaran silaturahmi dan saling maaf memaafkan, antar sesamaumat manusia, juga akan memperpanjang umur. Dua ajaraninilah yang menggerakkan semangat untuk mudik.

    Tidak pandang bulu. Berpangkat sampai kroco, kaya ataumiskin, atasan juga bawahan, hingga tua, muda dan anak-anak,semua kembali kepangkuan orang tuanya. Sorga di bawahtelapak kaki Ibu.

    Mudik lebaran, benar-benar menyentuh semua kalangan.Tidak hanya umat Islam, tapi sud