informasi kesiapan jalur lebaran - pu.go.id . lingkup jalur lebaran meliputi ruas jalan yang...

Download Informasi Kesiapan Jalur Lebaran - pu.go.id . Lingkup JALUR LEBARAN meliputi ruas jalan yang melayani…

Post on 07-Jul-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

    INFORMASI KESIAPAN JALUR LEBARAN

    INFORMASI KESIAPAN JALUR LEBARANJawa-Sumatera 2007Jawa-Sumatera 2007

    STATUS 01 OKTOBER 2007

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • 1. Lingkup JALUR LEBARAN meliputi ruas jalan yang melayani arus mudik dan arus balik lebaran pada provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakartadan Jawa Timur.

    2. Jalur lebaran meliputi Jalur Utama yang merupakan pilihan utama sebagian besar pemudik dan Jalur Alternatif berfungsi untuk memecah arus lalu lintas pada jalur utama.

    3. Jalur Utama Sumatera meliputi Lintas Timur, Lintas Tengah dan Jalur Penghubung Lintas, total panjang 2430 km dan Jalur Alternatif 529 km.

    Jalur Utama Jawa meliputi jalur Pantura, Lintas Tengah dan Lintas Selatan, total panjang 3760 km dan Jalan Tol 600 km serta Jalur Alternatif 2230 km .

    STATUS PENYIAPAN JALUR LEBARAN

    1Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • 4. Penanganan Ruas Jalan pada Jalur Lebaran,antara lain sebagai berikut : PROV. LAMPUNG :Pelebaran dari 6 menjadi 7 m pada ruas BJ. TENUK SP.PEMATANG IPROV. SUMATERA SELATAN :Penyelesaian jembatan AIR PANGI (Lintas Tengah) H-10 fungsionalPROV. JAMBI :Penurunan grade MERLUNG BTS. RIAU PROV. BANTEN :Pemeliharaan Rutin & BerkalaPROV. JAWA BARAT :Pelebaran 3 lajur menjadi 4 lajur ERETAN KULON LOHBENERPROV. JAWA TENGAH :Pelebaran 2 lajur menjadi 3 lajur TEGAL PEMALANG PEKALONGAN

    2

    STATUS PENYIAPAN JALUR LEBARAN

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • 5. Target Kondisi Jalur Utama pada H-10 tidak ada yang rusakberat, (BAIK 66 %,SEDANG 31 %,RUSAK RINGAN 3 %)

    6. Hambatan yang mungkin terjadi yaitu longsor (18 titik longsor diJabar dan Jateng), pasar tumpah (25 buah pasar di sepanjangpantura Jabar dan Jateng), kemungkinan banjir (2 titik rawanbanjir di Lampung).

    7. Untuk mengatasi hambatan tersebut, disiagakan alat berat & personil pada lokasi-lokasi rawan bencana

    D.I. YOGYAKARTA :Pemeliharaan Rutin & BerkalaPROV. JAWA TIMUR :Pemeliharaan Rutin & Berkala

    3

    STATUS PENYIAPAN JALUR LEBARAN

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • LAMPUNG

    SUMSEL

    JAMBI

    Jalur UtamaJalur Alternatif

    Keterangan :

    Batas Provinsi

    PETA JALUR LEBARAN 2007 DI SUMATERA BAGIAN SELATAN

    4Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Ruas Lintas Timur & Tengah Sumaterapada Tahun 2006 dan 2007

    FOKUS Tahun 2006 (1427 H) Tahun 2007 (1428 H)LEBAR LAJUR Rata-rata terdiri dari 2 Lajur 2

    Arah dengan lebar 6-7 mPenambahan Kapasitas Jalandari lebar 6 m menjadi 7 m (pada Ruas Merlung Bts. Kodya Jambi, 120 km)

    KONDISI JALAN Rusak Ringan Overlay :Sumsel 150 kmLampung 59 km

    . TarahanMacet + Rusak+ grade 12 %

    Selesai Jalan beton lebar 14 m,panjang 1,3 km, grade max 8 %

    . Km 56 MerlungMacet + Rusak 15 % + grade 17%

    Selesai Grade max 10%, panjang 360 m, lebar 7 maspal (AC-WC) tgl. 04 Okt 2007

    JEMBATAN AIR PANGI

    Jembatan Bailey / Darurat(Rangka Baja)

    Fungsional (jembatan komposit baja beton )

    BLACK SPOT

    5Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Bts. Sumsel Sp.Pematang Bj. Tenuk Tb. Besar

    Gn. Sugih

    Tegineneng

    Branti

    Sp. Tj. Karang

    Bd. Lampung

    Sukamaju

    Sp. Kalianda

    Bakauheni

    76.6927.1620.8539.9649.2161.0020.30

    2 lajur, lebar 6 meter

    2 lajur, lebar 7 meter

    4 lajur, lebar 14 meter

    3 lajur, lebar 9 meter

    Tarahan

    SKEMATIK JUMLAH LAJURLINTAS TIMUR PROVINSI LAMPUNG

    6

    Penangan berupa OverlayKondisi jalan bertambah baik sepanjang 150 Km

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • 2 lajur, lebar 6 meter

    2 lajur, lebar 7 meter

    Bts. Jambi Bayung Lincir Peninggalan Sei Lilin Betung Pk. Balai

    Bts. Kota Palembang

    Sp.Indralaya

    Kayuagung

    Sp.PenyandinganLubuk Siberuk

    Pematang panggang

    50.6842.0050.5016.5054.0031.3025.7020.0049.0022.0018.30

    SKEMATIK JUMLAH LAJURLINTAS TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN

    7

    Penangan berupa OverlayKondisi jalan bertambah baik sepanjang 59 Km

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Bts. Riau Merlung Bts. Tanjab Sp. Tuan Mandalo Darat Bts. Kodya

    Jambi

    Pal. Sepuluh

    Tempino

    Bts. Jambi

    61.21 34.29 35.80 35.22 42.43 1.11 17.24 16.22

    Ruas MERLUNG BTS. KODYAdalam penanganan penambahan kapasitas jalan dari lebar 6 meter menjadi lebar 7 meter.

    2 lajur, lebar 6 meter

    2 lajur, lebar 7 meter 4 lajur, lebar 12 meter

    Pelebaran 6 meter menjadi 7 meter

    SKEMATIK JUMLAH LAJURLINTAS TIMUR PROVINSI JAMBI

    9Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • PENANGANAN DAERAH RAWANJALUR LEBARAN PROVINSI LAMPUNG

    Jalan Tol

    Jalur UtamaJalur Alternatif

    Keterangan :

    10

    Bj. Tenuk Sp. Pematang I, Eff. 12 kmPelebaran dari 6 menjadi 7 m

    Sukamaju Bakauheni, Eff. 5 kmPelebaran dari 2 lajur menjadi 4 lajur sepanjang 1.3 km, dan OVERLAY

    Liwa Krui, Eff. 8 kmOverlay

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Bj. Tenuk Sp. Pematang I, Eff. 12 kmPelebaran dari 6 menjadi 7 m

    KM 128+850, PEKERJAAN PATCHING & HOTMIX

    SESUDAH

    KM 129+350, PEKERJAAN REKONSTRUKSI TRANSISI

    STATUS 1 OKTOBER 2007

    SEDANGBELUM

    SESUDAHSEDANGBELUM

    11Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Sukamaju Bakauheni, Eff. 5 kmPelebaran dari 2 lajur menjadi 4 lajur sepanjang 1.3 km, dan OVERLAY (dikenal sebagai tanjakan Tarahan)

    SUKAMAJU - SP. KALIANDA BAKAUHENI

    Station : 21 + 390 - 22 + 795

    STATUS 1 OKTOBER 2007

    12Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Liwa Krui, Eff. 8 kmOverlay

    STATUS 1 OKTOBER 2007

    13Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • KONDISI JALAN & DAERAH RAWAN BANJIR, LONGSOR, MACETPROVINSI LAMPUNGSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 48.07% = 9.03%

    = 42.90%

    LINTAS TIMURSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    =0.00%

    = 55.66% = 2.39%

    = 41.96%

    LINTAS TENGAHSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 0.00%

    = 42.16% = 8.33%

    = 41.96%

    LINTAS TENGAHSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 7.55%

    = 36.34% = 9.50%

    = 42.90%

    LINTAS TIMURSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 11,26%

    14

    RAWAN BANJIR

    RAWAN LONGSOR

    RAWAN KEMACETAN

    BAIK

    SEDANG

    RUSAK RINGAN

    RUSAK BERATSumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Jalan Tol

    Jalur UtamaJalur Alternatif

    Keterangan :Penggantian Jembatan Air

    Pangi (Lintas Tengah)

    15

    H-10 fungsional

    PENANGANAN DAERAH RAWAN JALUR LEBARAN PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Penggantian Jembatan Air Pangi(Lintas Tengah), tgl. 4 Okt selesai overlay

    KondisiMaret 2006Jembatan putus

    Kondisi saat ini

    STATUS 1 OKTOBER 2007

    16Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • KONDISI JALAN & DAERAH RAWAN BANJIR, LONGSOR, MACETPROVINSI SUMATERA SELATANSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    17

    = 49.06% = 17.84%

    = 29.28%

    LINTAS TENGAHSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 3.82%

    = 65.04% = 5.69%

    = 29.28%

    LINTAS TENGAHSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 0.00%

    = 65.93% = 2.18%

    = 31.89%

    LINTAS TIMURSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 0.00%

    = 88.20% = 0.00%

    = 11.08%

    LINTAS TIMURSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 0.00%

    RAWAN BANJIR

    RAWAN LONGSOR

    RAWAN KEMACETAN

    BAIK

    SEDANG

    RUSAK RINGAN

    RUSAK BERATSumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • PENANGANAN DAERAH RAWAN JALUR LEBARAN PROVINSI JAMBI

    Jalan Tol

    Jalur UtamaJalur Alternatif

    Keterangan :

    18

    Merlung Bts. Riau, Eff. 15,59 km

    Penurunan tanjakan dari 17 % menjadi 10 %

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Pekerjaan PerbaikanAlinyemen VertikalPenurunan tanjakan dari max 17 % menjadi max 10 %Sepanjang 360 m

    Merlung Bts. Riau

    19

    Status 1 Oktober 2007

    Status Agustus 2007

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • = 65.19% = 3.13%

    = 31.67%

    LINTAS TIMURSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 0.00%

    = 80.93% = 0.00%

    = 19.07%

    LINTAS TIMURSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 0.00%

    = 45.43% = 22.81%

    = 27.81%

    LINTAS TENGAHSTATUS SEPTEMBER 2007

    = 3.95%

    = 50.76% = 21.43%

    = 27.81%

    LINTAS TENGAHSTATUS H-10 LEBARAN 2007

    = 0.00%

    KONDISI JALAN & DAERAH RAWAN BANJIR, LONGSOR, MACETPROVINSI JAMBISTATUS H 10 LEBARAN 2007

    20

    RAWAN BANJIR

    RAWAN LONGSOR

    RAWAN KEMACETAN

    BAIK

    SEDANG

    RUSAK RINGAN

    RUSAK BERAT

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • GombongYogyakarta

    Semarang

    Rembang

    BloraPekalongan

    Magelang

    Bawen

    Tegal

    Lohbener

    Cirebon

    Jakarta

    CikampekMerak

    Tasikmalaya

    Mojokerto Pasuruan

    Probolinggo

    Malang

    Blitar

    Madiun

    Tuban

    SurabayaSitubondo

    Purworejo

    BandungKetapang

    PETA JALUR LEBARAN PULAU JAWA

    Jalan Tol

    Jalur Utama

    Jalur Alternatif

    Keterangan :

    21

    JABARJATENG

    JATIM

    Sumber : Ditjen Bina Marga, Dep. PU

  • Ruas Pantura Jawapada Tahun 2006 dan 2007

    FOKUS Tahun 2006 (1427 H) Tahun 2007 (1428 H)LEBAR LAJUR Arah Cikampek Semarang

    masih terdapat 1 Lajursepanjang 35,3 km

    Arah Cikampek Semarangsudah tersedia 2 Lajurmenerus

    Daerah Rawan Kemacetanbanyak disebabkan karenaadanya lokasi-lokasiBottleneck ( PenyempitanJalur jalan / Jembatan)

    Selesai dibangun penggandaan dan perkuatan Jembatan Gambas, Jembatan Tanjungsari, Jembatan Banyuput

Recommended

View more >