bab iii - shaft fan - agil

Download Bab III - Shaft Fan - Agil

Post on 31-Jan-2016

16 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

RAABWERAGRHA

TRANSCRIPT

LAPORAN TUGAS PERANCANGAN Analisa dan Desain Ulang Poros Kipas Angin

BAB IIIMETODOLOGI PERANCANGAN

Kebutuhan yang terus meningkat menyebabkan manusia untuk berpikir membuat alat yang lebih baik untuk memudahkan pekerjaan mereka. Masyarakat yang berpikir secara tradisional melakukan proses perancangan serta pembuatan alat secara bersamaan tanpa ada penulisan hasil dan proses perancangan secara terstruktur dan teratur.Perancangan adalah kegiatan awal dari suatu rangkaian kegiatan dalam proses pembuatan produk. Pada tahap perancangan tersebut dibuat keputusan-keputusan penting yang mempengaruhi kegiatan lain yang menyusulnya. Dalam melaksanakan tugas merancangnya, perancangan memakai dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, ilmu dasar teknik, hasil-hasil penelitian, informasi dan teknologi, yang semuanya dalam versi pengembangan dan kemajuan yang mutakhir.Dalam proses merancang, perancang akan menggunakan:1. Pengalaman dan pengetahuannya tentang perancangan.2. Semua pengetahuan yang terkait dengan produk dan pembuatan produk yang sedang dirancangnya.Dalam proses perancangan perlu adanya gambar teknik yang berfungsi sebagai media komunikasi yang dirasakan cukup efektif sehingga informasi lengkap tentang pembuatan peralatan dapat dipahami oleh pihak yang membuatnya. Disamping itu pula pada proses pembuatannya yamg membutuhkan tahapan pembuatan dari sebuah ide sehingga menjadi sebuah mesin yang beroperasi.

3.1 Diagram Alir PerancanganMulai

Studi tentang poros

Mencari aplikasi poros pada kehidupan sehari-hari

Merinci aksesoris pada poroshari

Mengidentifikasi material, bentuk, dan geometri poroshari

Identifisikasi sesuai dan lengkap?

TidakYa

Mendesain ulang poros menggunakan Software Solidwork hari

Menganalisa gaya-gaya dalam pada poros menggunakan perhitungan manual

Menganalisa gaya-gaya luar pada poros menggunakan Software MDSolids

Mengevaluasi hasil analisa poros

Selesai

Gambar 3.1 Diagram Alir Perancangan

3.2 Studi Tentang PorosAwal pada sebuah perancangan maupun dalam menangani masalah apapun harus didasari ilmu yang berkaitan dengan rumus permasalahan. Dalam tugas perancangan ini yang membahas tentang poros terdapat beberapa dasar ilmu yang berkaitan dan terkurikulum dalam perkuliahan teknik mesin. Beberapa ilmu terapan dalam identifikasi poros yakni Gambar Mesin, Material Teknik, Statika Struktur, Kinematika Dinamika, Elemen Mesin, Mekanika Kekuatan Bahan, Proses Produksi, Analisa Kegagalan, dan lain-lain.

3.3 Mencari Aplikasi Poros pada Kehidupan Sehari-hariSetelah mempelajari ilmu terapan yang berkaitan dengan poros, langkah selanjutnya yakni mencari aplikasi poros pada kehidupan sehari-hari. Pada kasus poros ini mencari aplikasi yang dilihat kasat mata pada kehidupan sehari-hari yang dapat berputar pada satu sumbu. Beberapa aplikasi poros pada kehidupan sehar-hari yakni kipas angin, blender, mesin pemarut kelapa, pompa, dan mixer. Pada perancangan ini diambil aplikasi pada kehidupan sehari-hari yaitu poros kipas angin.

Gambar 3.2 Kipas Angin

3.4 Merincic Aksesoris pada PorosBerdasarkan hasil pengamatan tentang mekanisme-mekanisme produk yang sudah ada dari produk pembatas torsi, maka terpilihlah desain alat yang akan saya buat.Berikut ini adalah komponen-komponen yang ada pada desain pembatas torsi yang akan dibuat :1. HubHub bisa juga disebut sebagai rumah inti dari komponen alat pembatas torsi. Hampir semua produk alat pembatas torsi pasti mempunyai hub. Komponen ini berfungsi sebagai tempat masuknya poros yang nantinya sebagai sumber putaran atau penerus putaran.

Gambar 3.5 Hub

2. Slide BushingSlide bushing adalah komponen yang digunakan sebagai tumpuan dari friction lining dan gear untuk bisa berputar saat ada sumber putaran.

Gambar 3.6 Slide bushing

3. Friction liningFriction lining adalah komponen yang berkontak dengan gear yang nantinya akan menyebabkan slip condition ketika putaran gear melebihi dari torsi yang diizinkan

Gambar 3.7 Friction lining

4. GearGear berfungsi sebagai sumber penggerak putaran yang didapat dari putaran roda gigi lainnya. Bagian ini yang kerkontak langsung dengan friction lining yang menimbulkan mekanisme slip condition sebagai inti dari pembatas torsi.

Gambar 3.8 Gear

5. Pressure ringKomponen ini berfungsi sebagai penerus tekanan yang di dapat dari mur yang dikencangkan.

Gambar 3.9 Pressure ring6. Disk springBerfungsi sebagai pemberi beban pada pegas.

Gambar 3.10 disk spring

7. Setting nutBerfungsi sebagai jalur masuk dari screw.

Gambar 3.11 setting nut

8. ScrewBerfungsi sebagai pengencang dari seluruh komponen agar menyatu.

Gambar 3.12 Screw

3.5 Proses assemblySetelah memunculkan setiap desain dari komponen-komponen terkait, maka langkah selanjutnya dadalah proses assembly komponen tersebut yang nantinya akan menghasilkan suatu desain produk jadi. Berikut ini adalah proses assembly yang dilakukan menggunakan program solidwork :

Gambar 3.13 Proses assembly

Gambar dibawah ini adalah gambar hasil dari assembly seluruh komponen pembatas torsi dari berbagai proyeksi pandangan.

Gambar 3.14 Proyeksi pandangan Pembatas Torsi

Agil Pambudi - 2105011112002924