Sedulur Papat Lima Pancer 2

Download Sedulur Papat Lima Pancer 2

Post on 19-Jun-2015

715 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>Saudara Lahir Batin, Qorin,Sadulur Papat Lima Pancer By Ki Sawung Ilmu Sadulur Papat Lima Pancer adalah merupakan fondasi dari pemahaman kebatinan yg aplikasinya biasanya mengarah kepada Bela diri /Silat,Ilmu Pengobatan, dan pencarian Jati Diri. Saya mengundang kepada rekan sekalian untuk memberikan masukan-masukan dari apa yg pernah didapat, dipelajari dan dipahami dari berbagai versi apakah itu versi Melayu, Jawa, Kalimantan, Arab, Hindu dan lainya. saya mulai dengan pertanyaan, adakah temans mengetahui bahwa ilmu tsb merupakan pemahaman dari simbol tapak jalak ( + ) yg juga mirip dengan simbol swastika..? karena menurut keterangan, simbol ( + ) yg mirip salib ini adalah merupakan simbol tertua yg pernah ada perhatikanlah tanda tersebut adalah mirip tanda bintang ( * ) yg merupakan simbol rahasia dari King of Solomon atau Star of David,titik tengah adalah diri kita yang didampingi 4 arah depan belakang kanan dan kiri. "Mar marti kakang kawah adi ari2 getih lan puser" "Sang ratu kepyok sang ratu herang putih kadulur batin ka anak batin, kanu opat lima pancer " Sejarah dan Filosofi Sedulur Papat Lima Pancer Pemahaman Filosofi Sedulur Papat Lima Pancer ( selanjutnya disebut S45P ) ternyata mugkin bukan hanya milik bangsa Indonesia. Ada beberapa budaya yang ternyata sama apabila di kaitkan dengan S45P budaya Indonesia diawal cerita pada thread ini kuungkap dengan pertanyaan "adakah hubungannya dengan simbol "tertua" (+ dan *) sebagai the secret symbol of Solomon" S45P dalam budaya dunia . Contohnya dari Yunani: Yang bikin Zeus punya hak merintah Olympus adalah jasanya yaitu, mengalahkan 4 Titan (terdiri dari tanah, air, api dan angin) dengan mengunci mereka pada tempatnya masing2. Contoh lagi dari Cina: Journey to the West, menceritakan perjalanan biksu yang lemah tak berdaya bersama 4 muridnya yang siluman sakti mandraguna (Gokong, Patkay, Sachen dan Lungma) ke Barat mencari kitab suci. Contoh dari wayang: Kereta Sri Kresna yang ditarik oleh 4 kuda (merah, hitam, kuning dan putih) saat perang Baratayudha.</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>Contoh dari Republik tercinta:</p> <p>bahwa filosofi sadulur papat lima pancer secara tidak langsung oleh Bung Karno telah dijadikan "Icon" Falsafah Sakti Bangsa Indonesia. Pancasila, dengan bintang ditengah, dikelilingi 4 lambang (rantai, beringin, kepala banteng dan padikapas) pada empat sudutnya. Semuanya melambangkan hal yang sama: 4 kekuatan dipimpin oleh 1 kebijaksanaan. 4 kekuatan dilambangkan dengan 4 anasir: api-air-angin-bumi 1 kebijaksanaan dilambangkan petir/listrik Suro-Diro-Joyo-Ningrat masih kalah sama Pangestuti kan? Setau saya ini bukan hanya menyangkut hal yang gaib, tapi yang ilmiah juga: Bukankah kemajuan teknologi jadi luar biasa setelah menggunakan listrik sebagai daya? Ini juga berhubungan dengan fisiologi manusia: Tahukah bahwa sistem syaraf (yang menggunakan lompatan listrik sebagai sinyal) adalah yang terakhir berhenti berfungsi saat manusia mati? Makanya dipake kejutan listrik waktu jantung berhenti? mengerti S45P berarti mengenali diri, mengenali alam semesta, dan mengenali sang pencipta menguasai S45P berarti mampu menjalankan satu-satunya tugas manusia di dunia, menyempurnakan akal untuk menjadi kalifatul-fil-ardh (pemimpin dunia) dan gambar2 simbol inilah untuk bahan renungan.</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>S45P dalam beberapa Budaya Dunia symbol yg tertulis di batu ( mungkin pd masa Sumeria)</p> <p>Tartaria Tablet</p> <p>solomon/david magic</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>ring of solomon ( khatim sulaiman/ cincin Sulaiman )</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>perhatikanlah lambang "swadisthana"(chakra sex) sama simbolnya dengan "star of David" dan mirip simbolnya dengan "the ring of Solomon" maka "ilmu sadulur papat lima pancer" selanjutnya seperti yg telah kekemukakan diatas sebelumnya dalam hubungannya dengan pengolahan pada aplikasi Silat/TD yaitu "mengolah Darah Nafas Cipta Rasa" menuju "tajam" pada keilmuan "Kundalini Cakti" Kundalini = Qarin ?</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>yang terukir pada khatim Sulaiman(cincin Sulaiman) yg suatu saat pernah hilang dan hilang pulalah kekuasaan Sulaiman "Ya Allah .. aku pilih Ilmu maka Allah bersabda benarlah engkau wahai Sulaiman karena dengan Ilmu maka Harta dan Tahta akan mengikutimu Tantra-shri yantra-kundalini</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>inilah salah satu gambaran yang "mirip" dari pengolahan silat tenaga dalam tingkat tinggi yang bernama "MasCungkub"</p> <p>yang juga sangat mirip2 dengan "diagram" tenaga dalam tingkat tinggi yang dinamakan "Payung Rasul" dari aliran Margaluyu Payung Rasul, Payung Rasulullah, Payungan, Satrio Pinayungan. simbol payung yg selalu ada bersama para Sulthan/Khalifah.</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>Rajahan versi Thailand</p> <p>S45P Menurut Beberapa Budaya di Indonesia Dengan memperhatikan gambar yang berbentuk "Rajahan" ( rumusan2 rahasia ) dari berbagai versi rajahan2 ini mengisyaratkan "sedulur papat lima pancer" bagi siapa saja yg mampu "membaca makna dibaliknya" dalam versi melayu empat penjaga manusia yang bernama karoman, katibin, mukarraman, mokarrobin Di makasar, bakasang, jarmulah, karimulah, corosangi. .... sebagai dasaran diberi yang 4, artinya api, air, angin, tanah dan besi. dengan manggil yang empat itu konon langsung bisa silat otomatis, atau gerak rasa, memang sih tangan bergerak otomatis pada awalnya di Ambon, atalu,akyau,atamn,dadoming. sedulur 4 dalam sistem ambon ini, pengaktifanya ketika haji di tanah suci, wallahualam Kitab Boru Debata - Biru by:Prof. DR. Morden Sorimangaraja Sitanggang Kitab ini berisikan tentang kehidupan wanita hingga memperoleh anak termasuk para putri titisan Allah juga mengenai para ratu air. Laklak Boru Debata (Kitab Putri Mulajadi) Selama satu tahun, manuk-manuk hulambu jati mengeram tiga ruas bambu, kemudian dari tiga ruas bambu tersebut keluarlah tiga orang wanita yang bernama : 1. Siboru Porti Bulan 2. Siboru Malinbindabini 3. Siboru Anggasana Kemudian Ompunta Mulajadi Nabolon bersabda : Wahai engkau Siboru Porti Bulan kimpoilah engkau dengan Batara Guru ! , engkau boru Malimbindabini kimpoilah engkau dengan Debata Sori ! , engkau Siboru Anggasana kimpoilah engkau dengan Debata Bulan " ! " Aku akan memberitahukan kepada kalian bagaimana terjadinya manusia selama sembilan bulan dalam kandungan ibu dan tiga bulan di kandung ayah. Jika delapan bulan dalam kandungan ibu, maka empat bulan dikandung ayah, sebab terjadinya manusia harus setelah tiga kali Panenabolon singgah di empat desa mengelilingi bumi ini, lalu aku akan memberikan kuasa kepada kalian agar menguasai air beserta isinya. Uruslah anak-</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>anakmu kelak dan bantulah manusia yang tidak mempunyai keturunan". Pada jaman dahulu kala dokter spesialis kandungan belum ada. Yang ada hanya dukun beranak (Sibaso Nabolon) yang mengurus sejak dikandungan sampai dilahirkan. 1. Kodrat Kandungan Menurut orang batak, khususnya Ugamo Malim terjadinya manusia menjalani rentang waktu selama dua belas bulan. Di dalam kandungan ibu hanya sembilan bulan, dimanakah tiga bulan lagi? Menurut orang batak yang tiga bulan lagi dikandungan ayahnya, sebab jika tidak bersemayam dalam kandungan ayahnya selama tiga bulan, bagaimanapun si ibu tidak akan mengandung. Terjadinya manusia dalam sembilan bulan. Bulan I Benih tiga bulan dalam kandungan Ayah Benih kejadian dalam Ibu Roh dari Rohani bercampur dengan Roh Jasmani ditambah kodrat Mulajadi berdiam dibumi suci di rahim ibu. Bulan 2 Telah bertambah Debata na tolu dibumi suci mendapat getaran, Jika sudah ketemu berbentuk. Bulan 3 telah berada dalam bumi suci, dan sudah dapat berdenyut. Tambahan Debata na tolu masuknya warna merah, putih, hitam Bulan 4 Pada bulan keempat, sudah dalam proses pembentukan kulit. Pada saat ini Ibu mulai merasa mual, karena sudah mulai bergerak. Bulan 5 Pada bulan kelima proses terjadinya otak manusia dalam bumi suci. Bulan 6 Proses bulan keenam adalah proses terjadinya urat manusia dan sudah mulai bergerak. Bulan 7 Pada bulan ketujuh proses terjadinya tulang. Bulan 8 Pada bulan kedelapan bayi sudah hampir rampung dan sudah mulai bolak-balik, serta mulai terjadinya rambut. Bulan 9 - Proses pemisahan air ketuban - Proses pemisahan bungkus - Proses pemisahan tali-tali - Proses pemisahan darah pengiring maut - Dan tinggal menunggu hari lahirnya.</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>Setelah sembilan bulan dalam kandungan maka bayi tersebut mulai berputar, selama tujuh hari, tiba pada hari ketujuh setelah bayi tersebut berputar tujuh kali, maka pintu bumi pun terbuka dan bayi tersebut keluar kemudian menangis memulai hidup ke zaman mulia. Perlu kita ketahui bahwa selama hidup hanya satu kali kita bisa lihat wujud roh manusia yaitu ARI-ARI. 2. Asal Kesempurnaan Hidup Oleh sebab itu maka kita harus mengetahui adanya manusia sempurna pada keadaan yang sejati, seperti sang makhluk yang pulang pada zamannya. Jika telah terdesak dialamnya sendiri dan telah berwujud satu, maka akan lahir kedunia setelah : - Cahaya gemilang turun kepada bayi. - Budi turun pulang kepada adjsan - Raksa turun pulang kepada miral - Rupa turun pulang kepada arwah - Warna turun pulang kepada wasdayat - Bau turun pulang kepada wahdat - Angan turun pulang kepada hadijat - Hidup turun pulang kepada insan Insan sempurna terang benderang dari kodrat Debata Natolu adalah pria dan wanita. Manusia yang sempurna didalam hidup di bumi suci setelah memiliki : - Kulit - Rambut - Otak - Daging - Urat - Darah - Tulang - Sumsum adapun empat saudara kelima darinya dalam wujud adalah : - Air tuban - Bungkus - Temburi (Ari-ari) - Darah pengiring budak - Pancar ( telah sempurna kepada kodrat Yang Maha Mulia selama-lamanya ) - Hitam bernyala merah - Merah bernyala kuning - Kuning bernyala putih - Putih bernyala murni - Kulit bernyala daging - Kulit bernyala tulang - Tulang bernyala kawat (urat) - Urat bernyala cahaya ( kata nujum manusia sempurna di bumi suci )</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>inilah rajahan dari Tanah Batak (Batak Karo)</p> <p>ini ada gambaran dari seorang ahli makrifat yg tinggal di Palembang yang kulihat ada kaitannya dengan "penjelasan rahasia" tentang sadulur papat hubungannya dengan "ngelmu Payungan"</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>oba artikan naga sebagai "kundalini" yang terletak di "ajbudz dzanab" (tulang ekor) = muladhara chkra "yg pada masanya nanti, dari situlah manusia akan dibangkitkan kembali" (menurut riwayat Al Hadits tentang Ajbudz dzanab)</p> <p>Pemahaman Sedulur Papat Lima Pancer I. Budaya Jawa 1.1 Kitab Puwajati / Kejawen : SEDULUR PAPAT LIMA PANCER Njupuk sumber saka Kitab Kidungan Purwajati seratane , diwiwiti saka tembang Dhandanggula kang cakepane mangkene: Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang Ing tembang dhuwur iku disebutake yen " Sedulur Papat " iku Marmati, Kawah, Ari-Ari, lan Getih kang kaprahe diarani Rahsa. Kabeh kuwi mancer neng Puser (Udel) yaiku mancer ing Bayi. Cethane mancer marang uwonge kuwi. Geneya kok disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari-Ari lan Rahsa kuwi?. Marmati iku tegese Samar Mati ! lire yen wong wadon pas nggarbini ( hamil ) iku sadina-dina pikirane uwas Samar Mati. Rasa uwas kawatir pralaya anane dhisik dhewe sadurunge metune Kawah, Ari-Ari lan Rahsa kuwi mau, mulane Rasa Samar Mati iku banjur dianggep minangka Sadulur Tuwa. Wong nggarbini yen pas babaran kae, kang dhisik dhewe iku metune Banyu Kawah sak durunge laire bayi, mula Kawah banjur dianggep Sadulur Tuwa kang lumrahe diarani Kakang Kawah. Yen Kawah wis mancal medhal, banjur disusul laire bayi, sakwise kuwi banjur disusul wetune Ari-Ari. Sarehne Ari-Ari iku metune sakwise bayi lair, mulane Ari-Ari iku diarani Sedulur Enom lan kasebut Adhi Ari-Ari Lamun ana wong abaran tartamtu ngetokake Rah ( Getih ) sapirangpirang. Wetune Rah (Rahsa) iki uga ing wektu akhir, mula Rahsa iku uga dianggep Sedulur Enom. Puser (Tali Plasenta) iku umume PUPAK yen bayi wis umur pitung dina. Puser kang copot saka udel kuwi uga dianggep Sedulure bayi. Iki dianggep Pancer pusate Sedulur Papat. Mula banjur tuwuh unen-unen " SEDULUR PAPAT LIMA PANCER " Ing Kekayon wayang purwa kang kaprahe kasebut Gunungan, ana kono gambar Macan, Bantheng, Kethek lan Manuk Merak. Kocape kuwi mujudake Sedulur Papat mungguhing manungsa. Kewan cacah papat mau nggambarake nafsu patang warna yaiku : Macan nggambarake nafsu Amarah, Bantheng nggambarake nafsu Supiyah, Kethek nggambarake nafsu Aluamah, lan Manuk Merak nggambarake nafsu Mutmainah kang kabeh mau bisa dibabarake kaya ukara ing ngisor iki: Amarah : Yen manungsa ngetutake amarah iku tartamtu tansaya bengkerengan lan padudon wae, bisa-bisa manungsa koncatan kasabaran,kamangka sabar iku mujudake alat kanggo nyaketake dhiri marang Allah SWT. Supiyah / Kaendahan : Manungsa kuwi umume seneng marang kang sarwa endah yaiku wanita (asmara). Mula manungsa kang kabulet nafsu asmara digambarake bisa ngobong</p> <p>Disusun : TkgPoto dan Bathara Semar</p> <p>jagad. Aluamah / Srakah : Manungsa kuwi umume padha nduweni rasa srakah lan aluamah, mula kuwi yen ora dikendaleni, manungsa kepengine bisa urip nganti pitung turunan. Mutmainah / Kautaman : Senajan kuwi kautaman utawa kabecikan, nanging yen ngluwihi wates ya tetep ora becik. Contone; menehi duwit marang wong kang kekurangan kuwi becik, nanging yen kabeh duwene duwit diwenehake satemah uripe dewe rusak, iku cetha yen ora apik. Mula kuwi, sedulur papat iku kudu direksa lan diatur supaya aja nganti ngelantur. Manungsa diuji aja nganti kalah karo sedulur papat kasebut, kapara kudu menang, lire kudu bisa ngatasi krodhane sedulur papat. Yen manungsa dikalahake dening sedulur papat iki, ateges jagade bubrah. Ing kene dununge pancer kudu bisa dadi paugeran lan dadi pathokan. Bener orane, nyumanggakake Bahasa Indonesia : SEDULUR PAPAT LIMA PANCER (Saudara Empat Lima Pusat) Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati tulisannya dimulai dari lagu Dhandanggula yang bunyinya sebagai berikut: Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang. Pada lagu diatas, disebutkan bahwa Saudara Empat itu adalah Marmati, Kawah, Ari ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpu...</p>