reportase startup indonesia 2010

Download Reportase Startup Indonesia 2010

Post on 01-Jul-2015

1.781 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Reportase

STARTUP INDONESIA 2010Purnama Alamsyah, Startup Researcherpurnama.alamsyah@gmail.com

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Maret 2011

this page intentionally left blank

DAFTAR ISI IKHTISAR ............................................................................................................................... 1 BAB I: PENGANTAR STARTUP .......................................................................................... 2 Definisi Startup 2 Faktor Keberhasilan Startup 3 Platform Startup 4 BAB 2: TIMELINE STARTUP INDONESIA 2010 ............................................................ 6 BAB 3: KOMUNITAS STARTUP........................................................................................ 10 #StartupLokal 11 FOWAB 14 Bancakan 2.0 16 suWec 18 Fresh 20 RotiFresh 22 Subali 23 BAB 4: MONETISASI DAN INKUBASI ............................................................................. 24 Teman dan Keluarga 25 Angel Investor 25 Venture Capital 26 Microsoft BizSpark 26 Jakarta Ventures Night 28 Bandung Ventures Night 28 BAB 5: EVENT TAHUNAN DAN KOMPETISI ................................................................. 29 WordCamp Indonesia 2010 29 COMFEST 2010 29 HIMSISFO Competition 2010 29 Echelon 2010 30 Gathering Komunitas Android Indonesia 30 Asias Top 50 Apps 30 Accelerate 2010 30 Mozilla Indonesia Meetup 31 Seedcamp Singapore 2010 31 Red Herring Asia 2010 31 BAB 6: SPESIAL DI 2010 ................................................................................................... 32 Akuisisi Koprol 32 Sparx Up Award 2010 32 BAB 7: SOCIAL MEDIA DAN PEMBERITAAN ............................................................... 36

BAB 8: TREN 2011 ............................................................................................................. 37 Social Commerce Semakin Menguat 38 Cloud Computing Masih Jalan Di Tempat 38 Bersaing Melalui Strategi Konten 38 Monetisasi Tetap Menjadi Masalah Utama 38 Aplikasi Mobile Tumbuh Subur 39 Mobile Ads Mulai Meningkat 39 Micropayment Mulai Tumbuh 39 BAB 9: DAFTAR STARTUP INDONESIA ......................................................................... 41 REFERENSI ........................................................................................................................... 65 PROFIL PENULIS................................................................................................................. 66

IKHTISAR Information and Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkembang dari emerging industry menuju major growth industry dan menjadi salah satu kekuatan dalam ekonomi berbasis pengetahuan. Industri ICT menjadi suatu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dikarenakan ICT menggerakkan kemampuan dan kreativitas sumber daya manusia suatu negara. Perkembangan ICT ini terjadi di berbagai negara, salah satunya dirasakan juga di Indonesia. Kemampuan dan kreativitas sumber daya manusia di Indonesia sudah terbukti dan tidak kalah pintar dengan orang-orang dari Amerika Serikat, Eropa, China bahkan India. Hanya dengan satu komputer dan kreativitas yang dimiliki, anak muda di Indonesia dapat menghasilkan produk-produk ICT hebat yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya startup yang bermunculan dan menghasilkan produk-produk ICT berkelas. Implikasi dari hal ini adalah semakin banyaknya para pelaku ekonomi seperti venture capital, bank, otoritas publik, pemerintah dan lainnya yang menaruh harapan tinggi terhadap potensi pertumbuhan startup. Berbicara mengenai startup, tidak salah jika kita mengulas pergerakan startup di Indonesia pada tahun 2010. Tahun 2010 diyakini sebagai tahunnya startup di Indonesia. Hal ini terlihat dari pergerakan startup di tahun 2010 terutama di bidang web dan aplikasi mobile. Pada tahun ini terlihat banyaknya startup Indonesia yang muncul disertai dengan pemberitaan media yang cukup gencar baik secara online maupun offline. Perkembangan para startup di tahun 2010 ini diperlihatkan dengan beragamnya produk dan service yang dihasilkan oleh startup. Pada tahun 2010 banyak startup yang mencetak sukses baik secara nasional maupun internasional, seperti GantiBaju.com, Koprol, dan lain-lain. Akuisisi koprol oleh yahoo pada Mei 2010 merupakan berita besar bagi dunia ICT Indonesia. Akuisisi ini dianggap salah satu prestasi besar startup Indonesia dan menjadi booster bagi para startup lainnya. Dokumen ini menggambarkan dinamika startup Indonesia pada tahun 2010. Walaupun bahasan yang disampaikan dalam dokumen ini belum secara mendalam membahas masing-masing kejadian yang terjadi pada tahun 2010, namun setidaknya mampu memberikan gambaran awal mengenai dunia startup Indonesia. Dokumen ini juga belum menjangkau dunia ICT secara keseluruhan. Istilah startup yang digunakan dalam dokumen ini masih mengacu pada startup yang bergerak di bidang mobile dan internet technology, belum mencakup area lain di dunia ICT. Di samping itu, dokumen ini merupakan hasil elaborasi dari liputan langsung penulis serta berbagai dokumen online seperti tulisan-tulisan dari DailySocial, TeknoJurnal dan lain-lain. Penulis hanya menuliskan ulang, mengutip pemberitaan dan kejadian yang di-publish oleh rekan-rekan di media dan startup sendiri serta memberikan interpretasi mengenai perkembangan startup di Indonesia. Mohon masukan dan sarannya. Semoga dokumen ini bermanfaat bagi penulis dan juga pembaca.

Startup Indonesia 2010

1

BAB I: PENGANTAR STARTUP

Definisi Startup

Istilah startup berasal dari bahasa Inggris yang berarti The act or process of starting a process or machine; a new organization or business venture atau tindakan atau proses untuk memulai sebuah proses, sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. Istilah startup dipopulerkan di Silicon Valley. Silicon Valley identik dengan teknologi terutama dengan ICT. Jadi tidak mengherankan jika istilah startup lebih dikenal untuk sektor ICT. Startup pada dasarnya bukanlah bisnis menulis kode untuk perusahaan lain, baik itu sebagai konsultan, programmer kontrak, ataupun freelance (pekerja lepas). Di sisi lain Startup bukan perusahaan konsultan IT yang memiliki codebase atau aplikasi dengan melakukan customization secara khusus pada setiap client-nya. Startup juga bukan departemen atau divisi dari suatu perusahaan yang ditugaskan secara khusus untuk bertingkah laku seperti startup dalam membangun sesuatu yang berbeda. Startup biasanya terdiri dari satu hingga delapan orang, yang sebagian besar merupakan developer yang bersatu untuk menciptakan codebase atau aplikasi yang manfaatnya mereka tawarkan kepada dunia. Codebase atau aplikasi tersebut dapat diakses melalui web, dijalankan pada PC Windows, Linux ataupun Mac, dan juga dapat dijalankan di smartphone seperti BlackBerry, Android, iPhone, Nokia, dan lain-lain. Pendanaan startup pada awalnya melalui pendanaan sendiri (swadaya) dan digunakan sebagai modal awal, yang kemudian tidak menutup kemungkinan memperoleh bantuan dana dari keluarga, teman atau bahkan venture capital dan angel investor.Notes Startup = perusahaan baru, lokal = dalam konteks ini lokal di Indonesia.

Aku rasa definisinya ga harus perusahaan web dan ga harus high tech, ga harus produk, boleh jasa. tapi konotasinya di asosiasikan sama the new economy. Grass root movement. Ga ngandelin perusahaan gede doank. (Ronald, temanmacet.com)

Para pendiri startup memiliki mimpi dan keinginan untuk membuat sesuatu yang berbeda, bukan hanya dengan membuat apa yang telah dilakukan oleh orang lain. Dengan startup yang didirikan, para pendiri (founder) startup dapat memperoleh keuntungan secara materi. Namun demikian, materi bukanlah satu alasan utama untuk mendirikan startup. Para pendiri startup membangun startup dikarenakan motivasi dan kecintaannya akan coding dan keinginan untuk berbagi sesuatu kepada orang lain yang mungkin memiliki masalah yang sama dan juga dirasakan oleh pendiri startup tersebut. Motivasi dasar para pendiri startup tidak lain adalah kesempatan untuk memperoleh penghasilan sendiri, serius dan yakin di dalam melakukan perubahan hidup, hidup di atas rata-rata dan hidup mandiri. Namun demikian para pendiri startup menyadari

Startup Indonesia 2010

2

bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan mereka dan bukan jaminan bahwa dengan memiliki uang yang berlimpah mereka akan bahagia. Namun demikian memperoleh uang yang banyak atau dengan kata lain bisa hidup mandiri adalah salah satu hal dari sekian banyak alasan mengapa para pendiri ini mendirikan startup. Di samping itu alasan lainnya yang dapat dilihat adalah para pendiri startup di Indonesia melihat kesuksesan startup di Silicon Valley, seperti Google dan Facebook, mendorong mereka lebih bersemangat membuat startup yang lebih kreatif. Pada dasarnya sangat mudah untuk mendirikan suatu perusahaan. Terdapat ratusan, bahkan lebih, perusahaan yang muncul setiap harinya di Indonesia dan dunia. Tantangan terbesar yang dirasakan oleh para perusahaan ini adalah bagaimana caranya untuk dapat muncul ke permukaan atau dengan kata lain dapat dikenal oleh pasar sebagai produk atau jasa yang dapat digunakan. Banyak cara yang dilakukan oleh para startup untuk memperoleh pengakuan dan penerimaan pasar serta dikenal oleh banyak pihak. Biasanya para startup ini berhadapan dengan pemain lain yang jumlahnya sangat banyak dan juga dengan produk atau perusahaan yang sudah mapan, sehingga membuat para startup harus bekerja lebih keras dan cerdas untuk memperkenalkan dirinya ke pasar. Usaha yang dilakukan dapat secara gratis melalui pemberitaan media atau melalui jejaring sosial (social network) seperti Twitter dan Facebook atau juga dilakukan dengan mengeluarkan biaya untuk menyewa media iklan. Pada dasarnya ada uang atau tidak, para startup ini berhadapan dengan pasar yang crowd atau jenuh, baik itu penuh dengan perusahaan yang sudah lama dan