px fisik leher dan ekstremitas

41
M. ISYHADUUL ISLAM 20100310000 Pemeriksaan Fisik Leher dan Ekstremitas

Upload: ponco-gunawan

Post on 28-Sep-2015

267 views

Category:

Documents


8 download

DESCRIPTION

presentasi

TRANSCRIPT

M. ISYHADUUL ISLAM 20100310000Pemeriksaan Fisik Leher dan Ekstremitas1LEHER

LEHER

BENTUK

Hampir semua bentuk radang dan keganasan kepala melibatkan kelenjar getah bening. Bila ditemukan pembesaran maka diperhatikan nyeri, konsistensi atau melekat pada dasar kulit.Video

KELENJAR GETAH BENING

Lymphadenitisinspeksi dan palpasi, pasien disuruh menelan . Dapat juga ditemukan kelainan berupa pembesaran. Jika ditemukan pembesaran maka perhatikan ukuran, konsistensi dan nyeri. Lakukan juga pemeriksaaan auskultasi, ditemukan bising atau bruits misalnya pada struma.Pasien diminta menoleh ke kiri untuk memeriksa kelenjar bagian kanan, begitu juga sebaliknya

KELENJAR TIROID

Diperiksa pada pisis 30 derajat. Dan dicari tekanan vena di bawah mandibula yang normal. Kelainan pembesaran tekanan ditemukan pada pasien gagal ginjal atau efusi pleura. Normalnya kurang dari 3-4 cmVideo

TEKANAN VENA JUGULARIS

Penderita berbaring dengan membuat sudut 30 derajat dari bidang horizontal.Identifikasi vena jugularis.Menemukan titik teratas pada pulsasi vena jugularis (bendung vena dengan cara mengurut vena kebawah lalu dilepas).Tentukan titik angulus sternalis (pertemuan manubrium sterni dengan corpus sterni)Dengan mistar plastik pertama proyeksikan titik tertinggi pulsasi vena secara horizontal kedada sampai titik manubrium sterni.Kemudian mistar kedua letakkan vertikal ke angulus sternalis.

Menunjukkan gambaran denyut jantung, kelainan misal pada akibat stenosis aorta.

ARTERI CAROTIS

Inspeksi dilakukan untuk melihat simetrisitas, adanya benjolan dan nyeri tekan. Palpasi dilakukan untuk melihat adanya tarikan sesuai irama jantung pada aneurisme aorta

TRAKEA

EKSTREMITASATAS

InspeksiJari-jari, telapak tangan, kuku, Tulang, persendian, tendoKelompok otot dan deformitasPalpasiDenyut nadi, kulit dan kukuTulang, persendian, tendoKelompok otot dan deformitas

Fungsi

Jabatan tanganRentang pergerakan aktif dan pasifGenggaman, kekuatan otot interosseus dan kelompok-kelompok otot

KULITPemeriksaan kulit meliputi pemeriksaan inspeksi dan palpasiInspeksi1) Hygiene kulit.Penilaian atas kebersihan yang merupakan petunjuk umum atas kesehatan seseorang.2) Ulkus,crusta,ptechie,hematom,spidernaevi,anemia,cyanosis,ikterik

UlkusSuatu lesilaplit terbuka yang diakibatkan pecahnya vesikula atau pustule

CrustaCairan tubuh yang mengering, bisa dari serum, nanah, darah dan sebagainya.

CicatrixPembentukan jaringan ikat pada kulit sesudah penyembuhan luka. Hal ini bisa karena bakat (mempunyai kecenderungan untuk itu), ada pula yang spesifik :- Cicatrix bekas irisan kulit pada seorang mofinis.- Bekas suntikan BCG.

PtechieAdalah bercak pendarahan yang terbatas, dan terletak di epidermis kulit, berukuran kurang dari 1 cm.

HematomaPerdarahan dibawah kulit yang umumnya berukuran lebih besar dan berwarna merah, biru, ungu sampai biru.

PalpasiPada palpasi, pertama-tama dirasakan kehangatan kulit, (dingin-hangat-demam), kemudian kelembabannya, pasien dehidrasi terasa kering dan pasien hipertyroidisme berkeringat terlalu banyak.Texture KulitDirasakan halus, lunak, lentur, pada kulit normal. Teraba kasar pada defisiensi vitamin A, hipotyroid, terlalu sering mandi, banyak ketombe atau diaper-rash (diselakangan bayi) akibat popok pada bayi.

TurgorDinilai pada kulit perut dengan cubitan ringan. Bila lambat kembali ke keadaan semula, menunjukkan turgor turun pada pasien dehidrasi.KrepitasiTanda frakturEdemaAdalah terkumpulnya cairan tubuh dijaringan tubuh lebih daripada jumlah semestinya, ada 2 :Pitting edema : bila menjadi cekung setelah penekanan, pada penyakit : jantung, ginjal, hipoprotenemia.Non pitting edema : tidak menjadi cekung setelah penekanan, pada mixedema (hipotyroid),

KELAINAN KUKUKoilonikia Koilonikia atau disebut juga spoon nails (kuku sendok). Koilonikia dapat dijumpai pada beberapa keadaan yaitu penyakit diabetes, anemi defisiensi Fe, pajanan asam kuat, hipotiroid.

Onikolisis

Onikolisis dapat disebabkan oleh penyakit kulit, obat-obatan, trauma, gangguan sirkulasi perifer; hipertiroid, kosmetik kuku, sabun, atau tanpa penyebab yang jelas.

LeukonikiaLeukonikia dapat terjadi pada penyakit tifus, nefritis karena trauma dan infeksi jamur, trauma otak hebat, keracunan arsen, penderita sirosis hepatis, penyakit jantung, diabetes melitus, tuberkulosis dan arteritis reumatoid atau dapat normal terjadi pada anak umur 1-4 tahun.

OnikoreksisPada onikoreksis dijumpai kuku rapuh dan pecah pada tepi bebas LK dan fisur memanjang pada LK. Kuku yang rapuh dan pecah dapat diakibatkan pemakaian sabun kuat, penghapus cat kuku, pada keadaan hipotiroid. Kuku rapuh dapat merupakan manifestasi psoriasis, onikomikosis, anemia defisiensi Fe, pakionikia congenital

Clubbing FingerDisebabkan meningkatnya kelenturan Lengkung Kuku proksimal akibat hipertrofi dan hiperplasi stroma fibrovaskular falang distal. Clubbing merupakan tanda beberapa penyakit sistemik, antara lain: penyakit paru kronik, penyakit jantung, penyakit kelenjar tiroid.

Perubahan Warna KukuPerubahan warna kuku dapat menggambarkan proses patologis kuku yang merupakan petunjuk beberapa penyakit sistemik, penyakit kulit atau suatu diagnosis spesifik

Pemeriksaan NadiDenyut nadi (pulse) adalah getaran/ denyut darah didalam pembuluh darah arteri akibat kontraksi ventrikel kiri jantung. Denyut ini dapat dirasakan dengan palpasi yaitu dengan menggunakan ujung jari tangan disepanjang jalannya pembuluh darah arteri, terutama pada tempat- tempat tonjolan tulang dengan sedikit menekan diatas pembuluh darah arteri.1. Arteri Radialis 2. Arteri Brankialis

Pemeriksaan Frekuensi Denyut NadiCara pemeriksaan1. Cuci tangan pemeriksa.2. Minta pasien untuk menyingsingkan baju yang menutupi lengan bawah.3. Pada posisi duduk, tangan diletakkan pada paha dan lengan ekstensi. Pada posisi tidur terlentang, kedua lengan ekstensi dan menghadap atas.4. Lakukan palpasi ringan dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah ,lakukan palpasi sepanjang lekuk radial/brakhial pada pergelangan tangan.5. Rasakan denyut arteri dan irama yang teratur.6. Hitung denyut tersebut selama satu menit.

Normal : 60 100 x / menitBradikardi : < 60 x/mTakikardi : > 100 x / menit

Berdasarkan kuat dan lemahnya denyut arteri diklasifikasikan :i. Tidak teraba denyut : 0ii. Ada denyut tetapi sulit teraba : +1,iii. Denyut normal teraba dengan mudah dan tidak mudah hilang : +2 iv. Denyut kuat, mudah teraba seakan- akan memantul terhadap ujung jari serta tidak mudah hilang: + 3

Tekanan Darah

TELAPAK TANGANEritema PalmarisAnemia Hb < 7, lipatan kulit pucat. Hiperpigmentasi penyakit Addison

Motorik

untuk mengamati besar dan bentuk otot,melakukan pemeriksaan tonus kekuatan otot,dan tes keseimbangan.

EKSTREMITASBAWAHInspeksi : bagaimana pergerakan kaki,dan kekuatan ototPalpasi : apakah ada nyeri tekan,massa/benjolanMotorik : untuk mengamati besar dan bentuk otot,melakukan pemeriksaan tonus otot,dan tes keseimbangan.

TERIMA KASIH