modul biologi-smp-sesuai-skl-2013

Download Modul biologi-smp-sesuai-skl-2013

Post on 23-Jun-2015

421 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. SESUAI SKL TERBARU 2013 2013 MODUL IPA BIOLOGI PERSIAPAN MATERI UN IPA TAHUN 2012/2013 W W W . P H I A N I E S . W O R D P R E S S . C O M

2. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Mendeskripsikan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup serta pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan Indikator : Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup Ciri-ciri makhluk hidup meliputi : 1. Bergerak 2. Memerlukan nutrisi 3. Bernafas (respirasi) 4. Tumbuh dan berkembang *) 5. Berkembangbiak (reproduksi) 6. Adaptasi (menyesuaikan diri dengan ligkungan) 7. Iritabilita (menanggapi rangsang) *) 8. Ekskresi (mengeluarkan zat sisa) 3. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Mendeskripsikan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup serta pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan Indikator : Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya Klasifikasi merupakan suatu cara pengelompokan (penggolongan) dan pemberian nama makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya. Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah sebagai berikut: 1. mempermudah dalam mempelajari dan mengenal berbagai macam makhluk hidup 2. mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup 3. mengetahui manfaat makhluk hidup untuk kepentingan manusia 4. mengetahui adanya saling ketergantungan antara makhluk hidup Klasifikasi makhluk hidup ada 2 macam, yaitu : 1. Klasifikasi Alami 2. Klasifikasi Buatan Klasifikasi 5 Kingdom Klasifikasi alami pada tumbuhan : 1. Berdasar manfaatnya : tanaman pangan, tanaman obat, tanaman hias 2. Berdasar tempat hidupnya : hidrofit, xerofit *) , epifit, parasit 3. Berdasar penampakan : pohon, perdu, semak, rerumputan Klasifikasi hewan berdasarkan makanannya : 1. Herbivora 2. Karnivora 3. Omnivora Klasifikasi 5 kingdom : 1. Monera 2. Protista a) Ganggang b) Protozoa Berdasar alat gerak dibagi menjadi 4 *) : 1) Rizhopoda contoh: Amoeba 2) Cilliata contoh: Paramaecium Amoeba sp. Paramaecium 4. ModulUN-Bio/nies-2013 3) Flagellata contoh: Euglena 4) Sporozoa Plasmodium, penyebab malaria 3. Fungi 4. Plantae 5. Animalia PLANTAE (Tumbuhan) Berdasarkan pembuluh dibagi menjadi 2 : 1. Tumbuhan tidak berpembuluh Tidak mempunyai pembuluh angkut (xylem dan floem) Contoh : lumut, jamur, alga 2. Tumbuhan berpembuluh Mempunyai mempunyai pembuluh angkut (xylem dan floem) Contoh : tumbuhan paku, mangga, jagung, dsb Tumbuhan berbiji : 1. Biji terbuka (Gymnospermae) *) Biji TIDAK terbungkus daun buah Organ reproduksi (bunga) berbentuk kerucut disebut strobilus Contoh : pakis haji, pinus, melinjo, ginkgo biloba 2. Biji tertutup (Angiospermae) Bakal biji tertutup oleh daun buah Dibagi menjadi Monokotil dan Dikotil Ciri-ciri MONOKOTIL *) : 1. Biji berkeping 1 2. Akar serabut 3. Batang TIDAK bercabang 4. Tidak memiliki kambium 5. Urat daun memanjang atau melengkung 6. Letak pembuluh angkut TERSEBAR 7. Kelopak dan mahkota bunga berjumlah 3 atau kelipatannya Contoh : padi, serai, alang-alang, jahe, lidah buaya, bawang, kelapa Euglena 5. ModulUN-Bio/nies-2013 Ciri-ciri DIKOTIL *) : 1. Biji berkeping 2 2. Akar tunggang 3. Batang bercabang 4. Memiliki kambium 5. Urat daun menyirip atau menjari 6. Letak pembuluh angkut TERATUR 7. Kelopak dan mahkota bunga berjumlah 4 atau kelipatannya Contoh : kacang, terung jambu, jeruk ANIMALIA (Hewan) Hewan bertulang belakang (vertebrata) dibagi menjadi 5 *) : 1. Pisces (ikan) Hidup di air, pernafasan dengan insang, memiliki sirip untuk menentukan arah gerak di dalam air, memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan di air. Perkembangbiakan dengan cara bertelur. 2. Amphibia Hidup di dua tempat, bernafas dengan insang dan paruparu, berkembangbiak bertelur dan pembuahan di luar tubuh (eksternal). Contoh: katak pohon, salamander. 3. Reptil Berkulit keras, kering dan bersisik. Pada ular sisiknya sering mengelupas. Berkembangbiak dengan bertelur, pembuahan di dalam tubuh betina. Contoh : kadal, buaya, ular. 4. Aves (burung) Tubuh berbulu untuk terbang dan melindungi tubuh, tulang berongga supaya ringan. Berkembangbiak dengan bertelur dan pembuahan di dalam tubuh (internal). Contoh: burung kasuari 5. Mamalia Memiliki kelenjar susu, berkembangbiak biak dengan melahirkan anak ada beberapa yang bertelur, berambut, dan bernafas dengan paru-paru. 6. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan Indikator : Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem Komponen Ekosistem : 1. Komponen Abiotik misalnya sinar matahari, air, udara dan mineral, dan temperatur. 2. Komponen Biotik mencakup semua makhluk hidup yang hidup dalam ekosistem tersebut. Satuan-Satuan dalam Ekosistem : 1. Individu Individu adalah satuan makhluk hidup tunggal. Contoh : Seekor kuda Zebra 2. Populasi *) Populasi adalah sekumpulan makhluk hidup yang sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. contoh : sekumpulan kuda Zebra yang hidup bersama dalam suatu daerah tertentu. 3. Komunitas Komunitas adalah kumpulan dari populasi-polulasi yang berbeda dan hidup bersama di suatu tempat Contoh : Populasi rumput, populasi pohon, populasi kuda Zebra, populasi semut, dan jerapah yang hidup bersama di lapangan 7. ModulUN-Bio/nies-2013 Hubungan Antarkomponen Ekosistem Rantai Makanan Dari rantai makanan tersebut tumbuhan merupakan produsen, belalang disebut konsumen tingkat I, katak sebagai konsumen tingkat II. Ular sebagai konsumen tingkat III dan elang sebagai konsumen tingkat IV Jaring-jaring Makanan Rantai makanan yang saling berhubungan disebut jaring-jaring makanan. Pola Interaksi Makhluk Hidup : 1. Simbiosis mutualisme kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan. Contoh : kupu-kupu dengan bunga, bunga dan lebah 2. Simbiosis komensalisme salah satu pihak mendapatkan manfaat, sedangkan pihak lainnya tidak terpengaruhi. Contoh : tumbuhan paku atau anggrek yang hidup menempel di pohon Ikan remora dengan hiu 3. Simbiosis parasitisme satu pihak mendapatkan keuntungan dari organisme yang menjadi pasangannya. Contoh : jamur pengganggu dengan pohon 8. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan Indikator : Menjelaskan usaha manusia untuk mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan Ada dua sumber bahan pencemar lingkungan a. Aktivitas alam seperti meletusnya gunung berapi dimana terjadi peristiwa vulkanis yang dapat menerbangkan abu vulkanik ke atmosfer dan menyebabkan udara tercemar. b. Aktivitas manusia, di antaranya dalam bidang pertanian, perikanan, industri, pertambangan, dan transportasi. Beberapa usaha menanggulangi masalah-masalah lingkungan dapat dilakukan dengan beberapa cara : a. Melaksanakan program-program penyelamatan lingkungan hidup, antara lain usaha rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), reboisasi lahan-lahan kritis, menjaga kelestarian hutan, perbaikan teknologi bercocok tanam. b. Membuat peraturan-peraturan, antara lain Undang-undang dan Peraturan Pemerintah c. Mengganti sumber bahan penyebab pencemaran, misalnya pemakaian bahan bakar minyak diganti dengan bahan bakar LNG (Liquified Natural Gases) yang menghasilkan gas buang yang lebih bersih d. Efisiensi dan efektivitas penggunaan pestisida, misalnya memberikan penjelasan tentang aturan-aturan penggunaan dan efek yang dapat ditimbulkannya. Pemanfaatan Berbagai Limbah melalui Proses Daur Ulang 9. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan Indikator : Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan dengan kualitas lingkungan berdasarkan hasil pengamatan/ kasus Semakin meningkat jumlah populasi manusia, semakin banyak pula sumber daya yang harus diambil untuk memenuhi kebutuhannya. Naiknya kepadatan penduduk menyebabkan kebutuhan air dan udara bersih meningkat. Kebutuhan udara bersih juga semakin sulit terpenuhi kondisi air dan udara saat ini semakin kritis baik kualitas maupun kuantitasnya Kebutuhan pangan meningkat namun ketersediaan lahan terbatas. Tingginya laju pertumbuhan penduduk memicu pemanfaatan sumber daya alam tak terkendali, sehingga mengacam kelestarian flora, fauna dan kualitas lingkungan menjadi buruk Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi terjadinya kerusakan hutan antara lain : a. Penebangan hutan harus dikurangi dan penanaman pohon sebagai pengganti (reboisasi) ditingkatkan. b. Perlu pengelolaan yang menjamin hasil yang terus menerus. Kerusakan hutan menyebabkan habitat alami rusak sehingga flora dan fauna tertentu terancam punah. Pemerintah melakukan upaya pelestarian sebagai berikut : 1. Pelestarian in situ Konservasi flora dan fauna yang dilakukan pada habitat asli, meliputi : a. Cagar alam b. Taman laut c. Hutan wisata d. Taman nasional 2. Pelestarian ex situ Konservasi flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat asli, meliputi : a. Kebun raya b. Suaka margasatwa 10. ModulUN-Bio/nies-2013 SK : Menjelaskan sistem organ pada manusia Indikator : Menjelaskan sistem gerak pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya Berdasarkan bentuknya tulang dibagi menjadi 3 yaitu : 1. Tulang Pipa *) lengan atas, tulang paha, tulang betis. Di dalam tulang pipa terdapat sumsum merah tempat pembuatan sel darah merah. 2. Tulang Pipih tulang belikat, tulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada 3. Tulang Pendek Tulang pergelangan tangan, telapak tangan, telapak kaki, dan ruas-ruas tulang belakang. Di dalamnya terdapat sumsum merah yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih. 4. Tulang Tak Beraturan Tengkorak Selangka Belikat Rusuk Tulang dada Lengan atas Hasta Pengumpil Tulang panggul Tulang belakang Tulang jariTulang paha Tulang kering Tulang betis 11. ModulUN-Bio/nies-2013 Sendi gerak ada 4 macam yaitu : 1. Sendi Engsel *) pergerakan ke satu arah Siku lutut 2. Sendi Peluru *) gerakan ke segala arah Lengan atas dan bah