kegiatan belajar mengajar (kbm ) yang efektif

Download Kegiatan Belajar Mengajar (KBM ) yang Efektif

Post on 12-Jan-2017

219 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PELAYANAN PROFESIONALKURIKULUM 2004

    DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONALJakarta, 2003

    KEGIATAN BELAJAR MENGAJARYANG EFEKTIF

  • 2

    Katalog dalam Terbitan

    Indonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitian

    dan Pengembangan

    Departemen Pendidikan Nasional

    Pelayanan Profesional Kurikulum 2004

    Kegiatan Belajar Mengajar Yang Efektif, - Jakarta:

    Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003

    iv, 48 hal.

    ISBN 979-725-209-4

  • 3

    KATA PENGANTAR

    Perubahan dan perkembangan aspek kehidupan perlu direspon oleh kinerjapendidikan yang profesional dan bermutu tinggi. Mutu pendidikan yangdemikian itu sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yangcerdas dan berkehidupan yang damai, terbuka, dan berdemokrasi, sertamampu bersaing secara terbuka di era global sehingga dapat meningkatkankesejahteraan seluruh warga negara Indonesia. Dalam pada itu, kinerjapendidikan menuntut adanya pembenahan dan penyempurnaan terhadapaspek substantif yang mendukungnya, yakni kurikulum.

    Pusat kurikulum Balitbang Depdiknas telah menyiapkan seperangkatkurikulum yang disebut dengan Kurikulum 2004. Sebelum kurikulumini diberlakukan secara nasional telah dilakukan rintisan pelaksanaan (pilotmini) di beberapa sekolah kemudian dilanjutkan dengan perluasan rintisanpelaksanaan di sejumlah sekolah yang lebih banyak. Rintisan dan perluasanrintisan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan tentang kekuatan dankelemahan perangkat yang telah disusun sebagai bahan penyempurnaan.

    Perangkat kurikulum 2004 terdiri atas Kerangka Dasar, Standar KompetensiBahan Kajian, dan Standar Kompetensi Mata Pelajaran. Perangkat Kurikulum2004 juga didukung oleh perangkat layanan profesional yang terdiri atas(1) Pemahaman terhadap Kurikulum 2004, (2) Model Sistem PenyampaianKurikulum, (3) Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif, (4) PengelolaanKurikulum di Tingkat Sekolah, (5) Model Pelatihan dan PengembanganSilabus.

    Jakarta, November 2003Kepala Pusat Kurikulum

    Dr. H. Siskandar, MA

  • 4

    5

    77899

    101010

    12141414

    191920212530

    313134373838

    3942

    45

    4547

    DAFTAR ISI

    BAB I. PENDAHULUAN .......................................................................

    BAB II. CIRI KBM YANG MENUNJANG PENCAPAIAN KOMPETENSIINDIVIDUAL ....................................................................................A. Pembalikan Makna Belajar .................................................B. Berpusat pada Siswa ............................................................C. Belajar dengan Mengalami ..................................................D. Mengembangkan Keterampilan Sosial, Kognitif, dan Emosional ...E. Mengembangkan Keingintahuan, Imajinasi, dan Fitrah

    Ber-Tuhan ............................................................................F. Belajar Sepanjang Hayat ......................................................G. Perpaduan Kemandirian dan Kerjasama .............................

    BAB III. BAGAIMANA MENYEDIAKAN PENGALAMAN BELAJARYANG BERAGAM? ....................................................................A. Pengalaman Mental .............................................................B. Pengalaman Fisik ................................................................C. Pengalaman Sosial ...............................................................

    BAB VI. BAGAIMANA MENGELOLA KBM YANG EFEKTIF? ..............A. Pengelolaan Tempat Belajar .................................................B. Pengelolaan Siswa ...............................................................C. Pengelolaan Kegiatan Pembelajaran ...................................D. Pengelolaan Isi/Materi Pembelajaran ..................................E. Pengelolaan Sumber Belajar ................................................

    BAB V. BAGAIMANA MEMILIH STRATEGI PEMBELAJARAN? .........A. Bagaimana Mengaktifkan Siswa? ........................................B. Bagaimana Siswa Membangun Peta Konsep? ......................C. Bagaimana Menggali Informasi dari Media Cetak? .............D. Bagaimana Membandingkan dan Mensintesiskan Informasi?E. Bagaimana Mengamati secara Aktif? ...................................F. Bagaimana Cara Menganalisis dengan Peta Akibat atau

    Roda Masa Depan? ..............................................................G. Bagaimana Melakukan Kerja Praktek? ................................

    BAB VI. BAGAIMANA MERANCANG KEGIATAN LINTAS KURIKULUM? ...A. Ciri Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi dalam

    KBM di Kelas .........................................................................B. Beberapa Bentuk Pengalaman Belajar Lintas Kurikulum ......

  • 5

    Suatu realita sehari-hari, di dalam suatu ruang kelas ketika sesi KegiatanBelajar-Mengajar (KBM) berlangsung, nampak beberapa atau sebagian besarsiswa belum belajar sewaktu guru mengajar. Selama KBM guru belummemberdayakan seluruh potensi dirinya sehingga sebagian besar siswa belummampu mencapai kompetensi individual yang diperlukan untuk mengikutipelajaran lanjutan. Beberapa siswa belum belajar sampai pada tingkatpemahaman. Siswa baru mampu mempelajari (baca: menghafal) fakta,konsep, prinsip, hukum, teori, dan gagasan inovatif lainnya pada tingkatingatan, mereka belum dapat menggunakan dan menerapkannya secaraefektif dalam pemecahan masalah sehari-hari yang kontekstual.

    Kalau masalah ini dibiarkan dan berlanjut terus, lulusan sebagai generasipenerus bangsa akan sulit bersaing dengan lulusan dari negara-negara lain.Lulusan yang diperlukan tidak sekedar yang mampu mengingat danmemahami informasi tetapi juga yang mampu menerapkannya secarakontekstual melalui beragam kompetensi. Di era pembangunan yang berbasisekonomi dan globalisasi sekarang ini diperlukan pengetahuan dankeanekaragaman keterampilan agar siswa mampu memberdayakan dirinyauntuk menemukan, menafsirkan, menilai dan menggunakan informasi, sertamelahirkan gagasan kreatif untuk menentukan sikap dalam pengambilankeputusan.

    Buku Model Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ini menyajikan prinsip-prinsipkegiatan pembelajaran untuk mengembangkan kompetensi peserta didiksecara optimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik, keadaansekolah dan tuntutan kehidupan di masa depan. Informasi yang disajikandiharapkan membantu guru untuk mengembangkan gagasan tentangpenyediaan strategi mengajar yang mengacu pada pencapaian kompetensiindividual masing-masing peserta didik.

    Kegiatan Belajar Mengajar adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikanyang memadukan secara sistematis dan berkesinambungan kegiatan

    PENDAHULUAN1

  • 6

    Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif

    pendidikan di dalam lingkungan sekolah dengan kegiatan pendidikan yangdilakukan di luar lingkungan sekolah dalam wujud penyediaan beragampengalaman belajar untuk semua peserta didik. Ini berarti, diversifikasikurikulum tidak terbatas pada diversifikasi materi, tetapi juga terjadi padadiversifikasi pengalaman belajar, diversifikasi tempat dan waktu belajar,diversifikasi alat belajar, diversifikasi bentuk organisasi kelas, dandiversifikasi cara penilaian. Pandangan ini memberikan dampak padapenyelenggaraan KBM. Bila selama ini KBM hanya ditandai kegiatan satuarah penuangan informasi dari guru ke siswa dan hanya dilaksanakan danberlangsung di sekolah maka KBM dengan nuansa Kurikulum BerbasisKompetensi diindikasikan dengan keterlibatan siswa secara aktif dalammembangun gagasan/pengetahuan oleh masing-masing individu danlazimnya dapat diselenggarakan di beberapa lokasi seperti di kelas, dilingkungan sekolah, di perpustakaan, di laboratorium, di pasar, di toko, dipantai, di tempat rekreasi, di kebun binatang, atau di tempat-tempat lain.

  • 7

    Kegiatan belajar mengajar (KBM) dirancang mengikuti prinsip-prinsipbelajar-mengajar. Belajar mengajar merupakan kegiatan aktif siswa dalammembangun makna atau pemahaman. Dengan demikian, guru perlumemberikan dorongan kepada siswa untuk menggunakan otoritas atauhaknya dalam membangun gagasan. Tanggung jawab belajar berada padadiri siswa, tetapi guru bertangung jawab untuk menciptakan situasi yangmendorong prakarsa, motivasi, dan tanggung jawab siswa untuk belajarsepanjang hayat. Berikut dikemukakan 7 ciri-ciri Kegiatan Belajar Mengajaryang memberdayakan potensi siswa.

    A. Pembalikan Makna Belajar

    Dalam pikiran kebanyakan praktisi pendidikan, makna dan hakikatbelajar seringkali hanya diartikan sebagai penerimaan informasi darisumber informasi (guru dan buku pelajaran). Akibatnya, guru masihmemaknai kegiatan mengajar sebagai kegiatan transfer informasi (baca:penuangan air informasi) dari guru ke siswa. Untuk keperluanimplementasi KBM yang bernuansa KBK, guru perlu melakukan

    CIRI KBM YANG MENUNJANGPENCAPAIAN KOMPETENSI INDIVIDUAL2

  • 8

    Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif

    pembalikan makna dan hakikat belajar. Pada pandangan dan paradigmaini, makna dan hakikat Belajar diartikan sebagai proses membangunmakna/pemahaman terhadap informasi dan/atau pengalaman. Prosesmembangun makna tersebut dapat dilakukan sendiri oleh siswa ataubersama orang lain. Proses itu disaring dengan persepsi, pikiran(pengetahuan awal), dan perasaan siswa. Belajar bukanlah prosesmenyerap pengetahuan yang sudah jadi bentukan guru. Hal ini terbukti,yakni hasil ulangan para siswa berbeda-beda padahal mendapatpengajaran yang sama, dari guru yang sama, dan pada saat yang sama.

    Akibat logis dari pengertian belajar di atas, maka mengajar merupakankegiatan partisipasi guru dalam membangun pemahaman siswa.Partisipasi tersebut dapat berwujud sebagai bertanya secara kritis,meminta kejelasan, atau menyajikan situasi yang tampak bertentangandengan pemahaman siswa sehingga siswa terdorong untuk memperbaikipemahamannya. Mengingat belajar adalah kegiatan aktif siswa, yaitumembangun pemahaman,