jambi independent | 20 oktober 2010

Click here to load reader

Post on 25-Mar-2016

355 views

Category:

Documents

16 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • Ulah massa pendukung Us-man-Katamso (UTAMA) yang

    mengepung rumah dinas-nya mendapat reaksi keras dari pasangan Safrial-

    Yamin (SbY). Melalui tim advokasinya, Saf-

    rial akan melayangkan surat protes keras ke Polda Jambi. Mereka menilai polisi terke-san membiarkan aksi

    pengepungan yang dilakukan pendukung UTAMA tersebut.

    Padahal, menu-rut mereka, aksi t e r sebu t t idak m e m i l i k i i z i n dan melanggar tahapan pilkada. Yai tu saat kegiatan, tanggal 18 oktober sekitar pukul 23.30, yang diikuti beberapa anggota dewan telah melanggar aturan main masa

    tenang.Ketua tim advokasi Safrial-

    Yamin, Nazirin Lazie mengata-kan, selain aparat kepolisian (Polres Tanjab Barat, para

    pihak yang akan dimintakan pertanggungjawabannya atas kejadian itu adalah panwaslu dan pihak terkait lainnya.n

    DEMI cepat mendapat gelar sarjana, Kristina Wulandari (34) selektif memilih job. Sebu-

    lan sebelum Ujian Te ngah Semester (UTS), ma-

    hasiswi Universitas N e g e r i J a k a r t a (UNJ) jurusan Hu-kum Perdata ini mulai menolak sejumlah tawaran manggung di be-berapa daerah. B u k a n n y a aku jual mahal memang bela-

    kangan ini aku serius kuliah. Kan mau ujian,

    u jar mantan istri politisi asal Jambi, Al Amin Nur Nasution ini saat ditemui di

    Jakarta Pusat, k e m a r i n (18/10).n

    Dituding Kumpulkan Kades dan Kepala Dinas

    KUalaTUNGKal- Dua hari menjelang pemungutan suara, suhu politik di Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) semakin memanas. Senin malam (18/10) lalu, ratusan massa pendukung

    dan simpatisan Usman-Katamso (Utama), menyerbu rumah dinas Bupati Tanjab Barat Safrial MS. Mereka mengepung rumah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Kualatungkal itu selama 18 jam. Massa baru membubarkan diri, pukul 15.00 kemarin (19/10).

    T i n d a -

    ECERAN RP. 3.500,-RAbu, 20 OktObER 2010

    Volendam, Desa Nelayan yang Menjadi Etalase Pakaian Tradisional Belanda

    Pajang Foto Mega dan Gus Dur untuk Daya TarikVolendam hanya sekitar 20 kilome-

    ter dari Amsterdam.Dari kota itulah orang mengenal

    belanda tempo dulu. Inilah cerita wartawan Jawa Pos (induk Jambi

    Independent) tAuFIk LAMADE yang pekan lalu

    mengunjungi kota kecil itu.

    Whisky, teriaknya, lagi. Kami kembali mengikuti. Karena suaranya kurang lantang, Jenny kembali berteriak, Sateee Begitu kami menyahut, Sateeee, Jenny langsung membalas dengan kilatan blitz kameranya.

    Hasilnya, semua tersenyum dengan mulut terbuka saat foto dicetak. Mulut menganga meminta sate.

    Jenny menjadi juru potret di Zwarthoed, salah satu studio foto di Volendam. Studio itu larisnya bukan main. Di studio tersebut kami berpose dengan pakaian tradisional nelayan Belanda. Hampir semua orang Indonesia yang mempunyai koleksi foto diri dengan kostum khas Negeri Tulip itu berpose di studio tersebut.

    Sudah tak terhitung turis Indonesia yang dijepret Jenny. Karena itu, dia paham sejum-lah kosa kata bahasa Indonesia. Saya hanya bisa sedikit-sedikit (bahasa Indonesia, red), ujarnya lantas tersenyum. Karena itu, saat diajak berbincang panjang dengan bahasa Indonesia, dia langsung menyahut dengan bahasa Belanda atau Inggris.n

    selebritiKurangi Job Demi UTS

    kOStuM tRADISIONAL bELANDA: Foto Megawati bersama taufik kiemas serta sejumlah selebriti Indonesia yang dipajang di etalase studio di Volendam itu.

    tAuFIk LAMADE/JPNN

    Maia Estianty

    Massa UsmanKepung RumahSafrial 18 Jam

    Safrial Layangkan Protes ke Polda

    JaMBI- Laporan penculikan dua siswi SMP Purnama, Kota Jambi, Kusnarini Ar-nela alias Rini (14) dan Tian Mustika (14), Senin (18/10) lalu, ternyata hanya rekayasa belaka. Pelakunya adalah Desri Aryani Dewi (14), atas persetujuan dua temannya yang dilaporkan diculik tersebut.

    Rekayasa penculikan cukup dramatis yang dilaporkan Desri itu sempat membuat aparat kepolisian kalang kabut. Setelah melakukan penelusuran, akhirnya polisi me-mastikan, cerita penculikan yang dilaporkan Desri, Senin lalu hanya rekayasa Desri, atas persetujuan Rini dan Tian.

    Rekayasa penculikan ini terungkap, karena polisi tidak menemukan sedikitpun barang bukti yang mengarah kepada penculikan. Selain itu, Desri sendiri sudah mengakuinya ketika diperiksa di Polsek Kota Baru. Iya, dia akhirnya cerita kalau sesunguhnya laporan penculikan itu hanya rekayasa saja, kata Kapolsek Kota Baru AKP Ranefli Dian Candra kepada sejumlah wartawan, kemarin (19/10).

    Kapolresta Jambi Kombes Pol Syamsuddin Lubis, mengatakan, kronologis penculikan yang diceritkan Desri memang tersruktur.n

    kan ini mereka lakukan sebagai bentuk aksi protes. Massa yang dimotori sejumlah pentolan tim sukses Usman-Katamso itu juga meneriakkan yel-yel dan pro-paganda yang menyebut Safrial tidak fair dalam berpolitik.n

    5 Polisi luka, 4 Mahasiswa Ditangkap

    MUaRaTEBO- Af (11), Murid Madra-sah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah, Tebo, yang memperkosa dan membunuh balita masih diperiksa secara intensif di Polsek Tebo Ten-gah. Namun, hingga kemarin (19/10), polisi belum membolehkan wartawan menemui Af dan orang tuanya, Makmur.

    Kapolres Tebo AKBP M Arifin maupun Kapolsek Tebo Tengah AKP Suwito, dikonfirmasi selalu mengelak memberi keterangan. Namun, dari beberapa ang-gota, mengungkapkan kronologis kasus pembunuhan itu.

    Menurut pengakuan tersangka ke penyidik Polsek Tebo Tengah, dia nekat memperkosa Ms (3), karena hasutan dan ejekan dari teman-temannya. Awalnya, Af mengaku tidak pernah berpikir untuk memperkosa, apalagi membunuh saudara sepupunya itu. Niat itu baru muncul setelah dia bermain dan ngobrol dengan teman sebayanya pada sore kejadian, Sabtu (16/10) lalu.n

    Keterangan Murid MIN Pembunuh Balita

    Memperkosa karena Pengaruh

    Teman

    Saat SBY Berkunjung ke Makassar

    MaKaSSaR - Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) bertepatan kedatangan Pre-siden Susilo Bambang Yudhoyono di Clarion Hotel, kemarin (19/10), memakan banyak korban. Tercatat lima polisi, tiga di antaranya dari Satuan Brimob luka-luka akibat kena

    lemparan batu mahasiswa. Ada juga yang pingsan karena tidak tahan gas air mata.

    Sebaliknya, pihak kepolisian juga menang-kap empat orang mahasiswa yang terlibat demo anarkis. Demo anarkis ini berlangsung sekitar tiga jam.

    Ribuan mahasiswa UNM yang berkumpul di Jalan Raya Pendidikan di samping kam-pus mereka sekitar pukul 10.00.n

    Penculikan Dua Siswi SMP Rekayasa

    Safrial

    DEMO SAMbut SbY: Seorang aparat yang terluka digotong dalam aksi demo mahasiswa di kampus uNM, kemarin (19/10).

    tAWAkkAL/FAJAR/JPNN

    TOlONG, ikuti suara saya ya, te-riak Jenny Bont, perempuan muda dengan kamera di tangan. Rombongan kami yang siap-siap difoto tentu kaget dan tertawa men-dengar bule Londo itu berbahasa Indonesia. Di Belanda lagi.

    Yang membuat tertawa, tentu aksennya yang mengingatkan kita pada lafal para aktor Indonesia yang memerankan tokoh Londo dalam film-film dengan setting masa kolonial. Keju, ujarnya memberikan aba-aba.

    Saat saya dan teman-teman mengikuti dengan berteriak keju klik blitz fotonya bersinar. Baca Pajang hal 2

    Baca Penculikan hal 5Baca 5 Polisi hal 2Baca Memperkosa hal 5

    Baca kurangi hal 5

    Baca Massa hal 2

    Baca Safrial hal 5

    Massa menahan mobil yang membawa kerabat Safrial di depan rumah dinas bupati tanjab barat Safrial.tANJAb bArAt MeMANAs

    LukMAN HAkIM/JAMbI INDEPENDENt

    kristina

    DJAtMIkO/JAMbI INDEPENDENt

  • Jambi IndependentRabu, 20 Oktober 2010

    SEKARANG SESAKNAFAS ILSJA HILANG

    Bukan hal yang aneh jika berbagai penyakit datang manakala usia memasuki kepala empat. Bersamaan dengan merangkaknya usia, kekebalan (imunitas) dan kinerja organ tubuh mulai menurun, sehingga penyakit mudah untuk hinggap. Ilsja Desmuliaty (42 th), warga Kelurahan Pakuan Baru Jambi, juga mulai didatangi (gejala) penyakit saat usianya memasuki kepala empat. ....sejak enam bulan lalu telapak kaki terasa sangat nyeri ... Ilsya membuka pembicaraan. ..tak hanya, belakangan saya juga diserang sesak nafas dan kembung yang sangat meng-ganggu.... imbuh Ilsya.

    Serangan beberapa penyakit terse-but sangat mengganggu Ilsya. Usaha penyembuhan sudah dilakukannya namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

    Dua bulan lalu, setelah membaca testimoni di sebuah surat kabar lokal, dia membeli dan minum Gentong Mas dengan rutin sesuai petunjuk dalam kotak.

    Meski perlahan, manfaat Gentong Mas sudah mulai dirasakan setelah kotak pertama habis. ...Alhamdulillah, sebulan setelah minum dengan rutin ...berbagai keluhan mulai dari nyeri pada telapak kaki, perut kembung dan sesak nafas perlahan-lahan mulai menghilang ucap Ilsya penuh syukur. Rasa Gentong Mas yang lezat dan manfaat yang sudah dirasakan sendiri membuat Ilsya tetap rutin minum Gentong Mas. ...rasanya rugi jika melewati pagi dan sore tanpa minum Gentong Mas ujar Ilsya menutup perbincangan.

    Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang alami dan aman tanpa efek samping sebab dibuat dari herbal murni dan alami. Gentong Mas yang dibuat dari Gula Aren dan Nigella Sativa (Habba-tussauda) terbukti bermanfaat bagi penderita dari berbagai penyakit seperti asam urat, kembung dan gangguan pernafasan.

    Gentong Mas mengandung Niacin yang berfungsi mengkikis timbunan purin penyebab asam urat yang menumpuk di persendian kaki dan tangan. Selain itu, Linoleic Acid, Ascorbic Acid pada Gentong Mas berfungsi mencegah radang (inflamasi) pada sendi

    dan tulang, sehingga rasa sakit reda.Gentong Mas juga mengandung Glycine dan

    Ascorbic Acid yang efektif untuk mencegah dan mengontrol kelebihan asam pada lambung yang menyebabkan kembung (maag).

    Gentong Mas juga mengandung Riboflavin yang menurut Jeff Nugent berfungsi membersihkan saluran pencernaan dari lambung hingga kerongkongan. Dan juga mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai anti-histamin dan inflamasi yang mengurangi rasa

    perih dan sesak pada tenggorokan. Untuk hasil maksimal pola hidup sehat seperti makan teratur dan banyak minum air putih perlu dilakukan.

    Gentong Mas dibuat dari herbal murni yang diproses tanpa bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Kelezatan rasanya dan manfaatnya yang besar bagi kesehatan membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas.

    Untuk informasi lebih lanjut hubungi: 07417102944. Tersedia Di Apotek/Toko Obat Terdekat Di Kota Anda: Jambi 081366971641, Kab Batanghari, Telp

    08127469614, Apotek Barokah, Jl Prof. Dr. Sri Sudewi, Ma Bulian, Apotek Karya Paten, Jl Jend Sudirman, Toko Obat Karya Paten Pasar Ma Bulian, Banko 08127377033, Apotek Giji Farma, Apotek Taufik Farma, Apotek Restu Ibu, Apotek Hidayah. Kabupaten Muarojambi (082176501222): Apotek Rahma (Sengeti), Apotek Fortuna (Sengeti), Toko Obat Syaeful (Sengeti), Toko Obat Sulin (Sungai Bahar). Kab. Bungo (081366311821): Apotek Sari Anda, Apotek Roza, Apotek Cahaya Sehat, Apotek Berkah Kesehatan. Kab. Tanjab Barat (085266064889): Apotek Waras, Jl. Siswa, Apotek Manjur: Jl. Kemakmuran No. 51, Apotek Sehat: Jl. Kemakmuran No. 67. Kab. Kerinci (081366375643) Apotek Berkah Jl. Muradi Simp. 5 Sei Penuh, Apotek Usaha Baru2 Jl. M. H. Tholib No. 75 Sei Penuh, Apotek Zonny, Jl. Teuku Umar No. 29 S. Penuh. Toko Obat Gio Pasar Bedeng VIII Kayu Aro. P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com

    Ilsja Desmuliaty

    Pajang Foto Mega dan Gus Dur untuk Daya Tarik ------------------------------dari hal 1

    Massa Usman Kepung Rumah Safrial 18 Jam ------- dari hal 15 Polisi Luka, 4 Mahasiswa Ditangkap ----------------------------------------------dari hal 1

    Studio foto Zwarthoed didi-rikan sejak 1920, saat kawasan nelayan itu mulai berkembang menjadi daerah wisata. Agar orang Indonesia tergoda untuk mampir, studio tersebut mema-jang sejumlah foto tokoh dan selebriti Indonesia di etalase.

    Yang paling mencolok adalah foto pasangan Megawati dan Taufik Kiemas. Juga, ada foto mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan keluarga. Sejumlah selebriti seperti Maya Rumantir, Ruth Sahanaya, dan pengacara O.C. Kaligis juga terpampang.

    Selain di etalase, foto Mega-wati dipasang dalam ruangan tempat ganti pakaian. Beberapa orang bahkan menyebut studio itu dengan studio foto Mega.

    Maksudnya, tempat presiden kelima RI tersebut pernah ber-foto. Tapi, ada juga yang me-nyebut studio foto Gus Dur.

    Selebriti dunia juga dipasang sebagai daya tarik. Di antaranya, foto bintang sepak bola Brazil Ronaldo yang pernah merumput di PSV Eindhoven, Barcelona, dan Inter Milan. Ada pula foto Ronald Koeman, pemain in-ternasional Belanda yang juga pernah membela Barcelona.

    Sejumlah turis asal Spanyol berteriak ketika melihat foto Ronaldo, top scorer Piala Dunia 2002 itu. Mereka pun langsung masuk studio berfoto dengan Dutch costumes yang sekali jepret seharga 8 euro (sekitar Rp 96 ribu dengan kurs 1 euro = Rp 12.000).

    Sebenarnya, cukup banyak pakaian tradisional Belanda. Sebab, setiap daerah punya pakaian khas. Tapi, yang paling populer adalah pakaian Vo-lendam. Pakaian pria berupa celana gombrang hitam dengan baju merah plus songkok tinggi. Banyak pilihan properti sebagai aksesori saat dijepret.

    Misalnya, sambil memegang alat musik akordeon atau pipa rokok. Atau, sambil memegang jaring ikan, tong plastik, serta

    anyaman bambu berisi ikan.Pengunjung perempuan bisa

    berpose sambil memegang bunga tulip. Semua harus me-makai klompen, sepatu atau selop dari kayu khas negeri itu. Agar seolah-olah alami, studio tersebut menyediakan backdrop pemandangan seperti di ping-gir pantai atau di dalam rumah khas Belanda, lengkap dengan perapiannya. Hasilnya, foto itu memang seindah aslinya.

    Walaupun sesaat, dengan pak-aian dan aksesori tradisional tersebut, pengunjung bisa me-nangkap denyut masa lalu negeri Belanda. Awalnya, Volendam yang berada di Provinsi Nord Hollad itu merupakan sebuah pelabuhan di wilayah Edam yang terletak di muara Sungai Ije. Pada 1357, penduduk Edam menggali kanal pendek Zuiderzee dengan pelabuhan tersendiri. Lantas, pelabuhan aslinya ditutup den-gan membuat bendungan.

    Masyarakat yang tinggal di sekitar reklamasi bendungan itulah yang kemudian disebut Volendam yang secara harfiah berarti Bendungan Penuh. Berdasar data terbaru (update 2005), penduduk desa yang layak disebut kota mini itu men-capai 21 ribu jiwa.

    Posisi Volendam berada di bawah permukaan laut. Posisi geografis kota di Belanda yang diakhiri dengan kata dam me-mang lebih rendah dari permu-kaan laut. Misalnya, Rotterdam atau Amsterdam.

    Bahkan, permukaan tanah Amsterdam, kota terbesar di Belanda, rata-rata di posisi 2,5 meter di bawah garis permu-kaan laut.

    Adanya bendungan membuat posisi Volendam tidak lagi be-rada di pinggir laut. Kota itu terletak di tepi danau air tawar, yang debit airnya berasal dari Sungai Rhein yang mengalir dari Jerman dan Swiss. Namun, karena orang Belanda tidak suka ikan air tawar, mereka memilih menangkap ikan di laut yang

    berjarak dua kilometer dari tepi bendungan.

    Ukuran dan bentuk rumah-rumah di Volendam hampir sama. Khas rumah Belanda: beratap lancip.

    Warnanya didominasi cokelat tua atau merah. Yang mem-bedakan antara yang satu dan yang lain adalah pintunya. Baik model maupun warna catnya.

    Warna pintu itu sengaja dibe-dakan agar pemilik rumah tak keliru saat pulang dalam kondisi mabuk.

    Orang Volendam memang dikenal senang mabuk (minum minuman beralkohol), selain kesohor sebagai nelayan yang ulet menangkap ikan. Salah satu ikan yang biasa mereka buru adalah ikan kod yang hidup di laut dalam. Ikan yang banyak mengandung omega itu sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan fisik anak-anak. Ikan kod juga banyak diproduksi sebagai min-yak ikan.

    Setelah mengarungi laut untuk

    memburu ikan, para nelayan bi-asanya langsung mengadakan pesta bir. Mereka mempunyai tradisi me enggak bir barengbareng.

    Lantaran pulang dalam kondisi sempoyongan, para nelayan ser-ing salah masuk rumah. Mereka tidak bisa membedakan pintu rumah sendiri dengan rumah tetangga. Nah, karena itu, warna cat pintu rumah-rumah di kota kecil tersebut berbeda-beda.

    Dengan begitu, mereka tidak salah masuk rumah dan dibu-kakan istri sendiri, bukan istri tetangga. Bila salah rumah, pasti bisa panjang buntutnya.

    Kini, Volendam lebih dikenal sebagai kampung turis diband-ing kampung nelayan. Hampir seluruh turis yang berkunjung ke Belanda selalu memasukkan desa itu sebagai salah satu tujuan. Rasanya belum ke Belanda

    bila tidak mampir ke Volen-dam, kata Robijn, warga asli Volendam yang kini memilih menjadi pelayan toko suvenir daripada menjadi nelayan.(*)

    Mereka dijaga ketat sekitar 500 anggota Samapta Pol-restabes Makassar bersama Satuan Brimob dan dibantu puluhan anggota TNI dari Yongkavileri 10.

    Awalnya, perwakilan ma-hasiswa UNM, A. Baktiar yang t iga orang rekannya melakukan negosiasi dengan Kasat Samapta Polrestabes Makassar AKBP Sigit. Maha-siswa itu meminta agar diberi ruang melakukan orasi sam-bil aksi teaterikal di sekira ujung Jalan Raya pendidikan. Namun, aparat t idak men-gizinkan.

    Setelah tiga kali negosiasi tidak ada kesepakatan, tepat pukul 12.00 mahasiswa mu-lai mendekati barisan aparat. Lima menit kemudian, be-berapa mahasiswa melem-par batu ke aparat petugas. Lemparan mahasiswa itupun dibalas petugas dengan lem-paran batu dan tembakan gas air mata.

    Beruntung, puluhan ang-gota TNI yang ikut dalam pengamaman itu tidak ikut melakukan serangan. Bahkan mereka langsung bubar saat Presiden SBY telah menin-ggalkan Clarion Hotel and Conven t ion sek i r a puku l 12.55.

    Lima Polisi yang luka-luka dan ditandu dari lokasi keja-dian yakni Bripka Pabeanan dan Bripda Dody dari Sampta Polrestabes Makassar. Lain-nya, Briptu Maril iansyah, Bripda Irfan, dan Bripda A Alam dari Satuan Brimob.

    Petugas yang mengalami luka pa l ing parah ada lah Br ipka Pabeanan. Kepala bagian kanan bocor akibat terkena lemparan batu. Se-dangkan petugas yang lain-nya luka-luka di tangan dan kaki.

    Bukan hanya aparat , dua wartawan yang meliput peris-tiwa itu juga terkena lemparan batu. Salah satunya wartawan Detik.Com perwakilan Makas-sar, Muh Nur Abdurrahman juga dilarikan ke rumah sakit akibat terkena lemparan batu di bagian kepalanya. Seorang fotografer dari salah satu me-dia cetak juga luka di bagian kaki.

    Aksi saling serang antara mahasiswa dengan petugas kepolisian ini berlangsung s e k i t a r t i g a j a m . S e b a b , kegiatan saling serang i tu nanti berakhir sekitar pukul 15.00.

    H u m a s U N M , I s n a n i a h Nurdin d ikonf i rmasi usa i demonstrasi mengatakan ada empat mahasiswa UNM yang ditangkap petugas. Seorang juga dilarikan ke rumah sakit

    terdekat karena terkena lem-paran balasan dari aparat.

    Isnaniah mengatakan, awal-nya mahasiswa sebenarnya hanya ingin melakukan aksi damai. Tapi tiba-tiba ada be-berapa oknum pemuda yang melempar ke arah petugas. Yang melempar per tama tadi, i tu bukan dari maha-siswa UNM. Semua korlap dari sembilan fakultas sudah memerintahkan mahasiswa UNM masuk dalam kampus. Jadi saya heran kenapa tiba-tiba ada yang melempar ke arah petugas, ujar Isnaniah.

    Salah satu dari empat maha-siswa UNM yang ditangkap bernama Ian Anarki. Sedang-kan tiga lainnya belum dike-tahui identitasnya. Mereka masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar.

    Polisi Siapkan 19 Ribu Petugas

    Sementara itu, Kepala Bi-dang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar memperkirakan jumlah pengunjuk rasa yang akan turun ke jalan hari ini sekitar dua ribu orang. Mer-eka tergabung dalam 15 ele-men masyarakat, seperti lem-baga swadaya masyarakat, badan eksekutif mahasiswa, dan serikat buruh. Sekitar 15 elemen aksi telah memberita-hu kami, katanya dalam ket-erangan pers di Polda Metro Jaya, kemarin (19/10).

    Di antara kelompok aksi yang akan beraksi hari ini adalah Badan Eksekutif Ma-hasiswa seluruh Indonesia, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekeras-an (KontraS), Petisi 28, dan sejumlah organisasi serikat buruh. Konsentrasi massa diperkirakan akan terjadi di Is tana Merdeka, lapangan Monas, Istana Wakil Presi-den, Gedung DPR, gedung Komisi Pemberantasan Ko-rupsi (KPK), Bundaran Hotel Indonesia, serta pusat-pusat perekonomian. Untuk menga-mankan aksi unjuk rasa, Boy melanjutkan pihaknya telah menyiagakan 19 ribu pers-onel, terdiri dari satuan or-ganik Brimob dan pasukan huru-hara. Polisi juga telah mempersiapkan kendaraan taktis yang bisa digunakan untuk menghalau massa.

    Tanpa Pemerintah Pun, Ekonomi Tetap Jalan

    Rabu siang itu, tepatnya 9 Juli 2009, wajah SBY tampak sumringah. Maklum, sehari sebelumnya, Pi lpres baru saja digelar . Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survey, pasangan

    SBY-Boediono sudah dinya-takan menang.

    Sehari setelah pencontren-gan 8 Juli tahun lalu, SBY memang langsung menggelar rapat koordinasi terbatas di Kantor Presiden. Tiga menteri koordinator waktu itu, yakni Menko Polhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, dan Menko Kesra Aburizal Bakrie mengapit SBY saat mengge-lar jumpa pers.

    Waktu itu SBY optimistis, dengan Pemilu satu putaran, pemerintahan akan lebih ce-pat bekerja. Perekonomian pun akan lebih cepat pulih setelah diterpa krisis tahun 2008. Saya optimis bahwa investasi akan bergerak lebih cepat, kata SBY, kala itu.

    Kini, genap satu tahun sudah pemerintahan SBY-Boediono bekerja. Dengan kemenangan mut lak 60,8 persen suara dalam Pemilu 2009, sangat wajar apabila banyak kalan-gan menaruh harapan kepada pemerintahan saat ini.

    Namun, tetap saja, masih banyak yang menyatakan tidak puas. Kinerja SBY-Bo-ediono dinilai tidak menun-j u k k a n h a s i l s e l a y a k n y a pemimpin yang mendapatkan mandat besar dar i rakyat . Ter lebih , sebenarnya, in i adalah periode kedua SBY sebagai presiden. Kiner ja pemerintahan, ibarat berlari, seharusnya lebih kencang dibanding periode sebelum-nya.

    Ketua Umum Asosiasi Pen-gusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, dalam satu tahun terakhir pe-merintahan SBY-Boediono, t idak ter lalu banyak yang diker jakan. Janj i inf ras-tuktur dihilangkan hi-cost economy, lalu (kemudahan pembebasan) tanah, enggak ada yang jalan secara baik, kata Sofjan.

    Sofjan juga menyoroti koor-dinasi yang sangat kurang antarmenteri ekonomi. Ke-banyakan berasalan anggaran yang belum cai r . Secara umum rapot masih merah, kata Sofjan.

    Dalam sejumlah kesempa-tan, pemerintah menggembar gemborkan kinerja pertum-buhan ekonomi. Dibanding negara lain, Indonesia me-mang termasuk salah satu dari 3 negara, yakni bersama Tiongkok dan India, yang bertumbuh tinggi sejak krisis 2008. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi semester pertama ta-hun ini mencapai 5,9 persen.

    Sofjan menyebutkan, den-gan banyaknya peker jaan

    rumah pemerintah yang be-lum selesai, kinerja tersebut belum banyak memiliki arti. Tanpa pemerintah pun, juga sudah seperti ini, kata dia.

    Angka kemiskinan dan pen-gangguran memang te rus menurun. Jumlah penduduk miskin per Maret 2010 men-capai 13,33 persen atau 31,02 juta, atau menurun 1,51 juta dibanding Maret 2009 sebesar 32,53 juta. Sedangkan angka pengangguran per Februari 2010 mencapai 7,41 persen, atau turun dibanding Agustus 2009 sebesar 7,87 persen dan Februari 2009 sebesar 8,14 persen.

    Namun, penurunan tersebut juga masih cukup bias. Se-bab, Indonesia masih sangat longgar dalam menetapkan definisi tenaga kerja. Dalam kriteria BPS, satu jam bek-erja dalam seminggu sudah bisa dikategorikan bekerja. Buruh kena PHK. Keeso-kan harinya jadi pemulung. Statusnya tetap bekerja. Kar-ena itu, angka pengangguran turun terus, sebut Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri.

    Jika pengangguran diserap sektor informal, itu juga tidak bisa diklaim sebagai kinerja pemerintah. Sebab, maraknya sektor tenaga kerja informal justru merupakan tanda pe-merintah gagal dalam men-stimulasi penciptaan lapan-gan kerja. Jangan bangga jika mayoritas usaha adalah UMKM. Mereka bergelut di sektor informal karena tak bisa bekerja di sektor for-mal, kata Faisal.

    Ketua Umum Kadin Indo-nesia Suryo Bambang Sulisto berpendapat kinerja pemerin-tah secara umum sebenarnya sudah cukup baik. Namun, pertanyaannya adalah apakah itu sudah maksimal Jawa-banya j e las be lum, ka ta Bambang. Ia berharap pemer-intah fokus kepada peningka-tan daya saing nasional.

    Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, pe-merintah telah bekerja keras di segala bidang. Namun ka-dangkala itu belum tersosial-isasi dengan baik. Untuk itu, presiden meminta para men-teri untuk aktif menjelaskan program-program yang telah dijalankan pemerintah.

    Kepala Unit Kerja Presi-den bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengatakan, kinerja para menteri sudah lebih baik dibandingkan evaluasi se-mester pertama lalu. Secara umum 50 persen lebih bagus dari yang sebelumnya, kata Kuntoro.(jpnn)

    Mereka menuduh Safrial yang juga calon incumbent, pesa ing Usman Ermulan , telah menggunakan fasilitas rumah dinas sebagai tempat pertemuan dan penggalangan suara jelang pemungutan su-ara, 21 Oktober nanti.

    Mereka juga menuding sua-mi Cici Halimah i tu telah mengumpulkan kepala desa (kades), PNS, tim sukses, to-koh masyarakat dan beberapa pejabat SKPD, sebagai upaya pemenangan pada tanggal 21 Oktober 2010 besok. Mereka meminta Panwaslu Tanjab Barat dan pihak terkait lain-nya mengambil tindakan te-gas atas kejadian itu.

    Kita minta panwaslu ber-sikap tegas dan menindak-lanjuti pelanggaran meng-gunakan rumah dinas yang dilakukan oleh Safrial MS ini, kata salah seorang warga di antara kerumunan massa ketika anggota panwaslu be-rada di lokasi. Mereka mene-gaskan tidak akan membubar-kan diri, jika panwaslu tidak segera bertindak tegas atas dugaan pelanggaran pemilu pada masa tenang.

    Kedatangan massa Utama ke rumah dinas bupati, berawal dari adanya pertemuan secara tertutup antara kepala desa, tim sukses, dan kepala dinas beserta sejumlah pejabat di rumah dinas bupati. Ratusan massa langsung dihadang pihak kepolisian karena akan masuk dan menggeledah ke-diaman kepala daerah itu.

    Pantauan Jambi Indepen-den t , s e j ak Sen in ma lam hingga Selasa dini hari, se-lain ratusan massa, turut hadir sejumlah anggota DPRD Tan-jab Barat yang mendukung Utama. Di antaranya H Sae-fuddin, Umar Ibrahim, Jamal Darmawan, Suhatmeri, Hamid Chung, dan Indra Safari.

    Sementara, puluhan personel Polres Tanjab Barat, dari Sat-uan Dalmas, Sat Intelkam, dan Reskrim tampak berjaga-jaga di depan pagar rumah dinas. Sebagian lagi ada yang bersiaga di halaman rumah dinas.

    Ketua tim pemenangan Us-man-Katamso, H Syaifuddin mengatakan, aksi yang mer-eka lakukan sebagai bentuk protes atas sikap Safrial MS yang menggunakan rumah dinas sebagai tempat meng-umpulkan tim sukses, PNS, sejumlah Kepala desa dan pimpinan SKPD untuk meme-nangkan Pemilukada.

    Ini yang kita permasalah-kan. Rumah dinas i tu mi-lik negara dan dibiayai dari APBD. Tidak boleh digu-nakan un tuk mengga lang kekuatan pol i t ik . I tu me-nyalahi aturan. Kalau per-

    temuan dan penggalangan itu dilakukan Safrial di Posko, kita tidak masalah. Jadi kita minta pihak terkait mengusut masalah ini, katanya.

    Syaifuddin menyebutkan be-berapa orang PNS dan pimpi-nan SKPD telah mereka iden-tifikasi melakukan pertemuan dengan Safrial. Di antaranya, Kepala Kantor PPKTB; Much-lis, Kabag Hukum; Hidayat Badar, dan Kepala Satpol PP; Encep Jarkasih. Kemudian, Kacabdis Seberang Kota; Ab-dul Hakim Mahdi, para kades dan tim sukses Safrial-Yamin dan pihak lainnya, seperti Ac-uang, Mat Bunting, dan Udin Gajah.

    Beberapa di antara PNS yang hadir, menurut Syaifuddin, ada yang kabur ketika mereka mulai berkumpul dan berteriak di depan pagar rumah dinas Safrial tersebut. Di antaranya, Kades Serdang Jaya, Kades Mekar Jaya, Kabag Hukum Setda Tanjab Barat, Kakan Tata Kota, Muchlis SH, Hj.Salmah, Irham, dan Zais.

    Sementara beberapa orang lainnya masih terkepung dan hingga siang kemarin masih berada di rumah dinas. Mer-eka antara lain, Kades Pe-matang Lumut; Hasan Basri H a r a h a p , U s t a d z M u r n i , Ustad Ismail, Ustad Satargih, dan Acuang.

    Kejadian ini sudah dua kali. Kami tidak terima. Kami minta pemilu ini adil tanpa ada pelanggaran. Sebelum datang ke sini, kami sudah memberitahu KPUD dan Pan-waslu, tapi sepertinya tidak ada tindakan, kata anggota Komisi I DPRD itu, Senin malam lalu.

    Menuru t d i a , j i ka t i dak s ege ra be r t i ndak , kepe r -cayaan masyarakat terhadap panwaslu akan hilang. Dia juga meminta, pemilukada ditunda, karena masyarakat sudah t idak percaya den-gan Panwaslu. Panwaslu dibiayai negara, begitu juga dengan KPUD. Diharapkan penyelenggara pemilu harus tegas, karena ini sudah me-langgar, ada pertemuan di ru-mah dinas pada masa minggu tenang, katanya.

    Ditemukan Satu PNSSekitar pukul 00.30, ke-

    marin (19/10), perwakilan massa dan sejumlah wartawan diperbolehkan masuk gerbang rumah dinas bupati. Anggota dewan yang diperbolehkan masuk di antaranya, H Syaifud-din, Hamid Chung, Jamal Dar-mawan, H Satiar, Suhatmeri dan Umar Ibrahim.

    Mereka ingin menggeledah rumah dinas, namun kepoli-sian tidak memperbolehkan,

    karena Rumah Dinas meru-pakan objek vital. Akhirnya Kapolres Tanjab Barat pun turun tangan guna menengahi perseteruan itu.

    K a p o l r e s T a n j a b B a r a t AKBP Mintarjo menyerahkan persoalan ini kepada panwas-lu. Kata dia, ada mekanisme yang harus dipatuhi, karena persoalan ini adalah masalah pemilu. Kapolres meminta kepada para simpatisan untuk bersikap tenang.

    Mari kita sama-sama sele-saikan dengan pikiran jernih. Kita ikuti aturan dan undang-undang. Kami serahkan ke-pada panwaslu, karena ini wewenangnya. Kepolisian dalam hal ini berada diten-gah-tengah, ujar Mintarjo.

    Akhirnya, anggota panwaslu yang terdiri dari A Sibli dan Budi didampingi beberapa anggota kepolisian memer-iksa se jumlah ruangan d i rumah dinas . Hanya sa ja , mereka tidak sempat masuk ke ruangan dalam.

    Panwaslu menemukan satu orang di ruangan belakang, bernama Abdul Hakim Mah-di, seorang PNS di Pemkab Tanjab Barat. Hasil pengece-kan panwaslu, warga Parit Delapan, Kecamatan Bram Itam itu hanya bertamu ke rumah dinas.

    Kita temukan dia sedang duduk. Dan kedatangannya ber t amu ke rumah d inas . Kami hanya memeriksa ru-angan sebelah luar, karena ru-angan dalam terkunci, kata Budi, Anggota Panwaslu.

    K e t u a P a n w a s l u R u s l i Tarigan, mengatakan, saat melakukan pengecekan, dua anggotanya sempat bertanya secara langsung kepada Safrial di dalam rumah dinas tersebut. Safrial mengaku tidak ada menggelar pertemuan dengan para pimpinan SKPD, PNS dan para kepala desa.

    Bupati (Safrial, red) bilang dia hanya menerima tamu H Mughni, yang ketika itu salat tasbih di mushola rumah di-nas untuk berdoa agar pemi-lukada berjalan lancar dan aman. Selain Pak H Mughni, bupati bilang dia hanya terima tamu H Aspandi yang ketika itu minta bantuan dana untuk berangkat Rakorwil IPHI ke Padang, jelas Rusli.

    Menurut dia, Safrial juga m e n g a ku sempa t be rb in -c a n g d e n g a n s a l a h s a t u pengusaha, bernama Aju. Tapi bupati bilang hanya cerita bisnis, terang Rusli. Ketika disinggung sejumlah nama pejabat, PNS dan tim sukses dan para kades, menu-rut Rusli, Safrial mengaku tidak ada mengundang apalagi melakukan pertemuan.(aki)

  • No Umur Harga/kg1 3 Tahun Rp 1.100,08/kg2 4 Tahun Rp 1.231,87/kg3 5 Tahun Rp 1.316,33/kg4 6 Tahun Rp 1.362,33/kg5 7 Tahun Rp 1.405,66/kg6 8 Tahun Rp 1.453,70/kg7 9 Tahun Rp 1.505,19/kg8 10 Tahun Rp 1.553,24/kg

    Sumber: Disbun Provinsi Jambi Update Hingga 20 Oktober 2010

    Jambi Independent Rabu, 20 Oktober 2010

    KURS DOLLARHARI INI

    Mata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 6,911.22 6,840.81

    USD 8,968.00 8,878.00

    Subsidi untuk KawasakiEdge dan Athlete

    Di CV Seluber Anugerah

    JAMBI-Program subsidi uang muka sebagai salah satu strategi jitu untuk mendongkrak pen-jualan sepeda motor, khusus-nya tipe underbone (bebek), te ngah digencarkan CV Seluber Anugerah, selaku diler resmi mo-tor Kawasaki Jambi.

    Program potongan uang muka memang masih menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk melakukan pembelian sepeda motor. Hal ini pula lah yang menjadi salah satu alasan Seluber tetap mempertahankan cara ini sebagai salah satu pro-gram promosi unggulannya.

    Konsumen kita sudah sangat cerdas. Terkadang untuk mem-beli kendaraan roda dua, mereka rela menunggu program-pro-gram istimewa yang biasanya diberikan oleh diler seperti CV Seluber Anugerah, terang Rahmat Perdana Sales Counter CV Seluber Anugrah Kawasaki Direct Dealer (KDD) Jambi, baru-baru ini.

    Dalam program subsidi uang muka (DP) ini, Seluber hanya memberlakukan untuk 2 varian underbone saja, yaitu Edge dan Athlete. Dengan subsidi sebesar

    Rp 500 ribu, konsu-men cukup merogoh kantong sebesar Rp 1.250.000,- sebagai

    uang muka untuk se-tiap pembelian ked-

    ua motor tersebut. Dengan uang

    muka yang r e l a t i f

    kecil

    itu pembeli cukup mengangsur Rp 615 ribu untuk Edge dan Rp 693 ribu bagi Athlete perbulan dengan tenor pengembalian se-lama 3 tahun.

    Bicara soal keunggulan Edge untuk kelas underbone, motor ini menawarkan selera yang berbeda untuk penunggangnya. Selain desain yang sporty dan furistik, motor ini memiliki performa mesin yang cukup tangguh. Pada dapur pacunya yang berkapasitas 112 cc-4Tak, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 8,30 Hp pada 8000 rpm dengan torsi maksimal 8,13 Nm pada 6500 rpm.

    Edge termasuk yang punya kehandalan pada mesinnya. Meski kapasitas cc-nya terbilang standar namun dengan dukungan tekhnologi di dalamnya yang canggih, motor ini dijamin sangat responsif namun tetap efisien dalam penggunaan bahan bakar, ujar Rahmat.

    Dalam hal keamanan saat pe-ngereman Edge boleh dibilang pakarnya. Rem yang digunakan Egde telah memenuhi standar keselamatan kendaraan roda dua, yaitu menggunakan rem hidrolik dengan single disc serta caliper 2 piston. Dengan perpa-duan komponen tersebut, niscaya pengeraman secara ekstrem tidak akan jadi masalah besar.

    Untuk mendukung penampi-lannya, Edge yang keluar den-gan dua tipe R (velg jari-jari) dan VR (velg racing) memiliki 4 varian warna, Hitam Metalik, Lime Green, Biru Metalik dan Merah Metalik. Edge dilepas Rp 14 juta on the road Jambi. (asa/ikl)

    KawasaKi Direct DealercV seluber anugerah

    Jl. Kol Abunjani No. 37 ABSipin Jambi

    Telp. 0741. 65704 65705Fax -741-65522

    SERBA BARU: Edge saat di-

    pajang di Diler CV Seluber Anugerah. Edge tidak

    hanya keluar dengan tampi-lan baru yang

    sporty dan futuristik. Edge

    juga dibekali dengan

    mesin racikan teranyar dari

    Kawasaki yang lebih tangguh.

    JAMBI-SMAILING Tour dengan Garuda Indonesia rute Jakarta China sudah bisa dirasakan oleh wisatawan yang ingin me-nikmati indahnya suasana China.

    Ya, Garuda kini hadir tidak hanya untuk penerbangan ke Eropa saja, tapi sejumlah tujuan wisata di Asia kini dapat anda nikmati bersama Garuda, seperti Tokyo, Beijing, Bangkok, Seoul, Hongkong, Shanghai, Osaka hingga negara-negara di Wilayah Arab.

    Salah satu kota yang patut dikunjungi ber-sama Garuda Indonesia adalah ke Beijing, China. Pengalaman Anda berlibur belum lah terasa lengkap jika tidak menyempatkan untuk berkunjung ke Beijing.

    Selain sebagai pusat pemerintahan, Beijing merupakan salah satu kota terunik

    di dunia. Kota ini berada di dataran rendah Chaoyang, yang dikelilingi pegunungan Yen San. Di pegunungan inilah berdiri sebuah bangunan monumental yang berse-jarah, yaitu Tembok China, yang merupakan salah satu keajaiban dunia.

    Setelah pesawat mendarat di Beijing Internatoinal Airport yang berada di Distrik Sun Yi, 30 kilometer dari pusat kota arah ke Timur, para wisatawan tidak usah khawatir soal akses transportasi. Pemerintah Beijing telah lengkap menyediakan berbagai sa-rana transportasi seperti mobil atau kereta api yang bisa mengakses keseluruhan kota di China.

    Memasuki Kota Beijing, kita akan dibuat tercengang. Ribuan gedung megah ter-pancang di kota seluas 19 ribu hektar itu.

    Semuanya ditata sedemikian rapi, membuat sejuk mata memandang. Jutaan pohon nampak menghijaukan kota, sehingga ke-bersihan udara tetap terjaga. Dari seluruh gedung yang ada, yang terdiri dari perkan-toran, hotel dan lainnya hampir selalu terisi penuh oleh para penghuninya.

    Nah, bagi Anda yang memiliki impian untuk plesiran ke Beijing, Garuda Indonesia senantiasa memberikan pelayanan terbai-knya. Kini, Anda dapat langsung memesan tiket penerbangan dengan layanan berkelas yang mengutamakan kenyamanan dengan harga yang terjangkau, yaitu 446 USD. Dengan harga yang relatif tidak mahal, Anda dan keluarga bisa mewujudkan impian menikmati Beijing.

    Seperti yang Jambi Independent lakukan

    saat ini. Bersama Garuda Indonesia melalui program Family Trip, Koran Pertama dan Terbesar di Jambi ini, berkesempatan merasakan kenyamanan terbang bersama Garuda mengunjungi China.

    Family Trip bersama Garuda ini berlang-sung selama 10 hari, sejak 19-28 Oktober 2010. Perjalanan ini turut mengunjungi be-berapa kota besar seperti Beijing, Ghuang-zuo dan Hongkong. Program Family Trip ini merupakan bentuk kemitraan antara Jambi Independent bersama Garuda Indoensia yang telah berjalan sejak perusahaan tersebut hadir di Jambi. (Adv)

    Kenyamanan Terbang ke Chinadan Hongkong Bersama Garuda

    Support by:

    TERBANG BERSAMA GARUDA INDONESIA

    Rumah Griya Bumi Lestari, Bunga KPR 8,35 PersenRumah SejahteraDesain Tropis

    8,35 persen untuk plafon kredit Rp 70 juta, atau angsuran sekitar Rp 696 ribu per bulan. Jadi selama masa angsurang hingga 15 tahun, konsumen tidak perlu khawatir akan perubahan suku bunga, karena bunga ringan ini berlaku selama masa kredit, jelas dr Usman Karim, pimpinan PT Bima Karya Mandiri devel-oper perumahan Griya Bumi Lestari.

    Suku bunga KPR di BTN di-jelaskan Usman Karim, telah diatur oleh pihak bank. Untuk plafon senilai Rp 50 juta menda-pat bunga 8,15 persen, Rp 60 juta

    diberikan bunga 8,25 persen, Rp 70 juta mendapat bunga 8,35 persen, dan untuk plafon Rp 80 juta mendapat bunga 8,5 persen.

    Tak hanya bunga ringan yang ditawarkan oleh pihak bank, tapi developer pun berusaha meningkatkan spesifikasi ru-

    mah yang dijual. Dikatakan Usman Karim di Griya Bumi Lestari untuk RS 36 rumah sudah di plafon menggunakan papan GRC, dinding plaster dan dicat luar dalam, atap metal, jalan utama aspal, air sumur galian, listrik 1.300 watt.

    Perumahan Griya Bumi Lestari

    merupakan hunian yang nyaman, asri, dan jauh dari kebisingan. Lokasi perumahan ini terletak di lokasi terbaik dekat Jalan Raya Kasang Pudak, samping SMP Negeri 8 Muarajambi. Peruma-han ini menawarkan tipe rumah RS T36/126, RS 42/140, RS 70/150, dan RS 90/180. Peruma-

    han tersebut dibangun dengan disain tropis yang modern dan minimalis, serta memiliki lokasi yang nyaman dekat dengan seko-lah, puskesmas, dan masjid.

    Satu hal yang menarik di Pe-rumahan Griya Bumi Lestari, memiliki pemandangan hijau nan asri dan udara yang segar

    karena jauh dari polusi. Tempat ini pun tak begitu jauh dari Taman ACI sebagai sarana rekresasi keluarga, sehingga memberi nilai tambah bagi pemukiman di seki-tarnya. Perumahan Griya Bumi Lestari benar-benar asri dengan nilai investasi pasti, tegas dr Usman Karim.(ynn)

    JAMBIBuat Anda yang memiliki pendapatan maksimal Rp 2,5 juta dan ingin memiliki rumah sejahtera atau dulunya lebih dikenal dengan sebutan ru-mah sederhana, kinilah saatnya. Karena Perumahan Griya Bumi Lestari bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN), menawarkan kredit perumahan rakyat (KPR) dengan suku bunga

    Keuntungan Memiliki Rumah Griya Bumi Lestari

    LOKASIS t r a t e g i s d e k a t j a l a n r a y a K a s a n g P u d a k

    (Jalan ke Taman ACI) dilalui angkutan umum atau oplet

    FASILITASSamping SMPN 8 Muarojambi, dekat lapangan bola kakiDekat SD, Puskesmas, dan masjidHanya tiga menit dari Simpang Gado-gadoJalan utama dan lingkungan aspalAir sumur dan litrik

    KANTOR PEMASARANGRIYA BUMI LESTARI

    JL A Thalib, Lorong Karya No.30

    Telanaipura JambiTelp (0741) 668306

    HP. 7111337, 7111522

    RUMAH SEJAHTERA :Perumahan Griya Bumi Lestari menawarkan hunian dengan desain tropis nan asri serta dekat dengan berbagai fasili-tas umum.

    fo

    To

    : y

    US

    nA

    InI M

    nA

    RIS

    /JA

    MB

    I In

    DE

    PE

    nD

    En

    T

  • Jambi IndependentRabu, 20 Oktober 2010

    PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL

    HindustanSPESIALIS SyAwAT DAN mATA TANPA

    OPERASI UNTUk UmUm

    Bapak Tabib G S PunjabiHp: 0812 7858 099

    Praktek setiap hari hari pukul 08.00 wib sampai 21.00 wib Hari Libur Tetap Buka

    JL. Hos Cokroaminoto No 32 Psr keluarga + 100 meter dari Tugu Juang Siping ke arah Simpang kawat Jambi. Izin Depkes 735/1993

    Ramuan kami diracik oleh pakar Tabib langsung dari Gunung Himalaya Hidustan Menyembuhkan:Syawat - Lemah Syawat -Cepat Keluar - Impoten -Tidah Punya Keturunan - Perbesar Zakar - Ambieyen -Asma -Asam Urat - Kencing ManisMata - Memerah - Katarak - Rabun Jauh - Rabun Dekat - Slinder - Min Plus - Berlemak - Berair - Mudah PerihRamuan kami tiada duanya, pertama dan paling mujarap di Indonesia. Sudah ribuan pasien berhasil disembuhkan. Bagi anda yang mempunyai keluhan soal syawat dan mata segera konsultasikan kepada kami. Percayalah tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Anda mau berobat.Keharmonisan rumah tangga yang paling penting dalam hidup.

    Ramuan kami alami tanpa efek samping, cukup satu kali berobat dijamin sembuh untuk selamanya, kami bisa berikan garansi untuk itu.

    Kami Metode yang tepat bagi anda dan mem-punyai sertifikat dari India spesialis mengobati penyaKit Lemah Syahwat, Impoten, Cepat KeLuar , Sperma encer, memperbesar jaka (btg), tidak mempunyai keturunan, Kenc-ing manis, Sakit pinggang, kurang gairah dalam hubungan suami istri, juga tersedia ramuan ambein khusus pria dan wanita tanpa operasi dan menghilangkan bau badan pria dan wanita. Juga tersedia ramuan untuk memperbesar payudara

    Ramuan ini alami, tanpa efek samping, jangan tunda lagi konsultasikan diri anda segera, kami dapat memberikan

    kartu garansiJam Praktek : 08.00 s/d 20.00 WIB . praktek setiap hari, hari

    libur tetap buka.

    Hp. 081274373700

    NOMOR : 8.422/N.5.3/PAKEM/II/2002

    Alamat :Jln. Prof. Dr Sumantri Brojonegoro No. 58 Simpang Pulai (Samping Apotik Beradat)

    NB : Spesial is mata tanpa operasi dan kami juga me -nyediakan ramuan untuk pe-nyakit mata min-plus, ma ta me-rah, rabun jauh/dekat, ka tarak, mata berku nang-ku nang akibat diabetes baik pria maupun wani-ta muda/tua, yang berkaca

    PUSAT PENGOBATAN

    TRADISIONAL INDIA

  • Rabu, 20 Oktober 2010Jambi Independent

    Surat protes ke Polda itu akan mer-eka tembuskan ke Mabes Polri dan pimpinan tertinggi masing-masing lembaga yang bersangkutan.

    Ini kan memancing bentrok fisik. Ini namanya tidak menjaga kenyamanan pilkada. Seharusnya tak perlu menggunakan massa. Kan ada pihak-pihak yang ber-wenang mengurus pilkada. Ke-napa semua pihak seolah mau menyelesaikan persoalan. Apal-agi orang awam yang tak tahu aturan, kata Nazirin Lazie.

    Menurut pria yang berprofesi sebagai pengacara itu, yang men-jadi dasar acuan mereka melapor adalah UU no 32 tentang pe-merintahan daerah dan UU No 12, tentang Pemilukada Junto peraturan nomor 65 tahun 2009, soal aturan pelaksanaan pilkada. Mereka menilai, peristiwa seperti pengepungan itu bisa terjadi kapan saja. Makanya, mereka meminta kepada pendukung Safrial-Yamin tak meladeni upaya provokasi yang dilakukan tim Utama.

    Sejak awal kita sudah menduga bakal ada upaya provokasi. Ma-kanya, kita juga memberikan sa-ran kepada kandidat untuk tak ikut debat, karena bisa memancing keributan, lanjut Nazirin. Kalau sudah ribut, semua pihak dirugi-

    kan dan khusunya pilkada akan menjadi kacau, tambahnya.

    Terpisah, Sekretaris Tim Peme-nangan Safrial-Yamin, Mukhtar AB, membantah tudingan tim Utama yang menyebutkan ada pertemuan Safrial dengan tim sukses di rumah dinas. Kalau pertemuan khusus tim sukses dengan Pak Safrial itu tidak ada. Saya ini sekretaris tim. Tidak ada itu. Tapi kalau ada tim datang ke rumah dinas mungkin sah-sah saja, mereka kan juga masyarakat Tanjab Barat, katanya. Termasuk soal PNS, menurut Mukhtar, tidak ada pertemuan Safrial dengan PNS. Kalaupun ada PNS yang berada di rumah dinas, mungkin PNS yang bertugas di sana. Menang-gapi masalah ini, Mukhtar enggan berspekulasi. Kalau lah tim Usman-Katamso menilai hal itu sebagai pelanggaran, dia mempersilahkan melapor ke panwaslu.

    Kita kooperatif sajalah. Kalau dinilai ada pelanggaran laporkan dengan panwaslu. Nanti panwaslu yang akan menindaklanjuti itu. Kalau sifatnya pidana pemilu diteruskan ke Gakkumdu. Ka-lau administrasi diteruskan ke KPUD. Saya pikir begitu saja, kata Mukhtar. Pantauan Jambi Independent di lapangan, aksi

    massa pendukung dan sim-patisan Usman-Katamso itu mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Ratusan polisi bersenjata lengkap dari Polres Tanjab Barat bersama personel Kodim dan Satpol PP disiaga-kan di lokasi. Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Mintarjo dan Komandan Kodim juga turut melakukan pengamanan. Mereka terlihat siaga satu. Berbagai upa-ya persuasif dan komunikasi terus dilakukan. Namun massa hanya menepi dan masih tetap bertahan. Kendati demikian tidak ada ben-trok fisik antara aparat dan massa maupun orang-orang yang berada di dalam areal rumah dinas.

    Masih berdasarkan pantauan di lapangan, gerakan massa sempat memanas terlihat tiga kali. Perta-ma sekitar pukul 10.17, kemarin. Ketika seorang laki-laki berhelm yang membonceng perempuan keluar dari rumah dinas bupati dengan sepeda motor.

    Ketika itu orang tersebut sempat dikejar oleh massa. Tapi, berhasil dicegah oleh aparat kepolisian. Kejadian serupa juga terjadi seki-tar pukul 12.17. Ketika itu salah seorang pria yang diketahui ber-nama Muk Ketuk hendak keluar dari rumah dinas bupati. Ketika

    mendekati pagar, dia sempat dike-jar, diteriaki dan dihujat massa. Melihat kejadian itu, aparat ke-polisian yang sejak bersiaga di depan pagar melarang Muk Ketuk keluar sambil menenangkan mas-sa. Peristiwa ketiga terjadi sekitar pukul 13.45, ketika mobil Kijang kapsul bernopol BH 1320 OL keluar dari halaman rumah dinas bupati. Mobil itu membawa tiga orang kerabat Safrial dari Jambi bersama Abdul Hakim Mahdi. Tepat di depan gerbang pagar, mobil berwarna hitam itu dicegat massa. Beberapa orang terlihat mengacungkan pukulan dan beru-saha membuka pintu mobil. Na-mun lagi-lagi polisi dengan sigap menahan aksi massa dan meminta massa tidak menghalangi mobil itu melanjutkan perjalanan.

    Massa baru membubarkan diri sekitar pukul 15.30 sore kemarin, setelah aparat kepolisian dari satuan Brimob, Dalmas dan anti huru-hara menyisir dan menekan pergerakan massa dengan meng-gunakan pola pagar betis dan memblokade beberapa titik yang melintasi rumah dinas.

    Kapolres Tanjab Barat AKBP Mint-arjo ketika dikonfirmasi sore kemarin mengatakan, situasi sementara masih kondusif dan terkendali. (aki)

    Safrial Layangkan Protes ke Polda --------------------------------------------------dari hal 1

    Penculikan Dua Siswi SMP Rekayasa ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1

    Ketika itu, salah satu temannya menyinggung masalah hubun-gan suami istri.

    Menurut anggota, temannya itu bertanya kepada Af. Af, kau per-nah dak metet cew (hubungan intim suami istri),. Dengan lugu bocah yang masih duduk di kelas III seko-lah MIN itu menjawab belum per-nah. Memangnyo ngapo?, tanya Af, seperti ditirukan anggota.

    Jawaban tersangka itu kemudian dibalas kembali oleh temannya dengan jawaban. Ngapo dak kau cubo be, enak nian tu rasonyo, ujar temannya, lagi.

    Atas dasar pertanyaan temannya itulah, kemudian muncul rasa in-gin tahu dari Af akan nikmatnya

    berhubungan suami istri.Lantaran penasaran, sore itu

    juga, Af mengajak Ms yang meru-pakan sepupunya sendiri mencari durian di kebun. Koban yang masih balita tidak mengerti apa-apa dan hanya mengikut saja kata dari abang sepupunya itu.

    Setibanya di dalam kebun, Af pun mulai menjalankan aksinya. Dia membuka satu per satu paka-ian yang digunakan oleh korban. Kami buka baju dan celanonyo, Bang, kami cubo lah masukin barang kami ke barang dio (Ms, korban balita), tapi barangnyo kecik nian Bang, jadi dak masuk. Bukan itu be Bang waktu sayo kayak gitu dio melawan memu-

    kul dan menerjang sayo Bang, kata Af, kepada penyidik Polsek Tebo.

    Setelah korban melakukan per-lawanan, Af menutup mulut kor-ban menggunakan tangannya agar korban tidak berteriak. Mungkin karena kehabisan nafas, korban pun jatuh pingsan. Melihat korban terbaring lemah -seperti pingsan, Af panik. Dia meninggalkan korban dan pulang ke rumah me-laporkan korban pingsan kepada orang tuanya. Ketika itu, Af tidak menyangka korban meninggal, kata anggota yang minta namanya tidak ditulis itu.

    Tidak beberapa lama berselang, Af kembali ke TKP bersama

    bapaknya, Makmur. Setelah di-periksa, ternyata Ms sudah tidak bernyawa lagi. Untuk menutupi, perbuatan anaknya, sore itu juga Makmur bermaksud mengubur-kan mayat Ms. Namun sayang, hari sudah gelap. Makmur men-gurungkan niatnya, dan akhirnya mengambil keputusan membuang mayat korban ke sungai.

    Saya panik. Dari pada nanti-nya dihakimi massa, lebih baik saya kuburkan. Tapi, karena hari sudah malam, saya tidak bisa menguburkan Ms. Akhirnya saya memutuskan membuang mayat korban ke sungai, kata Makmur kepada penyidik Polsek Tebo Tengah. (usa)

    Kristina menyatakan, dirinya tak mau pendidikannya terus terhambat lantaran karir. Apalagi sebelumnya pendidikannya sem-

    pat terhenti karena mengejar kar-ir. Aku nggak mau mengulangi kesalahan yang sama. Rejeki ada yang mengatur, ujarnya.

    Sebagai anak kampus, Kristina mengaku menemukan lingkun-gan yang berbeda saat kuliah. Banyak teman baru, jadi aku

    mulai enjoy di sini, ujarnya. Meski begitu, dia tidak akan

    meninggalkan profesinya se-lama ini. (jpnn)

    Namun, setelah ditelusuri ternya-ta hanya cerita fiktif belaka.

    Katanya kedua korban dibawa pakai mobil Jeep (bukan Daihatsu Taft, seperti ditulis kemarin) warna hitam. Ternyata itu tidak ada, sebut Lubis didampingi Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah, saat gelar konferensi pers di ruang Humas Polda Jambi kepada sejum-lah wartawan, kemarin (19/10).

    Seperti diberitakan, menurut Ka-polresta, cerita gadis itu, kedua temannya diculik oleh sejumlah pria tak dikenal saat mereka se-dang duduk-duduk di sekitar toko foto kopi di depan sekolahnya. Pelakunya menggunakan Mobil Daihatsu Taft warna hitam, yang dia lupa nomor pelatnya. Pasca ke-jadian, lalu Desri melapor ke Polsek Kota Baru didampingi orang tua Kusnarini Arnela alias Rini sekitar pukul 12.00. Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lapangan dan melakukan penyelidikan.

    Hasil pengembangan kita, pada malam harinya kita langsung melakukan pengejaran. Kala itu, sekitar pukul 21.00, tiba-tiba handphone Rini bisa dihubungi orang tuanya, yang saat itu sedang berada di Polsek Kotabaru, papar perwira dengan tiga melati di pundaknya itu.

    Dari komunikasi yang dilakukan

    dengan Rini, diperoleh informasi bahwa mereka sedang berada di suatu tempat, yang mereka sendiri tidak tahu dimana. Setelah dia-jak komunikasi lebih jauh, Rini mengaku sedang berada di sebuah Poliklinik Mesuji, Desa Dabur Rajo, Kabupaten OKI, Sumsel. Saat itu Rini mengatakan dalam keadaan aman beserta rekannya Tian Mustika. Namun dalam obrolannya terdengar suara keta-kutan, ungkap Kapolresta.

    Setelah mendengar keterangan dari Rini via telepon genggam terse-but, anggota langsung mengadakan kontak dan berkoordinasi dengan Polsek Mesuji. Selanjutnya, Polsek Mesuji bergerak ke TKP.

    Ternyata benar. Di poliklinik tersebut ada dua orang remaja yang bernama Rini dan Tian Mustika. Saat ditemukan keduanya dalam keadaan sehat walafiat, urainya.

    Lalu, malam itu juga mereka diamankan di Mapolsek Mesuji. Selain mereka, Polsek Mesuji juga mengamankan supir dan kernet bus Jatra, yang mereka tumpangi, untuk dimintai keterangan.

    Dari keterangan supir Jatra, diketahui ternyata Rini dan Tian memiliki tiket dengan tujuan Jambi-Bandung. Pengakuan sopir tersebut membuat sejumlah ang-gota Polsek Mesuji merasa heran.

    Pasalnya, dari laporan yang mer-eka terima, keduanya telah diculik dan dibawa oleh sejumlah pria memakai mobil JIP.

    Lantaran kurang yakin dengan keterangan sopir bus, lalu pihak Polsek Mesuji meminta keteran-gan Rini dan Tian. Dari penuturan keduanya, mereka mengaku tidak diculik. Tapi, mereka memang mau ke Bandung menemui temannya.

    Dijelaskan Rini dan Tian, saat itu, Bus Jatra yang mereka tump-angi sedang berhenti makan di Rumah Makan Tiga Saudara Tiga di Mesuji OKI. Lantaran Tian Mustika mabuk daratmuntah-muntah--, lalu dengan inisiatif sendiri pergilah mereka berobat ke poliklinik yang letaknya per-sis di samping rumah makan tersebut.

    Saat mereka berobat di po-liklinik itulah, Polsek Mesuji menemukan mereka dan langsung diamankan. Dari cerita Rini dan Tian Mustikan terkuak fakta jika penculikan yang mereka alami adalah rekayasa saja.

    Meski demikian, untuk mem-perkuat adanya rekayasa pencu-likan itu, pihak Polresta Jambi langsung memintai keterangan terhadap pihak bus Jatra Jambi.

    Saat dikonfirmasi, pihak Jatra membenarkan ada tiga orang anak

    SMP datang ke loket Jatra dan membeli tiket jurusan Jambi-Band-ung. Mulanya, pihak Jatra sempat curiga jangan-jangan tiga gadis belia ini hendak kabur dari rumah.

    Kami mau ke Bandung. Nak nemui orang tuo kami,ujar ketiga gadis itu kepada pihak Jatra sep-erti diutarakan Kapolresta Jambi.

    Lantaran percaya dengan ucapan ketiga gadis itu, lalu pihak Jatra memberikan mereka tiket. Saat itu mereka hanya membeli dua tiket. Mereka sempat nawar bisa nggak dua tiket untuk tiga orang. Namun, pihak Jatra mengatakan tidak bisa. Sehingga, satu orang

    atas nama Desri tidak jadi berang-kat, jelas Kapolresta seraya men-gatakan untuk mengelabui orang tua mereka, lalu Desri merekayasa adanya penculikan.

    Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian memastikan bahwa penculikan yang dilaporkan oleh Desri semuanya adalah rekayasa saja alias palsu. Faktanya, ham-pir seluruh bagian penculikan dimaksud diskenario sendiri oleh mereka bertiga. Saya tegaskan, kasus penculikan ini hanya reka-yasa saja, tegas Lubis.

    Lalu, apa yang melatarbelakangi ketiga gadis belia ini melakukan

    rekayasa penculikan, sehingga sempat membuat geger warga Jambi dan menghebohkan aparat kepolisian? Karena takut tidak diizinin ke Bandung oleh orang tua mereka. Hanya itu, kata mantan Kabid Humas Polda Jambi itu.

    Dia menegaskan, ketiganya akan dijerat pasal 242 KUH-Pidana subs Pasal 266 KUHPi-dana, karena membuat laporan palsu dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Perbuatan yang mereka lakukan mem-buat resah semua pihak. Karena masih tergolong anak di bawah umur dan masih sekolah, maka

    mereka kami pulangkan ke orang tuanya masing-masing. Namun demikian, tidak berarti kasus ini di-stop. Proses hukumnya tetap berlanjut, katanya.

    Terpisah, Kepala Sekolah SMP Purnama Junaidi Bachtiar, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa tiga siswinya itu tidak masuk sekolah sejak Senin (18/10) lalu. Dia juga mengaku yakin ketiganya bukan diculik.

    Saya ada menerima laporan dari salah seorang guru yang kala itu mendengar mereka ber-tiga sedang membuat rencana hendak pergi, jelasnya. (cr03)

    Memperkosa karena Pengaruh Teman ---------------------------------------------dari hal 1

    Kurangi Job demi UTS -----------------------------------------------------------------dari hal 1

  • Jambi IndependentRabu, 20 Oktober 2010

    KAMPANYE

    PilKAdA bAtANghAri

    sEMENtArA itu

    SITI MASNIDAR,Batanghari

    SITI MASNIDAR/jAMbI INDepeNDeNT

    pasangan Fathuddin- Kemas Ismail menyapa pendukungnya saat kampanye di pemayung, kemarin (19/10)

    luKMAN hAKIM/jAMbI INDepeNDeNT

    Hasil Tes Kesehatan Cawako Diterima KPUD 24 Oktober

    Fathuddindi Pemayung,

    Hamdidi Bulian

    Hari Terakhir Kampanye, Syahirsah, Fattah dan Ardian Pilih Temui Tim

    JAMBI- Dua Calon Bupati (Cabup)

    Batanghari, Fathuddin Abdi dan Hamdi Rahman tak mau kalah dengan tiga kandidat incumbent, Syahirsah, Ardian dan Fattah. Kemarin (19/10), keduanya juga memanfaatkan kampanye rapat umum untuk unjuk kekuatan. Kampa-nye akbar dua cabup itu menjadi pe-nutup masa kampanye yang diberikan KPUD Batanghari.

    Mulai hari ini, tidak ada lagi aktivitas kampanye yang boleh dilakukan para cabup maupun tim suksesnya.

    Fathuddin mengakhiri kampanye dengan rapat umum di Pemayung. Acara ini dihadiri ribuan massa sim-patisannya. Dia juga membawa artis Jambi, Khairun Najwa, pelantun lagu legendaris, Ketimun Bungkuk. Semen-tara Hamdi menggelar rapat umum di Lapangan Garuda Muarabulian dengan artis KDI.

    Masa Tenang,Atribut harus Diturunkan

    DengAn berakhirnya masa kampanye, mulai pukul 00.00, Rabu (20/10) dini hari tadi--, seluruh pasangan Cabup-Ca-wabup Batanghari harus membersihkan atribut yang dipasang. Koordinator Pokja Kampanye KPUD Batanghari M Aris, mengaku sudah menyurati tim sukses lima pasangan Cabup-Cawabup Batanghari untuk melakukan penertiban.

    Karena kita sudah memasuki masa tenang selama tiga hari, kata mantan wartawan Jambi Independent itu saat ditemui di kantornya, kemarin (19/10). Jika tidak dindahkan, menurut Aris, KPUD ber-sama panwas dan pihak terkait akan melakukan penertiban.

    Menurut dia, selama masa tenang, aktivitas yang ditolerir hanya yang sifatnya pertemuan internal parpol dan tim. Ak-tivitas kampanye tidak boleh, katanya.

    Ketua Panwas Batanghari Mustra, mengatakan, secara umum pelaksanaan kampanye berjalan aman dan sukses. Indikasi pidana pemilu hanya ada satu kasus dan saat ini masih dalam pengkajian. Yang kasus batik, katanya saat ditemui di tempat yang sama.

    Untuk pelanggaran adminstratif, pihaknya sudah meneruskan-nya ke KPUD. Hanya pelanggaran lokasi pemasangan atribut, ujarnya. (nid)

    Hari ini, Batas AkhirLaporan Dana Kampanye

    Fathuddin dalam orasinya, mengajak masyarakat Batanghari tidak terpe-ngaruh oleh pembagian kaos, dan bentuk lainnya untuk mempengaruhi pemilih. Jika ingin perubahan, pilih nomor 4, katanya saat berorasi.

    Sementara tiga kandidat lainnya, pada hari terakhir kemarin memilih melaku-kan konsolidasi dengan tim dan para saksi di TPS. Ketua Tim Pemenangan

    Fattah-Sinwan, Jasasila, mengatakan Fattah kemarin mengunjungi Kecama-tan Bajubang untuk bertemu dengan tim. Termasuk datang ke Bungku.

    Hari ini (kemarin, red) kegiatan tidak padat. Hanya konsolidasi tim. Kunju-ngan hanya satu daerah, yakni Ba-jubang, katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin (19/10).

    Hal senada juga disampaikan ketua

    Tim Pemenangan Syahirsah-Erpan. Belum ada kegiatan terjadwal. Hanya konsolidasi tim, kata Ahmad Fithoni menjawab SMS Jambi Independent.

    Ketua Tim Pemenangan Ardian-Faisal juga tak jauh berbeda. Kemarin, pasa-ngan yang diusung PDIP dan PAN itu tidak menggelar aktivitas kampanye. Kita hanya kunjungan ke tim saja, kata Rahmad Mulyadi. (nid)

    PMII Ajak Masyarakatgunakan Hak Pilih

    SeKITAr 20 orang mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tanjung Jabung Barat, kemarin (19/10), menggelar aksi damai. Mereka berjalan berkeliling Kota Kualatungkal, sambil mengajak dan menyerukan kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat untuk menggunakan hak pilih pada tanggal 21 Oktober 2010 besok.

    Partisipasi kita semua pada pemilukada ini merupakan wujud kepedulian terhadap pembangunan di daerah. Oleh karenanya kami dari PMII Cabang Tanjung Jabung Barat mengajak kepada semua masyarakat yang terdaftar di DPT untuk menggunakan hak suara-nya, kata Ketua Umum PMII Cabang Tanjab Barat Herman Dani.

    Mereka juga menyerukan kepada masyarakat untuk memi-lih pemimpin sesuai pilihan masing-masing tanpa intervensi dari pihak manapun. Dia juga mengingatkan warga agar tidak terpancing oleh isu-isu negatif yang dilancarkan pihak-pihak tertentu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

    Kepada kedua tim sukses, para mahasiswa menghimbau agar mengedepankan cara-cara politik yang santun dan beretika de-ngan mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Tujuan dari pemilukada adalah memilih pemimpin. Makanya, mari kita bersama-sama mengedepankan cara-cara politik yang santun dengan mengedepankan kedewasaan berpolitik dan mematuhi semua aturan-aturan yang ada, kata A. Jakfar Edi Wijaya, pengurus PMII Cabang Tanjab Barat lainnya.

    Dalam aksinya, mahasiswa juga memberikan leaflet dan brosur yang berisi ajakan menggunakan hak suara pada 21 Oktober 2010 besok. Aksi damai para mahasiswa PMII itu mendapat apresiasi dan dukungan dari warga. Ini terlihat dari beberapa orang warga yang turut berorasi bersama para mahasiswa. Mereka menilai apa yang dilakukan para mahasiswa itu sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dan jalan tengah yang tepat di tengah panasnya suhu politik saat ini. (aki)

    HArI ini (20/10), KPUD Ba-tanghari memberi batas akhir bagi tim sukses masing-masing calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) menyerah-kan laporan penerimaan dana kampanye. Sementara laporan penggunaan dan penerimaan secara gabungan harus sudah diterima tanggal 22 Oktober.

    Kita sudah menyurati tim sukses cabup sejak tanggal 10 Oktober lalu. Kita berharap mereka bisa memenuhinya, kata Aris, Koordinator Pokja Kampanye KPUD Batanghari, kemarin (19/10).

    Selanjutnya, laporan itu akan

    diaudit oleh akuntan publik independen. Dalam hal ini, ada tiga kantor yang sudah ditunjuk. Dua kantor akuntan mengaudit dua calon masih-masing. satunya lagi hanya satu, katanya.

    Dari hasil audit akan dilihat apakah mereka memenuhi aturan sesuai dengan undang-undang. Termasuk sumber dana kampanye dan penggu-naannya. Lalu, laporan dana kampanye akan diumumkan secara terbuka kepada masya-rakat melalui media. (nid)

    besok, logistik Mulai

    Didistribusikan JAMBI-Aktivitas di KPU

    mulai padat. Ini karena logistik untuk keperluan pencoblosan tanggal 23 Oktober ini harus segera didistribusikan mulai besok. Koordinator Pokja Lo-gistik KPU Batanghari Zawa-wi, mengatakan, sebenarnya dalam jadwal pihaknya akan melakukan distribusi hari ini.

    Namun, setelah melakukan pertemuan dengan panwas dan kepolisian, mereka me-milih mendistirbusikan besok. Ini untuk pengamanan. Agar logistik tidak terlalu lama di PPS, katanya saat ditemui, kemarin.

    Dis t r ibus i sendi r i akan langsung disalurkan ke panitia pemungutan suara (PPS) yang berada di kelurahan. Nantinya sehari sebelum hari H, KPPS bisa membawanya ke TPS.

    Untuk pengamanan logistik, selain dari KPU dan panwas, juga ada dari pihak kepolisian. Termasuk saat logistik berada di kelurahan.

    Untuk surat suara, hasil penyor tiran, jumlah yang ru-sak 962 lembar. Namun se-muanya sudah diganti. Saat ini,

    kata Zawawi, masih dilakukan packing (pengepakan) untuk memasukkan logistik ke da-lam kotak suara. Dimana, satu TPS mendapatkan surat suara berdasarkan DPT ditambah dengan 2,5 persen, segel 15, tinta dua botol, bilik suara ada dua, kotak satu unit, formulir rangkap 10 dan lainnya. Se-karang tinggal memasukkan logistik ke kotak. Tanggal 21 siap distribusi, katanya.

    Untuk distribusi, pihaknya memang memprioritaskan daerah-daerah jauh terutama daerah yang menggunakan jalur sungai dan berada di perbatasan seperti Batu Sawar, Bungku dan daerah lainnya. Sedangkan untuk pembuatan tenda di TPS sendiri, KPPS mendapatkan bantuan Rp 500 ribu. (*)

    M. Aris

    SUngAIPenUH KPUD Kerinci memastikan paling lambat hasil tes kesehatan tu-

    juh pasang Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Bacawa-ko-Bacawawako) Sungaipenuh

    sudah diterima 24 Oktober mendatang. Se suai jadwal dan tahapan yang sudah disusun, 25 Oktober sudah ada pe-netapan dan kepastian cawako-cawawako yang boleh mengi-kuti Pilwako Sungaipenuh, 11 Desember mendatang.

    Hasil tes kesehatan kandidat itu sebagai bahan kita pleno penetapan calon, kata Ketua KPU Kerinci Wazirman. Menu-rut dia, selama dua hari pelak-sanaan tes kesehatan, semuanya berjalan dengan mulus. Semua

    pasangan hadir dalam waktu yang hampir bersamaan. Pukul 08.30, semua pasangan sudah berada di ruang pemeriksaan rumah sakit, terangnya.

    Khusus hari kedua kemarin, pasangan yang menjalani pe-meriksaan rontgen, EKG, urine, syaraf dan jantung. Sebelumya, pada hari pertama dilakukan pemeriksaan mata, THT dan penyakit dalam. Semuanya dijalani dengan baik dan baru saja berakhir pemeriksaan ke-dua, katanya, kemarin siang.

    Kemudian pada hari ini (tera-khir), menurut Wazirman, akan dilakukan tes psikologi oleh psikolog yang sengaja diha-dirkan dari Jambi.

    Seperti diketahui, tujuh pasan-gan balon wali kota dan wakil wali kota yang menjalani pemer-iksaan kesehatan, yakni Zubir Muchtar-Zamzami, Syafriadi-Nasrun Farud, Hasvia-Amrizal Jufri, Zulhelmi-Novizon, Ahma-di Zubir-Mushar Azhari, Asafri Jaya Bakri-Ardinal dan Dahniel Miftah-Yos Adrino. (ian)

    AKSI DAMAI: Mahasiswa dari pMII Tanjab barat saat melakukan aksi damai, mengajak masyarakat meciptakan pemilukada aman damai dan bersih, kemarin.

  • Jambi IndependentRabu, 20 Oktober 2010

    Sita Ganja Rp 3 Triliun

    Parlemen Diserang, Anggota Dewan TewasGROZNY - Chechnya kem-

    bali bergolak. Republik yang menjadi bagian dari Federasi Rusia itu memang tidak per-nah sepi dari konflik. Kemarin (19/10), sekelompok pria ber-senjata menyerang kompleks parlemen di Kota Grozny. Dua personel kepolisian dan seorang legislator tewas dalam aksi pagi tersebut. Sedikitnya 17 orang lainnya terluka. Seperti yang sudah-sudah, kali ini mereka gagal lagi. Sayangnya, kami tidak bisa mencegah jatuhnya korban jiwa, ungkap Menteri Dalam Negeri Rusia Rashid Nurgaliyev sebagaimana diku-tip Associated Press (AP).

    Begitu mendengar kabar adan-ya serangan nekat itu, dia lang-sung bertolak ke ibu kota Chech-nya. Dia lantas mengadakan pertemuan empat mata dengan Presiden Ramzan Kadyrov.

    Menurut Jubir Kepolisian Chechnya Ramzan Bekkhoyev, para pemberontak itu menyerbu kompleks parlemen pukul 08.45 waktu setempat (sekitar pukul 11.45 WIB). Tujuan mereka adalah gedung utama parlemen. Pada awal serangan, seorang pelaku meledakkan bom bunuh diri di pintu gerbang. Ledakan itu juga melukai beberapa petugas yang berjaga di depan, katanya.

    Dalam kepanikan, lanjut Bek-khoyev, dua pelaku serangan berlari ke dalam gedung sam-bil meneriakkan Allahu ak-bar. Sambil berlari masuk, pemberontak yang jumlahnya sekitar empat orang itu mem-berondongkan peluru ke arah orang-orang di dalam, ura-inya. Petugas keamanan yang dibantu personel kepolisian lantas mengejar para pelaku. Baku tembak di dalam gedung

    pun tak terelakkan. Jubir Parlemen Chechnya

    Zelim Yakhikhanov menduga, para pemberontak bermaksud menyandera para legislator lewat aksi nekat mereka. Begitu men-dengar tembakan di luar gedung, kami langsung melarikan diri ke lantai tiga dan berlindung di sana sampai tidak lagi terden-gar tembakan, ungkapnya da-lam wawancara dengan Agence France-Presse (AFP). Tidak se-orang legislator pun yang tewas dalam insiden tersebut.

    Bekkhoyev menyatakan bah-wa pihaknya berhasil menewas-kan dua pelaku dalam baku tembak yang berlangsung se-lama sekitar 20 menit tersebut. Sementara itu, seorang pelaku yang lain tewas karena ledakan bom bunuh diri. Enam di antara sekitar 17 korban yang terluka adalah polisi. (jpnn)

    Panen Besar Pasukan Meksiko

    M E K S I K O - P a s u k a n

    keamanan Meksiko menuai kes-uksesan besar. Kemarin (19/10), mereka sukses menggagalkan upaya penyelundupan sedikit-nya 105 ton ganja kering siap kirim di Kota Tijuana. Nilai nominal dedaunan memabuk-kan yang hendak dikirim ke Amerika Serikat (AS) itu dita-ksir mencapai 4,2 miliar peso alias Rp 3 triliun.

    Tangkapan di kota perbatasan Meksiko-AS tersebut dianggap sebagai sitaan terbesar da-lam beberapa tahun terakhir. Polisi bekerja sama dengan militer Meksiko sukses me-nyita narkotika jenis ganja tersebut di tiga titik, ujar Jen-deral Alfonso Duarte Mujica dalam konferensi pers seperti dikutip Associated Press (AP). Selain 105 ton ganja tersebut, polisi dan militer menangkap 11 tersangka.

    Menurut Mujica, tangkapan besar itu justru bermula dari serangan geng narkoba terhadap polisi dan militer yang sedang berpatroli di Tijuana. Beberapa pria bersenjata dalam konvoi

    kendaraan bermotor menembaki petugas keamanan. Serangan itu dibalas dengan tembakan. Baku tembak pun tak terelak-kan. Seorang polisi dan seorang pelaku terluka.

    Serangan itu lantas dilanjutkan dengan razia di tiga titik ber-beda di Tijuana menjelang fajar kemarin. Beberapa tersangka ditangkap dalam penggerebe-kan tersebut. Di tiga titik itu, petugas menemukan ganja siap kirim yang sudah dikemas rapi dalam sekitar 10.000 kardus.

    Untuk menyamarkan isinya, masing-masing kardus dibalut semacam lakban. Paket-paket itu sengaja dikemas dalam kar-dus berbeda warna. Mungkin untuk memudahkan pengiriman. Selain itu, ada simbol gambar atau kata-kata yang tercantum di masing-masing kardus. Salah satunya gambar Homer Simp-son, terang Mujica. Diduga, berat barang haram tersebut lebih dari 105 ton. Karena itu, petugas menimbang ulang ganja tangkapan mereka.

    Belakangan, produksi ganja di Meksiko meningkat pesat. Dulu, ganja-ganja yang diedarkan kartel-kartel narkoba Meksiko didapatkan dari Amerika Se-latan. Tapi, kini kartel-kartel narkoba mengikis ketergan-tungan terhadap suplai asing. Tahun ini, luas ladang ganja di Meksiko meningkat sekitar 35 persen alias 12.000 hektare dibanding 2009. Sebelum-nya, ladang ganja di Meksiko hanya tercatat sekitar 8.900 hektare.(jpnn)

    JUERGE DIENES/REUTERS

    tangkapan besar Barang bukti ganja yang disita petugas beserta para tersangka.

  • Rabu, 20 Oktober 2010Jambi Independent

  • Jambi IndependentRabu, 20 Oktober 2010

    BERLAKU 19 - 21 OKtOBER 2010EDISI : 20/10/10

    172 310 480 187 578 287 492 26

    300 485 2141156768509011843

    800581

    Kurangi Mi, Makan Pepaya

    Main Film Indonesia

    Pemain sinetron Chelsea Olivia (18), saat ini tidak banyak muncul lagi di jagat sinetron kejar tayang. Padahal, di awal kemunculannya pada 1999, wa-jah orientalnya kerap menghiasi layar kaca dalam beberapa judul sekaligus. Sekarang dia lebih sering tertangkap kamera saat menghadiri acara dengan keka-sihnya, Glen Alinski. Apa keg-iatan Chelsea sekarang? Sibuk melangsingkan perut, katanya kemarin (19/10) saat ditemui setelah press conference SCTV Awards di Senayan City, Ja-karta. Gadis kelahiran Bandar Lampung, 29 Juli 1992, itu ternyata akan syuting untuk klip video single terbarunya bersama BBB Girls (Laudya Chintya Bella, Ayushita, dan dirinya). Demi tampil sempurna di klip video, dia berusaha untuk mera-takan perutnya. Soalnya, harus mengenakan pakaian ketat. Pas badan. Kalau perutnya gendut,

    kan kelihatan nggak bagus, katanya. Salah satu cara agar perutnya tidak menonjol adalah mengurangi makan mi serta memperbanyak mengonsumsi pepaya saat makan malam. Jam makan malamnya pun maju, yaitu pukul 15.00. Meski peraturan makannya lebih ketat, bungsu di antara tiga bersaudara tersebut membantah bahwa itu adalah diet. Bukan diet sih supaya lebih lancar BAB aja, imbuhnya.

    Pesinetron yang na-manya meroket sejak bermain di sinetron Cin-cin itu menyatakan sen-gaja istirahat sejenak dari sinetron. Selama beberapa bulan tera-khir, dia menggunakan waktu untuk hal-hal yang tidak bisa dilakukan sebe-lumnya akibat ketatnya jadwal syuting. Sementara itu, proyek dengan BBB tetap dilakukan karena tidak banyak memakan waktu.

    Single terbaru yang berjudul Ingin Menikah i tu akan di jadikan soundtrack film Mang Kabayan. Melly Goe-slaw masih jadi orang di belakang lahirnya single dan grup musik tersebut. Chelsea me-nyatakan, dirinya dan personel BBB lain-nya memang tidak berbaka t be rada di belakang layar untuk urusan me-nyanyi. Saya rasa, bakatnya nggak ada di situ. Maka, sam-pai sekarang, yang menciptakan lagu pasti orang lain. Nggak kepikiran kalau harus men-ciptakan lagu sendi-ri, ujarnya.(jpnn)

    Satu lagi artis luar negeri yang semakin mantap ikut bersa-ing di industri hiburan Tanah Air. Setelah Sheila Majid, Maribeth, dan Siti Nurhaliza, kini adalah era Christian Bautista. Kiprah penyanyi asal Filipina tersebut cukup dikenal di Indonesia. Dia akan menjajal karir sebagai bintang film di Indonesia.

    Di Filipina, pelantun tembang The Way You Look at Me terse-but dua kali berakting di layar lebar lewat film Mano Po 5: Gua Ai Di (I Love You) pada 2006 dan Kimmy Dora pada 2009. Nah, di film yang berjudul

    Simfoni Luar Biasa itu, penyanyi yang pernah berduet dengan Bunga Citra Lestari tersebut akan menjadi pemeran utama, seorang rock star asal Filipina.

    Beberapa nama akan disand-ingkan dengan Bautista dalam film itu. Di antaranya, Ira Wi-bowo, Sophie Navita, Maribeth, serta Valerie Thomas. Kemarin (19/10) para pemain film Sim-foni Luar Biasa mengadakan syukuran di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) di Jalan Hang Lekiu III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Film yang diprod-uksi Nation Picture dan Primetime

    Production tersebut memang mengangkat cerita tentang anak-anak yang menderita kekurangan fisik.

    Bautista hadir dalam acara itu. Kenapa mau main film di Indo-nesia? Ceritanya bagus. Mereka (Nation Picture dan Primetime Production, Red) meyakinkan saya. Ini belum pernah saya lakukan sebelumnya (bermain film di negara lain). Saya tahu lebih banyak soal Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain, ungkap pria yang kemarin berulang tahun ke-29 tersebut. Hal itu cukup beralasan. Sebab, setiap tahun dia pasti menyem-patkan diri untuk mengunjungi Indonesia. Saya punya dua tempat favorit di negara ini, Bali dan Bandung. Saya suka pantai Bali dan saya suka kesejukan gunung di Bandung, tuturnya. Film tersebut mulai syuting pada akhir Oktober. Penyanyi yang lahir dari ajang pencarian bakat Star In A Million di negaranya itu berperan sebagai penyanyi rock yang sukses di Manila.(jpnn)

    Christian Bautista

    Chelsea Olivia

  • Jambi Independent Rabu, 20 Oktober 2010

    Mahasiswa Unbari Gantung Diri -----------------------------------dari hal 12Nurba in i (45) mengata -

    kan, sore itu saat tiba di rumah, dia mendengar suara musik dari tape yang diputar dengan keras dari kamar anaknya. Dia pun langsung menuju kamar anaknya itu dan mematikan tape. Anaknya tidak ada di ka-mar tersebut.

    N u r b a i n i l a l u m e n c o b a mengecek ke kamar sebelah. Namun, terkunci dari dalam. Nurbaini, masih coba memang-gil anaknya, tetap saja tidak ada jawaban. Merasa curiga, Nurbaini mendobrak pintu. Apa

    yang dilihat Nurbaini setelah itu sangat mengejutkannya. Anaknya tewas tergantung di langit-langit kamar, dengan kain gorden. Nurbaini menjerit histeris, keluar kamar dan mem-beritahukan tetangga.

    Ahmad Soleh Bin Mi'un (50), tetangga yang pertama kali diberitahu Nurbaini menga-takan setelah beberapa orang kumpul, barulah jasad Alzairi diturunkan. Kita memang ikut membantu menurunkan jasad korban, ujarnya.

    Kabag Ops Polres Sarolangun

    Kompol A. Aritonang didamp-ingi Kapolsek Limun AKP. Apriasyah mengatakan, jasad korban sudah divisum oleh tim dokter Puskesmas Kecama-tan Limun. Pada bagian leher korban terlihat ada lingkaran lebam seperti bekas ikatan. Di bagian tubuh lain tidak ditemukan bekas-bekas tanda penganiayaan. Sementara itu, pada celana dalam korban ditemukan bercak sperma. Rencananya jasad Alzairi akan dimakamkan di TPU desa set-empat hari ini. (*)

    Jaksa Tak Bisa Buktikan Unsur ----------------------------------------------------dari hal 12

    Berkas Tersangka Kasus DMP Diperiksa ------------------------dari hal 12Soal hasilnya, hingga kini

    masih belum bisa dibeberkan karena proses mempelajari ber-kas masih berlanjut, jelasnya.

    Setelah diteliti, dan tim me-

    nyatakan masih ada yang kurang, maka berkas dikemba-likan lagi ke penyidik. Berkas harus dilengkapi sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Ka-

    lau petunjuk sudah dipenuhi seluruhnya, maka berkas bisa dinyatakan lengkap (P21). Kita lihat saja beberapa hari ke de-pan, tandasnya. (ira)

    Calo CPNS Dilimpah ke Kejari -------------------------------------dari hal 12Dalam pemeriksaan, Benni

    yang bertugas di Dinas Koper-indag itu terkesan berbelit-belit memberikan keterangan pada penyidik. Apalagi soal asal muasal uang Rp 40 juta dari rekening koran Bank Mandiri Cabang Muarabun-go.

    Beni awalnya menjelaskan uang itu dari Jawa, kemu-

    dian mengklarifikasi lagi dari rekannya di Jambi, bahkan dia juga mengklarifikasi lagi kepada penyidik bahwa uang itu dari Pemda Bungo untuk kegiatan LSM Front Pembela Jambi (FPJ).

    Awalnya, Candra diperiksa sebagai saksi, dan kemudian pemeriksaan kedua dengan konfront i r terhadap saksi

    korban Firdaus Husien serta dua saksi lainnya. Konfrontir terhadap Benni Candra dan Firdaus, bahwa korban (Fir-daus Huisen) mengaku men-transfer sejumlah uang Rp 40 juta ke rekening Benni nomor rekening 110-00-0529400-1, te tapi te tap saja dibantah Benni kapan dia melakukan transaksi. (rb)

    Bandar Togel Ditangkap ---------------------------------------------dari hal 12Dari kedua tersangka, polisi

    mengamankan barang bukti berupa satu buah buku rekap togel, 20 lembar rekapan togel, satu buah buku tafsir mimpi, satu unit handphone Nokia 6070, dan uang tunai sebesar Rp 7.117.000, yang diduga

    hasil penjualan togel.Kabid Humas Polda Jambi

    AKBP Almansyah, saat dikon-firmasi membenarkan penang-kapan itu. Kedua tersangka kini sudah diamankan, ka-tanya, kemarin (19/10). Menu-rutnya, saat ini polisi masih

    mengembankan kasus tersebut dengan memeriksa kedua ter-sangka secara intensif.

    Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perju-dian. (rib)

    Selain itu, unsur kewenangan dalam dakwaan jaksa juga di-anggap Masturo tidak diterang-kan secara rinci.

    Masturo juga menyorot soal audit kerugian negara yang di-lakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Menurut mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jambi itu, jaksa tidak mampu men-erangkan kewenangan ahli dari

    BPKP, dalam perhitungan keru-gian negara. Kerugian negara dari BPKP harus ditolak karena tidak berwenang melakukan au-dit, tegasnya.

    Termasuk unsur bersama-sama seperti yang didakwakan padan-ya, juga tidak bisa dijelaskan den-gan gamblang oleh JPU. Jaksa tidak bisa membeberkan kesala-han dan tanggung jawab saya. Kesalahan tidak bisa dibebankan

    kepada saya, sehingga saya harus dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan, katanya.

    Dalam sidang kemarin, dia minta pada majelis hakim agar permohonan untuk membebas-kannya dari segala dakwaan dan tuntutan JPU. Namun, jika majelis hakim berpendapat lain, maka mohon putusan yang adil dan patut menurut hukum, kata Masturo mengakhiri dup-

    liknya. Azwardi, penasehat hukum

    Masturo, dalam persidangan kemarin tidak menyampaikan duplik. Pada majelis hakim Azwardi, mengatakan, dia tetap pada pembelaan sebelumnya. Kami tetap pada pembelaan sebelumnya, ujarnya. Sidang ditunda hingga dua pekan ke depan dengan agenda putusan pembacaan putusan. (ira)

    Polisi Masih Periksa Saksi -----------------------------------------------------------dari hal 12Setelah ditanya berkali-kali

    oleh penyidik, baru dia men-gakui bahwa sabu tersebut ada-lah miliknya yang baru dibeli sebelum kejadian.

    Akibat perbuatannya, tersang-ka diancam pasal 285 jo 53 KUHP tentang tindak pidana percobaan pemerkosaan dan serta melanggar pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang

    Narkotika.Seperti diberitakan, Hardian-

    syah ditangkap anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) karena dilaporkan mau memperkosa seorang gadis beri-nisial PP (17), warga 16, Kelu-rahan Beliungpatah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

    Yang lebih memalukan lagi, ketika melaksanakan perbuatan

    tak senonoh tersebut, Hardian-syah menggunakan seragam dinas polisi lengkap, dengan cara pura-pura menilang (menangkap) motor korban. Untuk memulus-kan aksinya, dia juga berupaya menakuti korban dengan modus pura-pura menemukan narkoba jenis sabu-sabu di motor anak baru gede (ABG) tersebut.

    Hardiansyah membawa korban

    ke Hotel Cattleya. Di salah satu kamar hotel itu dia memaksa korban bugil (melepaskan paka-iannya), setelah sebelumnya mengancam korban. Untung-nya korban berhasil melarikan diri, setelah memukul gelas ke dahi Hardiansyah. Korban juga nekat terjun dari lantai dua hotel dengan kondisi tubuh hanya ditutupi selimut. (cr03)

    Pencuri Motor Ditangkap ------------------------------------------------------------dari hal 12Setelah ditangkap, dilakukan

    pengembangan dan didapat-kan satu unit kendaraan motor jenis Honda Beat BH 4381 KH milik Misela Sari Kurnia (27) serta laptop dari pengemban-gan informasi yang juga dari milik suami Misela, ungkap Kapolsek.

    Dijelaskan Agus, bahwa pen-curian dilakukan Aryan pada 1 Agustus 2010. Saat itu kor-ban Misela mengendarai motor dari kediamannya menuju toko Star Komputer atau tepatnya di seberang kantor Jasa Raharja jalan lintas. Pelaku mencuri mo-tor yang diparkir di depan ruko

    dengan menggunakan kunci T yang kemudian dibawa kabur.

    Setelah kita lakukan penye-lidikan akhirnya diketahui bah-wa pelakunya adalah warga dari Lorong Rajawali, tidak jauh dari tempat kejadian. Setelah in-formasi benar valid maka Aryan ditangkap tanpa perlawanan,

    katanya. Pencurian dilakukan oleh

    Aryan dilakukan pada pukul 20.00. Ketika motor hilang dan korban pun melaporkan kejadi-an ini ke Polsekta Muarabungo. Kini pelaku bersama barang bukti sudah kita amankan, tegasnya. (rb)

    Proyektil Peluru Dikirim ke PuslabforJAMBI- Pihak Polresta Jambi,

    hingga kini masih belum memas-tikan jenis senjata terkait insiden peluru nyasar yang menimpa Surya (11), baru-baru ini. Menu-rut Kapolresta Jambi Kombes Pol Syamsudin Lubis, pihaknya juga belum bisa memastikan siapa pemilik senjata itu.

    Perwira dengan tiga melati di

    pundaknya ini mengatakan, saat ini pihaknya telah mengirimkan proyektil peluru tersebut ke Puslabfor Palembang, untuk dilakukan uji balistik.

    Meski demikian, Lubis me-negaskan jika peluru tersebut merupakan peluru tajam. Iya, ini jenis peluru tajam, bukan karet. Tunggu saja hasil pemer-

    iksaan Labfor, katanya.Surya nyaris tewas terkena

    peluru nyasar yang ditembak-kan orang tidak dikenal ketika ia tengah tidur di kamar ru-mahnya, Jumat (15/10) lalu. Sekarang kondisi Surya mulai membaik setelah mendapat-kan perawatan di Rumah Sakit Kambang, dengan mendapatkan

    operasi kecil di bagian kepala dekat pelipis dan telinga.

    Surya diduga terkena peluru nyasar, namun sampai sekarang belum diketahui asalnya, walau-pun keluarganya sudah melapor-kan kasus tersebut ke kepolisian setempat. Surya harus mengalami empat jahitan di kepalanya dekat pelipis dan telinga. (cr03)

    Maling Beraksi di BungoMUA R A B U N G O - A k s i

    pencurian kembali terjadi di Kabupaten Bungo. Pencu-rian dilakukan saat korban yang bernama Hani Rosianti (42), warga RT 01 Kelurahan Sungaipinang, sedang tidur. Akibat peristiwa yang diduga terjadi pada Minggu (17/10) dini hari itu, membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp 29 juta.

    Informasi yang berhasil di-himpun menyebutkan, saat itu Hani pulang. Sebelum beri-stirahat, dia menyimpan be-berapa barang berharganya ke dalam tas warna hitam berisi uang tunai sebesar Rp 26 juta, dua unit HP Nokia, dan dua unit handphone.

    Pagi hari setelah bangun, korban melihat semua barang berharga sudah tidak ada di

    tempat, sehingga korban pun panik. Diduga pencuri masuk ke dalam rumah tanpa diketahui oleh korban.

    Hani kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Bungo, untuk dit-indaklanjuti . Kejadian ini dibenarkan Kapolres Bungo AKBP Yassir melalui Kabag Ops Kompol Arif R, kemarin (19/10). Korban menyimpan

    tas warna hitam berisi uang tunai Rp 26 juta dan dua unit HP Nokia satu unit Flexi, dan satu unit HP Mixro di dalam lemari. Setelah korban bangun pagi, ia melihat semuanya sudah tidak ada di tempat se-hingga melaporkan kejadian ini ke Polres Bungo sehingga korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 29 juta, jelasnya. (rb)

    NYASAR : Surya (kiri)

    dengan balutan perban, tempat

    peluru me-nyerempet kepalanya.

    dok/JAMBI INdEPENdENT

  • CHANNEL 49 UHF

    Rabu, 20 Oktober 2010 Jambi Independent

    dok/jAmbi iNdEpENdENt

    joHAN iswAdi HAmU, Sarolangun

    Duplik Masturo dalam Persidangan

    Jaksa Tak Bisa Buktikan Unsur

    Polisi Masih Periksa SaksiKasus PolisiPaksa ABG Bugil

    JAMBI- Oknum polisi dari Samapta Polresta Jambi Bripda Hardiansyah, hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Jambi. Dia telah menjadi tersangka dalam kasus percobaan pemerko-saan dan kepemilikan sabu-sabu tersebut.

    Hal tersebut dikatakan oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Syamsudin Lubis, saat dikonfirmasi kemarin (19/10). Hingga

    kini, penyidik juga masih melakukan pe-meriksaan terhadap saksi-saksi, katanya.

    Lalu, siapa saja saksi yang diperiksa? Orang nomor satu di Polresta Jambi itu enggan merinci lebih jauh. Tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang jelas, untuk kasus ini saya tidak akan menutup-nutupi, tegasnya.

    Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Har-diansyah terlebih dulu dipanggil anggota pro-vost. Menurut Lubis, sebelumnya Hardiyansah sempat tidak mengakui perbuatannya. n

    Calo CPNS Dilimpah ke KejariMUARABUNGO- Benni Chandra

    (34), oknum CPNS yang diduga sebagai calo CPNS Kabupaten Bungo 2009, rencananya akan dilimpahkan ke Kejak-saan Negeri (Kejari) Muarabungo, Kamis (21/10) mendatang. Pasalnya, berkas yang ditangani penyidik telah dikatakan lengkap.

    Hal ini diungkapkan Kapolsek Muara-

    bungo AKP Agus R, kemarin (19/10). Bila tidak ada halangan Kamis ini dia akan dilimpahkan ke kejaksaan. Berkas kasus dugaan sebagai calo ini oleh jaksa sudah dinyatakan lengkap, katanya.

    Kata Agus, Benni setelah diperiksa secara intensif. Dari pengakuan saksi dan bukti yang ada, Benni ditahan dan kasusnya terus dikembangkan. Dia ditahan sejak Selasa

    (24/8) lalu, setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Bungo.

    Sekedar mengingatkan, Benni Candra diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dengan cara menjanjikan Firdaus Husien warga Dusun Tanjung, Kecamatan Tanahsepenggal, Kabupaten Bungo, untuk menjadi PNS Kabupaten Bungo. n

    Pencuri Motor DitangkapMUARABUNGO- Aryan Chaniago

    alias Heri (25), warga Lorong Rajawali, Kelurahan Sungaikerjan, Kecama-tan Bungodanim, Kabupaten Bungo, ditangkap polisi Senin (18/10) lalu, sekitar pukul 14.00 di rumahnya. Aryan merupakan spesialis pencuri sepeda motor, yang beraksi pada Agustus lalu.

    Aryan langsung digiring ke Polsek-ta Muarabungo, untuk kepentingan pengembangan.

    Bersama Aryan, polisi kemudian menuju ke Bangko untuk mengambil baca pencuri hal 11

    baca polisi hal 11

    baca Calo hal 11

    Diduga Kecewa Belum Diberi Uang kuliah

    Mahasiswa Unbari Gantung DiriAlzAIRI (21), mahasiswa Fakultas Hukum

    Universitas Batanghari (Unbari) Jambi ditemu-kan tewas gantung diri di salah satu kamar rumah orang tuanya di Dusun Sungai Benteng, Desa Mounti, Kecamatan Limun, Sarolangun. Mayatnya ditemukan oleh Nurbaini (45), ayah-nya, sekitar pukul 16.30, kemarin (19/10).

    Kapolres Sarolangun AKBP M Rosidi dikonfirmasi membenarkan kejadian terse-but. Pihaknya pun telah melakukan olah TKP. Dari keterangan para saksi termasuk pihak Puskesmas Limun, diduga kuat korban meninggal akibat gantung diri, ujarnya. Dikatakan, sejumlah barang bukti

    diamankan polisi, yakni kain gorden warna biru muda sepanjang sekitar 2 meter, celana dalam warna cokelat muda, dan baju kaos oblong warna biru tua serta celana.

    Sementara, di hadapan polisi, Nurbaini mengatakan anaknya nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri itu diduga

    kecewa karena keinginannya meminta uang untuk kuliah belum dikabulkan orang tu-anya. Saat itu dia (Alzairi, red) memang sempat mau mengancam mau bunuh diri jika tidak dikabulkan permintaannya, ujar Nur-baini mengingat ancaman anaknya itu. n

    sepeda motor Honda Beat warna merah BH 4381 KH, yang telah dijualnya.

    Tak lama kemudian, sepeda motor tersebut berhasil diamankan sebagai barang bukti. Tak hanya itu, anggo