jambi independent 20 oktober 2009

Click here to load reader

Post on 22-Mar-2016

348 views

Category:

Documents

19 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • selasa, 20 oktober 2009 eCeraN rP. 3.500,-

    beginilah suasananya kalau Gus Dur mantu. selain rese-

    psi pernikahan yang dise-lenggarakan di gedung dan

    dihadiri tamu-tamu pent-ing, juga diadakan pesta

    khusus untuk rakyat jelata. Hiburan dan sajiannya juga

    khas rakyat. seperti apa?

    Pesta Rakyat di Perayaan Pernikahan Yenny Wahid-Dhohir Farisi

    Gus Dur Borong PKL, Wolfowitz Ikut Joget Dangdut

    senyum terpampang di salah satu sudutnya.

    Di atas panggung itu, dilangsung-kan pesta semalam suntuk hingga Minggu dini hari kemarin (18/10).

    Karena namanya pesta rakyat, hi-burannya pun khas rakyat. Antara lain, hiburan musik dangdut dan lawak. Juga ada hiburan beberapa grup band sumbangan teman kuliah

    Faris di Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta.

    Gus Dur pun memanjakan para pengunjung dengan kuliner mak nyus. Ada lebih dari 15 pedagang

    keliling yang diborong dan mangkal di lokasi acara. Semua pengunjung bebas makan gratis. Menunya, an-tara lain, ketupat sayur, sate ayam, bakso, siomai, dan soto. Selain itu, tersedia jajanan khas rakyat seperti kacang godong, pisang godok, singkong, jagung, dan umbi-umbian.

    Para pedagang itu adalah mereka yang biasa mangkal di kawasan Ciganjur. KH Abdurrahman Wa-hid (Gus Dur) sendiri memborong mereka dengan harga spesial. Saya sering diundang ke sini. Baik acara Maulid Nabi, khataman Alquran, wayangan, dan selamatan lainnya. Satu gerobak saya muter-muter dapatnya Rp 400 ribu. Sama Gus Dur diborong Rp 600 ribu, tutur Slamet, pedagang ketupat sayur asal Pemalang, Jateng.

    Tidak perlu lama, ribuan tamu memadati halaman belakang pon-dok. Mereka merapat ke sisi depan panggung.n

    baca Gus Dur hal 2

    AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta

    MeNeMPUH HIDUP barU: Pasangan berbahagia Dhohir Farisi-Yenny Wahid ketika duduk di pelaminan saat resepsi di halaman Ponpes al Munawaroh, Ciganjur, sabtu malam.

    ra

    ka

    De

    DD

    Y/JP

    NN

    SABTU sore (17/10) sebuah pang-gung didirikan di halaman belakang Pondok Pesantren Al Munawaroh, Ciganjur, Jakarta Selatan. Pada latar belakang panggung, dipasang spanduk merah besar bertulisan Pesta Rakyat. Gambar Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid) dan Dhohir Farisi yang mengumbar

    Asad Syam Dihukum 4 Tahun haji

    Uji Menteri Tuntas, PDIP di Luar Kabinet

    boGor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan wapres terpilih, Boediono, telah menuntaskan uji kepatutan dan kelayakan para calon menteri. Selama tiga hari hingga kemarin, Presiden telah memanggil 36 calon menteri dan pejabat setingkat menteri.

    Dari 36 calon, partai politik mendapatkan jatah 20 menteri. Berikutnya, 4 dari tim kam-panye, serta 12 dari profesional dan karier. Partai Demokrat mendapat jatah menteri paling banyak dengan 6 menteri. Selanjutnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kebagian 4 menteri. Lalu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar masing-masing mendapatkan jatah 3 menteri. Sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mas-ing-masing 2 menteri. Partai Hanura, Partai Gerindra, dan PDI Perjuangan dipastikan tidak mendapat jatah di kabinet.n

    Doa KD Terucap lewat TVPeNYaNYI Krisdayanti alias KD baru

    menyadari, sejumlah lagu yang direkam be-berapa tahun lalu ternyata saat ini ditujukan untuk dirinya sendiri. Hal itu dia ungkapkan saat menjadi bintang tamu acara Dahsyat di RCTI kemarin (19/10).

    S a l a h s a t u lagu yang d ia nyanyikan adalah Mengh i t u n g Hari. Ada bait yang sangat mengena un-tuknya. Pergi saja cintamu pergi. Bilang saja pada semua. Biar semua tahu adanya . Diriku kini sendiri, lantun KD tanpa mu-sik di de-

    pan trio MC Luna Ma-ya, Raf f i A h m a d , dan Olga S y a h -p u t r a .n

    selebriti

    Depkes Minta Jamaah Waspadai Penyakit MenularJakarta - Departemen Kesehatan

    (Depkes) mengimbau jamaah haji berhati-hati dan mawas diri ketika berada di Arab Saudi. Jelang keberangkatan kloter pertama ke Tanah Suci pada 23 Oktober mendatang, vaksinasi akan diberikan kepada tiap jamaah, yakni vaksin meningitis dan vaksin influenza. Tapi itu tidak menjamin bahwa jamaah bisa terhindar dari ancaman penyakit menular. Yang harus diperhatikan adalah agar ja-maah bisa meningkatkan kualitas kesehatan dan menjaga kebersihan selama di Arab Saudi, imbau Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes Tjan-dra Yoga Aditama. Dia mengatakan, timnya telah siap bertugas di Tanah Suci. Berbeda dari divisi lain, tim kesehatan akan bekerja maksimal dan siap memantau kesehatan jamaah 24 jam penuh.

    Dia juga mengingatkan agar jamaah menjaga makanan dan makan yang teratur. Petugas memang siap bekerja 24 jam, tapi jamaah jangan tak mau makan kalau tak cocok menunya, katanya. n

    calon menteri

    baca Doa hal 2

    baca Uji hal 2

    baca Depkes hal 2

    Kapolda dan 6 Pejabat Utama Diganti

    Putusan MA Kasus Korupsi PLTD Sungai Bahar

    WIra HaDI,Muarojambi

    MANTAN Bupati Muarojambi periode 1999-2004, Asad Syam kembali harus berurusan dengan hukum. Anggota DPR RI utusan Jambi dari Partai Demokrat yang baru dilantik itu bakal mering-kuk dalam tahanan. Ini setelah Mahkamah Agung menyatakan dia bersalah, dan dijatuhi huku-man 4 tahun terkait kasus korupsi proyek pembangunan Pembang-kit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) unit 22 Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi yang merugikan negara Rp 4 Miliar.

    Surat putusan kasasi Aad Syam itu baru diterima Pengadilan Negeri (PN) Jambi dari MA, Jumat lalu (16/10). Salinan surat putusan MA tersebut segera kita sampaikan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sengeti untuk selanjut disampai-kan pada terdakwa, kata Aslam, SH, Humas Pengadilan Negeri (PN) Sengeti, kemarin.

    Dalam keputusannya, Nomor 1142K/PID-sus/2008 tanggal 10 Desember 2008, MA men-gambulkan tuntutan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejak-saan Negeri Sengeti nomor 207 /T /2007, tanggal 13 April 2008, atas nama terdakwa Drs H Asad Syam. Dalam putusan itu, MA menyatakan Asad telah terbukti melakukan tindak pidana ko-rupsi secara bersama-sama dan berkelanjutan. n

    Posisi di Senayan Terancam

    Asad Belum Tahu, DPP Siap Lakukan PAW

    SelAIN terancam dibui, putusan MA yang menyatakan Asad Syam bersalah dan divonis empat tahun juga berimbas pada posisinya di DPR RI. Pengamat hukum dan pemerintahan dari Unja, Jhoni Najwa, mengatakan, keluarnya putusan kasasi dari MA tersebut bisa menggoyang posisi Asad di Senayan. Dengan putusan tersebut, kenggotaannya se-bagai anggota DPR RI bisa dicabut.

    Namun proses pencabutan tersebut tidak segampang yang kita perkirakan. Masih banyak proses atau aturannya, kata Jhoni. Salah satunya UU Nomor 17 Tahun 2009 yang merupakan hasil revisi UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu. Sayang, Jhoni mengaku tidak ingat detail aturan dimaksud.

    Menurut Jhoni, Asad Syam ma-sih bisa melakukan upaya hukum

    p e n i n -juan kem-bali (PK) atas putu-san kasasi dari MA tersebut. Tapi sya-r a t m e -ngajukan PK harus ada alat b u k t i baru.

    Bagaimana bila Asad tidak melakukan PK? Saya pikir sangat tidak etis Asad tidak mengajukan PK. Jika tidak, itu namanya inkrach. Artinya, keputusan tetap berdasarkan kasasi yang dikeluarkan dan secara otomatis keanggotaan-nya bisa langsung dicabut, terangnya.n

    PeNGAcARA Asad Syam, T Simanjuntak, hingga tadi malam mengaku belum mengetahui putusan MA yang memvonis kl iennya empat tahun pen-jara. Karena i tu dia mengaku belum bisa berkomentar pan-jang-lebar terkait upaya yang akan dilakukan.

    Saya belum tahu. Kalau memang betul (Asad Syam divonis empat tahun, red),

    saya akan koordinasi dengan beliau. Sampai sekarang saya belum ketemu dia, katanya

    saat dihubungi malam tadi. Asad sendiri hingga malam

    tadi bisa dikonfirmasi soal putusan MA tersebut . Saat dihubungi via handphone sore kemarin, ketua DPD Partai Demokrat Jambi yang kini jadi anggota DPR RI itu men-gaku masih mengukuti rapat paripurna. Begitu ditanya soal putusan MA, dia hanya terdiam dan handphone-nya langsung mati. Beberapa kali dihubungi lagi malam tadi, tidak aktif. n

    JAMBI Gerbong mutasi di tubuh Polda Jambi kembali bergulir. Melalui telegram (TR) Kapolri 547, 548, 549, dan 550 ter-tanggal 17 Oktober 2009, Kapolda Jambi dan enam pejabat utama Polda serta lima kapolres diganti.

    Mereka adalah Brigadir Jenderal Polisi Budi Gunawan, dari Kapolda Jambi dipromosikan menjadi Kadiv Binkum Polri. Jabatan Kapolda Jambi akan diisi Brigadir Jenderal Polisi Sulistiyono yang sebelumnya widyaiswara madya Sespim Polri.

    Wakapolda Jambi yang semula dijabat Komisaris Besar Bambang Suparsono, digantikan Komisaris Besar Polisi Satriya Hari Prasetya yang sebelumnya Karo Ops Polda Bali. Bambang Suparsono selanjutnya mendapat promosi sebagai Karo Litbang Sde Renbang Polri.

    Selanjutnya mutasi juga dilakukan pada jabtan Karo Ops, Dir Narkoba, Dir Lantas Polda Jambi, dan Kabid Humas Polda Jambi. Adapun di jajaran polres, ada Kapolres Tanjab Barat, Kapolres Sa-rolangun, Kapolres Batanghari, Kapolres Tebo, Kapolres Kerinci (selengkapanya lihat grafis).

    Kabid Humas Polda Jambi AKBP Syamsuddin Lubis saat dikonfirmasi kemarin (19/10) mengatakan, mutasi atau

    pergantian di tubuh Polri adalah hal biasa. Mutasi ini berdasarkan empat telegram dari Mabes Polri. Ada yang mengalami mutasi jabatan dan ada yang promosi naik jabatan, kata Lubis.

    Dia membantah dikatakan mutasi dilatar-belakangi hal-hal yang mencemarkan Polda Jambi atau berbau politis.

    Mutasi ini semua promosi. Jadi tidak ada

    yang bermasalah atau berhubungan dengan politik. Ini murni tour of duty and tour of area, katanya.

    Menurut Lubis, sertijab jabatan wakapolda ke bawah rencananya dilakukan di Polda Jambi besok (21/10). Untuk wakapolda, menunggu pejabat yang baru datang. Untuk kapolda, sertijab menunggu petunjuk dari Mabes, katanya.(rib)

    GraFIs:I