filsafat albert satria

Click here to load reader

Post on 01-Dec-2015

81 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

8.Mengapa Plato,Socrates dianggap pioneer filsafat Yunani? Plato diperkirakan lahir sekitar tahun 427 SM. Ia adalah filosof yang menjembatani dunia menusia dengan dunia yang abstrak. Pemikiran Plato melampaui semua jenis ilmu pengetahuan, baik matematika hingga ilmu astronomi. Bahkan muncul pernyataan bahwa filsafat yang ada sekarang ini hanyalah catatan-catatan kaki terhadap pemikiran Plato.

Plato adalah seorang yang jenius dalam banyak hal. Ia adalah murid dari Socrates. Oleh karena itu cara berpikir dan caranya memandang dunia kurang lebih mirip Socrates. Karya-karyanya yang kebanyakan berupa dialog ditulisnya dalam prosa Yunani yang sangat indah, dan merupakan karya seni di bidang filsafat.

Plato dianggap sebagai profesor pertama di dunia. Tokoh filosof Yunani ini mendirikan sebuah sekolah tingkat tinggi bernama Akademi Platonik. Sekolah ini adalah yang pertama dalam sejarah dunia Barat. Ia banyak menulis buku, di antaranya yang paling terkenal adalah "Republik ". Tulisan-tulisan Plato memiliki karakteristiknya sendiri. Hampir semua tulisan Plato yang ditulis saat ia muda banyak berkiblat pada tulisan-tulisan gurunya, Socrates. Keunikan tulisan Plato terletak pada tulisannya yang bukan berbentuk narasi melainkan dialog. Ia merasa bahwa itulah bentuk tulisan yang cocok untuk menumpahkan pemikirannya.

Terkadang Plato menggunakan mite untuk menjabarkan pemikirannya yang abstrak. Oleh karena itu karya-karya Plato lebih mirip karya sastra yang ringan dibaca tetapi berisi, bukan karya ilmiah yang berat, padat, dan ringkas.

Pandangan sang tokoh filosof terhadap dunia ini cukup unik. Salah satu yang diakui dunia adalah gagasannya mengenai idea. Ide, menurut Plato, bukan sekadar gagasan yang dihasilkan melalui proses pemikiran seseorang. Menurutnya, ide tidaklah dihasilkan dari proses berpikir, justru proses berpikirlah yang tergantung pada ide. Ide adalah sesuatu yang independen.

Socrates adalah tokoh filosof Yunani yang terlahir di Athena. Ia hidup pada era kejayaan kota itu, sekitar 470 SM. Socrates adalah seorang penanya ulung. Dia selalu bertanya dan terus bertanya untuk mencari kebenaran atas sesuatu yang menjadi kegelisahannya.

Socrates selalu menghasilkan pertanyaan baru atas jawaban yang diberikan oleh orang-orang yang ditanyainya. Dengan demikian, orang yang menjawab itu seakan dipaksa untuk menarik kembali jawabannya. Socrates adalah filosof yang melahirkan fajar pemikiran rasional di dunia

Ciri khas pemikiran Socrates adalah bahwa adanya sebuah definisi absolut dalam satu permasalahan. Pengetahuan hakiki melalui penalaran dalam dialog-dialog merupakan pembuka jalan dasar-dasar ilmu filsafat Yunani. Socrates adalah tokoh filosof pertama yang ajaran-ajarannya menempatkan manusia sebagai objek filsafat.Para pemikir sebelumnya tidak memerhatikan hal ini. Pemikiran dan gagasan seputar manusia merupakan ide inti pemikiran Socrates yang dijadikan dasar filsafat sampai sekarang. Sampai kini, Socrates disebut sebagai bapak etika atau filsafat moral dan filsafat secara general9.Apa yang dimaksud dengan Neoplatonisme,apa hubungan dengan Plato dan Plotinus?Neoplatonisme PlotinusLatar BelakangPermulaan Abad pertengahan terdapat beberapa tokoh utama seperti plotinus (204-270), augustinus (354-430), anselmus (1033-1109), thomas aquinas (1225-1274), dll. Barangkali plotinus lah yang menjadi pemula pada abad pertengahan ini dengan membawa paham neoplatonismenya. Dan pada makalah ini, pembahasan akan dikhususkan pada filsafat neoplatonisme sebagai bentuk lanjutan dari pembahasan sebelumnya (idealisme plato).Secara ringkas, plotinus adalah filsuf pertama yang mengajukan teori penciptaan alam semesta. Ia yang mengajukan teori emanasi yang terkenal itu. Teori tersebut merupakan jawaban terhadap pertanyaan thales kira-kira delapan abad sebelumnya: apa bahan alam semesta ini. Plotinus menjawab: bahannya adalah Tuhan. Teori plotinus tersebut untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam pembahasan makalah ini.

A. Pengertian NeoplatonismeKata neoplatonisme terdiri dari beberapa rangkaian kata yaitu, neo, plato dan isme. Kata neo memiliki arti baru, sedangkan Plato merujuk pada seorang filosof yang mencetuskan konsep realitas idea dalam teori filsafatnya, isme memiliki arti faham. Jadi apabila dirangkai memiliki pengertian ide-ide baru yang muncul dari ide-ide filsafat yang telah dimunculkan oleh Plato. Faham ini bertujuan menghidupkan kembali filsafat yang dikemukakan oleh Plato. Meskipun begitu tidak berarti bahwa pengikut-pengikutnya tidak terpengaruh dengan aliran yang dibawa oleh para filsuf selain Plato. Dapat disimpulkan juga bahwa aliran neoplatonisme merupakan sintesa dari semua aliran filsafat sampai saat itu, dimana Plato diberi tempat istimewa. Faham ini dicetuskan pertama kali oleh Plotinus dari Mesir. Faham neoplatonisme memiliki ciri-ciri umum, diantaranya :a. Aliran ini menggabungkan filsafat Platonis dengan tren-tren utama lain dari pemikiran kuno, kecuali epikuarisme. Bahkan sistem ini mencakup unsur-unsur relegius dan mistik.b. Menggunakan filsafat Plato dan menafsirkannya dengan cara khusus. Cara interpretasi itu cenderung mengaitkan Allah dengan prinsip kesatuan seperti yang tampak dalam proses emanasi.

B. Biografi Plotinos ( 205 270 )Plotinos dilahirkan pada tahun 204 M di Lykopolis di Mesir, yang pada waktu itu dikuasai oleh Roma. Pada tahun 232 M ia pergi ke Alexandria untuk belajar filsafat pada seorang guru yang bernama Animonius Saccas selama 11 tahun. Pada tahun 243M ia mengikuti Raja Gordianus III berperang melawan Persia. Pada usia 40 tahun ia pergi ke Roma. Di sana ia menjadi pemikir terkenal pada zaman itu. Ia meninggal di Minturnea pada 270 M di Minturnae, Campania, Italia. Ia bermula mempelajari filosofi dari ajaran Yunani, terutama dari buah tangan Plato. Plotinos mulai menulis karya-karyanya dalam usia 50 tahun. Pendapat-pendapat yang dikemukakan dalam karya-karyanya itu adalah didasarkan pada filsafat Plato, terutama ajarannya tentang idea tertinggi, baik atau kebaikan. Oleh karena itu maka filsafat Plotinos disebut Platonisme.Muridnya yang bernama Porphyry mengumpulkan tulisannya yang berjumlah 54 karangan. Karangan itu dikelompokkan menjadi 6 set yang tiap set berisi 9 karangan. Masing-masing set itu disebut ennead,diantaranya:1. Ennead pertama berisi tentang masalah etika, kebajikan, kebahagiaan, bentuk-bentuk kebaikan, kejahatan, dan masalah penacabutan dari kehidupan.2. Ennead kedua berisi tentang fisik alam semesta, bintang-bintang, potensialitas dan aktualitas, sirkulasi gerakan, kualitas dan bentuk, dan kritik terhadap gnostisisme.3. Ennead ketiga berisi tentang implikasi filsafat tentang dunia, seperti masalah iman, kuasa Tuhan, kekekalan, waktu, dan tatanan alam.4. Ennead keempat berisi tentang sifat dan fungsi jiwa.5. Ennead kelima berisi tentang roh Ketuhanan (alam idea).6. Ennead keenam berisi tentang free will dan ada yang menjadi realitas.

C. Ajaran Plotinos1. Teori Metafisika PlotinusKesamaan antara Plato dan Plotinus terletak pada konsep realitas idea. Meskipun begitu terdapat pula perbedaan diantara keduanya. Pada Plato idea bersifat umum, sedangkan pada Plotinus idea bersifat partikular sama dengan dunia yang partikular. Sistem metafisika Plotinus ditandai oleh transendens. Menurut pendapatnya di dalam fikiran terdapat tiga realitas, The one, The Mind dan The Soul.The One (Yang Esa) adalah Tuhan dalam pandangan Philo. Yaitu realitas yang tidak mungkin difahami melalui metode sains, indera dan logika. Ia berada di luar eksisitensi, di luar segala nilai. Keberadaannya bersifat transenden dan hanya dapat dihayati. Ia dapat didekati dengan tanda-tanda dalam alam. Realitas kedua adalah nous (the mind). Ini adalah gambaran tentang yang Esa dan di dalamnya mengandung idea-idea Plato. Idea-idea itu merupakan bentuk asli objek-objek. Kandungan nous adalah benar-benar kesatuan. Untuk menghayatinya mesti malalui perenungan. Sedangkan the soul yang merupakan bagian ketiga dari filsafat Plotinus diartikan sebagai arsitek semua fenomena yang ada di alam ini. Soul mengandung satu jiwa dunia dan banyak dunia kecil. Jiwa dunia dapat dilihat dalam dua aspek, ia adalah energi yang ada di belakang dunia dan pada waktu yang sama ia adalah bentuk-bentuk alam semesta.Dalam ajaran Plotinus, jiwa tidak bergantung pada materi, atau dengan kata lain jiwa aktif dan materi bersifat pasif. Oleh karena iru jiwa merupakan esensi tubuh material. Tubuh dengan segala keterbatasannya ini berisi prinsip-prinsip ketiadaan dan penuh kejahatan. Ia mempunyai jarak yang jauh dari yang Maha Esa. Meskipun Plotinus berpendapat demikian bukan lantas mengabaikan jasad seperti orang-orang gnostik. Tentang penciptaan, Plotinus berpendapat bahwa Yang Paling Awal merupakan Sebab yang Pertama. Disini mulailah Plotinus memulai teori emanasinya yang belum pernah diajukan oleh filosof lainnya. Tujuan dari teori ini untuk meniadakan anggapan keberadaan Tuhan sebanyak makhlukNya.Alam ini diciptakan melalui proses emanasi yang berlangsung tidak dalam waktu. Sebab ruang dan waktu terletak pada tingkat terbawah dari emanasi, ruang dan waktu adalah pengertian dalam dunia yang lahir. Dalam emanasi The One (Yang Esa) tidak mengalami perubahan. Yang Esa adalah semuanya, tetapi tidak mengandung di dalamnya satu pun dari barang yang banyak (makhluk). Dasar makhluk tidak mungkin kalau makhluk itu sendiri, akan tetapi Yang Esalah yang menjadi dasar semua makhluk. Di dalam filsafat klasik Yang Esa itu dikatakan sebagai penggerak yang pertama (al-muharrik al-awwal), yang berakibat Yang Esa didiskripsikan berada di luar alam nyata. Dalam emanasi Plotinus alam ini terjadi dari Yang Melimpah, yang mengalir itu tetap menjadi bagian Yang Melimpah. Sehingga dapat disimpulkan dari teori Plotinus bahwa alam berada dalam Tuhan. Hubungannya sama dengan hubungan suatu benda dengan bayangannya. Makin jauh yang mengalir dari Yang Asal, maka makin tidak sempurna ia. Alam ini