teknologi nano

Click here to load reader

Post on 13-Apr-2017

276 views

Category:

Healthcare

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

Teknologi nanoKelompok2

Latar BelakangDalam pembuatan makalah ini akan dibahas Teknologi Nano. Sesuai dengan namanya, Nanoteknologi adalah ilmu pengetahuan teknologi dengan skala nanometer. Nanoteknologi ini merupakan teknologi masa depan. Hal ini dibuktikan dengan adanya nanoteknologi, semua kebutuhan manusia dapat terselesaikan. Sejumlah terobosan yang penting terjadi di dalam nanoteknologi. Pengembangan ini ditemukan dan digunakan di dalam aplikasi produk di seluruh dunia di sepanjang abad sekarang ini.

Pengertian Teknologi NanoSesuai dengan namanya, nanoteknologi atau nanosains adalah ilmu pengetahuan dan teknologi pada skala nanometer, atau sepermilyar meter. Nano teknologi merupakan suatau teknologi yang dihasilkan dari pemanfaatan sifat-sifat molekul atau struktur atom apabila berukuran nanometer. Jadi apabila molekul atau struktur dapat dibuat dalam ukuran nanometer maka akan dihasilakan sifat-sifat baru yang luar biasa. Sifat-sifat baru inilah yang dimanfaatkan untuk keperluan teknologi, sehingga teknologi ini disebut nano teknologi.

Tujuan serta Fungsi Teknologi NanoTeknologi nano saat ini berada pada masa pertumbuhannya, dan tidak seorang pun yang dapat memprediksi secara akurat apa yang akan dihasilkan dari perkembangan penuh bidang ini di beberapa dekade kedepan. Meskipun demikian, para ilmuwan yakin bahwa teknologi nano akan membawa pengaruh yang penting di bidang medis dan kesehatan; produksi dan konservasi energi; kebersihan dan perlindungan lingkungan; elektronik, komputer dan sensor; dan keamanan dan pertahanan dunia.Nanoteknologi sudak banyak digunakan dalam bidang sains, antara lain biomedis, elektronik, magnetik, optik, IT, ilmu material, komputer, tekstil, kosmetika, bahkan obat-obatan.

Fungsi dan Keunggulan:1.Menghemat biaya produksi serta meningkatkan produktifitas.2.Merangsang pertumbuhan akar, batang, daun, bunga dan buah.3. Mengandung unsur hara makro, mikro dan protein tinggi sebagai hasil senyawa organik bahan alami nabati dan hewani yang mengandung sel sel hidup aktif.4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit sekaligus menekan populasi hama dan penyakit tanaman.5. Mencegah kelayuan dan kerontokan daun dan buah.6. Mempercepat panen7. Aman digunakan karena sangat bersahabat dengan lingkungan dan tidak membunuh musuh alami8. Dapat digunakan bersaman dengan cairan jenis lain(insektisida) 9. Dapat diaplikasikan pada semua jenis tanaman.

Sejarah Teknologi NanoIstilah "nanoteknologi" ditakrifkan buat pertama kali oleh Norio Taniguchi , Profesor Universiti Sains Tokyo , pada tahun 1974 dalam kertas kerjanya, " Mengenai Konsep Asas 'Nanoteknologi', " sebagai berikut: "'Nanoteknologi' terdiri terutamanya daripada pemprosesan bahan-bahan melalui pemisahan, penyatuan, dan pencacatan bentuk oleh sebiji atom atau sebiji molekul." Istilah "nanoteknologi" didefinisikan pertama kali oleh Norio Taniguchi , Profesor Universiti Sains Tokyo , pada tahun 1974 dalam kertas kerjanya, "Tentang Konsep Dasar 'Nanoteknologi'," sebagai berikut: "'Nanoteknologi' terdiri terutama dari pemrosesan bahan-bahan dalam pemisahan, persatuan, dan pencacatan bentuk oleh sebiji atom atau sebiji molekul.

Pada dekad 1980-an , idea asas untuk takrif ini diperiksa dengan teliti oleh Dr. Pada dekade 1980-an , ide dasar untuk definisi ini diperiksa dengan teliti oleh Dr. Eric Drexler . Eric Drexler . Beliau mempromosikan keertian teknologi untuk fenomena-fenomena dan peranti-peranti skala nano melalui ucapan-ucapan dan buku-bukunya, " Enjin-enjin Penciptaan: Era Nanoteknologi Yang Akan Datang " ( Engines of Creation: The Coming Era of Nanotechnology ) dan " Sistem-sistem Nano: Jentera Molekul, Pengilangan dan Pengiraan " ( Nanosystems: Molecular Machinery, Manufacturing, and Computation , ISBN 0-471-57518-6 )

7

Perkembangan Teknologi NanoBerdasarkan sejarah perkembangan nanoteknologi, kesimpulan ilmu dan teknologi nano secara garis besar adalah suatu kemampuan para ilmuwan dalam menggunakan implementasi ilmu (khususnya perpaduan antara ilmu fisika dan kimia) dalam rangka mengatur atau memanipulasi susunan molekul atau atom pada skala nano untuk mencapai tujuan tertentu. Realita yang dapat kita saksikan secara nyata di Indonesia adalah bukti nyata upaya miniaturisasi produk dan informasi.Sejak tahun 2008, beragam produk nano telah beredar di sekeliling kita. Implementasi-implementasi dari nanoteknologi ini dapat berupa lapisan pelindung, peralatan, aksesoris otomotif, komputer, hingga makanan dan kemasan.

Berdasarkan beragam berita yang beredar dalam masyarakat global, terlihat jelas bahwa para ilmuwan, pelaku industri, dan bahkan lembaga pemerintah maupun masyarakat dunia sedang menaruh perhatian besar pada nanoteknologi, khususnya mereka yang berada di Eropa. lembaga pemerintah maupun masyarakat dunia sedang menaruh perhatian besar pada nanoteknologi, khususnya mereka yang berada di Eropa. Perhatian tersebut tidak hanya ditujukan sebagai upaya untuk mengenal nanoteknologi, namun juga potensi, aplikasi dan bahkan risiko ilmu maupun aplikasi nanoteknologi di berbagai sektor. Sementara pada tahun 2001 Presiden Bill Clinton telah meluncurkan proyek NNI (National Nanotechnology Initiative).

Pada pertengahan tahun 2004, Komisi Eropa juga turut berusaha dalam menyatukan diskusi tentang nanoteknologi untuk mengusulkan strategi bertanggung jawab dan terintegrasi untuk kepentingan Eropa.Jika berbicara tentang wilayah Asia, maka Jepang adalah salah satu negara yang paling responsif terhadap topik ini. Minister of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) Jepang telah mendirikan nanonet (Nanotechnology Network Centre) sejak lama. Nanonet ditujukan untuk menyediakan akses bagi para peneliti nanoteknologi terhadap beragam fasilitas penelitian yang modern di tiga belas institusi yang turut berpartisipasi dalam nanonet ini. Tidak hanya Jepang, namun negara-negara seperti Korea, Shanghai, dan China pun telah menunjukkan minatnya pada nanoteknologi.

Prospek Perkembangan Teknologi Nano di Masa DepanNanoteknologi datang dengan berbagai aspek dan salah satunya adalah kemampuan untuk mengatasi persoalan polusi.Pertama, dengan kemajuan nanoteknologi akan menyebabkan berkurangnya penggunaan bahan bakar pada teknologi transportasi. Akibatnya polusi udara dari gas hidrokarbon dapat di minimalisir dan bahkan di tiadakan. Ini dapat terjadi karena nanoteknologi akan menemukan produk baru yang sangat ringan tapi sangat kuat untuk menggantikan baja jadi berat kendaraan yang berkurang akan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak 10-20 % per kilometer.Kedua, industri-industri yang menerapkan nanoteknologi akan mengemisikan gas buangan dan limbah yang sangat sedikit sekali

Ini terjadi karena sensitivitas fabrikasi barang berbasis nanoteknologi yang sangat tinggi terhadap gas kotor dan limbah. Ketiga, penggunaan nanofilter akan mampu menyaring debu-debu yang berukuran dibawah orde 1 mikron. Polusi disebabkan pengatur udara oleh gas, debu dan partikel. Masalahnya hanya bagi debu yang berukuran dibawah 1 mikronmeter masih lolos dari filter konvensional. Dengan menggunakan nanofilter personal ini dapat diatasi.Keempat, pembuatan berbagai barang industri berbasis nanoteknolgi akan memerlukan bahan yang sangat sedikit namun kualitasnya sama dengan atau lebih dari prosduk konvensional.Kelima, solar cell yang efisiensinya tinggi akan ditemukan lewat nanoteknologi. Solar cell ini memiliki efisiensi tinggi dan akhirnya mengurangi pemakaian sumber energi senyawa karbon (minyak bumi dan batu bara).

Keenam, penemuan bateray dan fuel cell berkapasitas tinggi serta daya hidup lama dengan nanoteknologi akan membantu mengurangi tekanan polusi pada konsumsi yang besar. Nanoteknologi akan menemukan bahan-bahan elektroda yang memiliki potensial elektrokimia yang tinggi sehingga memiliki daya hantar listrik yang tinggi karena tidak terjadi penumpukan muatan pada elektroda. Hal ini memungkinkan pembuatan bateray berkapasitas tinggi dan berdaya hidup lama. Sedangkan untuk saat ini telah ditemukan fuel cell berkapasitas tinggi seperti dari metanol yang dipakai pada laptop NEC dengan lama hidup 5 jam dan tahun 2005 telah mengeluarkan produk dengan lama hidup 40 jam. Kedua sumber energi diatas akan sangat optimal pada era nanoteknologi dan menjadi ancaman bagi sumber energi minyak bumi dan batu bara.

Kesimpulan

Nanoteknologi telah merubah cara pandang manusia terhadap iptek itu sendiri. Dengan menguasai nanoteknologi manusia merasa dapat mewujudkan semua impiannya untuk menciptakan material apa saja di dunia ini. Dalam level nano (sepermilyar meter), atom demi atom atau molekul demi molekul dapat disusun dan dimanipulasi sesuai keinginan kita sehingga tidak terjadi pemborosan atau ketidakefisienan partikel seperti pada material dalam paradigma iptek selama ini. Oleh karena itu nanoteknologi telah men-generate konsep-konsep baru dalam berbagai bidang iptek. Diyakini bahwa nanoteknologi akan membawa revolusi pada seluruh aspek kehidupan manusia dalam waktu yang singkat dengan dampak melebihi empat revolusi yang terjadi sebelumnya.