rpp sem1 ipa xi 11-12

Download Rpp Sem1 Ipa Xi 11-12

Post on 15-Apr-2016

225 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

XC X

TRANSCRIPT

  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

    Sekolah : SMK TAMTAMA PREMBUN

    Kelas / Semester : XI / 1

    Mata Pelajaran : IPA

    Standar Kompetensi :

    2; Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya

    Kompetensi Dasar

    2.1 Mengidentifikasi jenis limbah

    Indikator

    1; Mendeskripsikan pengertian limbah sebagai buangan akibat hasil aktivitas

    manusia yang akan mengganggu keseimbangan alam jika jumlahnya melebihi

    nilai ambang batas.2; Mengidentifikasikan macam-macam limbah berdasarkan sumber yang ada di

    lingkungan.3; Melakukan pengelompokan limbah berdasarkan jenis senyawa dan wujudnya.

    Alokasi waktu : 12 x 45 (6 x pertemuan)

    A; Tujuan Pembelajaran

    Peserta didik dapat:

    1; Mendeskripsikan pengertian limbah 2; Mengidentifikasikan macam-macam limbah berdasarkan sumbernya.3; Melakukan pengelompokan limbah berdasarkan jenis senyawa4; Melakukan pengelompokan limbah berdasarkan wujudnya.5; Mendata dan memilah jenis limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa daur ulang

    dan dengan daur ulang.

    B; Materi Pembelajaran:

    LIMBAHA. pengertian

    1. (PP. No. 18/1999.Jo.PP.No. 85/1999) LIMBAH adalah sisa/buangan dari suatu

    usaha dan/atau kegiatan manusia

    2; (Wikipedia Indonesia) LIMBAH adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses

    produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga)

    3; (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

    LIMBAH adalah Sisa proses produksi, bahan yang tidak mempunyai nilai/tidak

    berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan/pemakaian, barang

    cacat/rusak dalam proses produksi

    B. klasifikasi limbah

    1. Berdasarkan Ilmu Kesehatan

    a; Garbage adalah sisa pengelolaan atau sisa makanan yang mudah membusuk.

    contoh : limbah rumah tangga, restoran dan hotel

    1

  • b. Rubbish adalah bahan yang tidak mudah membusuk, dibedakan atas yang

    mudah terbakar (kayu dan kertas) dan yang tidak mudah terbakar (kaleng dan

    kaca).

    c. Ashes adalah segala jenis abu.

    Misalnya yang terjadi sebagai hasil pembakaran kayu, batu bara di rumah

    tangga atau industri.

    d. Dead animal adalah segala jenis bangkai terutama yang besar, seperti kuda,

    sapi, kucing, dan tikus.

    e. Street sweeping adalah segala jenis sampah atau kotoran yang berserakan di

    jalan.

    f. Industrial waste adalah benda-benda padat sisa yang merupakan sampah hasil

    industri.

    2. Berdasarkan nilai ekonomisnya

    a. Limbah yang memiliki nilai ekonomis, limbah yang dengan proses lebih

    lanjut/diolah dapat memberikan nilai tambah.

    Contohnya : limbah dari pabrik gula yaitu tetes, dapat dipakai sebagai

    bahan baku pabrik alkohol, ampas tebunya dapat dijadikan bubur pulp dan

    dipakai untuk pabrik kertas.

    Limbah pabrik tahu masih banyak mengandung protein dapat dimanfaatkan

    sebagai media untuk pertumbuhan mikroba misalnya untuk produksi Protein

    Sel Tunggal/PST atau untuk alga, misalnya Chlorella sp.

    b; limbah non ekonomis, limbah yang tidak akan memberikan nilai tambah

    walaupun sudah diolah, pengolahan limbah ini sifatnya untuk mempermudah

    sistem pembuangan.

    Contohnya: limbah pabrik tekstil yang biasanya terutama berupa zat-zat

    pewarna

    3; Berdasarkan wujud

    a; Cair

    b; Padat

    c; Gas

    a. Limbah cair

    adalah segala jenis limbah yang berwujud cairan, berupa air serta bahan-bahan

    buangan lain yang tercampur (tersuspensi) maupun terlarut dalam air.

    Diklasifikasikan menjadi 4 yaitu :

    1) limbah cair domestik, ex : air detergen dan tinja

    2) limbah cair industri, ex : air sisa cucian daging,buah, atau sayur dari industri

    pengolahan makanan dan limbah dari sisa pewarnaan kain/bahan dari industri

    tekstil

    2

  • 3) Rembesan dan luapan, limbah cair yang berasal dari berbagai sumber yang

    memasuki saluran pembuangan limbah cair melalui rembesan ke dalam tanah atau

    melalui luapan dari permukaan tanah.

    4) Air hujan, limbah cair yang berasal dari aliran air hujan di atas permukaan tanah

    b. Limbah padat

    Adalah bahan-bahan buangan rumah tangga atau pabrik yang tidak digunakan lagi

    atau tidak terpakai dalam bentuk padat, biasa disebut sebagai sampah

    Beberapa limbah padat :

    a; Logam

    b; Kaca

    c; Plastik

    d; Kertas

    e; Kain

    c; Limbah gas

    Adalah limbah yang berupa gas dan keberadaannya ada di udara sekitar atau di

    atmosfer bumi.

    Tingkat kualitas udara tergantung pada :

    ; jenis limbah gas,

    ; volum yang lepas,

    ; lamanya limbah di udara.

    Jangkauan persebaran limbah gas dipengaruhi oleh:

    ; Cuaca dan iklim

    ; Arah angin

    Limbah gas yang dibuang ke udara biasanya juga mengandung materi partikulat,

    yaitu Partikel bahan padatan (ex : abu) dan cairan (ex : tetesan asam sulfat) yang

    berukuran sangat kecil dan ringan sehingga tersuspensi dengan gas-gas di udara.

    Ukuran diameternya antara 0,0002 mikron sampai 500 mikron

    Parameter-parameter dalam air limbah

    Parameter air limbah digunakan untuk menentukan kualitas dan karakteristik air

    limbah

    1; BOD520 (Biochemical oxygen demand) adalah banyaknya oksigen dalam

    ppm(mg/l) yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik oleh bakteri

    pada suhu 20o selama 5 hari

    2; COD (Chemical Oxygen Demand) adalah jumlah total oksigen yang

    diperlukan untuk mengoksidasi bahan organik secara kimia, baik yang dapat

    maupun yang sukar didekomposisi secara biologis. Oksigen yang digunakan

    setara dengan jumlah dikromat (garam yang mengandung ion dikromat) yang

    digunakan untuk mengoksidasi air sampel.

    3

  • 3; DO (Dissolve Oxygen) adalah banyaknya oksigen yang terkandung di dalam

    air dan diukur dalam ppm. Semakin besar oksigen terlarut dalam

    air,menunjukkan derajat pengotoran yang relatif kecil.

    4; kesadahan adalah parameter yang menunjukkan adanya ion Mg2+ dan Ca2+

    dalam air. Kesadahan menyebabkan pembentukan sisa yang tidak larut apabila

    digunakan sabun, dan menyebabkan kerak pada dinding ketel.

    5; TTS (Total Suspended Solid) adalah jumlah berat kering (dalam ppm) lumpur

    yang ada di air limbah setelah mengalami penyaringan melalui membran 0,45

    mikron.

    6; Kekeruhan adalah ukuran efek cahaya terhadap air limbah. Kekeruhan

    disebabkan adanya benda tercampur atau koloid di dalam air limbah

    C. Metode Pembelajaran

    1; Model : Cooperative Learning

    2; Metode: Diskusi Informasi, Diskusi kelompok, dan studi pustaka.

    D; Langkah-langkah Kegiatan

    ; Pertemuan 1

    a; Kegiatan Pendahuluan

    Guru menyampaikan apersepsi dengan memberikan pertanyaan kepada

    siswa, apa yang kalian ketahui tentang limbah?

    b; Kegiatan Inti

    ; Eksplorasi

    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali

    mengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang limbah

    ; Elaborasi1; Siswa diminta mencari informasi tentang limbah yang ada di

    sekitar lingkungan sekolah2; Siswa diminta menjelaskan tentang pengertian limbah

    ; Konfirmasi Guru sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan

    siswa yang mendapat kesulitan.

    c; Kegiatan Penutup

    1; Guru bersama siswa membuat kesimpulan / rangkuman.

    2; Guru memberikan pos tes untuk mengetahui daya serap materi

    pembelajaran yang baru saja dipelajari

    ; Pertemuan 2

    a; Kegiatan Pendahuluan

    Guru menawarkan kepada siswa pertanyaan tentang materi pada pertemuan

    sebelumnya

    b; Kegiatan inti

    ; EksplorasiGuru menginformasikan pada peserta didik tentang pengelompokan

    4

  • limbah berdasarkan sumbernya.; Elaborasi

    1; Guru memberikan kesempatan untuk berfikir, menganalisis, dan

    menyelesaikan masalah dalam kegiatan diskusi kelompok.2; Melakukan diskusi kelas tentang sumber limbah yang ada di sekitar

    lingkungan sekolah.; Konfirmasi

    1; Guru memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh

    pengalaman belajar yang telah dilakukan.2; Guru sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab

    pertanyaan siswa yang mendapat kesulitan.c; Kegiatan Penutup

    1; Dengan tanya jawab, guru menyimpulkan dengan memberi

    penekanan pada pengelompokan limbah berdasarkan sumbernya.2; Dilanjutkan dengan tugas mandiri untuk persiapan pertemuan

    berikutnya.; Pertemuan 3

    a; Kegiatan PendahuluanGuru membuka pelajaran, dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai materi

    yang akan dipelajari.b; Kegiatan inti

    ; Eksplorasi1; Guru menginformasikan pada peserta didik tentang pengelompokan

    limbah berdasarkan jenis senyawa2; Guru menginformasikan pada peserta didik tentang pengelompokan

    limbah berdasarkan wujudnya.; Elaborasi1; Guru memberikan kesempatan untuk berfikir, menganalisis, dan

    menyelesaikan masalah dalam kegiatan diskusi kelompok.2; Melakukan diskusi kelas tentang pengelompokan limbah berdasarkan

    jenis senyawa yang ada di sekitar lingkungan sekolah.3; Melakukan diskusi kelas tentang pengelompokan limbah berdasarkan

    jenis senyawa yang ada di sekitar lingkungan sekolah.; Konfirmasi 1; Guru memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh

    pengalaman belajar yang telah dilakukan.2; Guru sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan

    siswa yang mendapat kesulitan.c; Kegiatan Penutup

    1; Guru bersama siswa membuat kesimpulan / rangkuman.

    2; Guru memberikan pos tes untuk mengetahui daya serap materi

    pemb