rancangan sistem informasi rawat inap (studi ... sistem...rumah sakit (rs) yang secara khususmerawat...

13
- ------------------------- RANCANGAN SISTEM INFORMASI RAWAT INAP (Studi Kasus : Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya Jakarta) Suci Br Kernbaren", Yulia Eka Praptlnlnqslh'', Oyah Nur'alniqnsih", Julio Warmansyah 4 Fakultas IImu Komputer Universitas Gunadarma 'suci_k, 2yulia_eka, 3dyahnur,4jwarmansyah @staff.gunadarma.ac.id Abstrak Pada era informasi ini diperlukan kemampuan dan keterampilan mengo/ah data menjadi suatu infomasi siap pakai. Rumah Sakit (RS) yang secara khususmerawat para ibu hamil dan sebagai pusat perawatan rawat inap bagi para ibu yang melahirkan, memerlukan sebuah sistem infomasi yang khusus untuk mengatur data pasien. Sistem menitikberatkan pada penanganan data rawat inap pasien, pe/ayanan obat-obatan pada pada saat kehamilan, dan pasca me/ahirkan. Sistem informasi mencatat seluruh transaksi pembayaran pasien rawat inap dan pasca perawatan. Perancangan sistem informasi ini diharapkan berguna untuk memudahkan pengo/ahan data rawat inap. Kata kunci: sistem informasi, rumah sakit, rawat inap. PENDAHULUAN Manusia dalarn kehidupannya akan selalu berusaha melakukan apa saja demi memenuhi kebutuhannya. Secara naluri mereka akan menjaga kesehatan mereka dengan melakukan berbagai cara. Salah satu cara untuk dapat terus menjaga kesehatan adalah mendatangi RS yang memang dibangun dalam . rangka memberikan pelayanan kesehatan pad a masyarakat. Dalam proses perkembangannya, RS berkembang dengan spesifikasi yang makin khusus. Contohnya RS khusus untuk ibu dan anak, RS khusus untuk penderita jantung, RS khusus untuk penderita gangguan jiwa dan lain-lain. Tanpa mempengaruhi perkembangan RS - RS umum yang memberikan pelayanan kesehatan. RS Ibu danAnak Budhi Jaya adalah salah satu RS di kawasan Tebet Jakarta yang khusus untuk menangani kelahiran anak. Dengan makin berkembangnya RS Ibu dan Anak Budhi ~ Jaya rnaka bila tidak di antisipasi dengan suatu sistem informasi yang Kembaren, Rancangan Sistem ... -"n::~~ .-~-.•...•• --,-.-<.~,,-,-,,,-,"--,.~ berbasis komputer maka akan banyak masalah yang akan dihadapi, terutama dalam ha! mengelola datanya. Masalah yang timbul antara lain tidak akuratnya data sehingga informasi yang dihasilkan juga kurang akurat. Hal ini mengakibatkan kesalahan laporan yang disajikan. Pimpinan bagian rawat inap kesulitan dalam membuat laporan mengenai pasien kepada pimpinan, sehingga mempengaruhi kecepatan berjalannya informasi. Staff administrasi juga kesulitan dalam mencari data dan menghitung biaya pembayaran pasien yang hendak pulang ke rumah. Dalam seluruh kegiatannya masih menggunakan sistem manual, baik dalam administrasi pasien, data dokter, data ruang untuk rawat inap dan data obat. Keadaan demikian dapat menimbulkan masalah banyaknya pasien yang harus dilayani, lamanya pelayanan informasi untuk pasien, lambatnya informasi dan kurang akuratnya data dari satu bagian ke bagian lain yang terkait, kemungkinan hilangnya catatan, lambat dan kurang 71

Upload: others

Post on 12-Feb-2021

5 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

  • - -------------------------

    RANCANGAN SISTEM INFORMASI RAWAT INAP(Studi Kasus : Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya Jakarta)

    Suci Br Kernbaren", Yulia Eka Praptlnlnqslh'',Oyah Nur'alniqnsih", Julio Warmansyah4Fakultas IImu Komputer Universitas Gunadarma

    'suci_k, 2yulia_eka, 3dyahnur,[email protected]

    AbstrakPada era informasi ini diperlukan kemampuan dan keterampilan mengo/ah datamenjadi suatu infomasi siap pakai. Rumah Sakit (RS) yang secara khususmerawatpara ibu hamil dan sebagai pusat perawatan rawat inap bagi para ibu yangmelahirkan, memerlukan sebuah sistem infomasi yang khusus untuk mengatur datapasien. Sistem menitikberatkan pada penanganan data rawat inap pasien,pe/ayanan obat-obatan pada pada saat kehamilan, dan pasca me/ahirkan. Sisteminformasi mencatat seluruh transaksi pembayaran pasien rawat inap dan pascaperawatan. Perancangan sistem informasi ini diharapkan berguna untukmemudahkan pengo/ahan data rawat inap.

    Kata kunci: sistem informasi, rumah sakit, rawat inap.

    PENDAHULUANManusia dalarn kehidupannya

    akan selalu berusaha melakukan apasaja demi memenuhi kebutuhannya.Secara naluri mereka akan menjagakesehatan mereka dengan melakukanberbagai cara. Salah satu cara untukdapat terus menjaga kesehatan adalahmendatangi RS yang memang dibangundalam . rangka memberikan pelayanankesehatan pada masyarakat.

    Dalam prosesperkembangannya, RS berkembangdengan spesifikasi yang makin khusus.Contohnya RS khusus untuk ibu dananak, RS khusus untuk penderitajantung, RS khusus untuk penderitagangguan jiwa dan lain-lain. Tanpamempengaruhi perkembangan RS - RSumum yang memberikan pelayanankesehatan.

    RS Ibu danAnak Budhi Jayaadalah salah satu RS di kawasan TebetJakarta yang khusus untuk menanganikelahiran anak. Dengan makinberkembangnya RS Ibu dan Anak Budhi

    ~ Jaya rnaka bila tidak di antisipasidengan suatu sistem informasi yang

    Kembaren, Rancangan Sistem ...

    -"n::~~.-~-.•...••--,-.-

  • ..akuratnya laporan yang harus dibuatdalam waktu cepat.

    Tujuan penelitian rru adalahuntuk menghasilkan suatu sistempencatatan data pasien yangmembutuhkan rawat inap, sehinggamembuat kinerja yang efektif dan efisiendan memudahkan dalam pengelolaaandata terutama bagi kenyamanan,kepuasan pasien dalam mendapatkaninformasi.

    Perancangan sistem informasi inidiharapkan berguna untuk memudahkanpengolahan data bagian rawat inap.Informasi yang dihasilkan sistem iniakan berguna untuk mengambilkeputusan dalam perencanaan strategidan taktik perusahaan dibidang kualitaspemasaran RS dan pada akhirnyadiharapkan dapat memenuhi tuntutandalam menangani kebutuhan informasiyang semakin kompleks danpengolahan data yang semakinbertambah.

    TELAAH PUSTAKADalam mendefinisikan sistem,

    terdapat dua kelompok pendekatanyaitu yang lebih menekankan padaprosedur dan yang lebih menekankanpada elemen/komponennya. Gerald.dkk. (1981) mendefinisikan sistemdengan penekanan pada prosedurnya,yaitu suatu jaringan kerja dari proseduryang saling berhubungan, berkumpulbersama-sama untuk melakukan suatukegiatan atau untuk menyelesaikansuatu sasaran yang tertentu. SedangkanMcLeod (1996) lebih menekankan padaelemen/komponen, dan mendefinisikansistem sebagai sekelompok elemenyang terintegrasi dengan maksud yangsama untuk mencapai suatu tujuan.Dari dua kelompok pendekatan tersebut,Kowal (1992) mendefinisikan sistemsebagai gabungan dari beberapa alat,manusia, aturan dan atau prosedur yangterintegrasi dan dirancang untukmencapai suatu tujuan.

    Terdapat beberapa persamaanpada kedua definisi sistem terse but. diantaranya adalah tujuan. interaksi danbagian yang berinteraksi. Suatu sistem

    rnerniliki koniponen atau sub sistem,batas sistem, lingkungan luar sistem,adanya suatu penghubung, masukan,keluaran, pengolah, serta sasaran atautujuan (Jogiyanto, 1993) .

    Suatu sistem terdiri darikomponen yang saline berinteraksi,artinya saling bekerjasama rnernbentuksuatu kesatuan. Komponen dari suatusistem dikenal dengan subsistem.Subsistem memiliki sifat-sifat dari sistemitu sendiri dalam menjalankan suatufungsi tertentu dan mempengaruhiproses sistem secara keseluruhan.Suatu sistem juga mempunyai sistemyang lebih besar yang disebutsuprasistem/supersistem.

    Batas sistem merupakan daerahyang membatasi antara sistem yangsatu dengan yang lain atau denganlingkungan luarnya. Dengan demikian,sub sistem akan tetap salingberinteraksi meskipun mempunyaifungsi dan tugas berlainan.

    Lingkungan luar sistem adalahsegala sesuatu di luar batas sistemyang mempengaruhi operasi suatusistem. Sifatnya dapat menguntungkanatau merugikan. Lingkungan luar yangbersifat menguntungkan harusdipelihara dan dijaga agar tidak hilangpengaruhnya, sedangkan yang bersifatmerugikan harus dimusnahkan dandikendalikan agar tidak menggangguoperasi sistem.

    Penghubung sistem merupakansuatu media penghubung antara satusubsistem dengan subsistem lainnyauntuk membentuk satu kesatuan,sehingga sumber daya mengalir darisubsistem yang satu ke subsistemlainnya.

    Sistem memiliki input. Inputadalah energi atau sesuatu yangdimasukkan ke dalam suatu sistem agarsistem dapat beroperasi. Atau, inputmerupakan masukan sinyal berupaenergi yang diproses (diolah) untukmemperoleh suatu output. Setiapsistem mempunyai tujuan atau sasaranyang mempengaruhi input yangdibutuhkan dan output yang ai;:andihasilkan. Suatu sistem akan dikatakan

    72 Jurnallnformatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008

  • berhasil jika operasi sistem tersebutmengenai sasaran atau tujuan yangtelah ditetapkan. Informasi mempunyaiperanan penting dalam suatuorganisasi. Kurangnya informasi darisuatu sistem dapat menyebabkanorganisasi menjadi lemah dan akhirnyaberakhir.

    Informasi merupakan data yangtelah diproses dan memiliki arti.Sedangkan data terdiri dari fakta danangka yang secara relatif tidak berartibagi pemakainya. Perubahan datamenjadi informasi dilakukan olehpengolah informasi yang meliputielemen komputer, elemen bukankomputer atau kombinasinya.

    Informasi digunakan dalammanajemen sebagai alat bantupengambilan keputusan. Karena fungsikeberadaan informasi dalammanajemen, maka sistem informasimanajemen dapat didefinisikan sebagaisuatu sistem manusia/mesin yangmenyediakan informasi untukmendukung operasi manajemen danfungsi pengambilan keputusan darisuatu organisasi.

    Dalam pemecahan masalah adadua pendekatan untuk memecahkanmasalah yaitu pendekatan aplikasiindividual dan sistem terintegrasi.

    Pendekatan aplikasi individualadalah sebuah pendekatan dimanapemecahan masalah hanya dilakukanper bagian dan untuk tugas tertentusaja. Pada pendekatan inipengembangan atau perancangansistem dilakukan perbagian dari strukturorganisasi padapemakai, tanpamemperhatikan bagaimanamempersatukannya. Keuntunganpenggunaan pendekatan ini adalahmudah dianalisis, mudah dirancaqnpemecahan masalahnya, mudahpembuatan programnya, mudahpenerapannya, mudah membuatanalisis biaya dan keuntugan.

    Pendekatan sistem terintegrasiadalah pendekatan sistem terpadu yangtujuannya mengembangkanketerpaduan sistem berdasarkanpemakaian komputer, menetapkan

    Kembaren, Rancangan Sistem ...

    pengembangan subsistem,meminimalkan biaya perpaduansubsistem dan menjaga ketidakpastian.Perancangan sistem ini menggunakanpendekatan aplikasi individual, yaituperancangan sistem hanya pada bagianrawat inap khusus untuk ibu dan bayidari keseluruhan sistem yang berjalanpada RS Ibu dan Anak Budhi :JayaJakarta.

    Sistem yang baik adalah sistemyang selalu dapat menyesuaikandengan perubahan lingkungan yangterjadi di sekitarnya. Atau,pengembangan sistem tidak harusmembuat sistem yang baru, tetapiapabila sistem yang lama masih dapatdigunakan dapat dilakukan perbaikanterhadap sistem yang lama tersebut.Beberapa alasan mengapa sebuahsistem harus dikembangkan adalahadanya suatu masalah baik karenakesalahan sistem atau kelemahansistem, karena pertumbuhan organisasiyang makin besar, sehinggapermasalahannya pun makin kompleks,dan adanya pembaharuan sistem.

    Salah satu metodepengembangan sistem menurut Senn(1989) adalah metode pengembangananalisis terstuktur. Metode ini lebihmenekankan pada sistem yang ingindibuat dengan cara membangun suatumodel sistem yang menggunakansimbol/gambar, Data Flow Diagram(OFO) dan kamus data.

    METODE PENELITIANPerancangan dimulai dengan

    mempelajari sistem yang ada. Padaumumnya pasien memilih sendiri dokteryang diinginkannya pada saat harusdirawat di RS. Biasanya yang dipilihadalah dokter langganan atau dokterpribadi. Pasien juga menentukan ruangperawatan yang digunakan. Ruangperawatan terdiri dari VIP utama, VIPbiasa, Kelas I, Kelas II, atau Kelas III.Adapun hasil yang diperoleh daripengamatan adalah berupa entitas-entitas serta proses yang dibutuhkansesuai yang tertera pada Tabel 1.

    73

  • ,.Tabel1.

    Kebutuhan Data Sistem Informasi RSIA Budhi Jaya JakartaJanuari - April 2002

    entitas Atributibu nama, umur, pekerjaan, berat badan, tinggi badan, ala mat, nama suami,

    telepon, riwavat hidup dan riwayat penyakit yang pernah diidap jika ada.bayi nama, jenis kelamin, tanggal lahir, waktu lahir, be rat badan, panjang

    badan dan penyakit kelainan jika ada.dokter Nama dokter, keahlian, hari praktek, jam praktekobat Nama obat, kemasan, jenis, harga

    Pendataan jumlah perlengkapan untuk fasilitas VIP utama, VIP biasa, kelas satu,fasilitas kelas dua dan kelas tiga.

    dan biayaFasilitas pemeriksaan, USG, EKG, Lab. Klinik

    penunjang.

    Pendataan Didata jumlah pelayan medis seperti : bidan, perawat baik perawat spktenaga maupun perawat non spk dan karyawan diluar medis. Seperti tenagamedis untuk kantor administrasi, laboratorium, ambulan, petugas kebersihandiluar dan ahli gizi.

    dokter.

    Pendataan Penentuan ruang dan dokter.proses Ditentukan ruang yang dikehendaki dan dokter buat pasien.

    rawat inap Pendataan pemberian obat dan tindakan apa saja yang perlu dilakukanselama pasien dirawat.Pendataan pasien yang mendapat rujukan dari atau ke RS lain.

    Kebutuhan data yang dapatdiidentifikasikan pada tahap analisisdispesifikasikan menggunakan DFD,kemudian dilanjutkan denganperancangan database menggunakanERD.

    HASIL DAN PEMBAHASANKebutuhan data dan proses

    untuk sistem informasi RSIA Budhi Jayadispesifikasikan secara umum dengandiagram konteks seperti pada Gambar1.

    Data Pasieo

    SistemInformasi

    Rawat InapRSIA

    - Budhi Jaya

    KABIDRawat Inap

    Laporan r--------,Pasien I ·

    i.-- +-----oCData BiayaData Rawat

    Gambar 1. Diagram Konteks SI RSIA Budhi Jaya Jakarta.

    74 JurnaJ Informatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008

  • .f rr-rr-rt •• tl

    Gambar 1 menunjukkan bahwa sistemmenerima data pasien dari pasien itusendiri, sedangkan pasien dari sistemmendapatkan buku kontrol kesehatan,kuitansi biaya pengobatan dan daftarbiaya yang harus dibayarkan oleh

    pasien. Sedangkan pimpinan bagianrawat inap dari sistem mendapatkanlaporan sebagai output dari sistemseperti laporan pasien, laporanperawatan, laporan obat dan laporandokter.

    Data Pasien

    1Proses

    Pendaftaran

    Pasi en

    >III Data Ruan~ R u a n 9

    Pasien

    Dokter

    2 Data PerawatanProses

    Perawatan Rekam

    Data Data 8 rawatanat

    3Proses

    PerhitunganBiaya

    4 LaporanProses

    PembuatanLaporan

    KA BIDRawat Inap

    Gambar 2 . Diagram not

    Kembaren, Rancangan Sistem ... 75

  • Diagram nol pada Gambar 2mendetailkan diagram konteks padaGambar 1. Diagram ini menunjukkanseluruh aliran data dan proses yangterjadi dalam proses sistem informasi

    klo.~W

    ~

    PiR"

    BbS,

    ( (;If)-hR"( G1nrhP~.c;

    RS. Proses sistem informasi dibagidalam 4 proses, yaitu pendaftaran,perawatan, perhitungan biaya,pembuatan laporan.

    IN

    II HrPr::.kIAk )Dokter

    I( TAl""""

    W~h.pr;\ldAk )

    AI~m~t )KA~hliAA

    p

    Ruang a bat Re k a In M ed i k

    ITirdakan )

    ( KAlllh~n( Aniur.:w-l( TnlPwikAA

    Seperti yang terlihat pad a prosespendaftaran, pasien datang siap untukmelahirkan dan membutuhkan ruanguntuk menginap, dengan membawaidentitas diri yaitu membawa KTP danmembayar biaya pendaftaran makadapat mendaftar ke RS. Pasien memilihruang dan dokter yang dikehendaki .Dengan asumsi selama ini pasien sudahpemah datang periksa maka diberikankartu berobat sebagai catatankedatangan ke RS. Data pasienselanjutnya disimpan pada berkaspasien.

    Setelah proses pendaftaranpasien maka selanjutnya adalah prosesperawatan dimana pasien akanmendapatkan obat dan perawatan daridokter sebagai proses dari perawatan

    selama pasien harus menginap di RS.Data selama perawatan disimpan pad aberkas rekam medik. Prosespembayaran terjadi jika pasien sudahselesai menjalani perawatan terutamaperawatan yang harus menginap makapasien harus membayar biayaperawatan dan biaya obat yang diterimaselama proses perawatan. Pasien akanmendapatkan daftar biaya yang harusdibayar dan kuitansi pembayaran.

    Pada proses pembuatan laporan,laporan aktivitas yang ada di RSIABudhi Jaya, antara lain laporan tentangkondisi pasien yaitu ibu dan bayinya,laporan perawatan pasien rawat inap,laporan tentang pemakaian obat danlaporan aktivitas para dokter yangbertugas di RSIA Budhi jaya.

    76 Jurnallnformatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008

  • . ~~ff:4"~!p' > ~ • < ,. '19..~p sa,mWj¥, ,,~ c"@JI~al1l.keterhubungan antar objek yang terlibatdi RSIA Budhi Jaya. Berdasarkan aturantransformasi dari ERD sampai terbentukstruktur database, maka diperolehstruktur database untuk sistem informasiRSIB Budhi Jaya yang terdiri atas 6relasi sebagai berikut :1. Tabel Pasien miliki gugus atribut (

    KdPasien , NamaPasien , NamaSW, Alamat , Telepon , KtpSW ,KerjaSW , KerjaPas , NamaBy ,TlhrBy , JkelBy , PjBy , BbBy,

    tei:, ~Ut~Rte·. IKeahlian, HrPraktek, WaktuPraktekTelepon, Alamat)

    3. Tabel Obat ( KdObat , NamaObat ,NJenis, Kemasan ,Harga,JumlahStok)

    4. Tabel RekamMedik (KdPasien,Anjuran, Keluhan, . Tindakan,TglPeriksa )

    5. Table Ruang ( KdRuangNamaRuang , Jenis , BiayaPhr ,BiayaDrPhr , ByServis, Jumlah)

    6. Tabel Inap(KdPasien, KdRuang,

    • Kd oasien

    NAmaPasien

    NamaSW

    Teleoon

    Fasilitas, CaraBayar)

    JamMasuk TalKeluar

    JamKeluar Fasililas

    TalMasuk CaraBavar

    PasienkeriaSW

    KeriaPas

    Aaama

    NamaBv

    TlhrBv

    JkelBv

    /

    Gambar 3. Diagram relasi entitas

    Relasi yang diperoleh dari hasiltransformasi dari ERD ke strukturdatabase relasional, kemudian diujiuntuk mendapatkan relasi yangberbentuk normal dengan teknik

    Kembaren, Rancangan Sistem ...

    normalisasi. Pengujian setiap relasiyang telah terbentuk dilakukan sepertiyang dapat dilihat pada Gambar 4.Pengujian semua tabel dilakukansampai normalisasi 3NF.

    77

  • Pasien·C· Jumlah )

    3NFI I I I I I I

    KdPa ien NlmaPasie tJamaSW Altmat felepo KerjtSW Ke~aPas 'KtpSWn n

    -~amaBYr#_y_---'[J§tB_y_---'~Fsy

    I GIDrhPas I Agama

    Tabel Pasien sudah sampai pada 3NF

    Dokter 3NF

    Tabel Dokter sudah sampai pada 3NF

    Obat 3NF

    I t t t t IKd0bat NamaObat NJenis Kemasan JumlahSto H

  • FlI I

    Form Data Pasien

    RSIA Budhi Jaya

    Kode Pasien : xxxxxNama Bayi : xxxxxxx Nama Ibu : xxxxxxxTgi Lahir : xx-xx-xx No. KTP : xxxxxxxxxxxxxxPanjang : xxx em Alamat: xxxxxxxxxxxxxxBerat : xx.xx gr Pekerjaan: xxxxxxxxxxxGol. Darah : xx Telepon: xxxxxxxxJenis kelamin : x Agama: xxxxxxxxNama suarni/wali : xxxxxxxxx Gol Darah : xx

    Pekerjaan suarni/wali : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxNo. KTP suamilwali : xxxxxxxxxxxx

    I tambah I edit hapus simp an

    Gambar 5. Rancangan input data pasien

    FlI I

    Form Data DokterRSIA Budhi Jaya

    Kode Dokter : xxxxxNama : xxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    Keahlian : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxHari Praktek : xxxxxxxxxxVVaktu : xxxxxxxxxxAlamat : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxTelepon : xxxxxxxStatus : xxx xxx x

    I tambah I edit hapus simpan

    Garnbar 6. Rancangan input data dokter

    80 Jurnallnformatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008

  • Logo RS Form Data Ruang

    RSIA Budhi Jaya

    Kode Ruang : xxxxxxxNamaJenisJumlahBiaya ServisBiaya per hariBiaya Dokter per hariStatus: xx

    : xxxxxxxxxxxx: xxxxxxxxxx

    : xxxRp.: xx.xxx.xxx

    Rp.: xx.xxx.xxxRp.: xx.xxx. xxx

    Gambar 7. Rancangan Input Data Ruang

    Logo RS

    Kd-obatNama ObatJenis ObatKemasanHargaStatus

    Form Data Obat

    RSIA Budhi Jaya

    : xxxx: xxxxxxxxxx: xxxxxxxxxx: xxxxxxxxxx

    Rp. : xx.xxx.xxx: xx

    I tambah I edit hapus simp an keluar

    Gambar 8. Rancangan Input Data Obat

    Kembaren, Rancangan Sistem ... 81

  • Logo RSForm Data RAWAT INAP

    RSIA Budhi Jaya

    Kode PasienKode RuangTgi MasukJam MasukFasilitasCara BayarTg! Tindakan

    Asisten P

    I tambah

    : xxxxx: xxxxx: xx-xx-xx: xx.xx

    : xxxxxxxxxxxx: xxxxxxxx: xx-xx-xx: xxxxxxxxxxx

    Tgi KeluarJam Keluar

    : xx-xx-xx: xx.xx

    keluaredit simpan

    Gambar 9. Rancangan Input Data Rawat Inap

    : xxxxx: xxxx: xx.xx.xx Jam periksa : xx.xx

    82

    Logo RS Form Data PERIKSARAWAT INAP

    RSIA Budhi Jaya

    Kode Pasien : xxxxxKode DokterKd-obatTgi periksaKeluhan

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxAnjuran

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxTgi tindakan : xx.xx.xx Jam tindakan : xx.xxTindakan

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxDiaqnosa pra

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxDiagnosa pasca

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    I tambah I I edit simpan

    Gambar 10. Rancangan Input Data Periksa Rawat Inap

    keluar

    Jurnallnformatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008

  • Laporan Daftar PasienFlI I

    RSIA Budhi Jaya

    Hal: xx Tanggal : xx-~~-xxxxKode Pasien Nama

    Alarnat

    Tgi masuk Tgi keluar NamaBayi Telepon

    XXXXXX)xxxxxxx

    xxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxx

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxx xxxxxxxx)xxxxxxx

    xxxxxX)xxxxxxx

    xxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxx xxxxxxx

    I berikutnya Isebelum cetak keluar

    Gambar 11. Rancangan Output Laporan Oaftar Pasien

    logo RS Laporan Daftar Dokter

    RSIA Budhi Jaya

    Hal :xx Tanggal : xx-xx-xxxx

    Kode Dokter Nama Keahlian Hari Waktu

    Telepon

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxx xxxxx xxxxxx xx xx()(XXX

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxx xxxxx xxxxxx xx xxxxxx

    xxxxx xxxxxxx ·xxxxxxx xxxxx xxxxx xxxxkxxxx

    xx

    xx

    xx

    I berikutnya Isebelum cetak keluarGa~bar 12. Rancangan Output Laporan Oaftar Ookter

    Kembaren, RancanganSistem ... 83

  • xxxxxx

    Laporan Data Rawat

    RSIA Budhi Jaya

    Kode Pasien Nama

    Tanggal : xx-xx-xxxx

    Tgi masuk Tgi keluar CaraBayar Telepon

    Alarnat

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxx

    xxxx xxx x

    xxxxxx xxxxxxx

    xxxx xxxx

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx

    xxxx xxxx

    xxxxx xxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxx xxxxxxx

    cetak keluar IGambar 13. Rancangan Output Laporan Data Rawat

    KESIMPULANSistem Informasi Rawat Inap

    untuk pasien RSIA Budhi Jaya Jakartatelah dapat dirancang sampai dengantahap kcnseptual. Dari hasil rancanganyang diperoleh, proses pelayananpasien rawat inap dapat dilakukandengan lebih cepat. Hal ini dikarenakandata pasien maupun rekam medispasien telah tersusun dengan rapidengan menggunakan kode pasienyang unik. Demikian pula dengan datapasien rawat inap dapat diakses dengancepat. Kebutuhan penyelesaianadministrasi bagi pasien rawat inapdapat diperoleh dengan cepat. PihakPimpinan Bagian Rawat lnap dapatmenerima laporan secara cepat danakurat.

    DAFTAR PUSTAKAGerald, Jerry Fitz & Andra F. Gerald,

    Warren D. Stalling, Jr., 1981,Fundamentals of SystemAnalysis, 2nd edition, John Willey& Sons,.

    Jogiyanto, H.M., 1993, Analisis danDesign Sistem InformasiPendekatan Terstruktur TeoriDan Praktek Aplikasi Bisnis,Andi Offset, Yogyakarta.

    Korth, Henry F. and AbrahamSilberschartz, 1986, Basis dataSystem Concepts, McGraw Hill,New York.

    Kowal, James A., 1992, BehaviorModels Specifying User'sExpectations, Prentice Hall,Engelwood Cliffs, New Jersey.

    Kroenke, David & Richard Hatch, 1994,Management InformationSystem, McGraw-Hili, New York.

    . Mahyuzir, Tavri D., 1989, AnalisisPerancangan SistemPengolahan Data, PT. ElexMedia Komputindo, Jakarta.

    McLeod, Raymond Jr., 1996, SistemInformasi Manajemen,terjemahan : Hendra Teguh, edisike-S, Prentice Hall, New Jersey.

    Senn, James A., 1989, Analysis &Design of Information Systems,

    84 Jurnallnformatika & Komputer No.1, Volume 13, April 2008