ppt teknologi bahan konstruksi [tm1]

Download PPT Teknologi Bahan Konstruksi [TM1]

Post on 08-Jan-2016

532 views

Category:

Documents

126 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Universitas Mercubuana, Jakarta.Pasti Jaya Humendru

TRANSCRIPT

  • Modul ke:

    Fakultas

    Program Studi

    TEKNOLOGI BAHAN KONSTRUKSI

    Latar Belakang,Ruang Lingkup, Sejarah Penggunaan dan Perkembangan Teknologi Bahan KOnstruksi

    Retna Kristiana, ST, MM01Teknik

    Perencanaan & Desain

    Teknik Sipil

  • Teknik Sipil (dan Lingkungan)

    adalah suatu cabang ilmu teknik yang mempelajaribagaimana merancang, membangun dan memeliharatidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi jugamencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidupmanusia

    Merupakan cabang ilmu teknik tertua setelah TeknikMiliter (military engineering)

  • Sejarah Sejak 4000 2000 SM : manusia mulai menetap disuatu

    tempat, rumah (Mesir dan Mesopotamia) 2700 2500 SM : pembangunan pyramid (Mesir) 312 SM : pelabuhan, jembatan(Romawi)

    220 SM : tembok Cina Abad 15 : supply air (Bavaria) 1756 : Eddystone Lighthouse (Inggris)

    pyramid Eddystone lighthouse

  • 1818 : dibentuk Institution of Civil Engineer di London 1828 : teknik sipil menjadi sebuah profesi Pertengahan abad 19 : sistem pembuangan air (London) Abad 20 : Burj Dubai, Petronas

    Barj Dubai Petronas

  • Cabang-cabang Teknik Sipil

    Teknik Struktur mempelajari masalah struktural dan sifat dari

    material yang digunakan untuk bangunan. Material bangunan: baja, beton, kayu, kaca dll. Bangunan: gedung, jalan, jembatan, terowongan

    dsb.

  • Geoteknik Mempelajari struktur dan sifat tanah sebagai

    penopang bangunan (fondasi) ataupun sebagaimaterial bangunan (tanggul, infrastrukturpertanian, dinding penahan dsb.)

  • Teknik Sumberdaya Air mempelajari masalah pengadaan, distribusi dan

    pengendalian air mencakup: hidrologi (berkenaan dengan siklus air);

    hidrolika (berkenaan dengan sifat dan pergerakanair) dan bangunan air (saluran, perpipaan,bendungan, waduk dsb.)

  • Teknik Lingkungan mempelajari permasalahan kesehatan dan

    keselamatan manusia serta lingkungan Mencakup penyediaan sarana dan prasarana air

    bersih, pengelolaan limbah padat dan air,pencemaran sungai, polusi suara dan udara hinggateknik penyehatan

  • Permasalahan/Issues Populasi semakin meningkat

    Perlu tambahan struktur dan infrastruktur Kebutuhan pangan, energi, air minum bertambah Limbah bertambah

    Taraf hidup meningkat Perlu peningkatan kualitas struktur, infrastruktur

    dan lingkungan Perubahan iklim global

    Perlu adaptasi thd struktur, infrastruktur danlingkungan

  • Pengetahuan yang diperlukan

    Prinsip-prinsip ilmiah: fisika, matematika, mekanika,perencanaan (design), manajemen proyek dan topik-topikspesifik (seperti: pengetahuan bahan, struktur, hidrologi,lingkungan)

    Seni (art) untuk analisis dan sintesis

    Keterampilan utk kerja dalam tim, kepemimpinan

  • Lapangan Pekerjaan :

    perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaanprasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung,sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan

    perlindungan lingkungan pengelolaan limbah penyediaan air bersih manajemen projek peneliti pengajar Dsb.

  • Organisasi Profesi :

    1. Persatuan Insinyur Indonesia (PII)a. Badan kejuruan Teknik Sipilb. Badan kejuruan Teknik Lingkungan

    2. Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI)3. Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI)4. Himpunan Ahli Teknik Hidrolik Indonesia (HATHI)5. Himpunan Pengembangan Jalan Raya Indonesia (HPJI)6. Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI)7. Himpunan ahli perawatan bangunan Indonesia (HAPBI)8. Masyarakat Hidrologi indonesia (MHI)9. Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan

    Indonesia (IATPI)

  • STRUKTUR PONDASI DAN RANGKA BANGUNAN

    SISTEM RANGKA TERTUTUP

    ANTISIPASI FUNDASI PADA STRUKTUR

    UTAMA

  • STRUKTUR PONDASI DAN RANGKA BANGUNAN

  • KEKAKUAN BANGUNAN PERLU DICIPTAKAN

    DARI SEMUA KOMPONEN STRUKTUR

    STRUKTUR PONDASI, RANGKA UTAMA DAN RANGKA ATAP BANGUNAN

  • MEMPELAJARI JENIS-JENIS BAHAN / MATERIAL YANG BANYAK DIGUNAKANDALAM PERENCANAAN INTERIOR SEBUAH BANGUNAN .

    KOMPONEN BAHAN BANGUNAN INTERIOR :

    1. DINDING2. LANTAI3. LANGIT-LANGIT

    KOMPONEN INTERIOR BANGUNAN

  • DINDINGRUMAH BAMBU, CINA BATU BATA

    BAHAN BANGUNAN DENGAN BAHAN DASAR TANAH LIAT YANG KEMUDIAN DICETAK DAN DIBAKAR SEHINGGA BERUBAH SIFAT MENJADI KERAS SEPERTI

    BATU DAN TIDAK AKAN LUNAK LAGI BILA TERCAMPUR AIR.

    DAERAH PENGHASIL BATU BATA: JATIWANGI, PLERED, CIKARANG, TANGERANG

    DIMENSI BATU BATA : KECIL 4X10X21 CM SEDANG 5X11X23 CM BESAR 5.5X11.5X24 CM

    ROOSTER ( BATA BERONGGA )

    PASANGAN DINDING BATU/BATACO YANG BERLUBANG YANG BERGUNA UNTUK LUBANG ANGIN/VENTILASI DENGAN VARIASI LUBANG YANG BERAGAM

    JENIS: ROOSTER BETON, ROOSTER BATA, ALUMINIUM GRILL/KRAWANG

  • CELCON

    CELCON DIRANCANG KHUSUS UNTUK MENGURANGI BEBAN KONSTRUKSI,KARENA BERATNYA YANG RINGAN BILA DIBANDINGKAN DENGAN CONBLOCK.BIASA BANYAK DIGUNAKAN KARENA TAHAN API.

    KEUNTUNGAN CELCON :1. RINGAN2. TAHAN API :

    - TEMBOK MENAHAN BEBAN TAHAN API JAM/25MMCELCON- TEMBOK TIDAK MENAHAN BEBAN TAHAN API 1 JAM/25MM CELCON

    3. EFISIEN

    KERUGIAN CELCON :1. MAHAL

    UKURAN STANDAR CELCON :- 590X440X (TEBAL: 75,100,125,150) MM- 590X190X (TEBAL: 75,100,125,150) MM

    DINDING

  • DINDINGBATACO

    JENIS BATU CETAK TERBUAT DARI BAHAN DASAR TRAS, KAPUR, DAN AIR

    TRAS: TANAH DI LERENG GUNUNG BERAPI YANG BILA DICAMPUR DENGAN KAPUR

    DAPAT MEMBATU

    BENTUK BATACO TERDIRI ATAS : 1. BATACO BERLUBANG

    >>BERFUNGSI SEBAGAI : DINDING PARTISI, SUDUT PERTEMUAN TEMBOK

    2. BATACO TAK BERLUBANG >>BERFUNGSI SEBAGAI :

    DINDING PARTISI, SUDUT PERTEMUAN PARTISI

  • DINDING PARTISIDINDING PARTISI

    PEMISAH RUANGAN TIDAK PERMANEN TERDIRI ATAS 2 KOMPONEN : 1. RANGKA PARTISI

    UMUMNYA TERBUAT DARI ALUMINIUM, KAYU ATAU BESI HOLLOW

    2. BAHAN PENUTUP PARTISI- PLYWOOD ( TEAKWOOD, MEGA SUNGKAI DLL ) - WALLPAPER - CAT ( EMULSION PAINT ) - FORMICA / HPL

  • CATWALLPAPER

  • mozaic

    MARMERKERAMIK GRANIT

  • DINDING KACA

  • JENDELAJENDELA MERUPAKAN SARANA UNTUK MENERANGI RUANG DALAM DENGAN MEMANFAATKAN SINAR MATAHARI SIANG YANG CUKUP

    JENIS-JENIS JENDELA :

    1. JENDELA ATAP 2. JENDELA DINDING

    LUAS JENDELA MELIPUTI SEKITAR 14% DARI LUAS BIDANG YANG DISINARINYA. UKURAN TINGGI JENDELA BERAGAM SESUAI DENGAN FUNGSI RUANGAN DIHITUNG DARI PERMUKAAN LANTAI, YAITU : 1. RUANG DUDUK : 50 CM2. RUANG MAKAN : 75 CM 3. RUANG KERJA / KANTOR : 100 CM 4. DAPUR : 125 CM 5. KANTOR ARSIP : 150 CM 6. RUANG GANTI : 175 CM

  • JENDELAJENIS-JENIS JENDELA :

    1. JENDELA SAYAPARAH BUKAAN DAUN JENDELA KELUAR DAN KE DALAM DENGAN ENGSEL DI BAGIAN SAMPING ATAU DI ATAS JENDELA

    2. JENDELA SAYAP PUTARBUKAAN DAUN JENDELA BERPUTAR DENGAN ENGSEL PADA POROS JENDELA

    3. JENDELA KACA VERTIKALBUKAAN JENDELA KE ATAS /KE BAWAH

    4. JENDELA MATIJENDELA KACA PERMANEN YANG TIDAK DAPAT DIBUKA/DITUTUP

  • LANTAILANTAI ADALAH PENUTUP DASAR PERMUKAAN BANGUNAN

    YANG TERMASUK BAHAN LANTAI :

    1. KERAMIKUKURAN STANDAR : 20X20, 30X30,40X40, 50X50

    JENIS KERAMIK : 1.A. KERAMIK KEPALA BASAH

    - DIGUNAKAN UNTUK AREA KERING - PERMUKAANNYA HALUS, CENDERUNG MENGKILAT - TERSEDIA DENGAN BERBAGAI WARNA - MERK KERAMIK YANG UMUM DI PASARAN : ROMAN, MULIA, ESSENZA DLL

    1.B. KERAMIK KEPALA KERING- DIGUNAKAN UNTUK AREA BASAH - PERMUKAANNYA KASAR - MEMPUNYAI MOTIF GEOMETRIS DAN POLOS - PENGGUNAAN : KAMAR MANDI, DAPUR, TERAS

  • PEMASANGAN LANTAI

  • KERAMIK

    G

    GRANIT

  • DARK EMPERADOR

    ROSATEA

    ROSO ALICANTE

    MARMER

  • PARKETPARKET :

    BAHAN PENUTUP LANTAI PERMANEN DARI PAPAN KAYU

    KARAKTER PARKET : - MEMBERI KESAN HANGAT&ALAMI - DAPAT MEREDAM SUARA - PEMASANGAN MUDAH - TIDAK TAHAN BENTUR / BENDA TAJAM

    - TIDAK TAHAN PANAS - TERSEDIA DENGAN BERBAGAI WARNA DAN MOTIF

    - STANDAR UKURAN PARKET : 40x9x1,5CM ; 45x9x1,5CM ; 90x9x1,5CM, DLL

    - BANYAK DIPAKAI DI : KANTOR, RESTAURANT, BOUTIQUE,KAMAR TIDUR, STUDIO, DLL

  • KARPET

    -KARPET ADALAH BAHAN PENUTUP LANTAI PERMANEN / TIDAK PERMANEN

    FUNGSI KARPET :MEMBERI KESAN HANGAT PERAWATAN AGAK SULIT MOTIF SANGAT VARIATIF DAPAT MEREDAM SUARA KARPET BANYAK DIGUNAKAN DIKAMAR TIDUR, STUDIO, KANTOR DLL

    JENIS KARPET :1. TILE (PER MODUL) 2. WALL TO WALL 3. RUGS, UKURAN STANDART

    120X170, 160X230, 240X360, 360X540

  • VYNILVYNIL :

    - PERAWATANNYA MUDAH - TAHAN NODA DAN MUDAH DIBERSIHKAN - DIGUNAKAN DI AREA RAWAN BASAH TAPI BUKAN AREA BASAH- SEMAKIN TEBAL VYNIL SEMAKIN BAIK KUALITASNYA - TIDAK MUDAH TERBAKAR - TAHAN GORES TAPI BUKAN BENDA TAJAM

    DIGUNAKAN PADA :

    - LABORATORIUM - AREA BERMAIN ANAK-ANAK- LABORATORIUM - RUMAH SAKIT ( AREA OPERASI )

  • LANGIT-LANGITLANGIT-LANGIT : MERUPAKAN KOMPONEN YANG MENUTUP ATAU MEMBATASI BAGIAN ATAS RUANGAN, BIASA DISEBUT DENGAN PLAFOND

    GYPSUM BOARD- KETEBALAN 6 MM, 9 MM , 12 MM- UKURAN 120X240 - MERK YANG UMUM DI PASARAN :

    KNAUFF, JAYA BOARD, ELEPHANT, DLL

    PLYWOOD - KETEBALAN 6 MM, 9 MM, 12 MM - UKURAN 120X240

    VARIASI DARI LANGIT-LANGIT : 1. DROP CEILING 2. UP CEILING

  • GYSUM

    CORNICE CENTER CEILING

  • BAHAN BANGUNAN

    A. Bahan bangunan alam

    B. Bahan bangunan buatan dan logam

  • A. BAHAN BANGUNAN ALAM

    A.1. BAHAN AN ORGANIK

    a. Batu Alam

    Contoh : Batu kali, pasir, kerikil,

    batu kapur, marmer, granit, dll.

    b. Tanah Liat

    Contoh : Batu bata, keramik, dll.

    c. Trass

    Contoh : Batako

  • A. BAHAN BANGUNAN ALAM

    A.2. BAHAN BANGUNAN ORGANIK

    a. Daun-daunan

    Contoh : Rumbia, ijuk, sabut kelapa

    b. Kulit Kayu

    Contoh : Dinding ( rumah kalimantan )

    c. Kayu

    Contoh : Meranti, ulin, bangkirai ( bahan

    kusen, atap, dsb )

  • C. BAHAN BANGUNAN BUATAN & LOGAM

    B.1. BAHAN BUATAN

    a. Dibakar

    Contoh : Batu kapur, marmer, granit

    b. Dilebur

    Contoh : Batu bata, keramik

    c. Tidak dibakar

    Contoh : Buis beton, genteng beton, batako, paving

    d. Kimia

    Contoh : Plastik, aspal, beton, cat

  • C. BAHAN BANGUNAN BUATAN & LOGAM

    B.2. BAHAN LOGAM

    a. Logam Mulia

    Contoh : Emas, platinum, perak

    b. Logam Setengah

    Contoh : Kobalt, nikel, air raksa

    c. Logam Berat

    Contoh : Besi, plumbum

    d. Logam Sedang

    Contoh : Alumunium

    e. Logam Campuran

    Contoh : Baja, kuningan

  • Terima KasihRetna Kristiana, ST, MM