Multiring File

Download Multiring File

Post on 27-Jun-2015

291 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>BAB I PENDAHULUANPertama-tama kami panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang dengan izin-Nya makalah ini dapat disusun. Adapun makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Sistem Berkas, yang disusun berdasarkan buku acuan File Organization For Database Design. Kemajuan Teknologi Informasi (TI) saat ini berkembang sangat pesat sesuai dengan tuntutan zaman yang membutuhkan kemudahan-kemudahan dalam menjalankan aktivitas kehidupan, termasuk akses untuk mendapatkan informasi dengan efisien. Biasanya informasi ini diakses serta diproses menggunakan komputer. Komputer pada saat ini merupakan perangkat yang vital dalam kebutuhan mengakses informasi, yang juga merupakan tulang punggung dalam dunia teknologi informasi. Dalam suatu komputer, informasi yang diakses diimplementasikan dalam data yang tersusun dengan aturan tertentu dalam bentuk file. Ada banyak metode dalam menyusun atau mengorganisasikan file. Metode-metode itu antara lain metode Sequential File, Indexed-Sequential File, Indexed File, Direct File, dan Mutiring File. Dalam makalah yang kami susun ini, kami menitikberatkan pada metode yang terakhir, yaitu Mutiring File. Dalam makalah ini penjelasan mengenai Multiring File dibagi menjadi 7 poin. Mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi kita semua.</p> <p>1</p> <p>BAB II MULTIRING FILEI. Pengertian Multiring File Multiring File merupakan metode pengorganisasian file yang berorientasi pada pemrosesan subset dari record secara efisien. Subset tersebut digambarkan sebagai grup dari beberapa record yang terdiri dari nilai atribut yang biasa. Contohnya Semua pekerja yang berbicara bahasa Perancis. Subset dari record dihubungkan bersama secara eksplisit menggunakan pointer. Rantai penghubung ini menentukan urutan anggota dari subset. Setiap subset mempunyai record kepala yang merupakan record awal dari suatu rantai. Sebuah record kepala berisi informasi yang berhubungan dengan seluruh record anggota di bawahnya. Record-record kepala ini juga dapat dihubungkan menjadi sebuah rantai. Tipe rantai tertentu yang digunakan untuk menggambarkan hal ini dinamakan ring, yang merupakan rantai di mana pointer anggota terakhir digunakan untuk menunkuk record kepala dari rantai. Ring-ring dapat disarangkan dalam banyak level kedalaman. Dalam hal ini record anggota dari ring level ke-i record kepala ring bawahan pada level i-1. Ring level terbawah, yang berisi data terakhir, selalu dianggap berada pada level 1. Gambar berikut menunjukkan hirarki sederhana dari struktur ring yang berhubungan.</p> <p>2</p> <p>Bila contoh di atas menjadi record secara individual, maka ilustrasinya sebagai berikut.</p> <p>3</p> <p>Pencarian dalam Multiring File adalah dengan menelusuri rantai sampai atribut nilai yang dicari ditemukan. Kemudian rantai baru dimasuki untuk menemukan atribut recod bawahan. Proses ini diulang terus sampai record yang diinginkan ditemukan. II. Interlinked Rings Untuk pertanyaan (query) yang lebih spesifik, yaitu pertanyaan anggota rantai bawahan seperti Daftar semua tukang patri di suatu perusahaan, dara sebelumnya kurang efisien karena memerlukan pencarian yang melelahkan. Untuk keperluan ini digunakan struktur ring sebagai berikut.</p> <p>Panah Bachman digunakan untuk menunjukkan bahwa pada kotak yang ditunjuk memiliki banyak record.</p> <p>4</p> <p>Bila kita ekspansikan contoh di atas dengan memisahkan pekerja dalam berbagai lokasi ke dalam departemen-departemen yang lebih spesifik, memungkinkan akses dengan urutan senioritas, dan tambahkan warehouse pada setiap lokasi dan biarkan informasi stock tersedia. Struktur diagramnya tampak sebagai berikut.</p> <p>Hubungan</p> <p>di</p> <p>antara</p> <p>ring-ring</p> <p>tidak</p> <p>harus</p> <p>hirarkis.</p> <p>Hubungan</p> <p>dapat</p> <p>diimplementasi dengan merelasikan anggota dalam ring-ring yang sama, yang menyediakan banyak lintasan di antara record-record, atau menghubungkan ring-ring pada level yang lebih rendah kembali ke ring-ring dengan level lebih tinggi. Efektivitas dari sebuah proses dalam melokasikan sebuah record sangat bergantung pada kecocokan pasangan atribut yang membentuk argument pertanyaan dengan struktur dari file. Bila file tidak diorganisasikan secara benar, maka proses tidak dapat berjalan secara efisien, dan dibutuhkan intervensi dari pengguna.</p> <p>5</p> <p>III. Struktur dari Multiring File Semua record mempunyai struktur yang sama dalam Multiring File, tetapi isi dan ukuran merupakan fungsi dari ring-ring di mana mereka berada. Sebuah Multiring File dapat mempunyai sejumlah kategori record yang berbeda. Di sini definisi file telah menyimpang dari definisi awal. Di sini record-record tidak sama formatnya, dan keanggotaan ring serta keanggotaan file harus diketahui sebelum pemrosesan. Format record yang sebenarnya bergantung pada kombinasi dari tipe-tipe ring di mana record tersebut menjadi anggota. Pasangan nilai atrinbut mengidentifikasi dirinya seperti pada pile. Tetapi biasanya tidak seperti itu, dan tiap record akan mempunyai pengidentifikasi tipe record. Pada contoh berikut, field t mengidentifikasi record ini sebagai record pekerja. Tiap record dengan tipe t akan mempunyai field data yang sama dan 7 field pointer. Pengidentifikasi ini akan memungkinkan referensi ke sebuah deskripsi format recod yang tepat, disimpan dengan deskripsi umum dari file.</p> <p>Untuk menghubungkan record-record ke dalam ring-ring mereka, pointer-pointer akan muncul dalam sebuah record yang umum. Sebuah record dapat dimiliki oleh ring-ring sebanyak jumlah pointer yang dimilikinya. Dapat juga terdapat field-field data NULL, tetapi karena terdapat bayak tipe record dengan tujuan spesifik, file secara keseluruhan relative padat. Setiap ring pasti memiliki kepala. Kepala ini dapat berupa poin masukan, anggota dari ring lain, atau keduanya. Ketika sebuah ring dimasuki dalam sebuah pencarian, poin masukan dicatat sehingga ring ini tidak dimasuki 2 kali. 6</p> <p>IV. Manipulasi Ring Umumnya organisasi Multiring File menghindari penggandaan data dengan menempatkan data biasa kepada semua anggota ring ke dalam record kepala dari ring. Efek negatifnya adalah dalam desain dasar ring, ketika sebuah record diambil berdasarkan kombinasi kata kunci pencarian, hasilnya yang dapat diaplikasikan dengan record tidak selalu dapat dilakukan dengan hanya atribut yang disimpan dalam anggota atau record kepala yang diakses selama pencarian sepanjang 1 lintasan. 2 alternatif yang digunakan, yaitu: 1. Pencarian Paralel melalui semua ring yang diidentifikasi dalam kata kunci pencarian dapat dilakukan, dengan menghilangkan pada record-record pada persimpangan ring-ring tersebut. 2. Pencarian Inisial dapat dilakukan berdasarkan atribut dengan efektivitas mempartisi terbaik. Record-record yang dikumpulkan kemudian dicek untuk ketepatan dengan menempatkan record kepala untuk tipe atribut lain yang diperlukan dan menolak record dengan nilai data yang tidak tepat. Proses yang kedua di atas diaplikasikan dengan langkah-langkah sebagai berikut. Query: Find an Employee with Location ="Thule" and Profession="Welder". Enter Location chain; For each member record determine if key = Thule; When found followEmplo yee chain; For every Employee record the profession must be determined Follow the profession chain; When its header record is reached, then inspect profession header for key = Welder If the field matches the search key then Employee member record becomes output; Continue with the next Employee record; When its header record, the Location = Thule is reached, then the result is complete.</p> <p>7</p> <p>V. Keputusan Desain Ring File Lama penelusuran rantai berbanding lurus dengan ukuran rantai. Ukuran rantairantai individu dapat dikurangi dengan menambah jumlah rantai-rantai dan jumlah level dalam struktur file. Hal ini digambarkan dengan rumus sebagai berikut. y = xndengan x = level y = panjang rantai n = record count Waktu pencarian untuk record dengan level terendah berkurang secara proporsional sampai akar ke-x dari record count, n, dan bertambah secara proporsional sampai level x. Sebuah atribut yang tidak mempartisi file ke dalam banyak level tidak sangat berguna seperti elemen ring. Peng-Cluster-an Ring Record yang sering diakses bersama paling baik disimpan dengan derajat lokalitas yang tinggi. Satu ring umumnya dapat diletakkan seluruhnya dalam 1 silinder, seingga semua pencarian dihindari saat penelusuran cluster ring ini. Ketika referensi berulang-ulang kepada record kepala ring dibutuhkan, kepala record itu dapat berpartisipasi dalam cluster. Ring berikutnya dengan level lebih tinggi akan sulit untuk berpartisipasi, kecuali jika ruangan total yang dibutuhkan semua anggota record dan pendahulunya cukup kecil untuk disimpan dalam satu atau beberapa silinder. Dalam perubahan database yang dinamis, peng-cluster-an yang optimal sulit untu dijaga dan keuntungannya sedikit. Sebuah reorganisasi diperlukan untuk mengembalikan cluster-cluster. Pengkategorian Atribut Real</p> <p>8</p> <p>Atribut yang merepresentasikan data real atau kontinyu tidak menyediakan partisi yang efektif kecuali jika dikategorikan secara artificial. VI. Penggunaan Multiring File Struktur Multiring merupakan dasar untuk beberapa database terbesar yang digunakan saat ini. Sistem informasi manajemen di mana banyak melibatkan tabulasi, penjumlahan, dan laporan pengecualian telah diimplementasikan menggunakan daftar Multiring ini. Beberapa masalah dalam representasi ruang geografis dan arsitektur juga telah diselesaikan dengan pendekatan Multiring. Perkembangan saat ini dalam system multifile terintegrasi bergantung pada kapabilitas yang disediakan oleh struktur ring. Masalahnya adalah desain yang cermat berdasarkan pengetahuan tentang data dan pola penggunaan diperlukan sebelum Multiring File dapat diimplementasikan. VII. Kinerja Multiring Kinerja system Multiring sangat bergantung pada kecocokan dari penandaan atribut ke ring-ring tertentu. Ukuran record dalam Multiring File Karena banyak tipe record yang berbeda dalam Multiring File, estimasi akurat didapatkan hanya dengan mendaftar semua tipe, dengan frekuensi dan ukuran masing-masing. Pengambilan record dalam Multiring File Waktu untuk mengambil sebuah record adalah fungsi dari jumlah dan panjang rantai yang dicari. Panjang daripada ring bergantung pada ukuran file, jumlah level, dan seberapa baik file dipartisi ke dalam ring-ring. Pengambilan record berikutnya dari Multiring File Record berikutnya untuk urutan yang berhubungan dapat ditemukan dengan menelusuri rantai tersebut. Pemasukan ke dalam Multiring File</p> <p>9</p> <p>Penambahan record ke dalam Multiring File dilakukan dengan menentukan spasi kosong yang cocok untuk record, menempatkan semua pendahulu untuk record baru, mengambil nilai dari link yang tepat dari pendahulu, menetapkannya ke dalam record baru, dan menempatkan nilai dari posisi record baru ke dalam area-area link pendahulu. Meng-Update record dalam Multiring File Jika hanya field data yang akan dirubah, update hanya memerlukan penemuan record dan penulisan ulang. Membaca seluruh Multiring File Pembacaan menurut rantai memerlukan bahwa sebuah record kepala diakses untuk setiap ring tambahan. Baik record kepala baru maupun lama diperlukan untuk bergerak di antara 2 ring. Reorganisasi Mutiring File Reorganisasi sebenarnya tidak diperukan sebagau bagian dari prosedur operasi normal. Hanya saat pemformatan ulang tipe record diperlukan, recordrecord seperti itu harus ditulis ulang, Ini hanya memerlukan reorganisasi parsial dari file, karena perubahan terbatas pada ring-ring pada level-level yang menggunakan tipe-tipe record itu.</p> <p>10</p> <p>BAB III PENUTUPDari berbagai metode pengorganisasian file yang ada, Multiring File merupakan metode yang cukup efisien disbanding metode lainnya, karena sebuah subset dalam Multiring File digambarkan sebagai sebuah grup record yang terdiri dari nilai atribut. Metode ini digunakan dalam banyak system database. Sekian makalah tentang Multiring File dari kami.</p> <p>11</p>