File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Download File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Post on 27-Jun-2015

110 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>FILE DAN DIREKTORI KEAMANAN SISTEM FILEKELOMPOK 5 (PART 1): BUDI PRASETYO (M0507013) ERFAN AGIL P. (M0507019) KRISNA BATHARA (M0507026) TEGUH PURNOMO (M0507045)</p> <p>FILE</p> <p>FILEFile didefinisikan dengan berbagai definisi, pertama File didefinisikan dengan unit penyimpan logika yang berisi sekumpulan informasi yang berhubungan. Namun ada juga yang mengatakan File adalah unit penyimpan logika yang diabstraksi sistem operasi dari perangkat penyimpan. File berisi informasi yang disimpan pada penyimpan sekunder (seperti magnetic disk, magnetic tape dan optical disk). Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpan dalam file. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh file, sesuai dengan jenisnya masing-masing.</p> <p>CONTOH-CONTOH DARI FILE TEXT FILE SOURCE FILE OBJECT FILE EXECUTABLE FILE</p> <p>ATRIBUT YANG TERDAPAT DALAM FILE NAME TYPE LOCATION SIZE PROTECTION TIME, DATE AND IDENTIFICATION USERS</p> <p>OPERASI-OPERASI DALAM FILE CREATE READ WRITE FILE SEEK DELETE TRUNCATE</p> <p>Operasi Tambahan Dalam File OPEN CLOSE APPEND RENAME COPY</p> <p>Beberapa informasi yang berkaitan dg pembukaan file PENUNJUK FILE PENGHITUNG FILE YANG TERBUKA LOKASI FILE PADA DISK</p> <p>TEXT FILE</p> <p>METHOD ACCESSFile menyimpan informasi. Bila digunakan, informasi tersebut harus diakses dan dibaca ke memory. Terdapat beberapa cara mengakses informasi pada file yaitu akses berurutan (sequential access), akses langsung (Direct access atau relative access) dan metode akses lain.</p> <p>cara mengakses informasi pada file SEQUENTIAL ACCESS (Akses Berurutan) DIRECT ACCESS ( Akses Langsung) OTHER METHOD ACCESS (Metode Akses Lain)</p> <p>DIREKTORI KEAMANAN SYSTEM FILE</p> <p>STRUKTUR DIREKTORIDirektori adalah kumpulan titik yang berisi informasi tentang semua file. Beberapa sistem menyimpan ratusan file pada disk ratusan gigabyte. Untuk mengatur semua data menggunakan organisasi yang dilakukan dalam dua bagian.</p> <p>DIREKTORI</p> <p>Nama Tipe Alamat Panjang saat ini Panjang maksimum Tanggal akses terakhir Tanggal perubahan terakhir ID pemilik Informasi proteksi</p> <p>Informasi Yang Ada Pada Direktori</p> <p>Beberapa operasi yang dibentuk pada direktori Mencari file (search) Membuat file (create) Menghapus file (delete) Mendaftar suatu direktori (list) Mengubah nama file (rename) Melintasi sistem file (traverse)</p> <p>Direktori Satu Level</p> <p>Direktori Dua Level</p> <p>Direktori Berstruktur Pohon</p> <p>Direktori Acyclic Graph</p> <p>Implementasi DirektoriImplementasi direktori menggunakan daftar nama file linier dengan pointer ke blok data. Hal ini berdampak pada pemrograman yang mudah tetapi memerlukan waktu yang lama untuk eksekusi. Untuk mempercepat waktu eksekusi digunakan Tabel Hash berupa daftar linier dengan struktur data hash. Dengan struktur data hash akan mengurangi waktu pencarian direktori. Tetapi struktur hash mempunyai resiko bertabrakan apabila terjadi situasi dimana dua nama file hash yang berbeda berada pada lokasi yang sama. Struktur hash berukuran tetap.</p> <p>INTRUDER</p> <p>INTERUPSI Sumberdaya system computer dihancurkan atau menjadi tak tersedia Penghancur harddisk Pemotongan kabel komunikasi Sistem file management menjadi tidak tersedia</p> <p>INTERSEPSI Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumberdaya Ancaman terhadap kerahasiaan data Penyadapan terhadap data di jaringan Mengkopi file tanpa diotorisasi</p> <p>MODIFICATION Mengubah nilai-nilai file data Mengubah program sehingga bertindak secara beda Memodifikasi pesan-pesan yang ditransmisikan pada jaringan</p> <p>FABRICATION Pihak tak diotorisasi menyisipkan objek palsu ke system Memasukkan pesan-pesan palsu ke jaringan Penambahan record ke file</p> <p>Sekian, dan terima kasih .</p>