file dan direktori keamanan sistem file

27
FILE DAN DIREKTORI KEAMANAN SISTEM FILE KELOMPOK 5 (PART 1): BUDI PRASETYO (M0507013) ERFAN AGIL P. (M0507019) KRISNA BATHARA (M0507026) TEGUH PURNOMO (M0507045)

Upload: nurcahya-pradana-taufik-prakisya

Post on 27-Jun-2015

158 views

Category:

Documents


5 download

TRANSCRIPT

Page 1: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

FILE DAN DIREKTORI KEAMANAN SISTEM FILE

KELOMPOK 5 (PART 1):BUDI PRASETYO (M0507013)ERFAN AGIL P. (M0507019)KRISNA BATHARA (M0507026)TEGUH PURNOMO (M0507045)

Page 2: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

FILE

Page 3: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

FILE

File didefinisikan dengan berbagai definisi, pertama File didefinisikan dengan unit penyimpan logika yang berisi sekumpulan informasi yang berhubungan. Namun ada juga yang mengatakan File adalah unit penyimpan logika yang diabstraksi sistem operasi dari perangkat penyimpan. File berisi informasi yang disimpan pada penyimpan sekunder (seperti magnetic disk, magnetic tape dan optical disk). Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpan dalam file. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh file, sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Page 4: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

CONTOH-CONTOH DARI FILE• TEXT FILE• SOURCE FILE• OBJECT FILE• EXECUTABLE FILE

Page 5: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

ATRIBUT YANG TERDAPAT DALAM FILE• NAME• TYPE• LOCATION• SIZE• PROTECTION• TIME, DATE AND IDENTIFICATION

USERS

Page 6: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

OPERASI-OPERASI DALAM FILE• CREATE• READ• WRITE• FILE SEEK• DELETE• TRUNCATE

Page 7: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Operasi Tambahan Dalam File• OPEN• CLOSE• APPEND• RENAME• COPY

Page 8: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Beberapa informasi yang berkaitan

dg pembukaan file• PENUNJUK FILE• PENGHITUNG FILE YANG TERBUKA• LOKASI FILE PADA DISK

Page 9: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

TEXT FILE

Page 10: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

METHOD ACCESSFile menyimpan informasi. Bila

digunakan, informasi tersebut harus diakses dan dibaca ke memory. Terdapat beberapa cara mengakses informasi pada file yaitu akses berurutan (sequential access), akses langsung (Direct access atau relative access) dan metode akses lain.

Page 11: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

cara mengakses informasi pada file

• SEQUENTIAL ACCESS (Akses Berurutan)• DIRECT ACCESS ( Akses Langsung)• OTHER METHOD ACCESS (Metode Akses Lain)

Page 12: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

DIREKTORI KEAMANAN SYSTEM FILE

Page 13: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

STRUKTUR DIREKTORIDirektori adalah kumpulan titik yang

berisi informasi tentang semua file. Beberapa sistem menyimpan ratusan file pada disk ratusan gigabyte. Untuk mengatur semua data menggunakan organisasi yang dilakukan dalam dua bagian.

Page 14: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

DIREKTORI

Page 15: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Informasi Yang Ada Pada Direktori• Nama• Tipe• Alamat• Panjang saat ini• Panjang maksimum• Tanggal akses terakhir• Tanggal perubahan terakhir• ID pemilik• Informasi proteksi

Page 16: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Beberapa operasi yang dibentuk pada direktori• Mencari file (search)• Membuat file (create)• Menghapus file (delete)• Mendaftar suatu direktori (list)• Mengubah nama file (rename)• Melintasi sistem file (traverse)

Page 17: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Direktori Satu Level

Page 18: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Direktori Dua Level

Page 19: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Direktori Berstruktur Pohon

Page 20: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Direktori Acyclic Graph

Page 21: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Implementasi Direktori

Implementasi direktori menggunakan daftar nama file linier dengan pointer ke blok data. Hal ini berdampak pada pemrograman yang mudah tetapi memerlukan waktu yang lama untuk eksekusi. Untuk mempercepat waktu eksekusi digunakan Tabel Hash berupa daftar linier dengan struktur data hash. Dengan struktur data hash akan mengurangi waktu pencarian direktori. Tetapi struktur hash mempunyai resiko bertabrakan apabila terjadi situasi dimana dua nama file hash yang berbeda berada pada lokasi yang sama. Struktur hash berukuran tetap.

Page 22: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

INTRUDER

Page 23: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

INTERUPSI

• Sumberdaya system computer dihancurkan atau menjadi tak tersedia

• Penghancur harddisk• Pemotongan kabel komunikasi• Sistem file management menjadi tidak

tersedia

Page 24: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

INTERSEPSI

• Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumberdaya

• Ancaman terhadap kerahasiaan data• Penyadapan terhadap data di jaringan• Mengkopi file tanpa diotorisasi

Page 25: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

MODIFICATION

• Mengubah nilai-nilai file data• Mengubah program sehingga bertindak

secara beda• Memodifikasi pesan-pesan yang

ditransmisikan pada jaringan

Page 26: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

FABRICATION

• Pihak tak diotorisasi menyisipkan objek palsu ke system

• Memasukkan pesan-pesan palsu ke jaringan• Penambahan record ke file

Page 27: File Dan Direktori Keamanan Sistem File

Sekian, dan terima kasih….