laporan perkembangan kejadian ?· web viewmembentuk dan menggerakan tim sanitasi lingkungan ke...

Download LAPORAN PERKEMBANGAN KEJADIAN ?· Web viewMembentuk dan menggerakan tim sanitasi lingkungan ke lokasi…

Post on 09-May-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LAPORAN PERKEMBANGAN KEJADIAN BENCANA BANJIR BANDANG

LAPORAN AKHIR

TANGGAP BENCANA BANJIR BANDANG

POSKO INDUK DINAS KESEHATAN

KAB. POLEWALI MANDAR

Tanggal Sabtu, 24 Januari 2009.

LAPORAN AKHIR TANGGAP BENCANA KEJADIAN BANJIR BANDANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR

Tanggal Sabtu 24 Januari 2009.

DESKRIPSI BENCANA

Kabupaten Polewali Mandar merupakan wilayah dengan empat dimensi (wilayah) yaitu dimensi wilayah pegunungan, Pantai, daratan rendah dan dimensi wilayah sepanjang aliran sungai besar Mandar dan Maloso. Pada hari sabtu, 10 Januari 2009. Jam 02.00 wita. telah terjadi banjir bandang dari aliran sungai Mandar dan Sungai Maloso yang melanda hampir sebagian besar diwilayah Kabupaten Polewali Mandar, dengan ketinggian air setinggi kurang lebih 2 meter atau setinggi dada orang dewasa, bahkan ada yang sampai 3 meter, mengakibatkan atusan rumah warga diwilayah tersebut hancur termasuk infrastruktur jalan, jembatan kantor pemerintahn kecamatan dan puskesmas rusak. Masyarakat disekitar diwilayah becana tidak mampu lagi melakukan penanggulangan, aktifitas warga lumpuh ditingkat kecamatan dan desa. Ada warga yang meninggal, hilang dan warga lainnya terancam kelaparan dan kesakitan.

Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar Menetapkan peristiswa ini sebagai Bencana Banjir Bandang dan Tahap Tanggap Bencana diberlakukan selama 2 minggu dari mulai awal kejadian yaitu mulai tanggal 10-24 Januari 2009. Berikut Laporan akhir tanggap bencana.

LOKASI BANJIR (BENCANA)

Lokasi bencana terjadi pada 12 kecamatan

1. Kecamatan Allu

2. Kecamatan Limboro

3. Kecamatan Tinambung

4. Kecamatan Balanipa

5. Kecamatam Campalagian

6. Kecamatan Mapilli

7. Kecamatan Luyo

8. Kecamatan Matakali

9. Kecamatan Wonomulyo

10. Kecamatan Tapango

11. Sebagian Kecamatan Tubbi Taramanu

12. Sebagian Kecamatan Bulo

JUMLAH BENDUDUK YANG TERANCAM

Jumlah penduduk yang terancam pada di desa pada 6 kecamatan adalah sebanyak 10.117 jiwa, dengan jumlah bayi 774 bayi, anak balita 2.332 anak dan ibu hamil sebanyak 126 orang.

Jumlah pada lokasi desa bencana adalah sebagai berikut

a. Penduduk pada kecamatan Allu dengan desa/kel

1. Allu

= 3.198 jiwa

2. Mombi

= 2.893 jiwa

3. Saragian,

= 1.566. jiwa

4. Kalumammang, = 1.385 jiwa

5. Pao-pao

= 1.808 jiwa

6. Puppuring.

= 1.579 jiwa

b. Penduduk pada kecamatan Tinambung dengan desa /kel

1. Tandung

= 1.763 jiwa

2. Sepa batu

= 2.004 jiwa

3. Tanga-tanga

= 2.847 jiwa

4. Karama

= 4.697 jiwa

5. Tinambung

=4.062 jiwa

c. Penduduk pada kecamatan Tubbi Taramanu dengan desa/kel

1. Taramanu

= 3.924 jiwa

2. Ambopadang= 4.094 jiwa

3. Tubbi

= 2.923 jiwa

4. Piriang Tapiko= 1.246 jiwa

5. Ratte

= 2.923 jiwa

6. Besoangin

= 2.068 jiwa

d. Penduduk pada kecamatan Mapilli dengan desa/kel

1. Mapilli

= 4.960 jiwa

2. Buku

= 2.913 jiwa

3. Ugi Baru

= 3.485 jiwa

e. Penduduk pada kecamatan Campalagian dengan desa/kel

1. Desa Botto

= 4.160 jiwa

f. Penduduk pada kecamatan Luyo dengan desa/ kel

1. Batupanga

= 2.983 jiwa

2. Baru

= 3.388 jiwa

3. Mambu

= 2.183 jiwa

4. Mapilli Barat= 3.947 jiwa

Semua desa dan kecamatan dilokasi bencana dapat minimalisir ancaman terjadi kelaparan dan kesakitan kecuali untuk Wilayah Tubbi Taramanu

1. Akses jalan Desa Ambopdang sudah bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua, Untuk Puskesmas Tubbi Taramanu hanya bisa dengan jalan kaki.

2. Akses air bersih susah dan persediaan makanan semakin menipis di desa Tubbi, Ratte, Besoangin, Padangmawalle dan Desa Ammbopadang termasuk Pirian Tapiko.

DATA KORBAN MENINGGAL DAN HILANG

Jumlah korban yang meninggal sebanyak 10 orang karena hanyut dan 3 korban hilang belum ditemukan. Data yang meninggal dan yang hilang adalah sebagai berikut :

1. Meninggal : Muliati (Perempuan) 50 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

2. Meninggal :Pajay ( Laki-Laki) 80 tahun desa Petooasang Kecamatan Allu

3. Meninggal :Rina ( Perempuan ) 14 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

4. Meninggal : Ana (Perempuan ) 4 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

5. Meninggal : Hammado ( Laki-Laki) 80 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

6. Meninggal : Haeruddin (laki-laki) 6 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

7. Meninggal : Maryam (Perempuan) 16 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

8. Meninggal : Nisa (Perempuan) 7 tahun desa Petoosang Kecamatan Allu

9. Meninggal : Zainuddin (laki-laki) 35 tahun desa Katumbangan Lemo Kecamatan Campalagian

10. Meninggal : Nurlela 14 tahun Desa Buku Mapilli Kecamatan Mapilli.

11. Hilang belum ditemukan : Bareta (P) 65 tahun. Desa Petoossang Kecamatan Allu.

12. Hilang belum ditemukan : Sanawiah (Perempuan) 42 tahun Desa sepak batu Kecamatan Tinambung

13. Hilang belum ditemukan : Gerniah (Perempuan) 4 tahun Desa Sepak batu Kecamatan Tinambung.

DATA PENGUNGSI

1. Kecamatan Allu

Pengungsi 129 KK ( 620 jiwa)

1. Sekolah Madrasah Petoosang

= 34 KK ( 151 jiwa)

2. Kantor Desa Mombi

= 15 KK ( 50 Jiwa)

3. Perumahan Polsek

= 9 KK ( 36 jiwa)

4. Petoosang

= 74 KK ( 383 jiwa)

2. Kecamatan Tinambung

Pengungsi 111 KK ( 800 jiwa)

1. Posko I Kecamatan Tinambung = 74 KK ( 400 jiwa)

2. Posko II Desa Sepabatu = 37 KK ( 400 jiwa)

Catatan

1. Sebagian pengungsi di posko penampungan ini telah kembali ke rumah kerabat artinya mereka tetap sebagai status pengungsi tapi ditampung pada rumah kerabat bukan lagi diposko penampungan sepeti dilaporkan sebelumnya.

2. Adanya pengungsi karena rumah pengungsi sebanyak 5.995 mengalami kerusakan terdiri dari 566 hanyut, 1571 rusak berat dan 3858 rusak ringan/sedang

DATA KESAKITAN

Selama 7 Hari terjadinya bencana, ada 3.178 pasien yang dilayani. Dari Jumlah ini semua dapat ditangani di setiap pos, tampa ada rujukan. Namun ditemukan sekitar 5 % penyakit infeksi kulit. Tidak ditemukan kecenderungan terjadinya wabah penyakit misalnya Diare, ISPA dan penyakit akibat banjir lainnya

Dari Jumlah penduduk yang terancam pada di desa pada 6 kecamatan adalah sebanyak 10.117 jiwa, berarti sudah sekitar 31 % yang mengalami sakit. Jumlah bayi 774, dan sebanyak 2.332 anak balita serta ibu hamil sebanyak 126 orang, Data ini belum termasuk data relawan yang membantu dalam pelayanan kesehatan.

Ada empat ibu hamil 3 diantaranya melahirkan normal pada lokasi banjir terjadi, yaitu masing-masing di desa Palece, Desa Tandasura, Kel. Petoosang dan yang satu dirujuk dan dioperasi caesar. Di RSUD Polewali.

Laporan Tanda, gejala dan Diagnosa Penduduk yang Diperiksa

di Beberapa Pos Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar

Tertnggal 22 Januari 2009

No

Diagnosa

Jumlah

Persen

1

Gatal (Alergi, Jamur dll)

891

28.04

2

ISPA

473

14.88

3

Luka

549

17.28

4

Diare

158

4.97

5

Hipertensi

96

3.02

6

Rhematik

89

2.80

7

Febris

69

2.17

8

Gastritis

119

3.74

10

Myalgia

58

1.83

11

Konjungtivitis

22

0.69

12

Gigi

19

0.60

13

Infeksi Kulit

161

5.07

14

Lain-lain (Pusing, Sakit Kepala dll)

474

14.92

JUMLAH

3178

100.00

UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN DINAS KESEHATAN

A. Membentuk posko induk Kesehatan Di Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dengan tugas pokok

1. Pusat kendali operasional pelayanan kesehatan pada lokasi bencana

2. Pusat koordinasi pengorganisasian dan pendistribusian petugas kesehatan, obat dan alat/bahan kesehatan pada lokasi bencana

3. Pusat pengolahan data kesehatan bencana (menerima, mengolah, analisis dan intepretasi serta menginformasikan ) kepada yang berkepetingan.

B. Membentuk posko kesehatan di lokasi bencana

1. Posko Kesehatan Tinambung berpusat di Kantor Kecamatan

2. Posko Kesehatan Sepakbatu berpusat di Desa Sepakbatu Kecamatan Tinambung.

3. Posko Kesehatan Tandasura berpusat di Desa Tandasura Kecamatan Limboro.

4. Posko Kesehatan Limboro berpusat di Puskesmas Limboro kecamatan Limboro

5. Posko Kesehatan Petoosang berpusat di Kantor Camat Allu Kecamatan Allu

6. Posko Mombi Kantor Desa Mombi Kecamatan Allu

7. Posko Kesehatan Wonomulyo berpusat di Puskesmas Wonomulyo kecamatan Wonomulyo.

8. Posko Kesehatan Mapilli di Desa Mapilli

9. Posko Kesehatan Mambu kecamatan luyo

10. Posko Desa Baru Luyo Kecamatan Luyo

11. Posko Kesehatan di Puskesmas Batupanga Kecamatan Luyo

12. Posko Kesehatan Campalagian di Puskesmas Campalagian.

13. Posko Tubbi Taramanu berpusat di desa Ambopadang Kecamatan Tubbi Taramanu

C. Posko yang aktif tertanggal 24 Januari 2009.

1. Posko Kesehatan Sepakbatu berpusat di Desa Sepakbatu Kecamatan Tinambung.

2. Posko Kesehatan Tandasura berpusat di Desa Tandasura Kecamatan Limboro.

3. Posko Kesehatan Limboro berpusat di Puskesmas Limboro k