its undergraduate-6734-2204109604-presentasi

Download Its undergraduate-6734-2204109604-presentasi

Post on 22-Jun-2015

461 views

Category:

Business

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. Analisa Kinerja Jaringan Jembatan Timbang Online Di Jawa TimurMenggunakan Radio Link Anugrah Robby Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh NopemberKampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, IndonesiaAbstrak - Pembangunan jaringan JT (Jembatan Timbang) disinggung mengenai pemakaian videountukonline dengan radio link yang sebelumnya berbasismemonitoring jenis angkutan muatan barang.komunikasi satelit oleh DLLAJ propinsi Jawa Timur,merupakan salah satu metode untuk mengoptimalkan 2. Teori Dasarinvestasi dengan cara menghemat biaya sewa tahunan 2.1 Komunikasi ISM Band 2.4 Ghzperangkat satelit, dikonversikan menjadi investasi Pada tahun 1985 Federal Communicationperalatan milik sendiri, yang dalam jangka panjang lebih Commission (FCC) menetapkan peraturan dalammenguntungkan dan peningkatan kinerja, efisiensi serta penggunaan ISM Band (Industrial, Scientific, andefektivitas petugas di JT. Tugas akhir ini bertujuan untuk Medical), dengan pita frekuensi (902-928, 2400-mengetahui dan menganalisa QoS serta mengetahui2483.5, 5725-5850 MHz). Pada pita frekuensi 2400-kualitas video pada radio link yang diaplikasikan pada JT2483.5Ghz (yang lebih dikenal dengan band frekuensikhususnya Trosobo dan Trowulan dengan Operation Room 2.4 GHz) saat ini telah meningkat penggunaannyasebagai pusat server JT se Jawa Timur. Dari hasildalam berbagai macam aplikasi, lihat gambar 1. Hal inipenelitian terlihat bahwa jaringan radio link yang juga meliputipenggunaan Wireless Local Areadigunakan pada Jembatan Timbang adalah point to pointNetwork (WLAN) atau radio link.[2] Peningkatansehingga disebut juga Connection Oriented yaitu suatupenggunaan band frekuensi ini memungkinkanjenis komunikasi antar unit dalam jaringan yangterjadinya kongesti dan menyebabkan penurunantransmisinya dilakukan pembentukan koneksi terlebihkualitas layanan.dahulu, sehingga data terkirim dengan sempurna. HasilKonsepnya, sebuahperangkatuntukrata-rata delay dan jitter pada radio link tersebut masihmelakukan komunikasi dengan perangkat lainnya,dibawah standar nilai maksimal yang diperbolehkan ITU-Tperangkat yang dituju harus menerima koneksi terlebihG1010 untuk komunikasi, yaitu 60 ms. Oleh karena itu dahulu sebelum mengirimkan atau menerima data.aplikasi radio link tersebut memenuhi syarat untuk Proses yang dilakukan sebelum pengiriman data,menyelenggarakan komunikasi. Sedangkan kualitasseperti pada gambar 2.[3]gambar yang dihasilkan pada radio link tersebut buruk Pengirim (sender) mengirimkan sinyalkarena pengaruh jarak, cuaca, waktu, dan propagasinyaSynchronize terlebih dulu ke tujuansehingga ketajaman gambarnya menjadi menurun. Penerima (receiver) mengirimkan balasan dengan sinyal Negotiate ConnectionKata Kunci : QoS, Connection Oriented Penerima mengirimkan Synchronize ulang, apa benar pengirim akan mengirimkan data Pengirimmembalas dengansinyal1.PendahuluanAcknowledge dimana artinya sudah siap untukImplementasi dari IEEE 802.11 dalam lingkungan mengirimkan data.perumahan, pusat perbelanjaan dan perkantoran Connection establishmenyediakan layanan Wi-Fi untuk menigkatkan Kemudian segmen dikirimperformansi, efisiensi dan efektivitas kinerja.Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memilikikewenangan desentralisasi di bidang pengendaliankelebihan muatan dan penyelenggaraan Jembatan Timbang.Disadari bahwa pengoperasian Jembatan Timbang memilikitingkat sensitivitas implikasi yang tinggi terhadappembangunan ekonomi regional Jawa Timur. Selain ituuntuk memberikan akurasi data yang maksimal, disamping Gambar 1. ISM Bandsebagai sebuah system terpadu dalam menyajikan datadengan cepat dan akurat.[1]Dalam tugas akhir ini akan dibahas mengenaiinfrastruktur jaringan Jembatan Timbang online dandilakukan pengukuran, menganalisa dan mengetahuikinerja jaringan Jembatan Timbang online. Parameter QoS(Quality of Service) yang akan diukur, dianalisa dandibandingkan berdasarkan ITU-T G1010 adalah delay,jitter, packet loss dan throughput. Selain QoS juga akan (a)(b)Gambar 2. Proses pembentukan koneksi 1

2. 2.2 Topologi WLANTiga bentuk utama dari topologi WLAN adalahBasic Service Set (BSS), Independent Basic Service Set(IBSS) dan Extended Service Set (ESS). Sebuah BSS terdiridari beberapa stasiun yang berada dibawah kontrollangsung dari satu fungsi koordinat. Basic Service Area(BSA) adalah area yang diliputi oleh BSS, atau bisadianalogikan dengan sebuah sel dalam jaringan komunikasiseluler. Seluruh stasiun dalam sebuah BSS dapat Gambar 5. Konfigurasi LAN di Jembatan Timbangberkomunikasi secara langsung dengan stasiun yang lainOnlinedalam sebuah BSS, tetapi harus melalui jaringaninfrastruktur. Jaringan infrastruktur dibangun untukpenyediaan bagi pelanggan wireless dengan layanan khususdan jarak yang jauh. Dalam IEEE 802.11 jaringaninfrastruktur yang dibangun menggunakan sejumlahAccess Point (AP). AP ini dianalogikan sebagai BaseStation dalam jaringan komunikasi seluler.Sebuah jaringan ad hoc/IBSS terdiri darisekumpulan stasiun-stasiun dalam sebuah BSS untuk tujuankomunikasi internetwork tanpa bantuan dari infrastrukturjaringan. Beberapa stasiun dapat membangun komunikasilangsung dengan stasiun yang lain dalam BSS, tanpa Gambar 6. Konfigurasi LAN di Operation Roommembutuhkan penyaluran trafik melalui sebuah AccessPoint(AP).3. Perencanaan dan ImplementasiExtended Service Set (ESS) terdiri dari dua atau3.1 Perecanaan Topologi Jaringanlebih BSS yang membentuk satu subnetwork. Sebuah ESS Topologi jaringan radio link yang akandapat juga menyediakan akses gateway untuk pengguna digunakan berikut ini, terdiri dari 2 client (Jembatanwireless ke jaringan wired misalnya internet. Alat yang Timbang Trosobo dan Jembatan Timbang Trowulanmenghubungkan pengguna wireless dan wired dikenal dan 1 server operation room (sebagai pusat serverdengan sebutan portal. Portal ini akan menghubungkanpengendalian dan monitoring seluruh JT se Jawa Timurjaringan IEEE 802.11 dan jaringan non-IEEE 802.11.kantor DLLAJ di Surabaya) dengan menggunakanAdapun Infrastructure Mode dan Ad-Hoc Mode sepertitopologi ESS. Adapun topologi jaringan seperti terlihatterlihat pada gambar 3. pada gambar 4. Pada gambar 4 dapat dilihat bahwajaringan tersebut terdiri dari 3 buah radio tower yangmana radio trosobo sebagai repaeter antara radio towerDLLAJ (JT Server) dengan radio tower JT Trowulan.JT Trosobo sebagai client 1, sedangkan JT Trowulansebagai client 2). Konfigurasi Lokal Area Network(LAN) di tiap-tiap Jembatan Timbang sama yaituterdiri dari PC Server dan 2 client, PC kamera,hub/switch, kamera pemantau, seperti terlihat padagambar 5. Sedangkan konfigurasi LAN pada server dioperation room terdiri dari PC server, PC client (duaPC untuk receive data JT dan satu PC untuk monitoringkamera JT) topologi jaringan seperti terlihat padaGambar 3. Infrastructure Mode dan Ad-Hoc Mode gambar 6.3.2 Instalasi pada Server Instalasi pada bagian server ini terbagi atas 2bagian yaitu instalasi hardware dan software. Instalasi hardware yang dilakukan adalah:1. Instalasi Ethernet CardPada bagian ini Pc Server diinstal ethernet cardpada slot PCI jenis Realtek RTL8029(AS) PCIEthernet. 2. Penomoran IP (Internet Protocol)Penomeran IP di Operation Room dan server JTTrosobo dan Trowulan adalah sebagai berikut : Gambar 4. Konfigurasi jaringan radio link Jembatan Timbang Online2 3. IP Server di Operation Room adalah dengan eth0 : merekam semua aktifitas yang tampil di layar 172.16.1.3, eth1: 172.17.1.1 dan subnet mask : monitor. Proses instalasi dimulai dengan klik 255.255.255.0 (Kelas B)2 kali pada icon camtasia studio 4.exe. IP Server JT Trosobo adalah dengan2. Instalasi Software VNCviewer eth0 : 172.19.25.85, eth1 : 172.17.1.33 danSoftware VNCviewer digunakan untuk subnet mask : 255.255.255.0 (Kelas B)meremote server lokasi Jembatan Timbang IP Server JT Trowulan adalah dengansehingga software ini di instal pada client eth0 : 172.19.25.89, eth1 : 172.17.1.35 danyang ada di Operation Room. subnet mask : 255.255.255.0 (Kelas B) 3. Instalasi Software Remote Administrator v2.1 Instalasi software yang dilakukan adalah: Software remote administrator digunakanOperating system yang digunakan baik di Operation untuk meremote antar client, sehinggaRoom maupun server di lokasi Jembatan Timbang dalah komputer client yang ada di lokasi Jembatanlinux (Mandrake 9.2). Timbang dapat diremote dari OperationRoom. Proses instalasi dimulai dengan klik 23.3 Instalasi pada Client kali pada icon Radmin21.exe. Instalasi pada bagian client ini terbagi atas 2 bagianyaitu instalasi hardware dan software dan dilakukan pada4. Analisa Data Dan Pembahasansemua client yang ada, baik yang ada di lokasi JT maupun Pada pengukuran QoS dilakukan dengancilent yang ada di Operation Room yakni : mengubah perameter interval waktu ujicoba yang jugav Instalasi hardware yang dilakukan adalah: berpengaruh pada jumlah paket yang dikirimkan. 1. Instalasi Ethernet Card Waktu ujicoba tersebut di bagi menjadi 3 (tiga) bagian,Pada bagian ini Pc client diinstal ethernet card pada yaitu ujicoba pertama pada jam 08.00 13.00 WIB,slot PCI jenis Realtek RTL8169/8110 Ethernetujicoba kedua pada jam 13.00 17.00 WIB sedangkan 2. Penomoran IP (Internet Protocol)untuk ujicoba yang ketiga di atas jam 17.00 WIB.Setelah Ethernet card terinstal dan agar client bisaMasing-masing ujicoba diambil 6 (enam) kali data atauberkomunikasi dengan computer lain, selanjutnya paket pengamatan. Ujicoba dilakukan saat mulaidilakukan setting nomor IP pada ethernet card denganmelakukan koneksi sampai saat mengakhiri koneksikonfigurasi sebagai berikut : tersebut.v Client di Operation Room Parameter-parameter QoS yang diberlakukan Client 1 IP-nya adalah 172.19.25.11untuk mengetahui performansi dari radio link ini Client 2 IP-nya adalah 172.19.25.12meliputi pengamatan delay, jitter, paket loss dan Client 3 IP-nya adalah 172.19.25.13throughput. Denganmasing-masingsubnetmask 255.255.255.0 (Kelas B)v Pengukuran Delayv Client di JT Trosobo Sebagai waktu yang dibutuhkan untuk Client