contoh bayangan laporan kp

Download Contoh Bayangan Laporan KP

Post on 13-Apr-2016

33 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Kerja Praktek

TRANSCRIPT

STUDY PREPARASI SAMPEL ENDAPAN NIKEL LATERIT HASIL PEMBORAN EKSPLORASI PADA PT. WEDA BAY NICKEL KECAMATAN WEDA TENGAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAHPROVINSI MALUKU UTARALAPORAN KERJA PRAKTEKDiajukan Sebagai Persyaratan Mata Kuliah Kerja PraktekPada Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah Maluku UtaraOleh :Jumahir BadrunNPM : 12105.10212.06.010Ismail AsriNPM : 12105.10212.06.006JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARATERNATE2011KATA PENGANTARBismillahirahmanirahimPuji Syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena limpahan rahmat, nikmat dan hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita yang tidak terhitung nilai dan harganya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan laporan Kerja Praktek (KP) ini disusun berdasarkan referensi yang dijadikan rujukan untuk penyusunan Laporan Kerja Praktek (KP)Study Preparasi Sampel Endapan Nikel Laterit Hasil Pemboran Eksplorasi yang diperoleh langsung dari perpustakaan dan buku-buku kuliah di berbagai perguruan tinggi.Maksud dan tujuan penulisan laporan Kerja Praktek (KP) usulan penelitian ini adalah untuk memenuhi persyaratan untuk melanjutkan penelitian Tugas Akhir dalam Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate dan juga menjadi salah satu tuntutan kurikulum. Dengan selesainya penyusunan laporan Kerja Praktek (KP) ini.Dengan selesainya laporan ini, tak lupa penulis mengucapka terima kasih kepada :1. Bapak Kasman Hi. Achmad, S.Ag, M.Pd, Rektor UMMU Ternate2. Bapak Arbi Haya, ST. M.Eng, Dekan Fakultas Teknik UMMU Ternate3. Bapak Muhammad Djunaidi, ST,MT, Ketua Jurusan Teknik Pertambangan UMMU Ternate.4. Bapak Abjan Hi. Masuara, ST, MT, Sebagai dosen pembimbing yang telah meluangkan waktunya dalam penyusunan laporan ini.5. Bapak Ruslan M. Umar, ST, Sekertaris jurusan teknik pertambangan UMMU Ternate6. Bapak Thalib M. Umar, ST Sebagai pembimbing lapangan yang telah banyak memberikan arahan dan bantuannya.7. Seluruh staf dan karyawan PT. Weda Bay Nickel yang telah banyak membantu selama praktek berlangsung8. Para Karyawan Coreshed PT. Weda Bay Nickel dan PT. Intetek Testing Service.9. Para Karyawan PT. Weda Bay Nickel, camp 2 dan camp Sake West.10. Seluruh staf dan dosen pengajar teknik pertambangan11. Kedua orang tua kami, yang telah memberikan cinta dan kasih sayang dan pengorbananya yang tiada berkurang.12. Teman-teman seprjuangan Angkatan 06 dan seluruh rekan rekan teknik pertambangan yang selalu memberikan dorongan moril demi terselesainya penyusunan laporan kerja praktek iniAkhirnya segala saran dan kritikan yang konstruktif dari pembaca demi kesempurnaan laporan ini akan diterima dengan segala kerendahan hati. AminTernate, 18 Februari 2011PENULISDAFTAR ISIHalamanHalaman SampulHalaman Pengesahan Kata Pengantar i Daftar Isi . iiDaftar Gambar .. viDaftar Tabel viBAB I. . PENDAHULUAN . 11.1 Latar Belakang . 11.2 Rumusan Masalah .. 41.3 Batasan Masalah .. 41.4 Tujuan Kerja Praktek . 41.5 Manfaat Penelitian . 41.5.1 Manfaat Bagi Peneliti 41.5.2 Manfaat Bagi Akademisi 51.5.3 Manfaat Bagi Perusahaan 51.6. Metode Penelitian . 51.6.1 Teknik Pengambilan Data .. 51.6.2 Jenis-jenis Data.. 51.6.3 Teknik Pengolahan Data. 61.7. Bagan Alir Penelitian .. 7BAB II.. TINJAUAN UMUM 82.1 Lokasi dan Kesampaian Daerah .. 82.2 Kondisi Geologi .. 102.3 Geografis Daerah Penelitian 152.3.1 Topografi dan Morfologi. 152.3.2 Vegetasi 17.2.4 Iklim dan Curah Hujan. 17BAB III. . DASAR TEORI 183.1 Kegiatan Pemboran Eksplorasi.. 183.1.1 Pengertian Pemboran Eksplorasi. 183.1.2 Mengeluarkan dan Menyimpan Core 193.1.3 Menghitung Kemajuan Bor dan Core Recovery. 203.2 Preparasi Sampel. 223.2.1 Pengertian Preparasi Sampel..223.2.2 Prosedur Preparasi Sampel..233.3 Sampling dan Analisa Ayak.. 243.3.1 Sampling..243.3.2 Analisa Ayak..243.4 Nikel Laterit.. 303.4.1 Pengertian Nikel Laterit.. 303.4.2 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi PembentukanBijih Nikel Laterit.. 323.4.3 Profil Endapan Nikel Laterit. 34BAB IV. KEGIATAN LAPANGAN. 374.1 Kegiatan Eskplorasi Pada PT. Weda Bay Nickel 374.2 Persiapan Kegiatan Pemboran.. 374.2.1 Penentuan Titik Bor.. 374.2.2 Drill Site.. 374.2.3 Water Line.. 374.2.4 Saran Pendukung Lainnya. 374.3 Kegiatan Pemboran Di Lapangan.. 374.4 Logging Core dan Sampling. 40BAB V. PEMBAHASAN.. 445.1 Preparasi Sample. 445.2 Prosedur dan Tahapan-tahapan Kegiatan PreparasiSample.. 445.2.1 Timbang 445.2.2 Drying/Pengeringan 465.2.3 Crusher. 475.2.4 Pulverizing.. 48. 5.2.5 Roll Mix 505.2.6 Test Kehalusan Sample 505.2.7 Packing. 515.2.7 Target Penggilingan Sample.. 51BAB VI. PENUTUP. 526.1 Kesimpulan. 525.2 Saran.. 52DAFTAR PUSTAKA. 53LAMPIRANDAFTAR GAMBARGambar Halaman1. Peta Lokasi Peneltian . 92.Peta Geologi Regional Daerah Halmahera 113. Profil Endapan Nikel Laterit .. 36DAFTAR TABELTabelHalaman1. Data Curah Hujan Dari Tahun 2008-2010 . 172. Komponen Pemboran dan Fungsinya .... 39LAMPIRANL-1. Moisture Determination ReportL-2. Test Kehalusan Sample 200#BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangBahan galian adalah semua bahan atau substansi yang terjadi dengan sendirinya di alam dan sangat dibutuhkan oleh manusia untuk keperluan industrinya. Bahan tersebut dapat berupa logam maupun non logam dan dapat berupa bahan tunggal ataupun berupa campuran lebih dari satu bahan.Dewasa ini penggunaan logam nikel diberbagai sektor industri di dunia semakin meningkat, bagi Indonesia nikel merupakan salah satu komoditi tambang yang utama hingga saat ini masih menjadi komoditi penghasil devisa cukup besar bagi Negara, sehingga nikel laterit merupakan cadangan yang strategis, khususnya bagi Negara kiata yang mempunyai cadangan nikel laterit yang cukup besar untuk dapat memberikan konstribusi memasok kebutuhan nickel di dunia. (Nickel Laterit, PT. Antam Tbk. Unit Gamin, 2003).Oleh karena itu kegiatan eksplorasi merupakan suatu kegiatan penting yang harus di lakukan sebelum suatu usaha pertambangan di laksanakan. Hasil dari kegiatan eksplorasi itu harus dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat mengenai sumber daya mineral/bahan galian maupuan kondisi geologi yang ada, agar upaya kelayakan untuk pembukaan usaha pertambangan yang di maksud dapat di lakukan dengan teliti dan benar (akurat).Pemboran adalah pembuatan lubang eksplorasi yang daimeternya relative kecil bila di bandingkan dengan kedalamannya. Pemboran ini biasanya di lakukan pada batuan atau formasi batuan dalam rangka pengumpulan data informasi dan pengambilan conto (sample).Preparasi merupakan suatu rangkaian kegiatan dalam mempersiapkan contoh untuk dianalisis, yang metodenya disesuaikan dengan keadaan contoh dan kepentingan. Berdasarkan keadaan contohnya, terdapat 2 jenis preparasi:1. Contoh ruah (bulk samples)Preparasinya meliputi pengeringan, penimbangan (pengukuran volume), pencucian, pendulangan, pengeringan, pengayakan, pemagnetan, dan penimbangan masing-masing fraksi.2. Konsentrat dulangPrinsip preparasinya adalah pemisahan mineral berdasarkan sifat kemagnetan (magnetic separation).Tingkat kepastian dari penyebaran endapan, jumlah cadangan serta kualitas cadangan merupakan dasar dalam perencanaan aktivitas pada industri pertambangan, sehingga peranan kegiatan eksplorasi menjadi hal yang sangat penting sebagai langkah awal dari seluruh rangkaian pekerjaan dalam industri pertambangan.Pada tahun 2007, terjadi peningkatan permintaan pasar terhadap bijih nikel. Tingginya permintaan terhadap bijih nikel ini datangnya dari pasar internasional seperti China, India, Jepang dan Eropa Timur. Hal inilah yang melatar belakang salah satu perusahan tambang swasta Indonesia yaitu PT. Weda Bay Nickel, melakukan kegiatan eksplorasi terhadap endapan nikel laterit yang terdapat di Halmahera Tengah, yang gunanya untuk memulai usahanya di bidang pertambangan.Saat ini PT. Weda Bay Nickel masih dalam tahap eksplorasi dan kontruksi. Kegiatan ekplorasi dilakukan untuk mengetahui bentuk penyebaran biji nikel dan kegiatan kontruksi dilakukan dengan membangun perkantoran, perumahan staf dan karyawan, jalan, laboratorium dan fasilitas penunjang kegiatan pertambangan yang lain, kemudian dilanjutkan dengan pembanguan pabrik. Kegiatan eksplorasi lebih difokuskan agar cepat terselesaikan dan dilanjutkan dengan kegiatan yang lain seperti kontruksi dan penambangan.Atas dasar latar belakang inilah yang mendorong kami untuk melakukan kerja praktek (KP) dengan judul : Study Preparasi Sampel Endapan Nikel Laterit Hasil Pemboran Eksplorasi Pada PT. Weda Bay Nickel, Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara .1.2. Rumusan Masalah1. Tahapan-tahapan dalam preparasi sampel.2. Peralatan yang digunakan pada kegiatan preparasi sampel3. Hasil akhir (produk) dari preparasi sampel.1.3. Batasan MasalahAdapun dalam kegiatan kerja praktek ini, penulis membatasi masalah pada kegiatan preparasi sampel endapan nikel laterit hasil pemboran eksplorasi di PT. Weda Bay Nickel.1.4. Tujuan PenilitianTujuan dalam melakukan penelitian :1. Untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam kegiatan preparasi sampel2. Untuk mengetahui peralatan apa saja yang digunakan dalam kegiatan preparasi sampel3. Untuk mengetahui seperti apa hasil akhir (produk) dari preparasi sampel.1.5. Manfaat Penelitian1.5.1. Manfaat Bagi penelitiUntuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi peneliti khususnya tentang kegiatan preparasi sample hasil pemboran eksplorasi nikel laterit, disamping itu penelitian ini juga diharapkan dapat berguna bagi peneliti-peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian dengan topik yang sama.1.5.2.Manfaat Bagi AkademisiHasil penelitian ini merupakan salah satu bahan masukan kepada pihak lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan dan pemberdayaan perpustakaan di Fakultas Teknik, khususnya Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.1.5.3.Manfaat Bagi perusahaan Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi pihak perusahaan terutama di PT. Weda Bay Nickel.1.6 Metode Penelitian1.6.1. Teknik Pe