contoh proposal proposal kp mestik

Download contoh proposal Proposal Kp Mestik

Post on 07-Jan-2016

183 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

proposal ini di ajukan untuk kerja praktik, berisikan tentang turbin

TRANSCRIPT

Proposal Kerja Praktek Teknik Fisika ITS

Proposal Kerja PraktekD3 Metrologi dan Instrumentasi, Teknik FisikaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2014Proposal Kerja Praktek Bentuk -2KETRAMPILAN PENGOPERASIAN ALAT INSTRUMENT DI BAGIAN PRODUKSI PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG - JAWABARAT

MESTIKA ANDALA RAHMAH2413.031.041

Dosen Pembimbing :

Ir. Syamsul Arifin, MT NIP. 19630907 198905 1 004

PROGRAM STUDI D3 METROLOGI & INSTRUMENTASIJURUSAN TEKNIK FISIKAFAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRIINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBERSURABAYA2015

LEMBAR PENGESAHANKETRAMPILAN PENGOPERASIAN ALAT INSTRUMENT DI BAGIAN PRODUKSI PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG - JAWABARAT (15 Juli-15 agustus 2015)

MESTIKA ANDALA RAHMAHNRP. 2413.031.041Proposal ini diajukan untuk melaksanakanmata kuliah TT-090354 Etika Rekayasa dan Kerja Praktekdi PLTA PT. PJB UP CIRATA BADUNG-JAWABARAT

Surabaya, 23 Desember 2014

Dosen Pembimbing

Ir. Syamsul Arifin, MT NIP. 19630907 198905 1 004

Calon Peserta Didik KP

Mestika Andala RahmahNRP. 2413.031.041

Mengetahui,Kaprodi D3 Metrologi dan Instrumentasi

Dr. Ir. Purwadi Agus Darwito, MScNIP.19620822 198803 1 001

KETRAMPILAN PENGOPERASIAN ALAT INSTRUMENT DI BAGIAN PRODUKSI PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG - JAWABARAT

Latar Belakang dan PermasalahanMemasuki era globalisasi, Sektor energi yang menjadi kebutuhan pokok utama. Energi listrik yang menjadi energi yang utama akan kebutuhan manusia sehari harinya sangatlah besar. Penggunaan listrik di Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan akan naik pesat hingga tiga kali lipat. Energy alternative telah menjadi perbincangan diberbagai belahan dunia akan kebutuhan energi yang besar.apbila di Indonesia terus menggunakan bahan bakar fosil,seperti minyak bumi, gas, ataupun batu bara maka kebutuhan akan persedian bahan bakar fosil akan habis. Waduk adalah menjadi salah satusarana yang bisa menjadi alternatif untuk pembangkitan listrik bertenaga air. Bahan bakar fosil yang diproduksi bumi selama berjuta-juta tahun tidak dapat diperbarui lagi, oleh karena itu bahan bakar alternative yang terbarukan adalah sebuah solusi yang tepat. Disamping dapat diperbarui energi alternatif juga lebih efisien dan efektif dari energi dari bahan bakar fosil. Energi altrernatif lebih ramah lingkungan dan membantu mengurangi efek pemanasan global.Pembangit listrik tenaga airdiprediksikan cocok untuk mengatasi masalah di Indonesia. Kebutuhan energi terbarukan dapat diatasi intensitas curah hujan ataupun air yang memadai, sedangkan efek yang yang ditimbulkan dapat membantu Indonesiamengurangi masalah polusi udara yang menjadi general problemIndonesia. Efek globalisasi juga dapat dikurangi dengan pemanfaatan panas bumi sebagai pengganti batu bara.Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata[1]merupakan PLTA terbesar di Asia Tenggara. PLTA ini memiliki konstruksi power house di bawah tanah dengan kapasitas 8x126 Megawatt (MW) sehingga total kapasitas terpasang 1.008 Megawatt (MW) dengan produksi energi listrik rata-rata 1.428 Giga Watthour (GWh) pertahun. Kapasita 1008 MW tersebut terdiri dari Cirata I yang memiliki empat unit masing-masing operasi dengan daya terpasang 126 MW yang mulai dioperasikan tahun 1988 dengan daya terpasang 504 MW, selain itu Cirata II juga dengan empat unit masing-masing 126 MW, yang mulai dioperasikan sejak tahun 1997 dengan daya terpasang 504 MW. Cirata I dan II mampu memproduksi energi listrik rata-rata 1.428 GWh pertahun yang kemudian dislaurkan melalui jaringan transmisi tegangan ekstra tinggi 500 kV ke sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali). Guna menghasilkan energi listrik sebesar 1.428 Gwh, dioperasikan delapan buah turbin dengan kapasitas masing-masing 129.000 KW dengan putaran 187,5 RPM. Adapun tinggi air jatuh efektif untuk memutar turbin 112,5 meter dengan debit air maksimum 135 m3 perdetik.Beberapa peserta didik yang pernah melaksanakan kerja praktek di PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG JAWA BARAT diantaranya Rifqi Dwi Prabowo peserta didik dari Teknik Fisika Universitas Gajah Mada yang membahas mengenai aliran proses instrument control pada filter press[2], mulai dari koneksi instrumen pada panel hingga kontrol otomatis terpusat pada bagian mesin dan berbagai macam instrument control pada mesin filter press. Oleh karena itu, kami ingin mengambil topik tentang ketrampilan pengoprasian alat instrument, guna dilakukannya pengoperasian yang dilakukan dalam kondisi operasi tertentu dengan tujuan untuk mencegah dan mengurangi kemungkinan suatu instrument yang tidak memenuhi kondisi normal. Dengan dilakukannya kerja praktek di PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG JAWA BARAT mengenai ketrampilan pengoprasian alat instrument diharapkan dapat memberikan kontribusi antara lain:Comment by Asus Indonesia: INI BLUM KU EDIT NUNGGU BALESAN DARI MAS MAS UGM NYA ^^ Bagi Peserta didikPeserta didik mampu memperoleh ketrampilan pengoperasian alat instrument di bagian produksi, serta dapat mengetahui secara lebih mendalam tentang kenyataan yang ada di dunia industri, sehingga nantinya diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh. Bagi Perusahaan Hasil analisa dan penelitian yang dilakukan selama kerja praktek dapat dijadikan perbandingan oleh institusi kerja praktek dari peserta didik kerja praktek dengan studi literatur yang dimiliki oleh institusi kerja praktek. Bagi Program Studi D3- Metrologi & InstrumentasiSebagai referensi laporan khususnya pembahasan mengenai ketrampilan pengoprasian alat instrumnent serta sebagai penghubung jaringan yang erat dengan institusi kerja praktek

Tujuan dan MateriPelaksanaan kerja praktek lapangan berguna untuk meningkatkan soft skill dan hard skill. Peserta didik pada program studi diploma III- Metrologi dan Instrumentasi adalah peserta didik yang ditekankan pada pembentukan keahlian dan ketrampilan professional, khususnya ketrampilan dalam pengoperasian, perawatan, dan pengkalibrasian peralatan atau instrument di pabrik atau industri yang digunakan untuk perusahaan dalam proses produksinya.Dalam matakuliah kerja praktek program studi diploma III, kerja praktek yang dilakukan mempunyai tujuan yakni :Tujuan 1: Untuk memahami sistem pengorganisasian, pengelolaan pabrik, segi ekonomi, dan pengaturan kerja dalam pengoperasian sarana produksi.Tujuan 2:Untuk memperoleh ketrampilan pengoprasian alat instrumentAdapun materi-materi yang diharapkan dapat dipahami oleh peserta didik selama pelaksanaan kegiatan kerja praktek antara lain:Materi 1 :Memahami sistem kerja dan menajemen perusahaan secara umum yang meliputi : Struktur Organisasi :Peserta didik mampu mengenal dan mengetahui struktur organisasi dan manajemeni institusi kerja praktek secara umum yang berada di institusi kerja praktek. Institusi yang terkait:Peserta didik mampu mengetahui dan memahami sistem kerja dan manajemen institusi yang menangani instrument yang terkait dengan bahasan utama peserta didik kerja praktek yaitu mengenai studi ketrampilan pengoprasian alat instrument.

Materi 2 :Materi utama untuk dapat menyelesaikan tujuan khusus mengenai ketrampilan pengoperasian alat instrument, yaitu meliputi :

Buku Manual :Untuk mengetahui prinsip kerja dan memahami bagaimana mengoperasikan alat instrument dengan baik Pengoperasian:Peserta didik kerja praktek mampu mengoperasikan alat instrument pada bagian produksi sesuai dengan prosedur dan penerapan metode pengoperasian alat instrument pada inspeksi teknik khusus di PLTA PT. PJB UP Cirata Bandung Jawa Barat Pembahasan :Pada tahap ini peserta didik yang telah mendapatkan data dari hasil studi lapangan, akan membandingkan dengan data studi literatur dari perusahaan mengenai pengoprasian alat instrument Pengenalan Alat :Mengetahui alat-alat apa saja yang terdapat pada bagian produksi PLTA PT> PJB UP Cirata Bandung serta mengetahui bagaimana mengatasi permasalahan yang terjadi

Jadwal Kegiatan ProgramPengajuan permohonan pelaksanaan kerja praktek di PLTA PT. PJB UP CIRATA diharapkan dapat dilakukan selama satu bulan terhitung mulai tanggal 15 Juli s/d 15 agustus 2015. Penyusunan jadwal kerja praktek ini berdasarkan pertimbangan-pertimbangan jadwal akademik di jurusan Teknik Fisika ITS. Besar harapan kami agar permohonan kami dapat diterima. Dalam hal waktu pelaksanaan tersebut dapat diubah sesuai dengan kebijaksanaan dari perusahaan dimana pada rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan agar dapat menyelesaikan rangkaian kegiatan kerja praktek yang menjadi parameter keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan.Adapun jadwal kegiatan kerja praktek yang akan dilakukan PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG yaitu sebagai berikut :

Tabel 1. Rencana Pelaksanaan ProgramNOBentuk KegiatanMinggu ke-

IIIIIIIV

1Penyesuaian program

2Materi I : Struktur Organisasi Institusi yang menangani

3Materi II : Buku manual Pengkalibrasian Pembahasan

4Penyusunan draft laporan KP

5Penyerahan draft laporan Kerja Praktek.

Tabel Jadwal KegiatanPada tabel rencana kegiatan tersebut merupakan gambaran secara garis besar dari tahap-tahap kegiatan kerja praktek yang nantinya menjadi acuan dalam pelaksanaan kerja praktek.

PenutupDemikian proposal kerja praktek ini disusun dengan harapan dapat memberikan deskripsi singkat dan jelas maksud dan tujuan kami melakukan kerja praktek di PLTA PT. PJB UP CIRATA BANDUNG Dengan adanya kegiatan kerja praktek ini, diharapkan kerja sama antara perguruan tinggi dan industri akan terus terjalin, sehingga proses transfer teknologi dari industri ke perguruan tinggi dan juga sebaliknya berjalan dengan baik. Semoga dengan pengajuan proposal ini dapat dipertimbangkan dan besar harapan kami untuk diterima. sehingga kami sebagai peserta didik mempunyai kesempatan untuk mengikuti dan mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Atas bantuan dan kerjasama semua pihak yang terkait, kami mengucapk