bab i. jaringan peer to peer

Download Bab i. jaringan peer to peer

Post on 06-Jul-2015

1.592 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. 1 BAB I PENDAHULUAN1.1 Teori Dasar Local Area Network merupakan sekumpulan komputer yang salingdihubungkan dalam suatu area tertentu yang tidak begitu luas, seperti pada kantoratau gedung.Secara garis besarterdapat dua tipe jaringan / LAN, yaitujaringan Peer to Peer (P2P) dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer,setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak sebagai server ataupunworkstation. Sedangkan pada jaringan Server-client, hanya satu komputer yangbertindak sebagai server sedangkan lainnya sebagai workstation.1.1.1 Cisco Paket Traker 1. Gambaran Umum Cisco Paket TrakerPacket Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

2. 2 Packet Tracer terbaru yaitu versi 5.3.3. Dalam versi ini dapatmensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, andEIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA (CiscoCertified Network Associate) yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilassoftware ini bertujuan untuk kelas CCNA. Taget Packet Tracer yaitumenyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasanberupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitupengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisadigunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi5.3, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukantermasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP. Packet Tracer merupakan salah satu aplikasi keluaran Cisco sebagaisimulator untuk merangkai dan sekaligus mengkonfigurasi suatu jaringan(network). Sama halnya dengan simulatorsimulator jaringan lainnya sepertiGNS3, Dynamips,Dynagen maupun simulator lain yang khusus digunakan padaSimulasi jaringan. Aplikasi ini sangat praktis digunakan untuk mendesain topologi jaringanyang kita inginkan, disertai dengan berbagai perangkat-perangakat jaringandibutuhkan pada suatu area network misal router, switch, hub maupunperangkat lainnya. Dengan dukungan dari banyak perangkat tersebut akanmemudahkan kita dalam menentukan jenis perangkat jaringan yang akan kita 3. 3gunakan pada topologi kita inginkan. Aplikasi Packet Tracer dapatdiinstalasikan ke PC maupun laptop dengan spesifikasi rendah sehingga tidaktergantung pada spesifikasi yang baik sekalipun. Untuk membuat sebuah konfigurasi jaringan, bagi pemula, sebaiknyaditentukan dulu jenis device yang digunakan, berapa jumlahnya dan bagaimanabentuk konfigurasi jaringan tersebut pada kertas buram. Jenis-jenis kabelpenghubung ditentukan berdasarkan aturan sebagai berikut :Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel Straight-through : Router Switch Router Hub PC Switch PC HubUntuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over : Router Router Router PC Switch Switch Switch Hub Proses konfigurasi merupakan bagian penting dalam susunan jaringan.Proses konfigurasi di masing-masing device diperlukan untuk mengaktifkan 4. 4fungsi dari device tersebut. Proses konfigurasi meliputi pemberian IP Addressdan subnet mask pada interface-interface device (pada Router, PC maupunServer), pemberian Tabel Routing (pada Router), pemberian label nama dansebagainya. Setelah proses konfigurasi dilakukan, maka tanda bulatan merah padakabel yang terhubung dengan device tersebut berubah menjadi hijau. Ada 2mode konfigurasi yang dapat dilakukan : mode GUI (Config mode) dan modeCLI (Command Line Interface).2. Komponen-Komponen Pada Paket Traker1. Router Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuahjaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenalsebagai penghalaan. Proses penghalaan terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringanseperti Internet Protocol) dari protokol tumpukan (stack protocol) tujuh-lapisOSI. Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni: static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. 5. 5dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki danmembuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringandan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya. 2. BridgeBridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untukmemperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringanberoperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapatdigunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda,seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabelserat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda. Bridge berfungsiuntuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua buah jaringan. Bridgemengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan denganteratur . 3. SwitchSwitch adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan(penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkanalamat MAC).Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau routerpada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara 6. 6kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah portsehingga sering dinamakan multi-port bridge.4. Repeater Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyalWIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyalWIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server(CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint) Fungsi Repeater Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar) Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar) Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server5. Hub Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, PhysicalLayer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atauconcentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdkMengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilahdata yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari daripenggunaan HUB ini. Fungsi HUB 7. 7Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstationMenambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Toket ring, FDDI )Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi,diagnostic)6. Coaxial Splitter Coaxial Splitter adalah sebagian kecil dari perangkat keras elektronikyang dirancang harus terpasang ke kabel koaksial untuk tujuan pemisahansinyal. Orang menggunakan splitter koaksial sehingga mereka dapatmenyambungkan beberapa perangkat ke dalam kabel koaksial yang sama,seperti misalnya ketika orang memiliki Internet kabel dan televisiberlangganan, dan ingin dapat menghubungkan televisi dan komputer kesaluran koaksial masuk. Banyak elektronik dan perangkat keras stok tokokoaksial splitter, dan mereka juga dapat dipesan dari perusahaan elektronik.7. Access Point Dalam ilmu jaringan komputer, pengertian Wireless Access Pointperangkat keras yang memungkinkan perangkat wireless lain (seperti laptop, 8. 8ponsel) untuk terhubung ke jaringan kabel menggunakan Wi-fi, bluetooh atauperangkat standar lainnya. Wireless Access point umumnya dihubungkan kerouter melalui jaringan kabel (kebanyakan telah terintegrasi dengan router) dandapat digunakan untuk saling mengirim data antar perangkat wireless (sepertilaptop, printer yang memiliki wifi) dan perangkat kabel pada jaringan. Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehinggamemungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan. SebagaiHub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal denganjaringan wireless/nirkabel, Access point dapat memancarkan atau mengirimkoneksi data / internet melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal jugamempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatansinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.1.1.2Jaringan Peer To Peer Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputeryang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisamenjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server.Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub karenadalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkandengan 1 kabel UTP. 9. 9 Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringandapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpaperantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber dayakomputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali danpembagian hak akses. Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendirisekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masingKomputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputeryang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsikomputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masingkomputer. Tipe jaringan ini cocok digunakan untuk membangun jaringan komputerskala kecil seperti di rumah, di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputersekolah dan lain-lain. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangunjaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakaipenggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidakmemerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masingkomputer. Bebera

Recommended

View more >