tugas isbd peradaban'.docx

Download tugas isbd peradaban'.docx

Post on 06-Apr-2016

220 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH PERADABAN CHINA (ETINS TIONGHOA)Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelengkapan nilai pada mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

Disusun Oleh :1. Ajmi Wiguna 8. Muhamad Ibnu 1. Devi kurnia9. Isti Nurizqiyah1. Cecep Maki10.Ridwan nudin 1. Annisa Utami L11.Rian Nurjaman1. Firman F12.Fatin N1. Muhamad Alfiyan13. Muhamad Setyadi1. Muhamad Iqbal14. Marta Subekti15. Tatan Swt

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKASEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUTJalan Mayor Syamsu No. 1 Telp. 0262-232773 Jayaraga Garut 441512014

19

Kata PengantarPuji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul Perdaban China (Tionghoa) sesuai batas waktu yang telah diberikan. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar.Dalam makalah ini dibahas mengenai masalah 7 unsur kebudayaan china, tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Yeni Pariyatin, M.Si. - dosen mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar - yang telah memberikan tugas ini sebagai salah satu syarat kelengkapan nilai.Makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan adanya.Semoga makalah ini memberikan informasi yang bermanfaat guna pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.Garut, April 2015Penyusun

BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar belakangDalam pramodern Cina, sebagian besar orang-orang yang memegang kepercayaan dan praktek-praktek diamati terkait dengan kematian yang mereka pelajari sebagai anggota keluarga dan desa-desa, bukan sebagai anggota agama-agama terorganisir. Kepercayaan dan praktek-praktek semacam itu sering dimasukkan di bawah payung agama rakyat Cina. Kelembagaan bentuk Buddhisme, Konfusianisme, Taoisme, dan tradisi-tradisi lain menyumbang banyak keyakinan dan praktik agama populer dalam varian lokal. Hadis-hadis ini, terutama Buddhisme, termasuk ide budidaya pribadi untuk tujuan hidup dan kehidupan yang ideal, sebagai akibatnya, semacam mencapai keselamatan akhirat, seperti keabadian, pencerahan, atau kelahiran di alam surgawi. Namun, keselamatan pribadi memainkan peran kecil dalam agama yang paling populer. Dalam varian lokal khas agama rakyat, penekanan adalah pada berpindah dari dunia ini menjadi wilayah leluhur bahwa dalam cara kunci mencerminkan dunia ini dan interaksi antara orang-orang yang hidup dan nenek moyang mereka.Agama Cina belum ditandai sebagai yang terorganisasi atau sistem terpadu praktik dan kepercayaan. Sebaliknya telah ditandai sebagai pliralistik sejak awl peradaban Cina tiga ribu tahun yang lali. Istilah agama di Cina digunakan untuk menggambrkan hubungan yang rumit dari berbagai agama dan tradisi filsafat di negeri ini.Agama Cina terutma terdiri dari tiga tradisi utama : Buddhisme, Taoisme dan Konfusianisme, walaupun yang terakhir ini adalah sekolah filsafat dan bukan agama. Banyak sarjana termasuk empat tradisi, agama rakyat Cina. Prespektif keagamaan mayoritas penduduk Cina adalah campuran dari kepercayaan dan praktek dari tradisi keempat. Ini bukan praktik umum kecuali hanya satu agama yang lain, bahkan ketika mereka sering mengandung unsur-unsur yan saling bertentangan.Jumlah orang yang mengikuti ajaran Budha lebih dari 1 miliyar (80%) dan Taoisme 400 juta (30%). Perhatikan bahwa banyak orang Cina menganggap diri mereka baik Budha dan Tao.Agama-agama lain juga telah hadir dalam jumlah kecil di Cina selama beberapa abad, seperti Kristen dengan sekitar 50 juta (4%), Islam dengan 20 juta (1,5%), Hindu, Dongbaism, dan Bon. Ada juga agama-agama modern lainnya yang meningkatkan jumlah pengikut mereka di negeri ini seperti Xiantianism dan Falun Gong.1.2. Tujuan a. Sebagai media pengetahuan untuk masyarakat khususnya bagi mahasiswa/i tentang unsur-unsur kebudayaan tionghoa (china).b. Sebagai referensi bagi mahasiswa/i untuk membuat makalah ataupun makalah tentang peradaban di negara china , danc. Untuk memenuhi tugas Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.1.3. Metode Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah dengan menggunakan metode tinjauan dari beberapa sumber yang berkompeten dalam tujuh unsur peradaban negara china .

BAB IIPEMBAHASAN2.1. Pengertian peradaban ( kebudayaan )Peradaban adalah bagian-bagian dari kebudayaan yang tinggi, halus, indah, dan maju. Sedangkan Pengertian peradaban yang lebih luas adalah kumpulan sebuah identitas terluas dari seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia baik fisik (misalnya bangunan, jalan), maupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya maupun iptek), yang teridentifikasi melalui unsur-unsur obyektif umum, seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, maupun melalui identifikasi diri yang subjektif. Istilah "peradaban" dalam bahasa inggris disebut civilization atau dalam bahasa asing lainnya peradaban sering disebut bescahaving (belanda) dan die zivilsation (jerman).

Istilah Peradaban ini sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita pada perkembangan dari kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.

2.2. Kebudayaan Negara China ( Tionghoa)Dilihat dari segi unsur kebudayaan Negara china memiliki tujuh unsur kebudayaan, di anatar sebagai berikut :

2.2.1. Bahasa Kebudayaan Etnis TionghoBahasa berasal dari keinginan suatu suku bangsa untuk mewariskan budaya dan pengetahuan mereka dari satu generasi ke generasi selanjutnya.Bahasa yang digunakan oleh etnis Tionghoa dalam berkomunikasi dapat dibedakan menjadi bahasa lisan dan bahasa tulisan seperti pada kebudayaan umumnya.

Untuk bahasa lisan, terdapat beberapa macam bahasa yang digunakan oleh etnis Tionghoa, antara lain bahasa Hokkien, bahasa Hakka, bahasa Tiochiu, bahasa Khek dan bahasa Mandarin. Penggunaan bahasa yang beraneka ragam ini dikarenakan nenek moyang etnis Tionghoa yang berasal dari China terdiri atas berbagai suku-suku yang berbeda-beda. Masing-masing suku memiliki bahasa-bahasa mereka masing-masing selain juga penggunaan bahasa Mandarin sebagai bahasa nasional dan persatuan mereka. Untuk memperjelas uraian diatas, Sayaakan menggunakan Indonesia sebagai contoh. Di Indonesia selain terdapat bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan, terdapat pula bahasa-bahasa tradisional yang digunakan oleh berbagai suku bangsa di Indonesai seperti misalnya suku Betawa memiliki bahasa Betawi sebagai bahasa tradisional, suku Sunda memiliki bahasa Sunda sebagai bahasa tradisional, dan lain sebagainya. Demikian pula dengan leluhur etnis Tionghoa, mereka menggunakan beberapa bahasa sesuai dengan suku asli mereka di China. Dalam perkembangannya di Indonesia, para etnis Tionghoa lebih banyak menggunakan bahasa-bahasa tradisional mereka. Hal ini berdampak pada semakin berkurangnya jumlah etnis Tionghoa yang menguasai bahasa Mandarin, terutama generasi mudanya. Etnis Tionghoa yang masih fasih menguasai bahasa Mandarin umumnya berasal dari golongan Tionghoa totok. Pada masa sekarang ini, dimana asimilasi kebudayaan antara etnis Tionghoa dengan kebudayaan setempat telah berlangsung selama ratusan tahun, bahasa lisan yang dipergunakan oleh etnis Tionghoa bukan hanya bahasa tradisional leluhur mereka namun etnis Tionghoa juga menggunakan bahasa-bahasa daerah dimana mereka tinggal selain menggunakan juga bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa nasional Indonesia. Sebagai contoh, keluarga besar orang tua saya yang berasal dari Propinsi Bangka Belitung, bahasa tradisional yang mereka gunakan merupakan pencampuran antara bahasa Khek dengan bahasa Melayu.

Untuk bahasa tulisan, etnis Tionghoa tradisional menggunakan aksara kanji China (Hanzi) dari bahasa Mandarin dan aksara Hanyu Pinyin sebagai sistem alihaksara dari aksara kanji China ke aksara Latin. Aksara kanji inipun terdapat beberapa jenis, yaitu aksara kanji tradisional (traditional Hanzi), aksara kanji yang disederhanakan (simplified Hanzi).Bahasa Yang di gunakan Oleh penduduk Negara cina adalah Bahasa Putonghua adalah bahasa Lisan standar, kecuali di Hong Kong dan Makau dimana bahasa Kantonis biasanya di gunakan. Bahasa Mandarin Merupakan bahasa Resmi Bersama dengan Bahasa Inggris di Hongkong dan Bahasa Portugis Di Makau. Di Daerah Minoritas, bahasa Mandarin digunakan secara Resmi hingga Batas Tertentu bersama dengan Bahasa daerah lainnya seperti bahasa Uyghur, bahasa Mongolia, dan bahasa Tibet.2.2.2. Sistem Teknologi dan Alat Produksi Etnis TionghoaSistem teknologi dan alat produksi yang dimiliki oleh etnis Tionghoa pada umumnya merupakan warisan dari leluhur mereka, yaitu bangsa China. Bangsa China sebagai salah satu bangsa tertua di dunia bisa dikatakan merupakan bangsa yang maju teknologinya. Salah satu bukti kemajuan teknologi bangsa China ialah penemuan kertas oleh Tsai Lun pada tahun 105 Masehi. Selain itu, kegiatan perekonomian bangsa China yang meliputi laut dan darat juga telah memberikan suatu petunjuk pada kita bahwa teknologi pelayaran bangsa China tidak kalah dengan bangsa-bangsa dari Eropa.Sesungguhnya, bila dilihat secara mendetail, maka sistem teknologi dan alat produksi suatu bangsa akan berkaitan erat dengan sistem pengetahuan bangsa tersebut. Karena dengan pengetahuan tersebutlah maka suatu bangsa dapat menciptakan sistem teknologi yang akan mempermudah kehidupan mereka.Ketika leluhur etnis Tionghoa bermigrasi ke Indonesia, mereka turut pula membawa sistem teknologi dan sistem pengetahuan bangsa China bersama mereka. Sistem pengetahuan dan sistem teknologi ini kemudian berasimilasi dengan sistem pengetahuan dan sistem teknologi bangsa Indonesia sehingga melahirkan sistem pengetahuan dan sistem teknologi serta memperkaya sistem teknologi dan sistem pengetahuan bangsa Indonesia yang seb