skripsi penggajian karyawan

Download skripsi penggajian karyawan

Post on 16-Jul-2015

3.814 views

Category:

Documents

27 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>55</p> <p>BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM</p> <p>4.1.</p> <p>Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem yang sedang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih</p> <p>jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah yang dihadapi sistem untuk dapat dijadikan landasan usulan perancangan analisa sistem yang sedang berjalan yang dilakukan berdasarkan urutan kejadian yang ada dan dari urutan kejadian tersebut dapat dibuat Diagram Alir Dokumen (flowmap).</p> <p>4.1.1. Analisis Dokumen Tabel 4.1 Tabel Analisis Dokumen No. Nama Dokumen 1 Data Absen Fungsi Rangkap Atribut Uraian : Bukti Absensi Karyawan : 3 (tiga) : Kode_Absen, ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tanggal_Absen, Jam_Masuk, Jam_Keluar, Masuk_Lembur, Keluar_Lembur Aliran data : Dari Jabatan ADM kepada keuangan. 2 Slip Gaji Fungsi Rangkap Atribut : Bukti Pembayaran Gaji Karyawan : 2 (dua) : ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Jabatan, Hari_kerja, Jam_Lembur, Upah_Harian, Upah_Lembur, Total_Upah, Potongan_Kantor, Potongan_Koperasi, Total_Potongan, Total_gaji</p> <p>56</p> <p>Aliran data : Dari Jabatan keuangan kepada Karyawan 3 Data Karyawan Fungsi Rangkap Atribut : Sebagai catatan data Karyawan. : 1 (satu) : ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tempat_Lahir,Tanggal_Lahir, Jenis_Kelamin, Status, Pendidikan, Mulai_Masuk_Kerja. Aliran data : Disimpan di Jabatan Kepegawaian.</p> <p>4.1.2. Analisis Procedur yang sedang berjalan Analisis prosedur merupakan kegiatan menganalisis prosedur-prosedur kerja yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan. Adapun hasil dari kegiatan analisis ini berupa gambaran nyata dari urutan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh unit-unit organisasi khususnya dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data. Prosedur Sistem Absensi dan Penggajian Karyawan di CV. BIMANDIRI adalah seperti berikut : 1. Karyawan melakukan absen rutin dengan menggunakan check clock tiap harinya. 2. Selanjutnya bagian Administrasi merekap data absensi beserta data</p> <p>Karyawan selama 2 Minggu. 3. Apabila karyawan tidak dapat hadir karena sakit, izin, atau cuti, karyawan memberikan surat keterangan sakit, izin atau cuti ke bagian administrasi.</p> <p>57</p> <p>4. Kemudian bagian Administrasi membuat laporan data absensi dan data Karyawan sebanyak 3 lembar, lembar pertama di serahkan kepada bagian keuangan, lembar kedua di serahkan kepada pimpinan,dan lembar ketiga disimpan bagian Administrasi sebagai arsip. 5. Dari laporan data absensi tersebutBagian keuangan akan memeriksa laporan absen dan data Karyawan untuk menyesuaikan dengan data gaji. 6. Setelah sesuai, bagian keuangan akan menghitung gaji yang didapat karyawan yang disesuaikan dengan laporan absen dan data Karyawan. 7. Setelah itu bagian keuangan menyesuaikan laporan penggajian dengan Keuangan Perusahaan. 8. Setelah sesuai, bagian keuangan akan membuat slip gaji sesuai dengan laporan yang telah disetujui sebanyak 2 lembar, lembar pertama akan dijadikan arsp di Bagian keuangan, dan lembar kedua akan diserahkan pada Karyawan. 9. Apabila karyawan pernah cuti sakit, izin atau cuti melahirkan, karyawan akan d buatkan penggajian Cuti karyawan. 10. Kemudian bagian keuangan akan mencetak laporan keuangan sebanyak 2 lembar, lembar pertama akan dijadikan arsip pada bagian keuangan, sedangkan lembar kedua akan diserahkan kepada pimpinan.</p> <p>58</p> <p>4.1.2.1. Flowmap Sistem Informasi Absensi dan Penggajian Karyawan pada CV. BIMANDIRI yang sedang berjalan Untuk Diagram Alir Dokumen (Flowmap) dapat dilihat pada gambar 4.1. di bawah ini : yang sedang berjalan</p> <p>Gambar 4.1 Sistem yang sedang berjalan</p> <p>59</p> <p>Keterangan gambar : ADAK : Arsip Data Absensi KaryawanKaryawan ASG : Arsip Slip Gaji ALP : Arsip Laporan Penggajian</p> <p>4.1.2.2. Diagram konteks Pada diagram konteks yang akan di buat dapat diketahui entitasentitas luar yang berhubungan dengan sistem tersebut. Dari gambar flow map di atas dapat di gambarkan diagram konteks Sebagai berikut :</p> <p>Gambar 4.2. Diagram Konteks Sistem Informasi Data yang sedang berjalan</p> <p>4.1.2.3. Data Flow Diagram level Berdasarkan flowmap dan diagram konteks di atas dapat di buat data flow diagram sebagai berikut :</p> <p>60</p> <p>Gamb ar 4.3. DFD Sistem Informasi Data Karyawan yang sedang berjalan</p> <p>4.1.3. Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan Setelah di analisa ada beberapa kelemahan dari sistem informasi yang sedang berjalan diantaranya : Analisis data merupakan tahap dimana dilakukannya analisis terhadap data-data apa saja yang diolah dalam sistem atau prosedur yang sedang berjalan. Berdasarkan analisis sistem pendataan dan pengarsipan diatas dapat diketahui kekurangan-kekurangan serta kelebihan-kelebihan dari sistem. Kekurangan yang terdapat pada sistem yang sedang berjalan adalah : 1. Sering terjadi kesalahan-kesalahan atau ketidak tepatan data keuangan dalam hal proses perhitungan gaji Karyawan. 2. Lambatnya pelayanan dalam penyampaian informasi data Absensi dan penggajian.</p> <p>61</p> <p>3.</p> <p>Lambatnya dalam pembuatan laporan penggajian dan data Karyawan. Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa perlu</p> <p>diadakannya perbaikan sistem berupa pembangunan program aplikasi yang dapat menampilkan informasi. Sehingga proses pengolahan dan pencarian data yang dibutuhkan lebih lengkap dan akurat.</p> <p>4.2.</p> <p>Perancangan Sistem Perancangan sistem informasi bertujuan untuk memberikan gambaran</p> <p>mengenai sistem yang diusulkan sebagai penyempurnaan dari sistem yang sedang berjalan. Sistem yang sedang berjalan secara keseluruhan dilakukan secara manual (menggunakan Ms.Word dan Ms.Exel) sedangkan sistem yang diusulkan akan lebih ditekankan pada pengolahan data secara komputerisasi.</p> <p>4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem Tujuan pembuatan rancangan program atau sistem ini adalah untuk menggantikan sistem lama yang sudah tidak relefan di dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Dengan demikian pembuatan program ini diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada dan dapat menghasilkan informasi serta laporan-laporan dengan cepat dan tepat. Adapun perancangan yang diusulkan merupakan langkah untuk lebih</p> <p>mengefektifkan dan mengefisienkan sistem yang lama dengan menggunakan sistem komputerisasi.</p> <p>62</p> <p>4.2.2. Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Dalam tahap ini gambaran umum sistem yang diusulkan bertujuan untuk menghasilkan perancangan sistem informasi Absensi dan Penggajian Karyawan yang terkomputerisasi. Usulan perancangan yang dilakukan adalah merubah</p> <p>sistem informasi Absensi dan Penggajian Karyawan yang masih menggunakan Ms. Word dan Ms. exel menjadi terkomputerisasi dengang menggunakan Program Aplikasi yg dibangun. Adapun gambaran umum sistem ini mencakup flowmap, diagram konteks sistem, diagram alir data sistem yang dapat menjelaskan aliran data yang diproses hingga menghasilkan informasi yang diinginkan.</p> <p>4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan Prosedur yang berjalan Sistem Informasi Absensi dan Penggajian Karyawan di CV. BIMANDIRI masih menggunakan sistem yang lama. Perbedaannnya dengan procedur yang diusulkan, terletak pada sistem yang lama belum terkomputerisasi sedangkan yang diusulkan terkomputerisasi. Berikut ini merupkan prosedur prosedur-prosedur dari flowmap yang di usulkan : 1. Karyawan akan memberikan Biodata atau identitas diri kepada bagian administrasi untuk di simpan dalam data base karyawan. 2. Kemudian bagian administrasi memberikan Laporan data karyawan kepada pimpinan perusahaan.</p> <p>63</p> <p>3. Karyawan melakukan absen automatis di computer absensi, data absen tersebut akan secara otomatis tersimpan ke database. 4. Apabila karyawan sakit/izin/cuti, karyawan harus memberikan surat keterangan sakit/izin/cuti kepada bagin administrasi. 5. Selanjutnya bagian Administrasi mengecek kesesuaian data absensi beserta data Karyawan dengan database. 6. Setelah 2 minggu bagian Administrasi mencetak laporan data absensi dan data Karyawan sebanyak 3 lembar, lembar pertama di serahkan kepada bagian keuangan, lembar kedua di serahkan kepada pimpinan, dan lembar ketiga disimpan bagian Administrasi sebagai arsip. 7. Bagian keuangan akan menghitung gaji yang didapat karyawan setelah disesuaikan dengan laporan absen, data Karyawan dan Gaji Pokok karyawan. 8. Bagian keuangan menginputkan data gaji pokok kedalam database. 9. Setelah itu bagian keuangan menyesuaikan Laporan penggajian karyawan dengan keuangan perusahaan. 10. Apabila telah sesuai, bagian keuangan akan membuat slip gaji sesuai dengan laporan yang telah disetujui sebanyak 2 lembar, lembar pertama akan dijadikan arsp di bagian keuangan, dan lembar kedua akan diserahkan pada Karyawan. 11. Kemudian bagian keuangan akan mencetak laporan keuangan sebanyak 2 lembar, lembar pertama akan dijadikan arsip pada bagian keuangan, sedangkan lembar kedua akan diserahkan kepada pimpinan.</p> <p>64</p> <p>12. Apabila karyawan memiliki cuti izin, cuti sakit, atau cuti melahirkan, maka karyawan tersebut akan mendapatkan Gaji cuti atau tunjangan Cuti.</p> <p>4.2.3.1. Flowmap Sistem Informasi Absensi dan Penggajian pada CV. BIMANDIRI yang Diusulkan Untuk Diagram Alir Dokumen (Flowmap) dilihat pada gambar di bawah ini : yang diusulkan dapat</p> <p>Gambar 4.4 Sistem yang Diusulkan</p> <p>65</p> <p>Keterangan gambar : ALDK ASG ASGC APK : ArsipLaporan Data Karyawan : Arsip Slip Gaji : Arsip Slip Gaji Cuti : Arsip Laporan Penggajian</p> <p>ALDAK : Arsip Laporan Data Absensi Karyawan</p> <p>4.2.3.2. Diagram konteks Pada diagram konteks yang akan di buat dapat diketahui entitasentitas luar yang berhubungan dengan sistem tersebut. Dari gambar flow map di atas dapat di gambarkan diagram konteks Sebagai berikut :</p> <p>Gambar 4.5. Diagram Konteks Sistem Informasi Data Kepegawaian yang Diusulkan.</p> <p>4.2.3.3. Data Flow Diagram Berdasarkan flowmap dan diagram konteks di atas dapat di buat data flow diagram sebagai berikut :</p> <p>66</p> <p>1.0 Input Data Karyawan Data Karyawan Data Karyawan</p> <p>Data Karyawan</p> <p>3.0 Surat Keterangan Sakit/Izin/Cuti Input Keterangan Sakit/Izin/Cuti Data Sakit/Izin/Cuti 4.0 Slip Gaji Cuti Karyawan Keterangan Sakit/Izin/Alpa Keterangan Sakit/Izin/Alpa Data Sakit/Izin/Alpa Data Karyawan</p> <p>Slip Gaji</p> <p>Data Sakit/Izin/Cuti</p> <p>Cuti</p> <p>Data Absensi Karyawan</p> <p>2.0 Input Data Absensi 9.0 Data Absensi Karyawan Data Absensi Karyawan Data Karyawan</p> <p>13.0</p> <p>12.0</p> <p>Cetak Slip Gaji Cetak Slip Gaji Cuti Karyawan Karyawan</p> <p>Data Penggajian Cuti</p> <p>Hitung Gaji Cuti Karyawan</p> <p>Absensi Karyawan</p> <p>5.0 Data Penggajian 8.0 Penggajian Data Penggajian Gaji Pokok Data Penggajian Cuti Hitung Gaji Karyawan 6.0 Cetak Data Absemsi Karyawan Data Penggajian Gaji Pokok Gaji Pokok Data Absensi Karyawan Cetak Data Karyawan</p> <p>Data Karyawan</p> <p>7.0 Input Data Gaji Pokok 10.0 Cetak Laporan Penggajian Laporan Penggajian Gaji Pokok 11.0 ACC Bagian Keuangan</p> <p>Data Absensi Karyawan</p> <p>Pimpinan</p> <p>Laporan Penggajian</p> <p>Ga mbar 4.6. DFD Sistem Informasi Data Kepegawaian yang Diusulkan.</p> <p>4.2.3.4. Kamus Data Kamus data atau data dictionary adalah katalog data tentang fakta dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan</p> <p>menggunakan kamus data, analisis sistem dapat mengidentifikasikan data yang mengalir dalam sistem dengan lengkap.</p> <p>67</p> <p>Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di data flow diagram. Arus data yang ada di data flow diagram sifatnya adalah global, hanya ditujukan arus datanya saja. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini : Tabel 4.2. Kamus Data Karyawan Karyawan Dokumen Cetak Komputer</p> <p>Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data</p> <p>ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tempat_Lahir, Tanggal_Lahir, Jenis_Kelamin, Alamat, Status, Pendidikan Jabatan, Shift, Foto</p> <p>Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data</p> <p>Tabel 4.3. Kamus Data Absensi Absensi Dokumen Cetak Komputer</p> <p>ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Foto, Tanggal_Absen, Jam_Masuk, Jam_Keluar, Telat, Jam_Lembur, Lama, Kerja, Keterangan</p> <p>Tabel 4.4. Kamus Data Gaji Pokok Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data Jabatan, Upah_Harian, Upah_Perjam, Uang_makan Gaji Pokok Dokumen Cetak Komputer</p> <p>68</p> <p>Tabel 4.5 Kamus Data Cuti Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data ID_Cuti, ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Status_Cuti, Tanggal_Mulai, Tanggal_Selesai, Keterangan, Lama_Cuti Cuti Dokumen Cetak Komputer</p> <p>Tabel 4.6 Kamus data Shift Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data Kd_Shift, Shift Shift Karyawan Dokumen Cetak Komputer</p> <p>Tabel 4.7 Kamus data Jabatan Nama Data Alias Bentuk Data Penjelasan Struktur Data Kd_Jabatan, Nama_Jabatan Jabatan Karyawan Dokumen Cetak Komputer</p> <p>Tabel 4.8 Kamus Data Penggajian Nama Data Alias Bentuk Data Laporan Penggajian Dokumen Cetak Komputer</p> <p>69</p> <p>Penjelasan Struktur Data ID_Karyawan, Periode , Nama_Karyawan, Jabatan, Hari_Kerja, Jam_Lembur, Upah_Harian, Upah_Lembur, Total_Upah, Potongan_Kantor, Potongan_Koperasi, Total_Potongan, Total_Gaji</p> <p>4.2.4. Perancangan Basis Data Perancangan basis data merupakan perancangan sebuah database pada dasarnya melibatkan enam tahap yang bersifat berulang yaitu perencanaan, analisis, perancangan, pemrograman, implementasi, dan penggunaan. Adapun unsur-unsur yang mempengaruhi dalam merancang sebuah database yaitu sebagai Berikut : Data Karyawan ID_Karyawan, Tanggal_Lahir, Nama_Karyawan, Jenis_Kelamin, Tempat_Lahir, Alamat, Status,</p> <p>Pendidikan Jabatan, Shift, Foto Data Absensi ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Foto,</p> <p>Tanggal_Absen, Jam_Masuk, Jam_Keluar, Telat, Jam_Lembur, Lama, Kerja, Keterangan Data Gaji Pokok Data Cuti Jabatan, Upah_Harian, Upah_Perjam, Uang_makan ID_Cuti, Status_Cuti, ID_Karyawan, Tanggal_Mulai, Nama_Karyawan, Tanggal_Selesai,</p> <p>Keterangan, Lama_Cuti Shift Kd_Shift, Shift</p> <p>70</p> <p>Jabatan Penggajian</p> <p>Kd_Jabatan, Nama_Jabatan ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Periode, Jabatan, Hari_Kerja, Upah_Lembur, Jam_Lembur, Total_Upah, Upah_Harian, Potongan_Kantor,</p> <p>Potongan_Koperasi, Total_Potongan, Total_Gaji</p> <p>4.2.4.1. Normalisasi Untuk mendapatkan kriteria-kriteria normalisasi, semua tabel di</p> <p>rekontruksi menjadi satu tabel (Universal Table). Lalu diterapkan kriteria-kriteria normalisasi hingga mendapatkan sejumlah tabel yang sudah normal. Dibawah ini merupakan tabel yang berada pada bentuk normal pertama :</p> <p>1. Bentuk Unormal {ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tempat_Lahir, Tanggal_Lahir, Jenis_Kelamin, Alamat, Status, Pendidikan Jabatan, Shift, Foto, ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Foto, Tanggal_Absen, Jam_Masuk, Jam_Keluar, Telat, Jam_Lembur, Lama,</p> <p>Kerja, Keterangan, Jabatan, Upah_Harian, Upah_Perjam, Uang_makan, ID_Cuti, ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tanggal_Mulai, Tanggal_Selesai, Keterangan, Lama_Cuti, Kd_Shift, Shift, Kd_Jabatan, Nama_Jabatan, ID_Karyawan, Periode, Nama_Karyawan, Upah_Lembur, Jabatan, Total_Upah, Hari_Kerja, Jam_Lembur, Upah_Harian,</p> <p>Potongan_Kantor,</p> <p>Potongan_Koperasi,</p> <p>Total_Potongan, Total_Gaji}</p> <p>71</p> <p>2. Bentuk Normal Pertama Langkah berikutnya adalah dengan cara memisahkan atribut-atribut yang nialinya sama akan ditulis hanya satu kali. Seperti berikut ini : {ID_Karyawan, Nama_Karyawan, Tempat_Lahir, Tanggal_Lahir, Jenis_Kelamin, Alamat, Status, Pendidikan,...</p>

Recommended

View more >