sitotoksisitas fraksi protein umbi teki - core.ac.uk .sitotoksisitas fraksi protein umbi teki...

Download SITOTOKSISITAS FRAKSI PROTEIN UMBI TEKI - core.ac.uk .SITOTOKSISITAS FRAKSI PROTEIN UMBI TEKI (Cyperus

If you can't read please download the document

Post on 12-Mar-2019

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

i

SITOTOKSISITAS FRAKSI PROTEIN UMBI TEKI

(Cyperus rotundus L.) FP20, FP40, FP60, DAN FP80

TERHADAP KULTUR SEL MYELOMA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm)

Program Studi Ilmu Farmasi

Oleh:

Milana Fedelia

NIM: 038114090

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA 2007

SITOTOKSISITAS FRAKSI PROTEIN UMBI TEKI

(Cyperus rotundus L.) FP20, FP40, FP60, DAN FP80

TERHADAP KULTUR SEL MYELOMA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm)

Program Studi Ilmu Farmasi

Oleh:

Milana Fedelia

NIM: 038114090

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA 2007

ii

iii

iv

Ukuran utama seorang manusia bukanlah ditentukan

ketika ia bertahan pada saat-saat yang baik dan

menyenangkan, namun ketika ia bertahan pada saat-

saat yang penuh tantangan dan persengketaan

(Martin Luther King)

Kupersembahkan karya ini untuk

Allah Bapa, Yesus Kristus, dan Bunda Maria

Papa dan Mama yang selalu mendukung dalam doa dan cinta,

Adik-adikku Filan, Sieling, dan Ilan yang kusayangi,

serta almamaterku

v

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Bapa yang Maha Kuasa atas

segala karunia, kemudahan, dan kebaikan-Nya sehingga skripsi dengan judul

Sitotoksisitas Fraksi Protein Umbi Teki (Cyperus rotundus L.) FP20, FP40, FP60,

dan FP80 terhadap Kultur Sel Myeloma dapat terselesaikan. Skripsi ini disusun

untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.)

pada Program Studi Farmasi Universitas Sanata Dharma.

Selama penelitian dan penyusunan skripsi ini, penulis mendapat banyak

bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini

penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Rita Suhadi, M.Si., Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi USD.

2. Drs. A. Yuswanto S.U., Ph.D., Apt., selaku dosen pembimbing yang telah

meluangkan waktu, tenaga, dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

3. Drs. Mulyono, Apt., selaku dosen penguji atas pengarahan dan kesediannya

menguji.

4. Yohanes Dwiatmaka, M.Si., selaku dosen penguji atas pengarahan dan

kesediannya menguji.

5. Ign. Y. Kristio B., M.Si., yang telah memberikan banyak masukan dalam

identifikasi dan determinasi tumbuhan serta atas diskusi-diskusinya.

6. Segenap dosen dan karyawan di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma.

7. Mbak Istini, Mbak Heni, Anton KG, dan segenap karyawan Laboratorium

Hayati UGM yang telah banyak membantu dalam penelitian skripsi ini.

vi

8. Papa, Mama, serta adik-adikku tercinta, Filan, Sieling, dan Ilan atas segala

dukungan, doa restu, dan cinta kasih yang berlimpah selama ini.

9. Torimaru, si kura-kura, yang menghadirkan kembali semangat dan keceriaan

tersendiri di saat-saat terberat.

10. Agnes, Ratih, dan Wati atas kerjasama, canda tawa, keluh kesah, dan

semangat selama penelitian dan penyusunan skripsi ini.

11. Teman-teman kosku, Yeyen, Mbak Ika, Ci Novi, Mbak Uun, Mbak Enny,

Marlin, Melon, Avi, Ica, Shinta, Vita, dan Mbak Desy.

12. Teman-teman kelas B angkatan 2003, khususnya kelompok praktikum D atas

kebersamaan dan suka-dukanya selama menjalani tahun-tahun kuliah di

Farmasi .

13. Arry, Robby, dan Candra atas semua diskusi dan bantuannya.

14. Teman-teman kerjaku, Iqbal, Putra, Ignas, dan Ady atas semua pengertian dan

kegembiraan yang dibagikan.

15. Semua pihak yang telah banyak membantu penyusunan skripsi ini yang tak

dapat disebutkan satu-persatu.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan skripsi ini tak lepas dari

segala keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat

mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk penyempurnaan skripsi

ini. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan sumbangan

dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Penulis

vii

viii

INTISARI

Kanker menempati urutan kedua penyebab kematian di Amerika Serikat setelah penyakit kardiovaskular. Saat ini, penelitian yang ada cenderung mengembangkan obat-obat antikanker yang berasal dari tanaman. Salah satu tanaman yang akan digunakan untuk terapi antikanker adalah rumput teki (Cyperus rotundus L.). Di negara Cina penggunaan rumput teki sebagai salah satu alternatif terapi antikanker sudah mulai dilakukan.

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap pola satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik fraksi protein umbi teki (Cyperus rotundus L.) FP20, FP40, FP60, dan FP80 terhadap kultur sel myeloma dan sel Vero. Protein umbi teki diendapkan dengan penambahan amonium sulfat dalam konsentrasi yang berbeda. Uji sitotoksisitas dilakukan dengan metode MTT {3-(4,5-dimetil-tiazol-2-il)-2,5-difeniltetrazolium bromida}. Hasil uji berupa persentase kematian sel dianalisis secara statistik dan harga LC50 dihitung menggunakan analisis probit. Harga LC50 kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan uji t-independent.

Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa fraksi protein umbi teki (Cyperus rotundus L.) mempunyai aktivitas sitotoksik terhadap kultur sel myeloma dan sel Vero. Nilai LC50 dari FP20, FP40, FP60, dan FP80 untuk kultur sel myeloma berturut-turut adalah 72,15 g/ml, 144,77 g/ml, 150,19 g/ml, dan 168,69 g/ml. Sedangkan LC50 untuk sel Vero adalah 35,1 g/ml, 27,4 g/ml, 14,7 g/ml, dan 16,4 g/ml. Fraksi protein umbi teki mempunyai efek sitotoksik yang lebih besar terhadap sel Vero dibandingkan terhadap sel myeloma.

Kata kunci: umbi teki, fraksi protein, aktivitas sitotoksik, sel myeloma, sel Vero

ix

Cytotoxicity of Nutgrass Tuber (Cyperus rotundus L.) Protein Fraction : PF20,

PF40, PF60, and PF80 against Myeloma Cell Culture

ABSTRACT

Cancer is the second only to cardiovascular disease to cause of mortality in USA. Nowadays, the current research develops anticancer agents from plants. One of these plants that can be used as an anticancer agent is nutgrass (Cyperus rotundus L.). In China, nutgrass has been used as an alternative for cancer treatments.

This research is an experimental research with one way pattern complete random design. This research is aimed to determine the cytotoxic activity of nutgrass tuber protein fraction : PF20, PF40, PF60, and PF80 against myeloma and Vero cell culture. The protein fraction of nutgrass tuber was precipitated by adding ammonium sulfate in various concentration. The cytotoxic activity was determined using the MTT method {3-(4,5-dimethyl-thiazole-2-yl)-2,5-dipheniltetrazolium bromide} method. The results which were in percentage of death were analyzed statistically. The values of LC50 were calculated using probit analysis. The values of LC50 were then analyzed using t-independent test.

The results of cytotoxicity test determined that nutgrass tuber protein fractions had cytotoxicity activities against myeloma and Vero cell culture. The values of LC50 of PF20, PF40, PF60, and PF80 for myeloma cell culture respectively are 72,15 g/ml, 144,77 g/ml, 150,19 g/ml, and 168,69 g/ml. While for Vero cell culture respectively are 35,1 g/ml 27,4 g/ml 14,7 g/ml and 16,4 g/ml. The nutgrass tuber protein fraction has the bigger cytotoxic activity against Vero cell culture than myeloma cell culture.

Keywords : nutgrass tuber, protein fraction, cytotoxic activity, myeloma cell

culture, Vero cell culture

x

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................. ii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................. iii

HALAMAN PENGESAHAN............................................................... iv

HALAMAN PERSEMBAHAN ........................................................... v

PRAKATA............................................................................................. vi

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................... viii

INTISARI .............................................................................................. ix

ABSTRACT ............................................................................................ x

DAFTAR ISI.......................................................................................... xi

DAFTAR TABEL ................................................................................. xv

DAFTAR GAMBAR............................................................................. xvii

DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................... xviii

ARTI SINGKATAN DAN ISTILAH ASING .................................... xx

BAB I PENGANTAR............................................................................ 1

A. Latar Belakang ................................................................................... 1

1. Permasalahan .............................................................................. 2

2. Keaslian Penelitian...................................................................... 3

3. Manfaat Penelitian ..........................................