sem dan lisrel

Download Sem Dan Lisrel

Post on 30-Dec-2015

86 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Penjelasan mengenai SEM dan Lisrel

TRANSCRIPT

  • 1

    http://junaidichaniago.wordpress.com/

    SEM dan LISREL (Seri LISREL bag.1)

    Tulisan kali ini merupakan pengantar untuk seri tulisan yang akan membahas mengenai aplikasi Program

    LISREL. Sebagai suatu pengantar, pada bagian ini akan diberikan konsep-konsep dasar yang berguna

    untuk mengikuti pembahasan pada tulisan berikutnya.

    1. Konsep Stuctural Equation Modelling (SEM)

    Dalam penelitian, kita seringkali menganalisis hubungan atau pengaruh antar variabel. Tetapi, seringkali

    juga dalam penelitian (terutama dalam penelitian ilmu sosial) kita berhadapan dengan variabel yang

    tidak bisa diukur secara langsung (misalnya kinerja karyawan, kepribadian dan lainnya), dan

    memerlukan beberapa indikator untuk pengukurannya. Variabel yang tidak bisa diukur ini dinamakan

    dengan konstruk laten/variabel laten/variabel unobserved, sedangkan indikator sebagai variabel terukur

    dinamakan sebagai variabel manifest/variabel observed.

    Misalnya di bidang manajemen keuangan, kita ingin menganalisis pengaruh efektivitas penggunaan

    dana terhadap kinerja keuangan. Kedua variabel tersebut (efektivitas penggunaan dana dan kinerja

    keuangan) adalah variabel yang tidak terukur. Oleh karenanya kita membutuhkan indikator untuk

    merepresentasikan kedua variabel tersebut.

    Jika secara teori efektivitas penggunaan dana tercermin melalui nilai-nilai ARTO, ITO, WCTO, FATO dan

    TATA, sedangkan kinerja keuangan, tercermin melalui nilai-nilai ROA dan ROE, kita dapat

    menggambarkan diagram hubungan tersebut sebagai berikut:

    Keterangan:

    ARTO : penjualan/rata-rata piutang

    ITO : HPP/rata-rata persediaan

    WCTO : penjualan/rata-rata modal kerja

    FATO : penjualan/aktiva tetap

  • 2

    http://junaidichaniago.wordpress.com/

    TATA : penjualan/total aktiva

    ROA : penerimaan setelah pajak/total aktiva

    ROE : penerimaan setelah pajak/modal sendiri

    EFEKTIF : Efektivitas penggunaan dana

    KINERJA : Kinerja keuangan

    E : error

    Pada dasarnya diagram diatas sama dengan regresi sederhana biasa yang melihat pengaruh satu

    variabel independen terhadap variabel dependen. Namun perbedaannya adalah variabel-variabel

    tersebut adalah variabel unobserved yang diukur dengan berbagai indikator. Oleh karena itu, teknik

    regresi biasa tidak dapat digunakan untuk mengestimasi model tersebut.

    Selain itu, dari diagram tersebut terlihat bahwa, di setiap pengukuran indikator pasti terdapat kesalahan

    yang dinamakan dengan kesalahan pengukuran (measurement error). Selain itu juga terdapat kesalahan

    struktural (error yang diperlihatkan pada variabel dependent) sebagai akibat tidak masuknya semua

    variabel yang mempengaruhi variabel dependen (kinerja keuangan) ke dalam model. Ini dinamakan

    dengan kesalahan struktural (structural error).

    SEM memungkinkan kita untuk menguji hubungan antara variabel laten (antara efektivitas penggunaan

    dana dengan kinerja keuangan) sehingga kita dapat menguji teori. Selain itu, secara simultan, SEM juga

    menguji indikator-indikatornya sehingga kita dapat menilai kualitas pengukuran. Dengan demikian kita

    dapat menentukan apakah efektivitas penggunaan dana berpengaruh terhadap ARTO (misalnya),

    seberapa besar pengaruhnya dan seberapa baik ARTO dapat dijadikan indikator untuk variabel

    efektivitas penggunaan dana.

    2. Beberapa Definisi dan Konsep Terkait

    1. Variabel eksogen: adalah variabel yang nilainya tidak dipengaruhi/ditentukan oleh variabel lain

    di dalam model; setiap variabel eksogen selalu variabel independen

    2. Variabel endogen: adalah variabel yang nilainya dipengaruhi/ditentukan oleh variabel lain di

    dalam model. Dikenal juga dengan istilah variabel dependen

    3. Konstruk Laten/Variabel Laten/Variabel Unobserved: adalah variabel yang tidak dapat diukur

    secara langsung dan memerlukan beberapa indikator atau proksi untuk mengukurnya.

    4. Indikator/Variabel Manifest/Variabel Observed: adalah variabel yang nilainya dapat diukur

    secara langsung. Indikator ini dapat dibagi atas dua kelompok:

    1. Indikator Reflektif/Indikator Efek: adalah indikator yang dianggap dipengaruhi oleh

    konstruk laten, atau indikator yang dianggap merefleksikan/merepresentasikan

    konstruk laten. LISREL dan beberapa program SEM yang lain hanya dapat menggunakan

    indikator reflektif ini.

  • 3

    http://junaidichaniago.wordpress.com/

    2. Indikator Formatif: adalah indikator yang dianggap mempengaruhi konstruk laten.

    Indikator formatif ini hanya dapat digunakan dengan metode Partial Least Square (PLS).

    Perbedaan antara indikator formatif dan indikator reflektif digambarkan dalam diagram berikut:

    5. Path Diagram: adalah representasi grafis mengenai bagaimana beberapa variabel pada suatu

    model berhubungan satu sama lain, yang memberikan suatu pandangan menyeluruh mengenai struktur

    model.

    3. LISREL (Linear Structural Relationship)

    Pentingnya SEM sebagai alat statistik dalam penelitian (khususnya dibidang ilmu sosial) menyebabkan

    berkembangnya berbagai software SEM, seperti LISREL, AMOS, ROMANO, SEPATH dan LISCOMP. Namun

    demikian, diantara software yang ada tersebut, LISREL (Linerar Structural RELationship) merupakan

    program SEM yang paling banyak digunakan. Hal ini disebabkan, selain kemampuan LISREL dalam

    mengestimasi berbagai masalah SEM (yang seringkali tidak mungkin dilakukan program lain), tampilan

    LISREL juga paling informatif dalam menyajikan hasil-hasil statistik.

    Sayangnya, untuk ukuran Indonesia, harga software LISREL relatif mahal. Untuk versi terakhir (LISREL

    Versi 8.8 for Windows) harganya US$ 495 ditambah ongkos kirim US$ 20. Dengan kurs 9.130 (hari ini

    tanggal 14 Juli 2008), kita harus merogoh kocek sekitar Rp 4,7 juta. SSI (Scientific Software International)

    sebagai perusahaan yang mengeluarkan produk LISREL juga menyediakan versi rental (sewa) untuk

    program ini. Untuk sewa selama 6 bulan dikenakan biaya US$ 75 (sekitar Rp 685 ribu), dan untuk 12

    bulan dengan sewa US$ 130 (sekitar Rp 1,2 juta).

    Masih terlalu mahal ? Jangan kuatir. Tersedia juga LISREL student edition. Versi ini gratis dan bukan versi

    trial (jadi tidak memiliki limit waktu pemakaian), namun demikian yang namanya gratis yang tetap ada

    batasannya. Batasannya adalah:

    Analisis-analisis statistik dasar dan manipulasi data dibatasi maksimum 20 variabel

    Model SEM dibatasi maksimum 15 variabel observed

    Pemodelan multilevel dibatasi maksimum 15 variabel

  • 4

    http://junaidichaniago.wordpress.com/

    Model GLM dibatasi dibatasi maksimum 20 variabel

    Hanya dapat mengimpor data ASCII, tab-delimited, comma-delimited dan SPSS

    Yah cukup lumayan. Meskipun ada batasannya, untuk kepentingan pengolahan data penelitian pada

    level rendah-menengah sudah sangat memadai.

    Tulisan ini, sebagai pengantar untuk seri tulisan mengenai LISREL akan menggunakan LISREL 8.80 for

    Windows Student Edition tersebut. Oleh karenanya, silakan download dulu programnya di

    http://www.ssicentral.com/lisrel/student.html. Setelah itu, silakan baca seri tulisan LISREL berikutnya di

    bawah ini:

    Mempersiapkan Input Data pada LISREL (Seri LISREL bag.2)

    Menyiapkan Input Perintah pada LISREL (Seri LISREL bag.3)

    Aplikasi LISREL untuk Regresi (Seri LISREL bag.4)

    Aplikasi LISREL untuk Path Analysis (Seri LISREL bag.5)

    Aplikasi LISREL pada Model Pengukuran dan Analisis Faktor (Seri LISREL bag.6)

    Modifikasi Model Pengukuran dan Analisis Faktor (Seri LISREL bag.7)

    Aplikasi LISREL pada Model Persamaan Struktural (Seri LISREL bag.8 )

  • 5

    http://junaidichaniago.wordpress.com/

    Mempersiapkan Input Data untuk LISREL (Seri LISREL bag.2)

    Dalam operasinya, Program LISREL membutuhkan input data dan input file (perintah). Untuk

    menyiapkan input data, LISREL menyediakan program PRELIS dan untuk menyiapkan input file, LISREL

    menyediakan program SIMPLIS sebagai bahasa perintah.

    Pada dasarnya selain menggunakan PRELIS, input data untuk LISREL juga dapat ditulis dengan text

    documen. Demikian juga untuk input file, selain melalui SIMPLIS juga dapat disiapkan melalui bahasa

    LISREL itu sendiri. Namun demikian, alternatif tersebut tidak dianjurkan karena relatif sulit untuk

    dioperasionalkan. Oleh karenanya, pada seri LISREL bagian kedua ini hanya akan diuraikan tahapan-

    tahapan persiapan input data dengan PRELIS, dan pada seri tulisan LISREL bagian ketiga akan dibahas

    tahapan-tahapan input file (perintah) dengan SIMPLIS.

    1. MENYIAPKAN INPUT DATA (Program PRELIS)

    PRELIS adalah program suplemen dari paket program LISREL 8. PRELIS dapat menyimpan data mentah

    yang sebelumnya disimpan pada berbagai macam program seperti SPSS, EXCEL, SAS, data text, dan

    berbagai program pengolah angka lainnya. LISREL hanya dapat menjalankan model dari data mentah

    yang disimpan dalam PRELIS atau text document. Sehingga setiap data mentah yang disimpan pada

    program yang lain harus disimpan terlebih dahulu kedalam PRELIS. Selain untuk menyimpan data,

    PRELIS juga dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data dan manajemen data serta memberikan

    deskripsi awal dari data.

    Sayangnya, pada student edition, program PRELIS dari LISREL hanya dapat mengenali data yang

    berformat SPSS (*.sav), Comma Delimited Data (*.csv), Tab Delimited Data (*.txt) dan Free Format Data

    (*.dat, *.raw)

    Tapi jangan kuatir. Anda tetap dapat