pneumonia raka

Download Pneumonia Raka

Post on 24-Oct-2015

14 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Oleh :Tjokorda Raka G.D (08700287)

    Pembimbing :dr. Supriyadi, Sp. P

    SMF Penyakit Paru RSUD Moh. Saleh Proboloinggo

    FK UWKS 2013

    PRESENTASI TUGAS REFERAT

  • Penyakit Infeksi ParuSpesifikNon Spesifik1. I S P A2. Bronkhitis3. Pneumonia

  • Sinus frontalisKonka nasi superiorKonka nasi inferioirMeatus nasi anteriorKavitas nasalisMaksilaLaringReseptor oltaktoriusSinus sfenoidalisMeatus tuba eustachiiPalatum molleUvulaEpiglotisTonsila lingualisTrakeaEsofagusLaringofaringOrofaringNasofaringOs hyoidAnatomi Saluran Nafas

  • Pembagian Sistem PernafasanSaluran nafas atas :Saluran nafas di bagian luar rongga dada yang terdiri dari : 1. hidung2. Kavitas nasalis3. Faring4. Laring5. Trakea bagian atasSaluran nafas bawah :Saluran nafas yang terletak di rongga dada yang terdiri dari :1. Trakea bagian bawah2. Paru-paru ( pipa bronkial & alveoli )

  • Pembagian Saluran nafasSaluran Nafas AtasSaluran Nafas Bawah

  • TrakeaTulang rawanLumen TrakeaEpitelReseptor batukBronkus Utama kananLobus AtasLobus tengahLobus bawahLobus AtasLobus bawahBronkus Utama kiriAnatomi Saluran Nafas besar ( Trakea & Bronkus )

  • Definisi PneumoniaPneumoniaKeradangan parenkhim Paru, dimana asinus terisi dengan cairan radang, dengan atau tanpa disertai infiltrasi dari sel radang ke dalam interstitium Radang ParuMikro-organisme( Bakteri , Virus, Jamur, Parasit )Non - Infeksi( Bahan kimia, radiasi, obat )PneumoniaPneumonitisBuku Ajar Ilmu Penyakit Paru 2004, Bagian Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR- RSU Dr. Soetomo

  • Definition Pneumonia ( IDSA)Acute infection of the pulmonary parenchyma accompanied by:Acute infiltrate on CXR or auscultatory findings consistent with pneumonia .And usually two of the following: fever or hypothermia, rigors, sweats, new cough with or without sputum (or change in color), chest discomfort, dyspnea.In the elderly, more common to be afebrile/hypothermic, and altered mental status sometimes is the ONLY complaint.IDSA = Infectious Disesases Society of AmericaCXR = Chest X Ray

  • Infeksi / KeradanganSinusitisPharingitisTonsilitisTracheitisBronchitisBronchiolitisLaringitisAsinusPneumonia( Keradangan parenkhim paru )

  • Penyebab PneumoniaMikroorganisme : * Bakteri * Virus (Mis: H5N1 dll ) * Jamur * Parasit Bahan KimiaRadiasiAspirasiObat - obatanRadang Paru:

  • Table: Penyebab utama pneumoniaBacteria ( Gram pos / neg )Streptocossus pneumoniae ( pneumococcus)Haemophilus influenzaeLegionella spMycoplasma pneumoniae; chlamydia pneumoniaeGram negatif bacilli ( proteus sp; E.colli )Staphylococcus aureusMoraxella catarrhalisChlamydia psitticiCoxiella burnettiKlebsiella pneumoniaePseudomonasVirusesInfluenza A & BParainfluenzaCytomegalovirusAdenovirusFungiAspergillusCadida spNocardia spCryptococcus spHistoplasma spPneumocystis

  • Pneumonia di masyarakat : angka kematian tinggi ( terutama pada umur tua )USA : Pneumonia penyebab kematian ke 6 dari semua penyebab kematianPenyebabnya sulit ditemukan, perlu beberapa hari untuk mendapatkan hasilOK Pengobatan pneumonia diberikan secara empirisPendahuluan

  • Pneumonia Virulensi organisme Inokulum Kegagalan sistem pertahanan host

  • AsinusInokulasi LangsungMelalui vaskulerInhalasi bahan aerosolKolonisasi pd permukaan mukosaCara kuman mencapai permukaan saluran nafasPneumonia( Keradangan parenkhim paru )kuman

  • AsinusMekanisme Pertahanan Tubuhkumana. Filtrasib. Reflek bersinc. Reflek batukd. Gerakan mukosilia1. Sel makrofag2. Antibodi

  • Klasifikasi PneumoniaKlinis & EpidemiologisPneumonia Komunitas (= CAP )Pneumonia Nosokomial (= HAP )Pneumonia AspirasiPneumonia ImmunokompromiseKuman PenyebabPneumonia BakterialPneumonia AtypikalPneumonia VirusPneumonia JamurSecara RadiologiPneumonia LobarisBronkopneumoniaPneumonia Interstitialis231

  • PneumoniaLobar pneumoniaBronchopneumoniaInterstitial pneumoniaHAP (Hospital-Acquired Pneumonia)VAP (Ventilator-Associated Pneumonia)HCAP (Healthcare-Associated Pneumonia)Nosocomial PneumoniaCommunity-aquired Pneumonia ( CAP )

  • Beda Pneumonia Komunitas & Pneumonia Nosokomial

    Penampilam KlinisPneumonia KomunitasPneumonia Nosokomial TerjadinyaSebelum MRS( diluar RS )2 hari setelah MRS( didalam RS ) Jenis kumanGram (+) positif( Streptokokus Pneumonia )Gram (-) Negatif( Klebsiela Pneumonia ) KlinisGejala pneumoniaKeadaan penyakit lebih berat Obat antibiotikaMakrolideCefalosporin generasi III Perjalanan PenyakitDengan antibiotika adekuat akan membaikSering jatuh dalam keadaan gagal nafas

  • Perbedaan Pneumonia bakterial dan Atypikal

    BakterialAtypikal Onset Akut ( 1 2 hari )Subakut ( 3 -4 hari ) Febris Panas, menggigilKurang tinggi Batuk Hebat dengan dahak purulenBatuk tidak produktif Manifestasi Paru Menonjol ( Nyeri dada, Sesak nafas )Kurang Manifestasi Ekstra Paru KurangMenonjol ( Mialgia, Anoreksia, cephalgia & atralgia)

  • Dx ditegakkan berdasarkan :

    1. Gejala klinis

    2. Pemeriksaan fisik

    3. Pemeriksaan penunjangPendekatan Diagnosa Pneumonia

  • D i a g n o s aGambaran Klinis Suhu tubuh meningkat > 40 0 CMenggigilBatuk dahak purulen / darah.Nyeri dadaPemeriksaan Fisik ParuTanda Konsolidasi :Perkusi redupSuara nafas bronkovesiculer / bronkialRhonki basah paruPemeriksaan PenunjangFoto Toraks PA / LateralLaboratoriumPemeriksaan dahak, kultur darah, serologi.Analisa gas darah321

  • Foto Toraks Pneumonia

  • Foto Toraks Pneumonia

  • Pemeriksaan BakteriologikPengambilan bahan untuk bakteriologik :

    Non Invasif : Dahak dibatukkan, Invasif : Aspirasi Transtrakeal, Sikatan Bronkus, Bronchoalveolar lavage ( BAL )Bahan lain : Darah, Cairan Pleura, Aspirasi Trans trakeal, transtorakal

  • Pemeriksaan Sputum

  • Pemeriksaan penunjangFoto toraks PA ? Lateral.Pemeriksaan Laboratorium Pemeriksaan dahak, kultur darah & serologiAnalisa Gas darah Tampak INFILTRAT / KONSOLIDASI + Air Bronchogram Petunjuk kearah diagnosa ETIOLOGI :* Pneumoni Lobaris ( S. Pneumonia )* Infiltrat Bilateral ( P. Aerogenosa , Virus )* Konsolidasi Lobus kanan + Penebalan Fissura interlobar ( Klebsiela Pneumonia ).Lekositosis ( 10.000 30.000 )Hitung jenis : Shift to the leftLaju enap darah ( LED ) meningkatUtk menentukan etiologi kumanyaHasil positif pd 20 25 % pend. Yg tak diobatiHipoksemiaAsidosis respiratory pd stadium lanjut.

  • Community Acquired Pneumonia ( CAP )( Pneumonia di masyarakat )Panas BadanBatuk dahak mukopurulenSesak NafasNyeri dadaTemp > 37.8 oCNadi > 100 x / mtSuara Nafas mengerasRonkhi BasahResp Rate > 20 x / myFoto Toraks : Ada InfiltratDiagnosa : Pneumonia

  • 1) Terapi organisme penyebab * Pemilihan antibiotika : - Empirik - Pemeriksaan mikrobiologi * Px Rawat jalan - Macrolide (Chlaritromycin/ Azithromycin) - Quinolone (Levofloxacin/ Moxifloxacin) - Px muda yg tdk ada respon Doxycyclin

  • Tatalaksana

    * Px Rawat inap - Beta lactam (Cefuroxime/ Ceftriaxone) + Macrolide. - Fluoro Quinolone (Levofloxacin/ Moxifloxacin) - Jika curiga pneumonia aspirasi Anti kuman anaerob : Clindamycin, beta lactam Carbapenem atau Moxifloxacin - Semua Px dievaluasi dlm 48-72 jam setelah Tx

  • Tatalaksana .. 2) Terapi suportif * Rehydrasi * Suplementasi oksigen atau ventilator mekanik

    3) Terapi invasif * Drainage ; empyema atau efusi pleura * Bronkoskopi : jika didapatkan obstruksi bronkus

  • Komplikasi Pneumonia

  • Komplikasi Pneumonia

  • Abses Paru : Lesi paru berisi pus & nekrosis jaringan.Penyebab : Aspirasi, Pneumonia, Abses hepar, Trauma paru.Gejala: Demam menggigil, Batuk dahak + pus berbau, nyeri pleuritik, sesakLaborat: Lekosit meningkat ( lekositosis )Terapi: Antibiotika sesuai jenis kuman, Bronkoskopi, Drainage postural, Pembedahan (Operasi)Abses Paru

  • **