pembekalan un

Click here to load reader

Download Pembekalan un

Post on 19-Jun-2015

2.096 views

Category:

Technology

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. Pembekalan UN IPA2011/2012

2. Besaran, satuan dan alat ukur NoBesaran PokokSatuanAlat Ukur 1Panjang M-Mistar -Jangka Sorong -Mikrometer 2MassaKgNeraca Neraca satu lengan Neraca tiga lengan Neraca Pegas 3Waktu SStop Wacth 4SuhuKTermometer 5Kuat Arus AAmpere meter 6Intensitas CahayaCd- 7Jumlah molekul mol - 3. Alat Ukur Panjang 4. Alat Ukur Massa 5. Alat Ukur Volume1 Cm3 = 1 ml 6. MASSA JENIS ZATSesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang disebutzat. Massa jenis zat didefinisikan sebagai massa benda persatuan volum. p = massa jenis (kg/m3) m = massa benda (kg) V = volum benda (m3)Satuan Masa JenisDalam SI (Satuan Internasional) adalah kg/m3Satuan yang lebih kecil adalah gr/cm31 kg/m3 = 0,001 gr/cm3 = 10-3 gr/cm31 gr/cm = 1000 kg/m = 103 kg/m 7. 1. Pemuaian Panjang Keterangan: L = Panjang akhir (m) L0 = Panjang mula-mula (m) L = Pertambahan panjang (m) = Koefisien muai panjang (/C) t = kenaikan suhu (C) 2. Pemuaian LuasKeterangan:A = Luas akhir (m2)0 = Pertambahan luas (m2)A0 = Luas mula-mula (m2) = Koefisien muai luas zat (/ C)t = Kenaikan suhu (C) 8. 3. Pemuaian Volume Keterangan: V = Volume akhir (m^3) V0 = Volume mula-mula (m^3) V = Pertambahan volume (m^3) = Koefisien muai volume (/C) t = Kenaikan suhu (C) 9. Penerapan Konsep Pemuaian Zat dalam KehidupanSehari-Hari1. Pemasangan Kaca JendelaPemasangan kaca jendela memperhatikan juga ruang muai bagi kacasebab koefisien muai kaca lebih besar daripada koefisien muai kayutempat kaca tersebut dipasang. Hal ini penting sekali untukmenghindari terjadinya pembengkokan pada bingkai.2. Pemasangan Sambungan Rel Kereta ApiPenyambungan rel kereta api harus menyediakan celah antara satubatang rel dengan batang rel lain. Jika suhu meningkat, maka batangrel akan memuai hingga akan bertambah panjang. Dengandiberikannya ruang muai antar rel maka tidak akan terjadi desakanantar rel yang akan mengakibatkan rel menjadi bengkok. 10. 3. Pemasangan Bingkai Besi pada Roda PedatiBingkai roda pedati pada keadaan normal dibuat sedikit lebih kecildaripada tempatnya sehingga tidak dimungkinkan untuk dipasangsecara langsung pada tempatnya. Untuk memasang bingkai tersebut,terlebih dahulu besi harus dipanaskan hingga memuai dan ukurannyapun akan menjadi lebih besar daripada tempatnya sehinggamemudahkan untuk dilakukan pemasangan bingkai tersebut. Ketikasuhu mendingin, ukuran bingkai kembali mengecil dan terpasang kuatpada tempatnya.4. Pemasangan Jaringan Listrik dan Telepon Kabel jaringan listrik atau telepon dipasang kendur dari tiang satu ke tiang lainnya sehingga saat udara dingin panjang kabel akan sedikit berkurang dan mengencang. Jika kabel tidak dipasang kendur, maka saat terjadi penyusutan kabel akan terputus. 11. 5. Keping BimetalKeping bimetal adalah dua buah keping logam yang memilikikoefisien muai panjang berbeda yang dikeling menjadi satu. Kepingbimetal sangat peka terhadap perubahan suhu. Pada suhu normalpanjang keping bimetal akan sama dan kedua keping pada posisilurus. Jika suhu naik kedua keping akan mengalami pemuaian denganpertambahan panjang yang berbeda. Akibatnya keping bimetal akanmembengkok ke arah logam yang mempunyai koefisien muai panjangyang kecil.Keping bimetal dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluanmisalnya pada termometer bimetal, termostat bimetal pada seterikalistrik, saklar alarm bimetal, sekring listrik bimetal. Pemanfaatanpemuaian zat yang tidak sama koefisien muainya dapat berguna bagiindustri otomotif, misalnya pada bimetal yang dipasang sebagai saklarotomatis atau pada lampu reting kendaraan. 12. KalorKalor bukan zat tetapi kalor adalah suatu bentuk energi dan merupakansuatu besaran yang dilambangkan Q dengan satuan joule (J), sedangsatuan lainnya adalah kalori (kal).Hubungan satuan joule dan kalori adalah:1 kalori = 4,2 joule1 joule = 0,24 kaloriSuhu zat akan berubah ketika zat tersebut melepas atau menerima kalorKalor jenis suatu zat adalah banyaknya kalor yang yang diperlukan olehsuatu zat bermassa 1 kg untuk menaikkan suhu 1 C. 13. hubungan banyaknya kalor, massa zat, kalor jenis zat, dan perubahansuhu zat dapat dinyatakan dalam persamaan. Keterangan: Q = Banyaknya kalor yang diserap ataudilepaskan (joule) m = Massa zat (kg) c = Kalor jenis zat (joule/kg C) t = Perubahan suhu (C)Kalor yang diperlukan untuk merubah fasa dari bahanbermassa m adalah Q=mLdimana L adalah kalor laten. 14. Ticker TimerGLLB diperlambat pita GLLB diperlambat tetesan oliGLLB dipercepat pitaGLLB dipercepat tetesan oli 15. Gaya dan UsahaHukum I Newton berbunyi: Benda yang dalam keadaan diam akanmempertahankan keadaannya untuk tetap diam dan benda yangsedang bergerak lurus beraturan akan cenderung mempertahankankeadaannya untuk bergerak lurus beraturan dalam arah yang samaselama tidak ada gaya yang bekerja padanya."Contoh :1. Kita terdorong ke depan ketika bus tiba- tiba direm atau terdorong ke belakang ketika bus bergerak maju secara mendadak.2. ketika kita menarik selembar kertas yang ditindih oleh tumpukan buku tebal atau gelas. Jika lembar kertas tadi ditarik dengan sangat cepat, maka tumpukan buku atau gelas tersebut tidak bergerak. 16. Gaya dan UsahaHukum II Newton berbunyi Percepatan sebuah benda yang diberigaya adalah sebanding dengan besar gaya dan berbanding terbalikdengan massa benda. Dalam bentuk rumushukum II Newton dapat dituliskan: F=m.a.Hukum III Newton berbunyi Setiap ada gaya aksi, maka akan selaluada gaya reaksi yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan.Contoh:1. penyelam dapat berenang di dalam laut karena kaki dan tangan penyelam mendorong air ke belakang (gaya aksi) sehingga badan penyelam terdorong ke depan sebagai gaya reaksi.2. Tangan terasa sakit ketika menekan meja3. Tarik tambang 17. Energi mekanik (Em) adalah jumlah antara energi kinetik dan energipotensial suatu benda.Em = Ep + EkEnergi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh setiap benda yangbergerak. Energi kinetik suatu benda besarnya berbanding lurusdengan massa benda dan kuadrat kecepatannya. Ek = m v2Energi potensial grafitasi adalah energi yang dimiliki oleh suatubenda karena pengaruh tempatnya (kedudukannya). Energipotensial ini juga disebut energi diam, karena benda yang diam-pun dapat memiliki tenaga potensial.Ep = . k. x2Ep = m . g . hPada pegas 18. PESAWAT SEDERHANA1. Tuas a. Tuas golongan pertamaPada tuas golongan pertama, kedudukan titik tumpu terletakdi antara beban dan kuasa. Contoh tuas golongan pertama inidi antaranya adalah gunting, linggis, jungkat-jungkit, danalat pencabut paku.b. Tuas golongan keduaPada tuas golongan kedua, kedudukan beban terletak diantara titk tumpu dan kuasa. Contoh tuas golongankedua ini di antaranya adalah gerobak beroda satu, alatpemotong kertas, dan alat pemecah kemiri, pembukatutup botol. 19. c. Tuas golongan ketiga Pada tuas golongan ketiga, kedudukan kuasa terletak di antara titk tumpu dan beban. Contoh tuas golongan ketiga ini adalah sekop yang biasa digunakan untuk memindahkan pasir.Dengan menggunakan tuas semakin jauh jarak kuasa terhadap titiktumpu, maka semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkatbeban, atau dapat dirumuskan: B X Lb = F X LkKeterangan :B : Beban yang akan diangkat (satuannya Newton )Lb : Jarak antara Beban dengan titik tumpu (satuannya meter )F : Kuasa (gaya yang akan mengangkat beban)(satuannya Newton )Lk : Jarak antara Kuasa dengan titik tumpu (satuannya meter ) 20. 2. Bidang MiringBidang miring memiliki keuntungan, yaitu kita dapatmemindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gayayang lebih kecil. Namun demikian, bidang miring juga memilikikelemahan, yaitu jarak yang di tempuh untuk memindahkanbenda menjadi lebih jauh. Contohnya kampak, pisau, pahat,obeng, dan sekrup. Keuntungan mekanis bidang miring adalah perbandingan panjang (s) dan tinggi bidang miring (h). Km = w/F = s/h 21. 3. KatrolKatrol berfungsi untuk membelokkan gaya sehingga beratbeban tetap sama dengan gaya kuasanya tetapi dapatdilakukan dengan mudah. A. Katrol Tunggal Tetap == Keuntungan mekanisnya 1 B. Katrol tunggal Bergerak == Keuntungan mekanisnya 2 C. Katrol Takal == Keuntungan mekanisnya Keuntungan mekanis dari katrol majemuk bergantung pada banyaknya tali yang dipergunakan untuk mengangkat beban. 22. 4. Roda BerporosRoda berporos merupakan roda yang di dihubungkandengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama. Roda berporos merupakan salah satu jenispesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, rodakendaraan bermotor, dan gerinda. 23. Tekanan HidrostatisTekanan hidrostatis adalah tekanan yang diberikan oleh gaya beratzat cair itu sendiri pada suatu luas bidang tekan. Dengan asumsibahwa zat cair dalam bentuk lapisan-lapisan sesuai dengan tingkatkedalaman yang terukur dari permukaan zat cair. Maka tekananhidrostatis zat cair adalah sama besar untuk setiap bagian zat cairyang memiliki kedalaman yang sama. 24. Hukum ArchimedesHukum Archimedes yang berbunyi jika benda dimasukkanke dalam cairan, baik sebagian atau seluruhnya, akanmendapatkan gaya ke atas sebesar berat cairan yangdipindahkan benda itu. Misalnya air mempunyai volumetertentu, jika sebuah benda dimasukkan ke dalam airtersebut, maka permukaan air akan terdesak atau naik.Dengan kata lain, berat benda seolah-olah menjadi lebihringan. Hal ini karena adanya gaya ke atas yang seringdisebut gaya Archimedes. F apung/F ke atas = berat di udara berat dalam zat cairFa = W di udara W dalam zat cair 25. mengapung = massa jenis benda < massa jenis zat cairmelayang= massa jenis benda = massa jenis zat cairtenggelam = massa jenis benda > massa jenis zat cair 26. Getaran dan GelombangGetaran : Gerak bolak balik di sekitar titik setimbang yang periodikGelombang : Getaran yang merambat Gelomban gMekanik Elektromagnetik Tipe Gelombang TransversalLongitudinal 27. Karakter Fisik yang menjadi cirigelombang : Panjang Gelombang ( ) Frekwensi (f ) Cepatrambat Gelombang (v)Panjang Gelombang : Jarak minimum antara dua titikp