latar belakang dibutuhkan jaringan jaringan...

of 18/18
1 2013 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Diat Nurhidayat, M.TI “Jaringan Komputer” Mata Kuliah Praktek Komputer PTIK – Universitas Negeri Jakarta 2013 Apa Itu Jaringan Komputer ? Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, penggunaan perangkat keras secara bersama (interkoneksi sejumlah komputer). Jaringan komputer merupakan kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ Latar Belakang Dibutuhkan Jaringan Kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat. Penggabungan antara teknologi komputer sebagai pengolah data dengan teknologi komunikasi. Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

Post on 14-Aug-2019

226 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    2013

    Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

    Diat Nurhidayat, M.TI

    “Jaringan Komputer” Mata Kuliah Praktek Komputer

    PTIK – Universitas Negeri Jakarta 2013

    Apa Itu Jaringan Komputer ?

    Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, penggunaan perangkat keras secara bersama (interkoneksi sejumlah komputer).

    Jaringan komputer merupakan kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan

    Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Latar Belakang Dibutuhkan Jaringan

    Kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat.

    Penggabungan antara teknologi komputer sebagai pengolah data dengan teknologi komunikasi.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 2

    ANDA PILIH YANG MANA ????

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Manfaat Jaringan Komputer

    Jaringan Untuk Perusahaan Atau Organisasi

    Jaringan Untuk Umum

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Kenapa Jaringan Komputer diperlukan ?

    Reabilitas Tinggi Resource Sharing Resource Management Controlling and Managing Lebih ekonomis Skalabilitas Media Komunikasi

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Resource Sharing

    Bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 3

    Resource Management

    Hal ini bertujuan agar sumber daya yang ada di suatu organisasi bisa di kontrol penggunaannya.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Controlling dan Management

    Dengan adanya jaringan, lalu lintas data dan juga hak akses untuk mengakses suatu jaringan dan sumber daya dapat di kontrol dengan baik.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Reabilitas Tinggi

    Adanya sumber-sumber alternatif pengganti jika terjadi masalah pada salah satu perangkat dalam jaringan.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Skalabilitas

    Kemampuan untuk meningkatkan kinerja sistem secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya menambah sejumlah prosesor.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 4

    Lebih Ekonomis

    Karena dengan pemanfaatan jaringan dengan baik, segi efisiensi sumber daya bisa maksimal

    Penggunaan Printer secara bersama-sama

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    MEDIA KOMUNIKASI

    Memudahkan komunikasi dalam proses bisnisnya.

    Contohnya VOIP, E-Mail, Teleconfrence, dsb

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Jaringan Untuk Umum

    Akses ke informasi yang berada di tempat jauh.

    Komunikasi ke orang-orang

    Hiburan interaktif

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Keuntungan Mengadopsi Jaringan

    Dapat saling berbagi (Sharing) penggunaan peralatan yang ada

    Dapat saling berbagi (Sharing) penggunaan file atau data

    Aplikasi dapat dipakai bersama-sama (multiuser)

    Pengaturan Hak akses Ke Jaringan Oleh Administrator

    Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data data secara terpusat

    Sistem backup yang mudah

    Data yang selalu up to date

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 5

    Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Transmisi

    Broadcast

    Point to Point

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Broadcast

    Jaringan broadcast memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan tersebut.

    Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    POINT to POINT

    Terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin.

    Untuk pergi dari sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.

    Seringkali harus melalui banyak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Geografis

    Local Area Network (LAN) (10m – 1 km)

    Metropolitan Area Network (MAN) (10 km)

    Wide Area Network (WAN) (100 – 1000 km)

    Jaringan Tanpa Kabel

    Internetwork (10.000 Km)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 6

    Local Area Network

    Ukuran: LAN mempunyai keterbatasan ukuran

    Teknologi transmisi: LAN tradisional mempunyai kecepatan mulai 1 sampai 100 Mbps. LAN modern mempunyai kecepatan sampai ratusan Mbps

    Topologi:

    Bus/Linear, mekanisme yang digunakan untuk mengatur

    pengiriman pesan disebut IEEE 802.3 atau Ethernet.

    Ring IEEE 802.5 (token ring IBM)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Metropolitan Area Network

    Seperti LAN, cuma ukurannya lebih besar

    Biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan

    Lingkungan dalam 1 kota

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Wide Area Network

    Lingkungan dalam negara atau benua

    Host dihubungkan dengan sebuah subnet

    Tugas subnet: pembawa pesan dari satu host ke host lainnya

    Komponen subnet: kabel transmisi dan element switching

    Element Switching sering juga disebut sebagai:

    • Packet switching node

    • Intermediate system

    • Data switching exchange

    • Router

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Jaringan Nirkabel

    Manfaatnya: kantor portable, armada truk, taksi, bis, kepentingan militer di medan perang.

    Kelemahannya: lambat daripada kabel (umumnya 54 Mbps), laju kesalahan lebih besar, transimisi yang berbeda dapat mengganggu.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 7

    Perangkat Keras Jaringan

    Kabel

    Ethernet Card

    Hub & Switch

    Repeater

    Bridge

    Router

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    KABEL

    Ada beberapa jenis kabel yang banyak

    digunakan dan menjadi standart dalam penggunaannya untuk komunikasi data dalam jaringan komputer.

    Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasi yang berbeda.

    Ada 3 jenis kabel yang secara umum sering dipakai, yaitu : Coaxial

    Twisted pair

    Fiber Optic

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Coaxial

    Thick Coaxial Diameter rata-rata 12 mm

    Disebut standart ethernet/thick ethernet/yellow cable

    Thin Coaxial Diameter rata-rata 5 mm warna hitam

    Banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transciever yang tidak memerlukan output daya yang besar.

    Setiap perangkat dihubungkan dengan BNC (Bayonet-Neill-aConcelmn) T Connector.

    Disebut Thin ethernet/Thin Net.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Thick Coaxial

    Spesifikasi jaringan : Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator

    50 Ohm 1 watt. Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung

    atau berupa populated segments. Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar

    tambahan. Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat

    jaringan, termasuk repeaters. Max panjang kabel per segment adalah 1640 feet

    (± 500 meter) Max jarak antar segment adalah 4920 feet (±

    1500 meter) Setiap segment harus diberi ground. Jarak Max antara tap atau pencabangan dari kabel

    utama ke perangkat adalah 16 feet (± 5 meter) Jarak Min antar tap adalah 8 feet (± 2,5 meter)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 8

    Thin Coaxial

    Setiap ujung diberi terminator 50 Ohm. Maksimum 3 segment terhubung satu sama lain (populated

    segments). Kartu jaringan cukup menggunakan transciever yang

    onboard, tidak perlu tambahan transciever, kecuali untuk repeater.

    Setiap segment maksimum berisi 30 perangkat jaringan. Max panjang kabel adalah 606.8 feet (± 185 meter) Max panjang kabel antar segment adalah 1818 feet (± 555

    meter) Setiap segment harus diberi ground. Panjang min antar T Connection adalah 1,5 feet (± 0,5

    meter)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Twisted Pair Cable

    UTP (Unshielded Twisted Pair) STP (Shielded Twisted Pair) Terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilin Dari 8 buah kabel yang ada, hanya 4

    buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data.

    Perangkat lain yang berkenaan dengan penggunaan kabel jenis ini adalah konektor RJ-45 dan hub/Switch.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Twisted Pair Cable

    Ada dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan, ditambah satu jenis pemasangan khusus untuk cisco router, yaitu :

    Straight Through Cable

    Cross Over Cable

    Roll Over Cable

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Straight Through Cable

    Digunakan untuk menghubungkan beberapa unit komputer melalui perantara HUB/Switch, yang berfungsi sebagai konsetrator maupun repeater.

    1

    8

    1

    8

    1. Putih Orange

    2. Orange

    3. Putih Hijau

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Hijau

    7. Putih Coklat

    8. Coklat

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 9

    Straight Through Cable

    Penggunaan kabel UTP model Straight Through pada jaringan lokal biasanya akan membentuk topologi star atau tree dengan hub/switch sebagai pusatnya.

    Penggunaan Hub/Switch harus sesuai dengan kecepatan dari NIC. Karena perbedaan kecepatan pada NIC & Hub/Switch berarti kedua perangkat tersebut tidak dapat berkomunikasi secara maksimal.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Cross Over Cable

    Berbeda dengan Straight through, Penggunaan cross cable ini digunakan untuk berkomunikasi antar komputer (tanpa HUB), atau dapat juga digunakan untuk meng-cascade HUB jika diperlukan.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Cross Over Cable

    1

    8

    1

    8

    1. Putih Orange

    2. Orange

    3. Putih Hijau

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Hijau

    7. Putih Coklat

    8. Coklat

    1. Putih Hijau

    2. Hijau

    3. Putih Orange

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Orange

    7. Putih Coklat

    8. Coklat

    TX+

    TX-

    RX+

    RX-

    TX+

    TX-

    RX+

    RX-

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Roll Over Cable

    Digunakan untuk menghubungkan sebuah terminal dan modem ke Cisco Router seri 2500 Access Server

    1. Putih Orange

    2. Orange

    3. Putih Hijau

    4. Biru

    5. Putih Biru

    6. Hijau

    7. Putih Coklat

    8. Coklat

    1

    8

    8

    1

    1. Coklat

    2. Putih Coklat

    3. Hijau

    4. Putih Biru

    5. Biru

    6. Putih Hijau

    7. Orange

    8. Putih Orange

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 10

    Fiber Optic Cable

    Kabel yang memiliki inti serat kaca sebagai saluran untuk menyalurkan sinyal antar terminal sering dipakai sebagai saluran BACKBONE karena kehandalannya yang tinggi dibandingkan dengan coaxial cable atau kabel UTP. Kabel ini tidak terpengaruh oleh cuaca dan panas.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Ethernet Card

    Cara kerja Ethernet Card berdasarkan broadcast network, dimana setiap node dalam suatu jaringan menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh suatu node yang lain.

    Setiap Ethernet mempunyai alamat sepanjang 48 bit yang dikenal sebagai Ethernet address (MAC Address).

    Alamat tersebut telah ditanam ke dalam setiap rangkaian kartu jaringan (NIC) yang dikenali sebagai Media Access Control (MAC) atau lebih dikenal dengan hardware istilah hardware address. 24 bit atau 3 byte awal merupakan kode yang telah ditentukan oleh IEEE.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    HUB dan Switch

    Hub & Switch biasanya disebut konsentrator. Sebuah konsentrator adalah sebuah perangkat yang

    menyatukan kabel-kabel network dari setiap workstation, server atau perangkat lain.

    Dalam topologi star, kabel UTP datang dari sebuah workstation masuk ke dalam hub atau switch.

    Menggunakan konektor RJ-45 Beberapa jenis hub dapat dipasang bertingkat (stackable)

    hingga 4 susun, dan biasanya memiliki lubang sebanyak 4, 8, 16 dan 24 bh.

    Switch merupakan konsentrator yang memiliki kemampuan manajemen trafic data lebih baik dari pada Hub.

    Jenis Switch manageable, selain dapat mengatur traffic data juga dapat diberi IP address.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    REPEATER

    Fungsi Utama adalah memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain.

    Dengan cara ini jarak kabel dapat diperjauh.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 11

    Bridge

    Fungsinya sama dengan repeater, tetapi lebih fleksibel dan lebih cerdas daripada repeater.

    Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda.

    Bridge mampu memisahkan sebagaian dari trafic karena mengimplementasikan mekanisme frame filtering.

    Mekanisme ini umumnya sebagai store and forward. Bridge dapat digunakan untuk mengkoneksikan network

    yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

    Bridge dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Router

    Router mampu mengirimkan data/ informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang berbeda.

    Router hampir sama seperti bridge, tapi tidak sepintar dan fleksibel bridge.

    Router akan mencari jalur terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

    Router mengetahui alamat masing-masing komputer di lingkungan jaringan lokal, alamat bridges dan router lainnya.

    Router dapat mengetahui keseluruhan jaringan dengan melihat sisi mana yang paling sibuk dan bisa menarik data dari sisi yang sibuk sampai sisi tersebut bersih.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Router

    Dapat menerjemahkan informasi dari LAN dan INTERNET.

    Mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet.

    Mengatur jalur sinyal secara efisien dan dapat mengatur data yang mengalir di antara dua buah protokol.

    Dapat mengatur aliran data di antara topologi jaringan linear bus dan star.

    Dapat mengatur aliran data melewati kabel fiber optic, kabel coaxial dan kabel UTP

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    TOPOLOGI JARINGAN

    Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut ini adalah beberapa topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu: Topologi Star Topologi Hierarchical/Tree Topologi Bus Topologi Ring Topologi Daisy Chain (Linear) Topologi Mesh dan Full Connected

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 12

    TOPOLOGI STAR

    Switch

    Karakteristik dari topologi ini adalah node berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node (Hub/Switch), Traffic data mengalir dari node ke central node dan diteruskan ke node tujuan. Jika salah satu segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan terputus.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Topologi Star

    Keuntungan : Akses ke Station lain

    cepat. Dapat menerima

    workstation baru selama port di central node masih tersedia.

    Hub/Switch bertindak sebagai konsentrator

    Hub/Switch dapat disusun seri untuk menambah jumlah station yang terkoneksi di jaringan.

    User dapat lebih banyak dibanding topologi bus maupun ring

    Kerugian :

    Bila traffic data cukup tinggi dan terjadi collision, maka semua komunikasi akan ditunda, dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara random, apabila hub/switch mendeteksi tidak ada jalur yang sedang tidak dipergunakan oleh node lain.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Topologi Hierarkis/Tree

    Switch

    Switch

    Switch

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Topologi Hierarkis/Tree

    Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan yang sama. Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi menguasai stasiun di bawahnya, sehingga jaringan sangat tergantung ada stasiun yang kedudukannya lebih tinggi dan kedudukan stasiun yang sama, disebut peer topology.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 13

    Topologi Bus

    Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana disepanjang kabel dipasang node-node. Signal dalam kabel dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah collision terjadi.

    Keuntungan : Murah, karena tidak memakai banyak media dan kabel yang dipakai banyak

    tersedia dipasaran. Setiap komputer dapat saling berhubungan dengan langsung.

    Kerugian : Sering terjadi hang/crass talk, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai jalur di waktu yang sama , harus bergantian atau ditambah relay.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    TOPOLOGI RING

    Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data sangat cepat.

    Semua komputer saling tersambung membentuk lingkaran. Data yang dikirim diberi address tujuan sehingga dapat menuju komputer yang dituju.

    Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai:

    Listen State

    Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu

    Transmit State

    Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan, menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan kembali.

    Bypass State

    Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif.

    Keuntungan :

    • Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih terhubung.

    • Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil

    Kerugian :

    • Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Topologi Daisy-Chain (linear)

    Topologi ini merupakan peralihan dari topologi Bus dan topologi ring, di mana tiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui segmen kabel, tetapi segmen membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Antar komputer seperti terhubung seri.

    Keuntungan :

    Instalasi dan pemeliharaannya murah.

    Kerugian :

    Kurang handal (tidak sesuai dengan kemajuan jaman)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Topologi Mesh dan Full Connected

    Topologi ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1.

    Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

    Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

    Topologi ini merupakan teknologi khusus yang tidak dapat dibuat dengan pengkabelan, karena sistem yang rumit. Namun dengan teknologi wireless, topologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 14

    Prinsip Komunikasi Data (7 OSI LAYER)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    TCP/IP MODEL

    Application Layer

    Transport

    Layer

    Internet Layer

    Network Access

    Layer

    • Aplikasi yang berinteraksi langsung dengan

    “user”

    • Data dikirimkan dengan format “tertentu” ke

    Transport Layer

    • contoh : telnet, ftp, smtp

    • Menangani pengiriman ke “host” tujuan

    • Dua protokol terpenting di layer ini adalah

    – TCP, connection oriented

    – UDP, connectionless

    • Menangani routing datagram ke tujuan

    • Melakukan Fragmentasi dan Defragmentasi

    • Protokol terpenting, Internet Protocol (IP) dan

    Internet Control Message Protocol (ICMP)

    • Menangani hubungan ke NIC

    • Menentukan besar paket

    • Konversi IP ke alamat mesin

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Apa yang dimaksud dengan TCP/IP ?

    Adalah suatu kumpulan protokol jaringan dan layanannya

    Transmission Control Protocol (TCP) menangani pengiriman message ukuran sembarang yang handal dan juga mendefinisikan suatu mekanisme pengiriman yang robust dari semua jenis data pada suatu jaringan

    Sedangkan Internet Protocol (IP) mengatur routing dari pentransmisian melewati jaringan antara pengirim dan penerima, termasuk juga isu yang terkait dengan pengalamatan jaringan dan komputer.

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Sistem Pengalamatan Jaringan dengan TCP/IP Address

    IP address terdiri atas 32 bit angka biner

    Empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik (192.168.0.1)

    IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID (alamat jaringan komputer) dan host ID (alamat komputer atau device)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 15

    IP address

    Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut :

    IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama.

    Desimal

    Biner

    167 205 9 35

    10100111 11001101 00001001 00100011

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Kelas Jaringan

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Netid dan Hostid

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    IP Address

    Mengartikan suatu Address

    26 104 0 19

    128 66 12 1

    192 178 16 1

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 16

    Mengartikan suatu Address

    26 104 0 19

    128 66

    192 178 16 1

    Host 104.0.19 dari

    network 26

    (Klas A)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Mengartikan suatu Address

    26 104 0 19

    128 66 12 1

    192 178 Host 12.1 dari

    network 128.66

    (Klas B)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Mengartikan suatu Address

    26 104 0 19

    128 66

    192 178 16 1

    Host 1 dari

    network 192.178.16

    (Klas C)

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Prosedur Tes Koneksi

    Siapkan PC/Laptop untuk proses tes koneksi.

    Sambungkan kabel UTP ke port Ethernet Router.

    Konfigurasi alamat IP PC/Laptop dengan spesifikasi:

    Lihat label stiker info alamat LAN IP di Atas Router (118.x.x.x/29).

    Isi IP Address dengan 118.x.x.82 jika pada label di router tertulis 118.x.x.81/29)

    Subnet Mask = 255.255.255.248

    Isi Default Gateway = 202.134.0.155

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

  • 17

    Contoh Setting Konfigurasi PC/Laptop

    pada OS Windows

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Testing Koneksi Pada OS Windows

    Lakukan testing “ping” dan “traceroute”, sbb: Buka aplikasi command. Klik Start > Run dan ketik cmd.

    Ketik perintah ping www.unj.ac.id dan tekan tombol enter. Lihat tampilan keluaran yang didapatkan Reply Form … Maka tes koneksi berhasil.

    Ketik perintah tracert www.unj.ac.id dan tunggu hingga selesai.

    Capture keluaran tersebut dengan cara menekan tombol Alt+PrtScr, dan buka MS Word lakukan perintah Paste. Print hasil tersebut sebagai bukti siap operasi.

    Lakukan koneksi browsing ke:

    Buka aplikasi Internet Explore dan ketik alamat

    http://www.unj.ac.id

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Hasil Koneksi Jaringan Yang Sukses

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    Tes Koneksi Jaringan LAN

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    http://www.ban-sm.or.id/http://www.unj.ac.id/http://www.unj.ac.id/http://www.unj.ac.id/http://www.ban-sm.or.idhttp://www.ban-sm.or.idhttp://www.ban-sm.or.idhttp://www.ban-sm.or.idhttp://www.ban-sm.or.idhttp://www.ban-sm.or.id

  • 18

    Hasil Koneksi Jaringan Yang Gagal

    Diat Nurhidayat, M.TI --- PTIK-UNJ

    [email protected] diatnurhidayat.wordpress.com

    mailto:[email protected]