kerangka kerja safeguard lingkungan dan sosial - indonesian.pdf · kerangka kerja safeguard...

Download KERANGKA KERJA SAFEGUARD LINGKUNGAN DAN SOSIAL - INDONESIAN.pdf · kerangka kerja safeguard lingkungan…

Post on 04-Mar-2019

221 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KERANGKA KERJA SAFEGUARD

LINGKUNGAN DAN SOSIAL(ESSF)

PROGRAM REHABILITASI DAN PENGELOLAAN

TERUMBU KARANG

CORAL TRIANGLE INITIATIVE

(COREMAP - CTI)

Fase Restrukturisasi

5 Juni 2017

KERANGKA KERJA SAFEGUARD

LINGKUNGAN DAN SOSIAL

(ESSF)

PROGRAM REHABILITASI DAN PENGELOLAAN

TERUMBU KARANG

CORAL TRIANGLE INITIATIVE

(COREMAP - CTI)

Fase Restrukturisasi

5 Juni 2017

Tim Penyusun

Priti Swasti

Irfan Kampono

Endang Mardiana

M. Afandi Juluhun

Editor

Susetiono

KERANGKA KERJA SAFEGUARD

LINGKUNGAN DAN SOSIAL

(ESSF)

PROGRAM REHABILITASI DAN PENGELOLAAN

TERUMBU KARANG

CORAL TRIANGLE INITIATIVE

(COREMAP - CTI)

Fase Restrukturisasi

5 Juni 2017

Tim Penyusun

Priti Swasti

Irfan Kampono

Endang Mardiana

M. Afandi Juluhun

Editor

Susetiono

Daar singkatan:AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment)ADB Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) BNSP Badan Nasional Serfikasi Profesi (Naonal Agency for Professional Cerficaon)BPN Badan Nasional Pertanahan (Naonal Land Agency)CCRES Capturing Coral Reef and Related Ecosystems ProjectCOREMAP-CTI Coral Reef Rehabilitaon and Management Program Coral Triangle IniaveCRITC Coral Reef Informaon and Training CenterDIPA Daar Isian Pelaksanaan Anggaran (Budget Implementaon List)EA Environmental Assessment EIA Environmental Impact Assessment EMF Environmental Management Framework EMP Environmental Management PlanESSF The Environmental and Social Safeguard Framework GEF Global Environmental FundGOI the Government of Indonesia IP Indigenous PeoplesIPAL Instalasi Pengolahan Air Limbah (Waste Water Treatment Plant)IPLT Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (Sewerage Treatment Plant)IPPF Indigenous Peoples Planning Framework KEPDIRJEN Keputusan Direktorat Jendral (Directorate General Decree)KEPMEN Keputusan Menteri (Ministry Decree)LARAP Land Acquision and Reselement Acon PlanLARPF Land Acquision and Reselement Policy Framework LH Lingkungan Hidup (Environment)LIPI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Indonesian Instute of Sciences)LSP Lembaga Serfikasi Profesi (Professional Cerficaon Agency)MarBEST Regional Training and Research Centre on Marine Biodiversity and Ecosystem HealthMCA Marine Conservaon AreaMCS Monitoring, Control and SurveillanceMMAF Ministry of Marine Affairs and Fisheries (Kemeterian Kelautan dan Perikanan)MONEV Monitoring and Evaluaon NGO Non Governmental OrganizaonNH Natural HabitatsOP Operaonal Policies PAP Project-Affected Persons PERMEN Peraturan Menteri (Ministry Regulaon)PERPRES Peraturan Presiden (Presidenal Decree)PIU Project Implemenng Unit PMU Project Management UnitPP Peraturan Pemerintah (Government Regulaon)PRA Parcipatory Rural AppraisalRP Restructuring PaperSA Social AssessmentSAP Suaka Alam Perairan (Marine Nature Reserve)SPPL Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (Statement Leer of Ability in Environmental Management and Monitoring)TF Task Force TNP Taman Nasional Perairan (Marine Naonal Park)TWP Taman Wisata Perairan (Marine Tourism Park)UKL/UPL Upaya Pengelolaan Lingkungan/Upaya Pemantauan Lingkungan (Environmental Management Plan)UU Undang-undang (Law)WB the World Bank

RINGKASAN EKSEKUTIF

1. Pendahuluan

Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang - Coral Triangle Iniave (COREMAP - CTI), yang diprakarsai oleh Pemerintah Indonesia (yaitu pada awalnya oleh Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (Dirjen KP3K-KKP) dan mendapatkan pendanaan dari Bank Dunia (WB), merupakan kelanjutan dari COREMAP Fase-2. Belakangan COREMAP - CTI mengalami restrukturisasi yang melipu penyederhanaan dan perampingan kegiatan seiring dengan pengunduran diri KKP sebagai Lembaga Pelaksana (Execung Agency). Dalam restrukturisasi ini peran Execung Agency berpindah ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dimana LIPI dianggap mampu melaksakannya sampai pada akhir proyek, sebagai respons dari pengunduran diri KKP.

Restrukturisasi COREMAP-CTI bertujuan untuk penguatan kapasitas lembaga dalam melakukan melakukan pemantauan dan penelian ekosistem pesisir guna menghasilkan informasi terkait dengan pengelolaan sumberdaya yang berdasarkan kondisi riil. Restrukturisasi proyek ini bertujuan untuk mengurangi risiko potensial yang mbul pada lingkungan dan sosial keka pelaksanaannya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat empat komponen proyek yang baru, yaitu:1). Penguatan Kelembagaan dalam Pemantauan Ekosistem Pesisir;2). Dukungan untuk Riset Ekosistem Pesisir Berbasis Kebutuhan Stakeholder;3). Penguatan Sistem Kelembagaan untuk Pemantauan dan Penelian Ekosistem

Pesisir; dan4). Pengelolaan Proyek.

Kerangka Kerja Safeguard Lingkungan dan Sosial (The Environmental and Social Safeguard Framework - ESSF) telah disiapkan merupakan prosedur yang diperlukan oleh COREMAP - CTI guna meminimalkan sekecil mungkin dampak lingkungan dan sosial yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan proyek dan subproyeknya.

ESSF ini mencakup semua kegiatan yang telah dituangkan dalam restrukturisasi, termasuk 11 lokasi di Indonesia bagian barat yang semula merupakan lokasi COREMAP - CTI ADB, seper telah diketahui bahwa LIPI telah melakukan kegiatan pemantauan serupa di bawah proyek COREMAP - CTI WB. LIPI pernah menjadi pelaksana proyek tersebut dan telah terbiasa dengan kebijakan dan persyaratan pengamanan (safeguard) terhadap proyek dari Bank Dunia.

1 2

Daar singkatan:AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment)ADB Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) BNSP Badan Nasional Serfikasi Profesi (Naonal Agency for Professional Cerficaon)BPN Badan Nasional Pertanahan (Naonal Land Agency)CCRES Capturing Coral Reef and Related Ecosystems ProjectCOREMAP-CTI Coral Reef Rehabilitaon and Management Program Coral Triangle IniaveCRITC Coral Reef Informaon and Training CenterDIPA Daar Isian Pelaksanaan Anggaran (Budget Implementaon List)EA Environmental Assessment EIA Environmental Impact Assessment EMF Environmental Management Framework EMP Environmental Management PlanESSF The Environmental and Social Safeguard Framework GEF Global Environmental FundGOI the Government of Indonesia IP Indigenous PeoplesIPAL Instalasi Pengolahan Air Limbah (Waste Water Treatment Plant)IPLT Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (Sewerage Treatment Plant)IPPF Indigenous Peoples Planning Framework KEPDIRJEN Keputusan Direktorat Jendral (Directorate General Decree)KEPMEN Keputusan Menteri (Ministry Decree)LARAP Land Acquision and Reselement Acon PlanLARPF Land Acquision and Reselement Policy Framework LH Lingkungan Hidup (Environment)LIPI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Indonesian Instute of Sciences)LSP Lembaga Serfikasi Profesi (Professional Cerficaon Agency)MarBEST Regional Training and Research Centre on Marine Biodiversity and Ecosystem HealthMCA Marine Conservaon AreaMCS Monitoring, Control and SurveillanceMMAF Ministry of Marine Affairs and Fisheries (Kemeterian Kelautan dan Perikanan)MONEV Monitoring and Evaluaon NGO Non Governmental OrganizaonNH Natural HabitatsOP Operaonal Policies PAP Project-Affected Persons PERMEN Peraturan Menteri (Ministry Regulaon)PERPRES Peraturan Presiden (Presidenal Decree)PIU Project Implemenng Unit PMU Project Management UnitPP Peraturan Pemerintah (Government Regulaon)PRA Parcipatory Rural AppraisalRP Restructuring PaperSA Social AssessmentSAP Suaka Alam Perairan (Marine Nature Reserve)SPPL Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (Statement Leer of Ability in Environmental Management and Monitoring)TF Task Force TNP Taman Nasional Perairan (Marine Naonal Park)TWP Taman Wisata Perairan (Marine Tourism Park)UKL/UPL Upaya Pengelolaan Lingkungan/Upaya Pemantauan Lingkungan (Environmental Management Plan)UU Undang-undang (Law)WB the World Bank

RINGKASAN EKSEKUTIF

1. Pendahuluan

Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang - Coral Triangle Iniave (COREMAP - CTI), yang diprakarsai oleh Pemerintah Indonesia (yaitu pada awalnya oleh Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (Dirjen KP3K-KKP) dan mendapatkan pendanaan dari Bank Dunia (WB), merupakan kelanjutan dari COREMAP Fase-2. Belakangan COREMAP - CTI mengalami restrukturisasi yang melipu penyederhanaan dan perampingan kegiatan seiring dengan pengunduran diri KKP sebagai Lembaga Pelaksana (Execung Agency). Dalam restrukturisasi ini peran Execung Agency berpindah ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dimana LIPI dianggap mampu melaksakannya sampai pada akhir proyek, sebagai respons dari pengunduran diri KKP.

Restrukturisasi COREMAP-CTI bertujuan untuk penguatan kapasitas lembaga dalam melakukan melakukan pemantauan dan penelian ekosistem pesisir guna menghasilkan informasi terkait dengan pengelolaan sumberdaya yang berdasarkan kondisi riil. Restrukturisasi proyek ini bertujuan untuk mengurangi risiko potensial yang mbul pada lingkungan dan sosial keka pelaksanaannya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat empat komponen proyek yang baru, yaitu:1). Penguatan Kelembagaan dalam Pemantauan Ekosistem Pesisir;2). Dukungan untuk Riset Ekosistem Pesisir Berbasis Kebutuhan Stakeholder;3). Penguatan Sistem Kelembagaan untuk Pemantauan dan Penelian Ekosistem

Pesisir; dan4). Pengelolaan Proyek.

Kerangka Kerja Safeguard Lingkungan dan Sosial (The Environmental and Social Safeguard Framework - ESSF) telah disiapkan merupakan prosedur yang diperlukan oleh COREMAP - CTI g

Recommended

View more >