dasar perilaku organisasi

Post on 01-Dec-2014

2.921 Views

Category:

Documents

9 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

dasar dasar perilaku organisasi,

TRANSCRIPT

DASAR PERILAKU

ORGANISASIAnggota Kelompok :Cipta Ajeng Pratiwi 1211011034Elsa Aristianti 1211011054Novita Liana Sari 1211011118Rama Agustina 1211011128Umi Restu Suci Nyai Putri 1211011152

S1 Manajemen Genap

MANAJER adalah individu yang mencapai tujuan melalui orang lain.

ORGANISASI adalah sebuah unit sosial yang dikordinasi secara sadar, terdiri atas dua orang atau lebih, dan berfungsi dalam suatu dasar yang relatif terus menerus guna mencapai satu atau serangkaian tujuan bersama.

Apakah Perilaku

Organisasi Itu?

PERENCANAAN (planning)adalah proses yang meliputi pendefinisian tujuan suatu organisasi, penentuan strategi keseluruhan untuk mencapai tujuan tersebut, dan pengembangan serangkaian rencana komprehensif untuk menggabung dan mengordinasi berbagai aktivitas.

PENGENDALIAN (controling)adalah memantau apakah aktivitas tersebut telah diselesaikan seperti yang telah direncanakan dan membetulkan penyimpangan – penyimpangan yang signifikan

Fungsi Manajemen

PENGORGANISASIAN (organization)adalah proses yang meliputi penentuan tugas yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakan tugas tersebut, bagaimana tugas tersebut dikelompokan , siapa melapor kepada siapa, dan dimana keputusan – keputusan dibuat

KEPEMIMPINAN (leading)adalah proses yang mencakup pemberian motivasi karyawan, pengaturan orang, pemilihan saluran komunikasi yang paling efektif, dan penyelesaian konflik

Fungsi Manajemen

PERAN ANTAR PERSONAL adalah tugas yang dilakukan manajer secara seremonial dan bersifat simbolis, yang terdiri dari peran:

TOKOH UTAMA : Pemimpin simbolis diwajibkan melakukan sejumlah

tugas rutin dari sebuah lembaga hukum atau sosial.

KEPEMIMPINAN : Bertanggungjawab memotivasi dan mengarahkan karyawan.

PENGHUBUNG : Mempertahankan jaringan koneksi luar yang memberikan pertolongan dan informasi.

Peran Manajemen (Mintzberg)

PERAN INFORMASIadalah mengumpulkan informasi dari organisasi organisasi dan institusi luar, yang terdiri dari peran:

PEMANTAU : menerima berbagai informasi, bertindak sebagai pusat saraf informasi internal dan external organisasi.

PENYEBAR : meneruskan informasi yang diterima dari orang luar atau karyawan lain kepada anggota organisasi.

JURU BICARA : meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijaksanaan, tindakan, dan hasil organisasi, bertindak sebagai ahli dalam industri organisasi.

Peran Manajemen (Mintzberg)

Peran Pengambilan Keputusan terdiri dari peran:

Kewirausahaan yaitu mencari peluang dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai proyek – proyek untuk membuat perubahan.

Penyelesaian Masalah yaitu bertanggungjawab atsa tindakan korektif ketika organisasi menghadapi gangguan penting yang tidak terduga.

Pengalokasian Sumber Daya yaitu membuat atau meyetujui keputusa – keputusan organisasi yang signifikan.

Negoisator yaitu bertannggungjawab mewakili organisasi dalam negoisasi – negoisasi besar.

Peran Manajemen (Mintzberg)

Keahliaan Teknis (Technical Skill) adalah kemampuan menerapkan pengetahuan atau keahlian khusus.

Keahlian Personal (Human Skill) adalah kemampuan untuk bekerja sama, memahami, dan memotivasi orang lain, baik secara individual maupun dalam kelompok.

Keahlian Konseptual (Conceptual Skill) adalah kemampuan mental untuk menganalisis dan mendiagnosis situasi rumit.

Keahlian Manajemen

Para manajer terlibat dalam empat aktivitas manajerial yaitu:Manajemen Tradisional, Membuat keputusan, merencanakan, dan mengendalikan.

Komunikasi : Bertukar informasi rutin dan memproses pekerjaan tulis – menulis.Manajemen Sumber Daya Manusia : Memotivasi, mendisiplinkan, menangani konflik, menyusun kepegawaian, dan melatih.Pembangunan Jaringan : Bersosialisasi, terlibat dalam aktivitas politik, dan berinteraksi dengan individu – individu luar.

Aktivitas Manajerial Yang Sukses Versus Kegiatan Manajerial Yang Efektif

Perilaku Organisasi (Organization Behavior) adalah sebuah bidang studi yang menyelidiki pengaruh yang dimiliki oleh individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi, yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan semacam ini guna meningkatkan keefektifan suatu organisasi.

Memasuki Perilaku Organisasi

Studi Sistematis adalah memerhatikan hubungan – hubungan, perusahaan mengaitkan sebab dan akibat, dan mengambil kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.

Institusi adalah perasaaan instingtif yang tidak selalu didukung oleh penelitian

Melengkapi Institusi Dengan Studi Sistematis

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha mengukur, menjelaskan, dan terkadang mengubah perilaku manusia dan makhluk lain.

Psikologi sosial adalah bidang dalam psikologi yang memadukan konsep dari psikologi dan sosiologi serta berfokus pada pengaruh seseorang terhadap orang lainnya

Disilpin ilmu yang mendukung perilaku organisasi

Sosiologi adalah studi tentang manusia dalam kaitannya dengan lingkungan sosial dan kultur mereka.

Antropologiadalah studi kemasyarakatan untuk mempelajari manusia dan aktivitas-aktivitas mereka.

Disilpin ilmu yang mendukung perilaku organisasi

Variabel kontijensi adalah faktor-faktor situasional: variabel-variabel yang meninjau hubungan anatara dua variabel atau lebih.

Beberapa Hal Mutlak Dalam Perilaku Organisasi

1. Merespons GlobalisasiPenugasan luar negeri yang

meningkatBekerja dengan individu-individu

dari kultur berbedaMenanggulangi reaksi

antikapitalismeMemantau perpindahan pekerjaan ke

negara-negara yang mempunyai tenaga kerja

berbiaya rendahMengatur individu selama perang

melawan teror berlangsung

Tantangan Dan Peluang Untuk Perilaku Organisasi

2. Mengelola Keragaman Angkatan Kerja

Keragaman angkatan kerja Menerima keragamanperubahan

pada demografi Implikasi 3. Meningkatkan kualitas dan

produktivitas4. Merespons kurangnya tenaga kerja5. Meningkatan layanan pelanggan

Tantangan Dan Peluang Untuk Perilaku Organisasi

6. Meningkatkan keahlian personal7. Memberdayakan orang8. Menstimulasi inovasi dan perubahan 9. Mengatasi” kesementaraan “10. Bekerja dalam organisasi

berjaringan11. Membantu karyawan

menyeimbangkan konflik kehidupan-pekerjaan

12. Meningkatkan perilaku etis

Tantangan Dan Peluang Untuk Perilaku Organisasi

Tinjauan LuasModel adalah abstraksi kenyataan, gambaran sederhana dari beberapa fenomena kenyataan dunia.

Variabel Dependen adalah respon yang dipengaruhi oleh

variabel independenProduktivitas adalah ukuran kinerja

yang mencakup efektivitas dan efisiensi

Mengembangkan Model Perilaku Organisasi

efektivitas adalah pencapaian tujuan-tujuan.Efesiensi adalah rasio hasil efektif dengan masukan yang dibutuhkan untuk mencapainya.Mangkir adalah ketidakhadiran dikantor tanpa izin.Perputaran karyawan adalah pengunduran diri permanen secara sukarela maupun tidak sukarela dari suatu organisasi.Perilaku menyimpang ditempat kerja adalah perilaku sukarela yang melanggar norma-norma organisasi yang signifikan dan, dengan demikian, mengancam kesejahteraan atau anggota-anggotanya

Mengembangkan Model Perilaku Organisasi

Perilaku kewargaan organisasional adalah perilaku pilihan yang tidak menjadi bagian dari kewajiban kerja formal seorang karyawan, namun mendukung berfungsinya organisasi tersebut secara efektif.Kepuasan kerja adalah perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristik-karakteristiknya.

Variabel IndependenVariabel Tingkat Individual contohnya: persepsi, pembuatan keputusan individual, pembelajaran, dan motivasi.Variabel Tingkat Kelompok

contohnya : pola-pola komunikasi, kepemimpinan, kekuasaan dan politik, dan level-level konflik memengaruhi perilaku kelompokVariabel Tingkat Sistem Organisasi

contohnya : kultur internal organisasi, kebijaksanaan dan praktek sumber daya manusia organisasi.

top related