1. target : persentase penduduk yang mendapatkan akses air ...perumahan- triwulan... · ipal...

Download 1. Target : Persentase penduduk yang mendapatkan akses air ...perumahan- Triwulan... · IPAL KOMUNAL

Post on 02-Mar-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1. Target : Persentase penduduk yang mendapatkan akses air minum pada tribulan I adalah

85.48 %

Realisasi : 72.65 %

Capaian : 85 %

Analisa :

- Pada tahun 2017 Dinas Perumahan, Kawasan permukiman dan Cipta Karya

melaksanakan pembangunan air minum di 5 lokasi melalui sumber dana DAK, 21

lokasi melalui sumber dana APBD dan 19 lokasi melalui dana BK-APBD 1, Saat ini

untuk kegiatan air minum melalui dana APBD, APBD 1 maupun DAK sedang dalam

proses perencanaan.

- Permasalahan yang dihadapi :

a. luasnya lingkup wilayah dari sebaran lingkungan permukiman RT yang harus

dilakukan penilaian kondisi kualitas Prasarana Dasar Permukiman (PDP-nya);

b. banyaknya ragam jenis fisik untuk masing-masing PDP yang harus dinilai

kondisi dan kesesuaiannya dengan kebutuhan dari sebuah lingkungan

permukiman;

c. tingkat kebutuhan dan pemenuhan PDP yang berbeda untuk setiap lingkungan

permukiman;

d. kondisi kualitas PDP yang bisa berubah-ubah dalam masa penilaian serta;

e. belum optimalnya pendataan PDP yang melingkupi 33 kecamatan dikarenakan

keterbatasan anggaran.

- Solusi Permasalahan :

a. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya melalui Bidang

Permukiman berupaya untuk selalu mereview dan memperbaharui status dari

Database infrastruktur, yang mencakup database tentang kondisi kualitas PDP

lingkungan perumahan dari seluruh RT yang ada di wilayah Kabupaten Malang;

b. menyusun format baku survey guna pelaksanaan inventarisasi dan baku

klasifikasi penilaian kondisi kualitas PDP sebuah lingkungan permukiman yang

berkualitas berdasarkan obyek-obyek air bersih, saluran drainase, jalan

lingkungan permukiman dan sarana sanitasi/air limbah ; agar didapat kondisi

kualitas PDP lingkungan perumahan dari seluruh RT sebagai dasar penilaian

kinerja atas target IK-Sasaran;

c. database tersebut juga akan digunakan sebagai acuan program kerja di masa

depan yang lebih terarah, berhasilguna dan berdayaguna.

- Selanjutnya berikut adalah perhitungan persentase penduduk yang mendapatkan

akses air minum yang memadai pada tribulan I :

CKTR APBD I 1.550

APBD II

DAK AM

770

4.900

7.220 SR X 5 JIWA = 36.100 JIWA (1)

PDAM Desember2016

JUMLAH SR 98.447

Desember2015

JUMLAH SR 88.541

KINERJA PDAM 2016 9.906 SR X 5 JIWA = 49.530 JIWA (2)

KINERJA AM 2016 (3)= (1)+(2) 17.126 SR

KINERJA AIR MINUM 2016 PERPIPAAN

(1)+(2) 85.630 JIWA

Jumlah penduduk yang

tertangani s/d 2015

1.774.709 JIWA

Jumlah penduduk yang tertangani

PENDUDUK KAB. MALANG

Kinerja Air Bersih

1.860.339 JIWA

2.560.675 JIWA

72,65 %

2. Target : Persentase penduduk yang terlayani sarana pengelolaan air limbah pada tribulan I

adalah 80.23 %

Realisasi : 75.50%

Capaian : 94.50 %

Analisa :

- Untuk tahun 2017 Dinas Perumahan, Kawasan permukiman dan Cipta Karya

membangun 6 unit paket pembangunan MCK UMUM melaksanakan pembangunan

400 unit jamban keluarga melalui mekanisme belanja bantuan social serta

melaksanakan pembangunan IPAL KOMUNAL di 10 lokasi yang tersebar di

Kabupaten Malang. Adapun pembangunan IPAL KOMUNAL ini dilaksanakan dengan

mekanisme pemberdayaan masyarakat yakni semua tahapan kegiatan mulai dari

perencanaan sampai dengan pelaksanaan semua di kerjakan oleh masyarakat, dalam

hal ini oleh kelompok swadaya masyarakat.

- Permasalahan yang dihadapi : Pengelolaan Air Limbah domestic bersifat lintas

sektor. SKPD yang menangani air limbah selain di Dinas Perumahan, Kawasan

permukiman dan Cipta Karya adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Malang namun

sinergitas dan kolaborasi penanganan air limbah belum berjalan optimal.

- Solusi Permasalahan :untuk akurasi data pelayanan air limbah domestik di harapkan

optimalisasi Pokja AMPL Kabupaten malang selaku coordinator semua kegiatan air

minum dan penyehatan lingkungan sehingga kegiatan pengelolaan air limbah

domestic dapat terintegritas dengan baik melalui kerjasama antar SKPD.

- Selanjutnya berikut adalah perhitungan persentase penduduk yang mendapatkan

akses air limbah yang memadai pada tribulan I :

CKTR

2016 MCK 3 40 KK x 120 x 5 JIWA = 600

JAMBAN KEL 66 1 x 66 5 330

IPAL KOMUNAL 18 70 x 1.260 5 6.300

JUMLAH 1.446 7.230

Jumlah Penduduk Terlayani Air Limbah 2015

Jumlah Penduduk Terlayani Air Limbah 2016

1.926.080

1.933.310

Jumlah Penduduk Kab. Malang 2.560.675

Persentase Penduduk yang Terlayani 75,50 %

3. Target : Persentase ketersediaan rumah layak huni di Kabupaten Malang pada tribulan I

adalah 97,5 %

Realisasi : 97,5 %

Capaian : 100 %

Analisa : Untuk indicator kinerja peningkatan ketersediaan rumah layak huni, dapat dikatakan

mengalami keberhasilan dalam pencapaian target. Adapun hal hal utama yang

menjadi penyebab keberhasilan pencapaian target ketersediaan rumah layak huni

adalah :

a. Perbaikan rumah yang dilaksanakan masyarakat secara swadaya (faktor alami);

b. Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni melalui Bantuan Sosial

peningkatan kualitas RTLH menjadi layak huni, Fasilitasi Bantuan Stimulan

Perumahan Swadaya, peningkatan kualitas RTLH menjadi layak huni melalui

kegiatan Bina Desa.

No Kegiatan Target Peningkatan RLH

dengan Anggaran DPKPCK

2017 Triwulan I

1 DAK (Bantuan Sosial) peningkatan

kualitas RTLH menjadi layak huni

340 unit -

2 Fasilitasi Bantuan Stimulan

Perumahan Swadaya

506 unit -

3 peningkatan kualitas RTLH menjadi

layak huni melalui kegiatan Bina Desa

- 7 unit

c. Kegiatan sosialisasi rumah sehat;

d. Koordinasi yang baik dengan instansi pemerintah lainnya, terutama Kementrian

Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat yang telah memberikan Bantuan

Stimulan Perumahan Swadaya untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak

huni menjadi layak untuk masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Meskipun target ketersediaan rumah layak huni dapat tercapai, pengukuran kinerja

yang akurat didukung ketesediaan data,dilakukan pendataan perumahan dengan

target perolehan data pada triwulan 3 dan 4 tahun 2017.

4. Target : Persentase luas pemanfaatan ruang yang sesuai yang sesuai dengan Rencana

Tata Ruang yang ditetapkan pada tribulan I adalah sebesar 20,00 %

Realisasi : 19.41%

Capaian : 97.05 %

Analisa : Berdasarkan luas pemanfaatan ruang dari rekomendasi yang diterbitkan sampai

dengan tribulan I adalah sebesar 197.200 m2 dengan kategori rincian sebagai

berikut :

o Diijinkan : 38.285,00 m2 (19,41 %)

o BersyaratTerbatas (BT) : 51.471,00m2(26,10 %)

o BersyaratTertentu (B) : 101.794,00 m2(51,62 %)

o TidakDiijinkan (X) : 5.650,00 m2(2.87 %)

5 Target : Persentase Bangunan Aset Pemerintah Kabupaten Malang yang berkualitas

kategori baik/rusak ringan adalah 68,70 %, kategori rusak sedang adalah 26,44 %

dan kategori rusak berat adalah 4,86 %

Realisasi : Kategori baik/rusak ringan 68,70 % (73 unit)

Kategori rusak sedang26,44 % (56 unit)

Kategori rusak berat 4,86 % (17 unit)

Capaian : 100 %

Analisa : Pada Tribulan I tahun 2017 realisasinya 100 % dikarenakan belum ada pekerjaan

fisik yang berjalan sehingga target dan realisasi masih sama dengan realisasi

tribulan IV tahun 2016.

Kepanjen, April 2017

KEPALA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN

PERMUKIMAN DAN CIPTA KARYA

KABUPATEN MALANG

Ir. WAHYU HIDAYAT, MM.

Pembina Utama Muda

NIP. 19661217 199303 1 006

1. Target : Persentase penduduk yang mendapatkan akses air minum pada tribulan II adalah

86.5 %

Realisasi : 72,96%

Capaian : 84,34 %

Analisa :

- Pada tahun 2017 Dinas Perumahan, Kawasan permukiman dan Cipta Karya

melaksanakan pembangunan air minum di 5 lokasi melalui sumber dana DAK, 21

lokasi melalui sumber dana APBD dan 19 lokasi melalui dana BK-APBD 1, Saat ini

untuk kegiatan air minum melalui dana APBD telah selesai dilaksanakan sementara

kegiatan APBD 1 maupun DAK sedang dalam proses pelaksanaan.

- Permasalahan yang dihadapi :

a. luasnya lingkup wilayah dari sebaran lingkungan permukiman RT yang harus

dilakukan penilaian kondisi kualitas Prasarana Dasar Permukiman (PDP-nya);

b. banyaknya ragam jenis fisik untuk masing-masing PDP yang harus dinilai

kondisi dan kesesuaiannya dengan kebutuhan dari sebuah lingkungan

permukiman;

c. tingkat kebutuhan dan pemenuhan PDP yang berbeda untuk setiap lingkungan

permukiman;

d. kondisi kualitas PDP yang bisa berubah-ubah dalam masa penilaian serta;

e. belum optimalnya pendataan PDP yang melingkupi 33 kecamatan dikarenakan

keterbatasan anggaran.

- Solusi Permasalahan :

a. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta