untaiaian mutiara hikmah

Click here to load reader

Post on 28-Jun-2015

225 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Renungan sederhana anak manusia yang mencoba menelaah dari sisi lain kehidupan

TRANSCRIPT

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

MunjatkuYa Rabb, aku ini hanya hamba-Mu yang hina dan lemah aku hanya hamba-Mu yang tak memiliki apapun kecuali yang telah KAU Berikan aku hanya hamba-Mu yang tak kuasa menahan apabila sesuatu KAU ambil aku hanya hamba-Mu yang hanya mampu berharap padaMU aku hanya hamba-Mu yang meminta belas Kasih SayangMu, Ya Arhama Rohimiin. Ya Ilahi, begitu Banyak Nikmat yang telah KAU berikan padaku, begitu banyak maksiat kuperbuat kepada-MU aku mohonkan ampunan-MU, bila KAU tidak memberikan itu, kepada siapa lagi aku harus berharap Ya Rabbul Masyriqoin wa Rabbul Maghribain, jadikanlah hamba-Mu ini, hamba yang ketika KAU tanya " maka Nikmat Rabbmu manakah yang telah kau dustai, maka aku dapat menjawab " Tidak satupun Wahai sang Pemberi" maka jadikanlah aku orang yang selalu bersyukr. Ya Rabb Hanya kepada-MU ku mohon segala perlindungan Ya Allah Indahkan kepada kedua orang tuaku ucapanku Haluskan kepada mereka tabiatku Lembutkan kepada mereka hatiku Jadikan aku orang yang sangat mencintai merekaMOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah1

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Ya Allah Balaslah kebaikan mereka karena telah mendidikku Berikan ganjaran kepada mereka karena telah memuliakanku Jagalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku pada masa kecilku Ya Allah Jangan biarkan aku lupa untuk menyebut mereka sesudah shalatku pada saat-saat malamku, pada saat-saat siangku

MOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah2

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Untuk anak-anakku: Wahai generasiku, ingatlah bahwa rizki terbesar bagi kalian bukanlah melimpahnya harta dan besarnya kekuatan dan kekuasaan, Rizki terbesar itu adalah ketika kita mengenal Tuhan

Ya Allah, melalui mereka kokohkan anggota badanku, luruskan punggungku, banyakkan bilanganku, indahkan kehadiranku, hidupkan sebutanku, cukupkan aku ketika aku tiada, bantulah keperluanku. Jadikan mereka mencintaiku, mendekatiku, menyayangiku, taat dan tidak membantahku, tidak durhaka menentangku, tidak berbuat salah kepadaku Wahai anakku! Waspadalah terhadap lima macam manusia, dan janganlah kau bersahabat dan seperjalanan dengan mereka: "Jauhilah bersahabat dengan pendusta karena dia seperti fatamorgana mendekatkan orang yang jauh dari engkau dan menjauhkan orang dekatmu. "Jauhilah bersahabat dengan orang fasik karena dia akan menjualmu dengan sesuap nasi atau selainnya.MOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah3

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

"Jauhilah bersahabat dengan orang kikir karena dia akan membiarkanmu ketika engkau membutuhkannya. "Jauhilah bersahabat dengan orang dungu (tolol) karena dia hanya ingin memanfaatkanmu dan mencelakakanmu. "Dan jauhilah bersahabat dengan orang yang suka memutuskan silaturahmi, karena aku mendapatinya terlaknat di kitab Allah.

Catatan: Dikutip dari himpunan Doa Shahifah Sajjadiyah dan lima pesan Imam Ali Zainal Abidin kepada Putranya

MOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah4

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Dialog Abu ali dan Abu sulthan 1 (Mengenal Tuhan:antara akal dan wahyu)Sore itu seperti biasanya disekretariat Yayasan Al-Bihar anak-anak usia 3 6 tahun berkumpul untuk belajar mengaji. Abu sulthan dan Abu ali terlihat asyik nongkrong menghirup kopi hitam favoritnya ditemani rokok kretek yang sesekali mengeluarkan asap dari mulut mereka. Terdengar suara generasi islam mengaji Bismillaahirrohmanirrohiim, Qul huwallahu ahad, Allahushshomad, lam yalid walam yuulad, walam yakun lahu kufwan ahad, shodaqallahul aliyul adziim Abu ali: kau dengar itu Abu sulthan Abu sulthan di dengar : (sambil menyeruput kopinya) apaan yang

Abu ali: itu anak-anak sedang baca qulhu(maksudnya QS:Al-Ikhlas) Abu sulthan : memang kenapa, ada yang salah?

Abu ali: kalau ada yang salah baca itu sih wajar, namanya juga anak-anak. Abu sulthan : terus kenapa dong

Abu ali: ya bangga aja bahwa nantinya kita nggak kehilangan generasi islam yang qurani Untaian Mutiara Hikmah5 MOZEFI

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Abu sulthan

: ya Insya Allah

Abu ali: kok ketus gitu komentarnya Abu sulthan : aku bukan ketus pada mereka, aku lagi mikir selama ini aku hanya mengenal Tuhan dari suratsurat dalam Al-Quran. Abu ali: loh apa yang salah dengan itu Abu sulthan : apa kau tak pernah berpikir tentang bagaimana supaya benar-benar mengenal Tuhan Abu ali:Maksudmu? Abu sulthan : Analoginya begini, kalau aku bilang aku ini hebat, aku kuat dan aku cerdas serta mengetahui semuanya dan kutulis dalam sebuah buku, lalu kau membacanya, apakah kau percaya Abu ali: ya jelas aku harus cari bukti dulu baru bisa percaya pada kata-katamu dalam buku Abu sulthan : itu yang kumaksud, dalam Al-Quran Allah berkata bahw ia Maha Esa, Mengetahui, Perkasa, Pencipta dan lain-lainnya. Abu ali: Jadi kau ragu dengan firman-firman Tuhan tersebut? Abu sulthan : Aku nggak pernah bilang seperti itu, kau barusan yang bilang harus mencari bukti bukan?

MOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah6

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Abu ali: Tapi itu berhubungan dengan kata-katamu bukan kata-kata Tuhan Abu sulthan : Apa bedanya? Toh kita tetap harus cari bukti bahwa benar Tuhan itu Maha segalanya, bagaimana kita bisa menyembah sesuatu yang tak kita kenal? Abu ali: bagaimana bisa mengenal Tuhan tanpa membaca Quran? Abu sulthan Abu ali : kita punya indera kita punya akal : lalu?

Abu sulthan : kau bisa lihat alam semesta dan isinya, contoh gunung-gunung, siapa yang menciptakan dan bagaimana ia berdiri tegak bahakan kadang ia berguncang, atau bumi ini kenapa dan bagaiman ia bisa menjadi terang tanpa lampu disiang hari dan gelap dimalam hari, kalau kita coba telusuri pastilah ini semua ada yang menciptakan Abu ali hanya mengangguk Abu sulthan : dan pasti yang menciptakan memiliki kekuatan yang luar biasa, apalagi terus mengaturnya dengan keseimbangan, kesempurnaan yang luar biasa, dan juga tertib, tahukah kau bila dibelahan bumi bagian sana nan jauh sedang tengah malam atau dibagian lain sudah pagi hari, ini suatu yang mustahil kalau tidak ada yang menciptakan. Abu ali: Wah kau hebat Abu sulthan kau begitu mencerna sesuatu dengan logikamuMOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah7

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Abu sulthan : Bukan aku yang Hebat tapi sesuatu yang menciptakan kita dan memberikan akal ke kita itulah yang Hebat Abu ali: kalau begitu untuk apa ada Al-Quran dan kitabkitab. Abu sulthan : Sebagai penguat bagi akal kita, sebagai bukti bahwa ada kekuatan lain yang melebihi alam ini yang menciptakan dan mengaturnya. Lalu terdengar suara anak-anak melantunkan surat Al-ashr tanda pengajian berakhir

MOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah8

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Dialog Abu ali dan Abu sulthan 2 (Mengenal Tuhan:antara akal dan wahyu)Seusai shalat isya Abu ali dan Abu sulthan terlihat sedang kembali berdialog Abu ali: Abu sulthan, melanjuti obrolan kita tadi sore bagaimana dengan mereka yang atheis Abu sulthan : memangnya mereka kenapa?

Abu ali: Bukankah mereka tidak meyakini adanya Tuhan? Abu sulthan : menurutku mereka bukan tidak percaya Tuhan, mereka memaksakan segala sesuatu dalam pandangan materi, mereka tidak mau mempercayai Tuhan yang Ghaib. Abu ali: kenapa begitu berpikirmu? Abu sulthan : kau ingat pelajaran waktu SMP atau SMA tentang teori omni ovum ex vivo omni vivo ex ovum Abu ali: ya aku ingat itu, teori yang menyatakan hal tersebut yang artinya bahwa setiap yang setiap yang hidup berasal dari mahluk hidup sebelumnya Abu Sulthan : ingat jugakah ketika seorang penemu menyatakan teori sebelumnya ketika ia melakukan uji coba terhadap jerami yang akhirnya membuat adanya ulat, dengan kata lain ia berkata bahwa mahluk hidup berasal dari yang mati Untaian Mutiara Hikmah9 MOZEFI

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

Abu ali: ya, itu juga pelajaran di waktu SMP dan SMA Abu Sulthan : sebenarnya mereka tengah berusaha untuk mencari tahu asal usul melalui optimalisasi akal mereka, inilah yang kita dengar sebagai teori kausalitas, teori sebab akibat Abu Ali : apa maksudmu?

Abu Sulthan : kita berasal dari ayah dan ummi kita, ayah berasal dari Jid dan Jiddah kita begitu seterusnya, lalu siapa sebelum nenek moyang kita ada, itulah yang kaum atheis mentok, dan akhirnya mereka mengatakan bahwa tu adalah evolusi alam, ya tuhan mereka itulah alam yang mereka lihat secara materi, mereka tidak bisa menjawab penyebab utamanya Abu Ali Tuhan : jadi menurutmu mereka percaya adanya

Abu Sulthan : Ya begitulah, sudah menjadi fitrah manusia bahwa dia akan mencari penciptanya, mereka butuh sesuatu yang menyakinkan mereka bahwa ini ada yang menciptakan, yaitu Tuhan, dan Tuhan versi mereka adalah yang Materi Abu Ali : kalu begitu boleh saja dong mereka berpikir begitu Abu Sulthan : syah-syah aja sih, namun kalau ditanya apabila dirinya sudah mati maka apa yang terjadi mereka pasti bingung, mereka akan bingung mendefinisikan ruh yang tak terlihat itu, mereka hanya berfikir bahwa ruh ituMOZEFI

Untaian Mutiara Hikmah0 1

Abu SulthanUntaian Mutiara Hikmah

adalah aliran energi yang mengalir dalam tubuh yang membuat jasad ini bisa hidup. Abu ali: wah tambah pusing aku, ngomong-ngomong sudah jam 21:00 nih anak-anak kita pasti sudah nunggu untuk dikelonin.

Dialog Abu ali dan Abu sulthan 3 (Mengenal Tuhan:antara akal dan wahyu)Pagi itu tampak cerah sekali, sinar mentari memberikan kehangatan yang menambah kehangatan keluarga Abu ali, ia menoleh ke rumah Abu sulthan, yang terlihat sedang asyik baca koran tempo sambil sesekali menyeruput kopi panasnya. Abu ali : Salam Alaika Ya Abu sulthan

Abu sulthan : Wassalam Alaika Ya Abu ali, sini masuk kita ngopi sama-sama. Abu sulthan meminta Bunda Sulthan membuat secangkir kopi lagi buat Abu ali Abu ali: semalaman aku nggak bisa tidur mengingat obrolan semalam Abu sulthan : wah bagus tuh, Nabi Ibrahim aja me