tutorial tutorial jiwa dr,joko

Download Tutorial tutorial Jiwa Dr,Joko

Post on 10-Apr-2016

233 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Irvan Ananto Moh. Rozikin Nurul Afriani Hardiyanti Asrani Pembimbing Klinikdr. Joko Maharto, Sp. KJTUTORIAL (kelompok 13)

  • IDENTITAS PASIEN

    Nama: Tn. MSJenis kelamin: Laki-lakiUsia: 23 tahunStatus pernikahan: Belum MenikahWarga Negara: IndonesiaSuku Bangsa: KailiPendidikan terakhir: SDPekerjaan : Penggangguran Alamat: Jln. Manggis Agama: IslamTanggal Pemeriksaan: 30 oktober 2015

  • Keluhan Utama:

    Mengamuk

  • Riwayat penyakit sekarang

    Alloanamnesis..... Pasien di bawah ke RS. Madani karena mengamuk pada saat dirumah sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit. Menurut keluarga hal tersebut di picu oleh pasien merasa di marahi oleh ayah tirinya saat mengganti lampu rumah. Pasien kemudian mengamuk dan melempari rumah tetangganya dan orang disekitarnya dengan batu. .Selain itu menurut keluarga, akhir-akhir ini pasien mudah marah dan memiliki kebiasaan sering menyendiri di kamar, jarang keluar kamar, bahkan jarang mengurus diri.

  • Pasien juga dilaporkan sering bercerita bahwa dirinya melihat makhluk aneh sejak kecil. Pasien juga sering mengundang teman-temannya berkumpul dirumah dan keluarga mencurigai bahwa malam sebelum masuk rumah sakit anaknya memakai obat-obatan bersama teman-temannya. Keluarga sudah mengetahui kebiasaan menggunakan obat-obatan, meminum alkohol sejak usia 14 tahun semenjak kedua orangt tuanya bercerai.

    Cont...

  • Menurut pasien dirinya dibawa ke RS. Madani karena tersinggung dengan perkataan ayahnya, dia merasa bahwa ayah tirinya memarahi dirinya sehingga dirinya mengamuk dan melempari orang disekitarnya dengan batu. Pasien juga mengaku mendengar bisikan-bisikan yang gaduh ditelinganya sehingga membuat emosinya tida terkontrol. Paien juga sering melihat makhluk-makhluk aneh dan akan mengancam hidupnya. Pasien juga mengeluh selalu terganggu tidurnya setiap malamAutoamnesis

  • Pasien mengatakan mulai meminum alkohol sejak usia 12 tahun dan mulai obat-obatan Y semenjak usia 20 tahun paling banyak 10 biji setiap minum yang mana awalnya hanya ingin coba-coba sendiri dimulai dengan 2-3 kemudian ketagihan hingga 10 biji, pasien juga merokok. Pasien mengaku mulai melakukan hal tersebut semenjak kedua orang tuanya bercerai. Pasien merasa kecewa dengan kedua orang tuanya karena mulai tidak diperhatikan, ibu pasien jarang mengurus dirinya sehingga pasien lebih memilih untuk tinggal dirumah tantenya. Semenjak bercerai ayahnya tidak pernah menengok dirinya.

    Cont...

  • Hendaya/disfungsi Hendaya sosial tergangguHendaya pekerjaan tergangguHendaya penggunaan waktu senggang terganggu

  • Riwayat penyakit dahulu

    Riwayat trauma (-)Riwayat kejang (-)Riwayat infeksi (-) Riwayat penyalahgunaan zat atau obat-obatan: mengkonsumsi alkohol dan rokok sejak usia 12 tahun, obat THD sejak 20 tahun awalnya hanya ingin coba-coba sendiri dimulai dengan 2-3 kemudian ketagihan hingga 10 biji

  • Situasi kehidupan sekarang Pasien sekarang tinggal dengan tantenya, sepupu laki-lakinya. Hubungan dengan tantenya baik, tetapi hubungan dengan sepupunya tidak baik karena menurut pasien, sepupunya sering memarahi pasien. Pasien tidak tinggal serumah dengan orang tuanya semenjak mereka bercerai saat usia paien 12 tahun. Pasien tidak memiliki hubungan baik dengan kedua orang tua kandungnya maupun orang tua tirinya.

  • Pemeriksaan status mentalDeskripsi umum Penampilan: tampak seorang laki-laki berpenampilan tidak sesuai umur, rambut gondrong, berpakaian lusuh, kaos berwarna hitam dan celana jeans hitam. Tampak sangat kurus Kesadaran: kompos mentisPerilaku dan aktivitas psikomotor: agitasi psikomotorPembicaraan: bicara terbata-bata, suara keras, lambat, tidak banyak bicara dan dapat dimengerti.Sikap terhadap pemeriksa: kooperatif

  • Keadaan AfektifMood: disphoria Afek: labilEmpati: tidak dapat diraba/dirasakan

  • Fungsi Intelektual (kognitif)Pengetahuan umum: sesuai dengan tingkat pendidikannyaDaya konsentrasi: baik Orientasi tempat, waktu dan orang: baikDaya ingat jangka panjang, menengah dan pendek: baikPikiran abstrak: baikBakat kreatif: tidak ada Kemampuan menolong diri sendiri: tidak baik

  • Gangguan PersepsiHalusinasi (+) auditori dan visual : merasa ada yang berbisik dan melihat makhluk aneh dan mengancam dirinyaIlusi (-)Depersonalisasi (-)Derealisasi (-)

  • Proses BerfikirArus pikiran:Produktivitas: berlebihanKontinuitas: relevan Hendaya berbahasa: tidak adaIsi pikiran: Preokupasi: (-)Gangguan isi pikir: tidak ada waham

  • Pengendalian ImpulsSelama wawancara, pengendalian impuls pasien tidak terganggu

    Daya Nilai Norma sosial: tergangguUji daya nilai: tergangguPenilaian realitas: terganggu

  • Tilikan: agak sadar bahwa dirinya sakit dan membutuhkan bantuan, tetapi pada saat yang sama juga menyangkal hal itu (derajat tilikan 2)

    Taraf dapat dipercaya: Dapat dipercaya

  • Ikhtisar Penemuan Bermakna

    Pasien sering mengamuk dan mudah marah Pasien menggunakan obat-obatan, merokok, dan meminum alkoholSulit tiduragitasi psikomotorbicara terbata-bata, suara keras, lambat, banyak dan dapat dimengertiHendaya sosial, pekerjaan dan penggunaan waktu senggangMood disforia dan afek labilEmpati tidak dapat diraba/rasakanHalusinasi auditori dan visual : merasa ada yang sering berbisik dan melihat makhluk aneh yang ingin mengancam dirinya.

  • Diagnosis multiaksialAksis I:Gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan zat multipel dan penggunaan zat psikoaktif lainnya (F 19)Aksis II: Tidak ada diagnosis aksis IIAksis III: tidak ada Aksis IV: masalah dalam keluarga (perceraian kedua orang tua)Aksis V: GAF60-51 gejala sedang (moderate), disabilitas sedang

  • Daftar ProblemOrganobiologik: diduga adanya gangguan neurotransmitter dan vaskulerPsikologik: masalah dalam keluarga (percceraian kedua orang tua) Sosiologik: terdapat hendaya sosial, pekerjaan dan waktu senggang

  • PrognosisPenunjang:Stressor psikologis yang jelasTidak ada keluarga yang menderita penyakit yang samaFungsi pekerjaan dan sosial premorbid sebelumnya baikStatus belum menikah Penghambat: Tidak Memiliki riwayat penyakit psikiatri sebelumnyaAwitan terjadi saat umur mudaTidak Adanya penyakit mental organik.Dubia at malam

  • Rencana TerapiMedikamentosa PsikofarmakaPengobatan antipsikotik untuk mengatasi gejala gangguanHaloperidol 5 mg 2 x Diazepam 5 mg 2 x 1

    Non medikamentosaPsikoterapiTerapi perilaku dan kognitif