tuntunan praktis menguasai jaringan komputer

Download Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

Post on 19-Jul-2015

497 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

Komponen Pada Jaringan Komputer (Underlying)

i dalam membangun

suatu

jaringan

komputer banyak hal yang harus

diperhatikan baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak suatu jaringan sehingga didalam merancang dan membangun suatu jaringan dapat terpola dengan baik. Apa yang diperlukan dalam membentuk jaringan komputer? Jawabannya adalah komputer. Tetapi bagaimana komputer-komputer tersebut dapat saling terhubung satu dengan yang lainnya? Tentunya untuk menjawab pertanyaan ini dijelaskan bahwa Ada dua macam yang membangun suatu jaringan komputer tersebut, yaitu perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Contoh-contoh perangkat keras yang diperlukan diatas adalah: 1. Network Interface Card (NIC) 2. Hub/Switch 3. Bridge 4. router 5. kabel

6. perangkat lunak OS Dari segi Perangkat lunak yang dibutuhkan adalah sistem operasi jaringan. Dalam bab ini akan dijelaskan apa dan bagaimana masing-masing perangkat keras yang telah disebutkan di atas. Sebagai gambaran awal, kita bisa melihat diagram yang melengkapi tulisan ini untuk mengetahui posisi setiap komponen. Komponen untuk jaringan sederhana adalah Network interface card, hub/switch hub dan kabel. Dengan ketiga komponen ini, Kita sudah bisa membuat suatu jaringan komputer! Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

2.1. Media yang terpandu (Guided) 2.1.1. Media Transmisi / Kabel Kabel merupakan komponen penting dalam membangun suatu jaringan. Jangan sampai kita memilih kabel berkualitas jelek, walaupun harganya murah. Ada beberapa alasan untuk alasan diatas, diantaranya adalah: a. Investasi untuk kabel biasanya hanya dilakukan sekali pada saat awal instalasi jaringan. b. Kabel jaringan cenderung disembunyikan di balik dinding atau di bawah lantai. Jika kita menggunakan kabel bermutu rendah dan suatu saat ditemukan ada masalah pada kabel, maka usaha untuk membongkar dan memasang kembali kabel akan jauh lebih mahal dibandingkan harga yang kita bayar untuk mendapatkan kabel kualitas bagus yang tak merepotkan. Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni : guided (terpandu) dan unguided (tidak terpandu).

Guided Media Twisted-pair cable Coaxial cable Fiber-optic cable

Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya. Contoh: kabel twistedpair, kabel coaxial dan serat optik. a. Twisted pair Kabel twisted-pair memiliki beberapa jenis utama yaitu shielded Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

(pembungkus) biasa disebut STP dan

unshielded

(tidak memiliki

pembungkus) biasa disebut UTP. Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni: o Kategori 1: sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon. o Kategori 2: sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding katergori 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.

o Kategori 3: mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz. o Kategori 4: mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz. o Kategori 5: digunakan untuk transmisi data yang memerlukan

bandwidth hingga 100 MHz. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB/Switch Hub. Twisted pair umumnya lebih reliable dibandingkan dengan thin coax karena HUB/Switch Hub mempunyai kemampuan mendeteksi data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi. Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed. Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m. Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

Gambar 2.2. UTP CAT 5

Gambar 2.3. RJ-45 Dilihat dari atas

Gambar 2.4. RJ-45 Dilihat dari jack sisi dalamnya

Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

b. Coaxial Kabel Kabel coaxial dapat dijalankan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh di antara node network, meskipun bisa diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal sinyal.

Gambar 2.5. Konstruksi kabel coaxial

Kabel Coaxial terdiri dari: 1. Thin Ethernet (Thinnet) Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG58 antara 0.5 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung. Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

2. Thick Ethernet (Thicknet) Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe

DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.

Gambar 2.6. Kabel Coaxial

Gambar 2.7. BNC T Conector Connector

Gambar 2.8. BNC

c. Fiber optik. Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehkitalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. Fiber Optic mempunyai tipe-tipe seperti dibawah ini: 1. Single Mode, Sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron.

2. Multimode, Kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber fiber lain dalam bundle kabel.. 3. Plastic Optical Fiber, Kabel berbasis plastik terbaru yang memiliki performa similar dengan kabel single mode.

Gambar 2.9. Konstruksi kabel fiber optik Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

2.1.2. Hub Hub merupakan perangkat penghubung lam lingkungan jaringan yang menggunakan topologi Star/bingtang. Hub memiliki beberapa titik sehingga memungkinkan bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub memiliki 4 - 32 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Sebagian hub terutama dari generasi yang lebih baru bisa ditumpuk (stackable) untuk mendukung jumlah port yang lebih banyak. Jumlah tumpukan maksimal bergantung dari merek hub, rata-rata mencapai 5 - 8. Hub yang bisa ditumpuk biasanya pada bagian belakangnya terdapat 2 port untuk menghubungkan antar hub. Dari sisi pengelolaan ada dua jenis hub, yaitu

a. manageable hub b. unmanageable hub Manageable hub adalah hub yang bisa dikelola melalui software biasanya menggunakan browser IE, sedangkan unmanageable hub sebaliknya tidak bisa dikelola menggunakan Browser IE. Satu hal yang perlu diketahui bahwa hub hanya memungkinkan pengguna untuk berbagi (share) jalur yang sama. hub Kumpulan

yang membentuk jaringan hub disebut sebagai "shared Ethernet." Pada jaringan terbagi seperti itu, setiap anggota hanya akan mendapatkan porsentase tertentu dari bandwidth jaringan yang ada. Misalkan hub yang digunakan adalah Ethernet 10 Mbps dan pada jaringan tersebut tersambung 10 komputer, maka secara kasar jika semua komputer secara bersama mengirimkan data, bandwidth rata-rata yang bisa digunakan Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

oleh masing-masing anggota jaringan tersebut hanyalah 1Mbps. Nah bagaimana pula jika penggunanya hanya sendirian? Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub namanya repeater. Sesuai namanya, repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh. Beberapa produk yang ada dipasaran saat ini antara lain: a. 3com hub office connect b. cisco catalyst c. allied telesyn

d. nexus

2.1.3. Bridge & Switch Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen. Switch yang dimaksud di sini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu: a. cut-through b. store-and-forward. Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan Komputer

Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan. Switch store-and-forward, kebalikannya, menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. Waktu yang diperlukan untuk

meme