tik kls xii sms 1

Download TIK kls XII sms 1

Post on 12-Jun-2015

3.457 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Materi TIK kelas XII untuk grafis bitmap dan vektor. Materi ini masih menggunakan Photoshop 7 dan Corel Draw 10.

TRANSCRIPT

PROGRAM GRAFISA. Perbedaan grafik vektor dan citra bitmap Ada dua kategori utama dalam grafik computer, yaitu grafik vektor dan citra bitmap. Memahami perbedaan keduanya akan membantu dalam membuat, mengedit serta mengimpor atau mengekspor antar program pengolah grafik. Perangkat lunak pengolah citra yang menggunakan citra bitmap antara lain antara lain adalah Adobe Photoshop, Corel PHOTOPAINT dan Microsoft Paint. Sedang perangkat lunak pengolah grafik vektor misalnya adalah CorelDRAW, Adobe Illustrator dan Macromedia Freehand.

Gambar 6.1 Editor citra bitmap Corel PhotoPaint

Gambar 6.2 Editor grafik vektor Adobe Illustrator a. Grafik vektor Perangkat lunak seperti CorelDRAW membuat grafik vektor, yang terdiri dari garis dan kurva yang didefinisikan sebagai persamaan matematik disebut vektor. Program grafik vektor akan menggambarkan grafik berdasar karakteristik geometri. Sebagai contoh, gambar ban sepeda dalam grafik vektor terdiri dari persamaan matematik tertentu dari gambar lingkaran dengan radius tertentu, pada lokasi tertentu dan diberi dengan suatu warna tertentu. Gambar ini dapat di dipindahkan, diubah ukurannya ataupun diubah warnanya tanpa kehilangan kualitasnya.

TI K K E L A S XI

70

Gambar 6.2 Grafik vektor dengan perbesaran Suatu grafik vektor dapat diubah skalanya pada berbagai ukuran dan dicetak pada berbagai resolusi tanpa kehilangan detil ataupun kejelasannya. Karena itu grafik vektor adalah pilihan terbaik untuk grafik yang harus menampilkan garis-garis tegas ketika diubah ke berbagai ukuran, misalnya suatu logo. Ukuran file grafik vektor tidak dipengaruhi oleh ukuran gambar. Ukuran file grafik vektor hanya dipengaruhi oleh kompleksitas persamaan matematik dari gambar yang dibuat. Jika ada dua gambar dengan ukuran (dimensi) sama, misalnya gambar pertama berupa sebuah lingkaran dan gambar kedua berupa tali yang dibuat melingkar-lingkar secara tidak beraturan, maka gambar kedua akan mempunyai ukuran file lebih besar dibanding yang pertama. Hal ini karena gambar kedua akan memerlukan persamaan dan hitungan matematik yang lebih komplek dibanding yang pertama. b. Citra bitmap Perangkat lunak pengolah citra bitmap, seperti Adobe Photoshop, membuat citra bitmap menggunakan suatu grid (dikenal juga sebagai bitmap atau raster) sebuah empat persegi kecil yang disebut pixel (picture element) untuk menghasilkan grafik. Tiap pixel pada citra bitmap mempunyai warna dan lokasi tertentu. Contohnya, suatu ban sepeda terdiri dari kumpulan pixel yang merupakan bagian dari tampilan ban tersebut. Pada dasarnya ketika mengedit citra bitmap, yang diedit adalah pixel-pixel penyusunnya daripada objek atau bentuknya objek itu sendiri. Citra bitmap tergantung kepada resolusi, yaitu jumlah pixel penyusunnya. Contohnya, suatu gambar yang mempunyai ukuran 1 cm2 dan memiliki resolusi 72 x 72 =5.184 pixel per cm jika ukuran gambar diperbesar hingga 10 cm2 jumlah pixelnya akan tetap, tetapi resolusinya akan menjadi 51,84 pixel per cm. Jadi jika gambar tersebut diperbesar resolusinya akan makin kecil sehingga menjadi tidak tajam. Ilustrasi berikut adalah perbandingan suatu objek yang diperbesar menjadi 3 kali dan 24 kali.

Gambar 6.3 Citra bitmap yang diperbesar B. Menggunakan editor citra bitmap Perangkat lunak pengolah citra bitmap yang populer saat ini adalah Adobe Photoshop dengan versi terakhir Adobe Photoshop CS2. Meskipun demikian pembahasan buku ini menggunakan Adobe Photoshop 7.0. Latihan-latihan yang disertakan sebagai bahan praktik bisa juga digunakan dengan versi Photoshop 6.0. Selain digunakan untuk membuat citra bitmap, Photoshop juga banyak digunakan untuk melakukan manipulasi pada citra digital, misalnya hasil bidikan kamera digital atau hasil pindai dari scanner.

TI K K E L A S XI

71

a. Antarmuka Photoshop Sewaktu pertama kali diaktifkan, setting belum diubah, Photoshop akan menampilkan screenshot berikut:

Baris menu Tool option

toolbox

pallete

Gambar 6.4 Jendela PhotoShop 7.0 Photoshop mempunyai beberapa bagian yang digunakan untuk membuat dan mengedit suatu gambar. Elemen kerja Photoshop pada dasarnya terdiri dari baris menu bar, tool box dan tool options. Untuk mengedit citra (image) disediakan layer pallete yang terdiri dari layer, history, channel, path dan action. 1) Baris menu, berisi item-item utama yang dipakai untuk pengelolaan citra Photoshop, misalnya ukuran area kerja, penyimpanan data, efek, pencetakan dan sebagainya. 2) Toolbox, berisi ikon-ikon yang dipakai untuk mengolah citra. 3) Tool option, berisi item-item tambahan berupa ikon dan teks yang pada dasarnya adalah menu lanjutan dari toolbox. 4) Pallete, digunakan untuk untuk memonitor dan memodifikasi citra. Dalam Photoshop pallete akan ditampilkan secara bertumpuk, defaultnya sebelah kanan kanvas. b Menyiapkan kanvas Untuk membuka kanvas baru lakukan langkah-langkah berikut: 1) Klik: File 2) Pilih dan klik: New, sehingga akan ditampilkan kotak dialog berikut:

Gambar 6.5 Kotak dialog New 3) Pada kotak dialog yang ditampilkan lakukan pengaturan: Name : isikan nama citra bitmap yang akan dibuat Preset Size : pilih ukuran gambar dari berdasarkan pilihan yang telah tersedia.

TI K K E L A S XI

72

Width Height Resolution Mode Content

: : : : :

isikan lebar ukuran gambar tentukan ukuran tinggi gambar masukkan nilai resolusi gambar yang akan dibuat. tentukan mode gambar RGB, CMYK, Bitmap, grayscale atau lab. Color. tentukan jenis background yang akan digunakan. Pilihan white akan membuat warna latar menjadi putih. Background color membuat warna latar sesuai dengan warna yang ditentukan di toolbox dan pilihan transparent membuat warna latar menjadi tidak berwarna.

c

Menggunakan toolbox Sewaktu pertama kali diaktifkan toolbox akan ditampilkan di sebelah kiri bidang kerja dan dapat dipindah sesuai keinginan. Jika pada tool tersebut terdapat tanda panah di sebelah kanan bawah, maka hal ini menandakan terdapat tool lain yang serupa. Untuk menampilkan tool-tool tersebut klik dan tahan sekitar satu detik di ikon tool.

Gambar 6.6 Toolbox PhotoShop 7.0 Fungsi beberapa toolbox ditunjukkan pada table berikut:

TI K K E L A S XI

73

Ikon

NamaMove tool Magic wand tool Slice tool Brush tool History brush tool Paint bucket tool Dodge tool Horizontal type tool Rectange tool Eyedropper tool Zoom Rectangle marque tool Polygonal lasso tool Crop tool Clone stamp tool Eraser tool Blur tool Path selection tool Pen tool Notes tool Hand toll

FungsiMemindahkan objek Memilih objek berdasarkan warna Membuat area kerja operasi Membuat bentuk garis dengan berbagai style garis. Membatalkan brush yang telah dilakukan. Memberikan warn gradasi Menghapus objek sedikit demi sedikit Memasukkan teks pada area kerja Membuat gambar diarena kerja Mengukur warna yang dimili oleh suatu kompuer. Mengatur ukuran tampilan jendela keja atau window Membuat seleksi persegi Membuat seleksi Memotong objek Mengedit citra Menghapus objek Mejadikan objek kabur Merubah bentuk pointer Membuat bentuk bebas Membuat catatan-catatan pada objek Memindahkan objek

d

Pewarnaan Pewarnaan adalah bagian yang sangat penting dalam pengolahan citra. Ada beberapa cara pewarnaan citra bitmap dengan Photoshop, diantaranya: 1. Menggunakan toolbox Untuk mengubah warna foreground dan background menggunakan toolbox digunakan tool berikut: Set foreground color Switch foreground and background color

TI K K E L A S XI

74

Default foreground and background color

Set background color Gambar 6.7 toolbox color

Set foreground color Digunakan untuk memberi warna tool paint brush, air brush, pencil, paint bucket dan sebagainya. Set background color Digunakan untuk mengatur warna latar belakang dengan syarat sudah diatur saat setting kanvas baru. Default foreground and background color Pilihan ini akan mengembalikan warna latar depan dan belakang ke posisi default, yaitu hitam dan putih. Switch foreground and background color Pilihan ini akan membalikkan warna, background menjadi foreground dan foreground menjadi background. Untuk mengubah warnanya, tekan foreground atau background sehingga akan ditampilkan kotak dialog seperti berikut:

Gambar 6.8 Kotak dialog Color Picker Color picker menyediakan pilihan sejumlah 2563 atau 16.777.216 warna. Klik salah satu warna atau tentukan nilainya untuk mendapatkan warna-warna yang dikehendaki dan tekan tombol OK untuk mengakhiri. 2. Menggunakan pallete Warna background dan foreground juga dapat diatur dengan menggunakan pallete color dan swatches. Untuk melakukannya pilih satu warna di pallete dan gunakan tool paint bucket , kemudian klik di objek yang dimaksud.

TI K K E L A S XI

75

Gambar 6.9 Pallete color dan swatches 3. Warna gradasi Agar suatu objek mempunyai warna gradasi gunakan gradient tool ditampilkan tool option gradasi seperti berikut:

, sehingga akan

Gambar 6.10 Tool option gradient tool Ada 5 pilihan untuk gradasi warna yang disediakan, yaitu: radial, linier, angka, reflected dan diamond. e Seleksi Untuk membedakan suatu bidang gambar dengan bidang lain dapat dilakukan dengan tool seleksi. Jika suatu bidang sudah diseleksi maka dapat dilakukan manipulasi. Ada beberapa tool untuk melakukan seleksi. 1. Marque tool Tool marque akan membuat seleksi dengan bentuk yang sudah disediakan. Bentuk-bentuk seleksi yang dapat dilakukan adalah: Persegi (rectangular marque tool) Bidang lengkung (elliptical marque tool) Garis horosontal (single row marque tool) Garis vertical (single column marque tool). 2. Lasso tool Tool lasso digunakan untuk membuat seleksi pada bidang yang tidak beraturan. Ada tiga macam lasso tool, yaitu: Lasso tool Tool ini digunakan untuk melakukan seleksi pada bentuk yang tidak beraturan. Untuk menggunakannya, klik di bidang yang akan diseleksi dan gerakkan p