radar tegal 12 feb 2011

of 20 /20
CMYK CMYK Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,- SABTU, 12 FEBRUARI 2011 Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan * Aja nekad! Agus Batal Diperiksa Ulang * Kanjenge maring endi? Nok Slentik Lagi, Rekanan KPT Ditahan Kejati HAL. RADAR BREBES Setuju Setoran Naik HAL. KABUPATEN TEGAL Muncul 10 Calon Pimpinan HAL. PEMALANG Gara-gara Salah Denger, Jadi Salah Paham HAL. XPRESI INDEKS Bhineka Tunggal Ika Ternyata Masih Ada di Sekolah SMA Selamat Pagi Indonesia Urus Izin Kena Tuduh Kristenisasi, Buka Dapat Fitnah Islam Garis Keras Tanpa banyak pencitraan, semboyan bangsa “berbeda-beda, tapi tetap satu jua” dipraktikkan bertahun- tahun di sebuah sekolah di lereng Pegunungan Panderman, Batu, Jawa Timur. Puluhan murid remaja dari berbagai daerah, suku, dan agama bersama-sama menyambut masa depan dengan gembira dan hebatnya; tanpa biaya. LAPORAN: ANDANISWARE- ABDUL ROKHIM MENURUT Julianto Eka Putra alias Ko Jul, pengagas berdirinya SMA Selamat Pagi Indonesia, walaupun 90 murid yang belajar berasal dari beragam daerah, agama, dan suku, nilai-nilai sopan santun ketimuran dan toleransi kepada siapa saja memang menja- di dasar semua kegiatan dan pelajaran. “Prinsip kami memberikan life skill. Murid bisa pintar, tapi kalau tidak punya sopan santun dan saling menghargai sesama, tidak ada gunanya,” ujar pengusaha muda yang sukses di bisnis mul- tilevel marketing High Desert (HD) tersebut. Prinsip yang ditekankan Ko Jul itu memang terlihat nyata saat menengok aktivitas belajar meng- ajar di kelas-kelas. Di salah satu ABDUL ROKHIM/JAWA POS TELADAN - Julianto Eka Putra (tengah) bersama para murid SMA Selamat Pagi Indonesia dari berbagai suku dan agama di kompleks sekolah Bumiaji, Batu, Jawa Timur. Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan ke hal 19 kol 1 Tunggu Instruksi Pusat KRAMAT - Dalam waktu dekat ini, Pemerintah pusat melalui Menteri Agama (Menag) bakal membubarkan ajaran Ahmadiyah di Indonesia. Alasannya, karena ajaran tersebut disinyalir sudah menyimpang dari agama Islam yang sesungguhnya. Meski demi- kian, para Jemaat Ahmadiyah asal Tegal (JAT) akan tetap bersiku- kuh mempertahankannya. Wagad (81), salah seorang jemaat Ahmadiyah yang ber- mukim di Desa Kertayasa Ke- camatan Kramat menegaskan, pihaknya tidak bakal menerima begitu saja keputusan yang di- sampaikan Menag. Sebab, me- nurutnya, ajaran Ahmadiyah merupakan ajaran Islam yang tidak melenceng dengan Islam lainnya. Ahmadiyah juga menga- ku adanya Nabi Muhammad SAW. Kitab yang dianut jemaat Ahmadiyah juga Al Quran. Menu- naikan ibadah Haji, juga di Mek- kah. Karena itu, dia sangat me- nyayangkan jika ajaran Ahma- diyah sampai dibubarkan oleh pemerintah pusat. YERI NOVEL / RADAR SLAWI AL QURAN - Wagad (81) membantah jika Ahmadiyah menggunakan kitab Tazqiroh. Selama ini jemaatnya selalu menggunakan Al Quran. Wagad tengah menunjukan Al Quran yang kerap dibacanya. Dan, sejumlah jemaat Ahmadiyah saat melakukan wudlu di depan Musholah Ahmadiyah. SEMARANG – Bupati Tegal Agus Riyanto batal diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Ke- jati) Jawa Tengah, Jum’at (11/2). Kemarin adalah jadwal pemerik- saan Agus kedua kalinya. Rabu (9/2) lalu Agus sudah memberikan keterangan kepada penyidik selama enam jam. Namun Agus tidak ditahan pasca pemeriksaan. “Yang bersangkutan tidak da- tang, tadi hanya pengacaranya yang datang,” terang Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Te- ngah Setia Untung Arimuladi. Menurutnya, pihak Agus me- minta waktu untuk mengumpul- kan berkas-berkas dan barang bukti yang diminta penyidik. “Minggu depan diperiksa lagi. Dijadwalkan Senin,” lanjut Un- tung. Tidak ada keterangan dari pihak Agus. Tidak ada tanggapan saat koran ini menghubungi telepon genggam salah satu pengacara- nya, Winarno SH. Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Ko- lusi (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto menyesalkan langkah Kejati yang masih membiarkan tersangka korupsi melenggang bebas. “Ini membuktikan, kalau korup- tor tidak segera ditahan akan mencari-cari alasan jika dipang- gil,” kata Eko. Menurutnya, bisa saja tersang- ka itu beralasan sakit, dinas luar kota atau alasan kedinasan lain- nya. Hanya untuk menghindari pemeriksaan penyidik. “Dampak- nya, kasus akan terulur waktunya. Dan bukan tidak mungkin kasus ditutup,” lanjut Eko. Kejati beralasan mengikuti UU Agus Batal Diperiksa Ulang ke hal 19 kol 5 Kapolda Banten Dijabat Mantan Ajudan SBY JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo mencopot sejum- lah pejabat di lingkungan Polda Banten. Hal itu dilakukan setelah ada evaluasi penanganan konflik massa di Cikeusik, Pandeglang. Kapolda Banten Brigjen pol Agus Kusnadi dimutasi karena dianggap tidak menjalankan sis- tem di kepolisian saat terjadi kasus bentrok warga dengan korban te- was itu. “Ya betul, ada mutasi. Kita semua tahu apa yang terjadi saat itu,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam kemarin. Namun, jabatan baru Agus juga cukup strategis. “Beliau jadi staf ahli Kapolri,” katanya. Agus akan menjadi Staf Ahli Analisis Kebija- Kapolda, Direktur Intel, Kapolres Dicopot FERY PRADOLO/INDOPOS PEREKAM - Perekam video aksi kekerasan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten bernama Arif (bertopi) datang ke Komisi Nasional HAM untuk diminta keterangan kemarin (11/2). ke hal 19 kol 5 Akil Bebas, Arsyad Mundur JAKARTA - Setelah melakukan investigasi selama sebulan, majelis kehormatan hakim (MKH) akhirnya mengungkapkan hasil temuan terkait dugaan pelanggaran kode etik dua hakim konstitusi Akil Mochtar dan Arsyad Sanusi kemarin (11/2). Berdasar putusan MKH, Arsyad dinyatakan telah melakukan pelanggaran kode etik, sementara Akil dibebaskan dari segala tuduhan. Berdasar pertemuan antara putri Arsyad, Neshawati, adik ipar Arsyad, Zaimar dan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, menyusul pertemuan dengan Panitera Penggan- ti MK Makhfud, Arsyad dinilai telah melakukan pelanggaran kode etik. Sebab, rangkaian pertemuan tersebut membicarakan kemungki- nan pemenangan perkara yang akan diajukan Dirwan, termasuk adanya pemberian sejumlah imbalan kepada Makhfud. Meski MKH menya- takan, tidak ditemukan bukti bahwa Arsyad terlibat dalam beberapa pertemuan tersebut, namun sejumlah pihak tersebut diatas memiliki keterkaitan dengan Arsyad. “Tetapi karena kejadiannya berangkai se- dangkan Neshawati adalah putrinya, Zaimar adalah adik iparnya dan Makhfud adalah bawahannya secara langsung, maka Hakim Arsyad Sanusi direkomendasikan oleh MKH untuk diberi teguran sesuai dengan ketentuan kode etik bagi setiap hakim Konstitusi,” urai Ketua MKH Harjono yang juga anggota Hakim Konstitusi, di ruang Serba Guna Lantai 8, Gedung MK, kemarin. Sebaliknya, Hakim Konstitusi Akil Mochtar justru dibebaskan dari segala tuduhan, termasuk APA MANING... ke hal 19 kol 1 ke hal 19 kol 1 ARUNDONO / JPNN HASIL INVESTIGASI - Ketua MK Mahfud MD (kiri), dan Ketua MKH MK Harjono (kanan), menyam- paikan penjelasan tentang hasil investigasi kode etik hakim MKH MK, di Kantor MK, Jakarta, Jumat (11/2).

Author: jaelani-hutabarat

Post on 08-Feb-2016

354 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Radar Tegal 12 Feb 2011

TRANSCRIPT

  • CMYK

    CMYK

    Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal20 HALAMAN - Rp. 2.500,-SABTU, 12 FEBRUARI 2011

    Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahan* Aja nekad!

    Agus Batal Diperiksa Ulang* Kanjenge maring endi?

    Nok Slentik

    Lagi, RekananKPTDitahanKejatiHAL. RADAR BREBES

    SetujuSetoranNaikHAL. KABUPATEN TEGAL

    Muncul 10CalonPimpinanHAL. PEMALANG

    Gara-garaSalahDenger, Jadi SalahPaham

    HAL. XPRESI

    INDEKS

    Bhineka Tunggal Ika Ternyata Masih Ada di Sekolah SMA Selamat Pagi Indonesia

    Urus Izin Kena Tuduh Kristenisasi, Buka Dapat Fitnah Islam Garis KerasTanpa banyak

    pencitraan, semboyanbangsa berbeda-beda,

    tapi tetap satu juadipraktikkan bertahun-

    tahun di sebuah sekolahdi lereng Pegunungan

    Panderman, Batu, JawaTimur. Puluhan muridremaja dari berbagai

    daerah, suku, danagama bersama-sama

    menyambut masa depandengan gembira dan

    hebatnya; tanpa biaya.

    LAPORAN: ANDANISWARE-ABDUL ROKHIM

    MENURUT Julianto Eka Putra

    alias Ko Jul, pengagas berdirinyaSMA Selamat Pagi Indonesia,walaupun 90 murid yang belajarberasal dari beragam daerah,agama, dan suku, nilai-nilai sopansantun ketimuran dan toleransikepada siapa saja memang menja-di dasar semua kegiatan danpelajaran.

    Prinsip kami memberikan lifeskill. Murid bisa pintar, tapi kalautidak punya sopan santun dansaling menghargai sesama, tidakada gunanya, ujar pengusahamuda yang sukses di bisnis mul-tilevel marketing High Desert(HD) tersebut.

    Prinsip yang ditekankan Ko Julitu memang terlihat nyata saatmenengok aktivitas belajar meng-ajar di kelas-kelas. Di salah satu

    ABDUL ROKHIM/JAWA POS

    TELADAN - Julianto Eka Putra (tengah) bersama para murid SMA Selamat Pagi Indonesia dari berbagaisuku dan agama di kompleks sekolah Bumiaji, Batu, Jawa Timur.

    Ahmadiyah Tegal Tetap Bertahanke hal 19 kol 1

    Tunggu InstruksiPusat

    KRAMAT - Dalam waktu dekatini, Pemerintah pusat melaluiMenteri Agama (Menag) bakal

    membubarkan ajaran Ahmadiyahdi Indonesia. Alasannya, karenaajaran tersebut disinyalir sudahmenyimpang dari agama Islamyang sesungguhnya. Meski demi-kian, para Jemaat Ahmadiyah asalTegal (JAT) akan tetap bersiku-

    kuh mempertahankannya.Wagad (81), salah seorang

    jemaat Ahmadiyah yang ber-mukim di Desa Kertayasa Ke-camatan Kramat menegaskan,pihaknya tidak bakal menerimabegitu saja keputusan yang di-

    sampaikan Menag. Sebab, me-nurutnya, ajaran Ahmadiyahmerupakan ajaran Islam yangtidak melenceng dengan Islamlainnya. Ahmadiyah juga menga-ku adanya Nabi MuhammadSAW. Kitab yang dianut jemaat

    Ahmadiyah juga Al Quran. Menu-naikan ibadah Haji, juga di Mek-kah. Karena itu, dia sangat me-nyayangkan jika ajaran Ahma-diyah sampai dibubarkan olehpemerintah pusat.

    YERI NOVEL / RADAR SLAWI

    AL QURAN - Wagad (81) membantah jika Ahmadiyah menggunakan kitab Tazqiroh. Selama ini jemaatnya selalu menggunakan Al Quran. Wagad tengah menunjukan Al Quranyang kerap dibacanya. Dan, sejumlah jemaat Ahmadiyah saat melakukan wudlu di depan Musholah Ahmadiyah.

    SEMARANG Bupati TegalAgus Riyanto batal diperiksapenyidik Kejaksaan Tinggi (Ke-jati) Jawa Tengah, Jumat (11/2).Kemarin adalah jadwal pemerik-saan Agus kedua kalinya. Rabu(9/2) lalu Agus sudah memberikanketerangan kepada penyidikselama enam jam. Namun Agustidak ditahan pasca pemeriksaan.

    Yang bersangkutan tidak da-tang, tadi hanya pengacaranyayang datang, terang AsistenPidana Khusus Kejati Jawa Te-ngah Setia Untung Arimuladi.

    Menurutnya, pihak Agus me-minta waktu untuk mengumpul-kan berkas-berkas dan barangbukti yang diminta penyidik.Minggu depan diperiksa lagi.Dijadwalkan Senin, lanjut Un-tung.

    Tidak ada keterangan dari pihakAgus. Tidak ada tanggapan saat

    koran ini menghubungi telepongenggam salah satu pengacara-nya, Winarno SH.

    Sekretaris Komite Penyelidikandan Pemberantasan Korupsi Ko-lusi (KP2KKN) Jawa Tengah EkoHaryanto menyesalkan langkahKejati yang masih membiarkantersangka korupsi melenggangbebas.

    Ini membuktikan, kalau korup-tor tidak segera ditahan akanmencari-cari alasan jika dipang-gil, kata Eko.

    Menurutnya, bisa saja tersang-ka itu beralasan sakit, dinas luarkota atau alasan kedinasan lain-nya. Hanya untuk menghindaripemeriksaan penyidik. Dampak-nya, kasus akan terulur waktunya.Dan bukan tidak mungkin kasusditutup, lanjut Eko.

    Kejati beralasan mengikuti UU

    Agus BatalDiperiksa Ulang

    ke hal 19 kol 5

    Kapolda BantenDijabat MantanAjudan SBY

    JAKARTA - Kapolri JenderalTimur Pradopo mencopot sejum-lah pejabat di lingkungan PoldaBanten. Hal itu dilakukan setelahada evaluasi penanganan konflikmassa di Cikeusik, Pandeglang.

    Kapolda Banten Brigjen polAgus Kusnadi dimutasi karenadianggap tidak menjalankan sis-tem di kepolisian saat terjadi kasusbentrok warga dengan korban te-was itu. Ya betul, ada mutasi.Kita semua tahu apa yang terjadisaat itu, kata Kepala DivisiHumas Polri Irjen Anton BachrulAlam kemarin.

    Namun, jabatan baru Agus jugacukup strategis. Beliau jadi stafahli Kapolri, katanya. Agus akanmenjadi Staf Ahli Analisis Kebija-

    Kapolda, Direktur Intel, Kapolres Dicopot

    FERY PRADOLO/INDOPOS

    PEREKAM - Perekam video aksi kekerasan Ahmadiyah di Cikeusik,Pandeglang, Banten bernama Arif (bertopi) datang ke Komisi NasionalHAM untuk diminta keterangan kemarin (11/2).ke hal 19 kol 5

    AkilBebas,ArsyadMundurJAKARTA - Setelah melakukan investigasi

    selama sebulan, majelis kehormatan hakim(MKH) akhirnya mengungkapkan hasil temuanterkait dugaan pelanggaran kode etik dua hakimkonstitusi Akil Mochtar dan Arsyad Sanusikemarin (11/2). Berdasar putusan MKH, Arsyaddinyatakan telah melakukan pelanggaran kodeetik, sementara Akil dibebaskan dari segalatuduhan.

    Berdasar pertemuan antara putri Arsyad,Neshawati, adik ipar Arsyad, Zaimar dan calonBupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud,menyusul pertemuan dengan Panitera Penggan-ti MK Makhfud, Arsyad dinilai telah melakukanpelanggaran kode etik. Sebab, rangkaianpertemuan tersebut membicarakan kemungki-nan pemenangan perkara yang akan diajukanDirwan, termasuk adanya pemberian sejumlahimbalan kepada Makhfud. Meski MKH menya-takan, tidak ditemukan bukti bahwa Arsyadterlibat dalam beberapa pertemuan tersebut,namun sejumlah pihak tersebut diatas memilikiketerkaitan dengan Arsyad.

    Tetapi karena kejadiannya berangkai se-dangkan Neshawati adalah putrinya, Zaimaradalah adik iparnya dan Makhfud adalahbawahannya secara langsung, maka HakimArsyad Sanusi direkomendasikan oleh MKHuntuk diberi teguran sesuai dengan ketentuankode etik bagi setiap hakim Konstitusi, uraiKetua MKH Harjono yang juga anggota HakimKonstitusi, di ruang Serba Guna Lantai 8,Gedung MK, kemarin.

    Sebaliknya, Hakim Konstitusi Akil Mochtarjustru dibebaskan dari segala tuduhan, termasuk

    APA MANING...

    ke hal 19 kol 1

    ke hal 19 kol 1

    ARUNDONO / JPNN

    HASIL INVESTIGASI - Ketua MK Mahfud MD (kiri),dan Ketua MKH MK Harjono (kanan), menyam-paikan penjelasan tentang hasil investigasikode etik hakim MKH MK, di Kantor MK, Jakarta,Jumat (11/2).

  • Semua wartawan Radar Tegal dilengkapitanda pengenal/surat tugas dan tidakdibenarkan meminta/menerima imbalandalam bentuk apapun dari narasumber.

    Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan,Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: LukmanSetiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo,Direktur : Moh. Sukron

    Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M.Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan.Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur:Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin.Asisten Redaktur : Arief Nur Rahardian Sidiq. SekretarisRedaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: M Saekhun,Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes:Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: ImanTeguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi,Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh.Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak:Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, AsepAriadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani(Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, RiyantoHarjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani DwiOktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, AstriPrayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: YelaRahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, DjuhaeriEffendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): TaufiqIsmail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl.Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting),Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285)432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal,Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko.Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021)5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana JavaSemesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

    Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp

    15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklanhalaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab.

    Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek:139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek:

    1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

    Harian Pertama KebanggaanWong Tegal

    SABTU12 FEBRUARI 2011

    OPINIRADAR TEGAL

    2

    Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansitertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email [email protected], surat ke Radar Tegal Jalan PerintisKemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresulapilihan. Hanya Rp55.000/pcs.

    Pergeseran Sensibilitas Pers KitaOleh: Ahmad Sihabudin

    SETIAP diktator punya kuliintelektualnya sendiri. (Soe-djatmoko). Ada kehawatiranpenulis atas pendapat tersebutberlaku untuk pers kita menjadikuli tiran yang berkuasa. Ketikasudah tidak ada lagi tabu danpamali pemberitaan yang per-lahan sirna diterpa gelombangkebebasan dan sejuknya anginkebebasan, ada gemerincingsuara dari sudut bilik kebisuanpublik. Suara yang meman-carkan kilau harapan dan kebe-ranian. Bangkitnya harapanseperti ini tercermin dari ba-nyaknya rangkaian tulisan me-nyambut Hari Pers Nasional(HPN) yang setiap tahun meng-hiasi dan berserakan di ber-bagai media.

    Kita diajak merenungkansecara mendalam tentang haki-kat kebebasan yang sudahdiperoleh ini, kita diajak mere-nungkan lebih dalam konteksketerikatan pers dengan pemilikmodal, ketertikatan pers denganpemerintah, keterikatan persdengan para elite politik, dankonteks ketertikatan pers de-ngan arus besar tuntutan ma-syarakat luas. Muncul per-tanyaan, apakah kebebasanyang berkembang dalam ruangmedia benar-benar bertumpupada kekuatan dirinya sendiri?Kalau pers adalah mata airkebebasan, akankah dia menga-lirkan air jernih demokrasi yangsehat dan membangun?

    Pers dalam perkembanganteori kekuasaan trias politica-nya Montessqiu oleh banyakorang dianggap sebagai lem-baga kekuatan keempat setelaheksekutif, legislatif, dan yudi-katif. Kendati secara ideal persmenuntut adanya independen-si, kenyataannya senatiasa ter-kait dengan masyarakat tempatpers menjalankan fungsi jurna-listiknya. Ini bisa dipahamikarena pers dalam keseluruhansistem sosial dan budaya, pershanyalah subsistem sosialnya.Dan dalam sistem budaya, pershanyalah subbudaya masyara-kat tersebut. Dalam suatu kon-disi entitas budaya seperti itulahpers bekerja dan beroperasimempengaruhi dan dipengaruhioleh pelbagai kekuatan yangmenentukan kriteria kebebasan.

    Kalau ada pertanyaan apa-kah pers otonom dan inde-penden dapat dipastikan jawa-

    bannya abu-abu. Karena ba-nyak faktor yang menentukanpertama owner dan (pemegangsaham), kedua sistem politik(pemerintahan), ketiga elit ma-syarakat (politisi, ulama, danjawara untuk Banten), keempatklien (pemasang iklan), kelimakualitas dan integritas sumberdaya manusia (insan pers)sendiri, visi misi dan ideologimedia itu sendiri, dan tentunyasistem sosial dan budaya tem-pat pers bekerja. Jadi banyakfaktor yang menentukan isi arahmedia itu, kesemua faktor itu sa-ling terkait dan saling mempe-ngaruhi.HAKIKAT KEBEBASANBEREKSPRESI

    Dag Hammarskjold, men-diang Sekjend PBB, menulistentang kebebasan berekspresi,Respect for the word - to em-ploy it with scrupluous care andincorruptible heartfelt love oftruth is essential if there is tobe any growth in society or inthe human race. To misuse theword is to show contemp forman; It undermine the bridgesand poison the wells; It causesman to regress down the longpath his evolution. (Rakhmat,1997:297)

    Pernyataan Hammarskjoldmenarik bagi kita karena bebe-rapa hal. Pertama dalam kedu-dukannya sebagai Sekjend PBBia memikul misi PBB; memper-juangkan terwujudnya pernya-taan hak asasi manusia sejagat.Salah satunya adalah hak me-ngemukakan pendapat, hakberekpsresi. Namun Hammar-skjold tahu hak itu sering di-gunakan tanpa penghormatanpada kata. Kedua, pernyataanini mengingatkan umat manu-sia untuk tidak menyalahguna-kan sang kata, sehingga meren-dahkan martabat manusia da-lam perjalanan evolusinya yangpanjang. Ketiga, tidak tahureaksi Hammarskjold, seandai-nya ia menyaksikan pembelaanBarat yang luar biasa ataskebebasan berekspresi yangdilakukan oleh Salman Rusdhiebeberapa tahun silam. Suatu ke-bebasan untuk menyalahguna-kan kata, mengecam manusia,melemahkan jembatan, danmeracuni mata air. Pers kitamungkin mulai bergeser ideo-loginya dalam bermain kata-kata sudah menjadi seperti Barat

    saat membela suatu kasus ataumengangkat kasus tertentuseperti dilakukan oleh beberapamedia televisi kita.

    Para pejuang kebebasan ber-ekspresi sering lupa. Bersama ke-bebasan ada tanggung jawab.Kalimat bebas dan bertanggungjawab adalah redudansi (di Indo-nesia, kata itu seringkali menjadieuphimisme untuk situasi yangtidak bebas dan tidak bertang-gung jawab). Thomas Szaszdengan indah melukiskan kaitanantara kebebasan dan tanggungjawab: Since freedom and re-sponsibility are two aspect of thesame phenomenon, they invitecomparison with the proverbialknife that cuts both ways. Onesof the edges implies options: wecall freedom. (Rakhmat,1997:298).

    Siapakah manusia yang mem-peroleh kebebasan murni danmenafikan tanggung jawab?Seorang tiran. Bila Anda tiran,Anda dapat melakukan apa punyang Anda kehendaki, kecualibertanggung jawab. Anda dapatmenyanjung sekaligus memakitanpa digugat siapapun. Andadapat memenuhi hak apa punkecuali hak orang lain. Tetapitiran bukanlah manusia hakiki,ia manusia majazi (dan binatanghakiki). Ia adalah a humanizedhuman. Richard Means kritikussosial, menyatakan, the es-sence of man par excellence maybe homo ethicus, man the markerof ethical judgement? sebagaimakhluk etika, ia tidak bisa tidakterlibat dalam masalah-masalahetis (ethical issues).RUANG DIALOG PUBLIK

    Pers dari sekian fungsi uta-manya adalah penyadaran ter-hadap publiknya, hal ini sangat-lah ditentukan oleh kesang-gupannya mengelindingkanisu-isu yang seyogyanya men-jadi perhatian masyarakat;memberikan stressing terhadapintensitas dan luasnya peme-beritaan; dengan demikianmenentukan agenda perjuanganpara pemuka pendapat yangakhirnya mampu mempenga-ruhi pengambil keputusan.Maka isu-isu mana yang akanmenjadi sorotan pers sangatdipengaruhi oleh persepsi perstersebut tentang manusia danpublic, tempat fakta dan datayang mewarnai kehidupan itudigali dan didialogkan.

    Disinilah pentingnya ruangdialog antara pers dan khala-yaknya. Suatu ruang dialogyang saling menguntungkandalam rangka menentukan agen-da bersama. Tanpa hal ini aspi-rasi publik menjadi tersumbat,sementara isu-isu yang diliputpers bisa melenceng dari per-soalan subtansial yang menjadikepedulian publiknya. Apalagisaat ini informasi sudah menjadikomoditas, ada godaan kuatuntuk senantiasa memburu be-rita yang layak jual, kendatibobot substansinya murahan.

    Jangan lupa kebebasan jugamempunyai jebakannya sendiri sensasional. Jika sensasionalyang menjadi tujuan dan uku-ran, secara perlahan media akanterseret oleh godaan yang men-campuradukan antara agendapolitik yang substansif danagenda gosip politik. Gosippolitik ini, sebagaimana gosip-gosip lainnya terbukti banyakdiminati khalayak. Dapat kitasaksikan media memberikanbanyak ruang untuk gosip-gosip politik yang bisa kitasaksikan di beberapa layar kacatelevisi kita. Media atau publiksesungguhnya yang senangbergosip, tergantung dari su-dut pandang mana kita meli-hatnya yang pasti tidak sedikitmedia yang meroket tirasnyadengan sajian semacam ini.Maka sekali lagi media akanhanyut dalam mainstream ko-mersialisasi, dan melupakanidealismenya semula.VISI KEBEBASAN PERS

    Ada banyak faktor memangyang menentukan isi dan arahmedia sebagaimana dikemuka-kan di atas, termasuk ketidak-mampuan pers memilah isu po-litik substansif dan gosip poli-tik ini bisa mengaburkan aspi-rasi masyarakat, dan pada saatyang sama justru bisa mengun-tungkan status quo. Pertamapers seperti itu cenderung lebihtertarik pada who is the si-nger daripada what is thesong; lebih tertarik padatokoh-tokoh kontroversialketimbang orang-orang yangtepat. Kedua, pers akan me-ngandalkan pemberitaannyakepada second hand reality,yang gampang diburu dan lakudijual. Pers demikian tidakmenggali langsung ke lapangansecara multiple fact finding,

    tetapi justru dari sumber keduayang hanya mengamati secarasekilas, sehingga akan cen-derung bias. Ketiga, konse-kuensi dari bias tersebut persakan menggeser perhatianpublik dan isu sentral ke isu-isu pinggiran, yang secara tidaklangsung memperkuat prosesdepolitisasi yang disuntikkanoleh para elite politik dan nara-sumber.

    Jika hal ini benar-benar terjadidan sudah menjadi agenda perskita, semoga ini tidak terjadi.Simaklah peringatan ThomasJefferson yang sering luputdikutip oleh orang-orang yangmeneriakkan kebebasan pers,bahwa Mereka yang tidak per-nah membaca suratkabar lebihtercerahkan (better informed)daripada mereka yang memba-canya; seperti mereka yangtidak tahu apa-apa lebih dekatdengan kebenaran daripadamereka yang pikirannya ber-gelimang dengan kesesatandan kepalsuan.

    Bukankah mengisi dan me-nata kebebasan lebih sulit,daripada merebutnya? Terlebihsaat ini zone-zone kebebasanitu terkait dengan beragamkepentingan, luberan informasi,dan pertarungan nilai yangberskala mondial; membuat kitamesti berhati-hati dalam menen-tukan pilihan pemberitaan.Sekali langkah, risikonya bukansekadar turunnya oplah, tetapijustru gugatan massal danpiramida kurban manusia. Per-soalannya, visi kebebasan men-jadi tafsir pemberitaan persberarti keberaniannya meng-hujat dan mengekspose isu-isu kelas tinggi

    Bisakah pers memberikankontribusinya dalam rangkamenata kembali dunia (kehi-dupan) ke dalam orbit semes-tinya yang sehat dan bulat?Bukankah teori agenda settingpercaya bahwa pers mempu-nyai kekuatan yang menen-tukan dalam membentuk agen-da masyarakat tentang hal-halyang penting, lebih ideal, lebihmaju, dan lebih manusiawi.Akhirnya semoga semua men-jadi lebih baik, dan Selamat HariJadi Pers. (*)

    Ahmad Sihabudin, DoktorIlmu Komunikasi dan Dekan

    FISIP Untirta

    BerharapBukan TebangPilihOleh: M Riza Pahlevi

    PENEGAKAN hukum di Indonesia hingga kini terus dilakukan,khususnya dalam peungkapan kasus-

    kasus korupsi. Baik di tingkat pusat,yang dipelopori Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK)maupun di daerah, yang dipe-lopori Kejaksaan maupun Polri.

    Dari sekian kasus yang dila-porkan masyarakat maupun

    temuan petugas sendiri berhasildiungkap, dan pelakunya pun ber-hasil dimasukkan ke dalam sel.

    Namun harus diakui, masihbanyak pula kasus-kasuslain yang masih ngambangdan tak jelas nasibnya.

    Upaya mengungkap kasus-kasus korupsi tersebut memangtidak gampang. Selain pelakunya yang menjalankan aksinyadengan sangat rapi, juga semangat dari sebagian penegakhukum yang kadang loyo. Sehingga peran serta elemenmasyarakat untuk mengungkap kasus-kasus korupsi sangatdiperlukan. Paling tidak memberikan semangat kepada parapenegak hukum, untuk serius dan tanggap dalam setiap upayapengungkapan kasus korupsi.

    Para penegak hukum tidak perlu dihujat, tapi diberi motivasiagar pengungkapan kasus-kasus korupsi itu menjadi prioritasdan tidak pandang bulu. Siapa pun yang terlibat kasus korupsi,harus dibabat habis, tidak tebang pilih, apalagi pilih-pilih. Selamaini, beberapa kasus korupsi di daerah, kebanyakan hanyasebatas kepala desa saja, yang melakukan korupsi APBD, yangkerugiannya hanya puluhan juta hingga seratusan juta saja.Namun kasus-kasus korupsi yang merugikan negara hinggamiliaran rupiah, masih banyak yang ngendong dan tak tersentuh.Boro-boro untuk menangkap pelakunya, untuk menanyakankasusnya saja kadang tak diperoleh informasi yang jelas.

    Bukan menyepelekan kasus kecil seperti yang dialami parakades, tetapi upaya penegakkan hukum itu memang tidak bolehtebang pilih. Siapa pun dia, entah presiden, menteri, gubernur,dan bupati, kalau dia bersalah melakukan korupsi, ya harusdisikat. Sejarah mencatan, seorang presiden saja, yang barudiduga terlibat dalam suatu kasus hukum, bisa dijatuhkan.Meskipun hingga kini kasus yang dituduhkan itu belum pernahterbukti. Sementara kasus lain, yang hampir sama, yangdisertai dengan bukti-bukti, bahkan ada yang sudah dijatuhkanpidana, namun tidak sampai menyentuh kepada aktorintelektualnya. Hal itu terjadi karena ada faktor kekuatan politikyang bermain di belakangnya.

    Kondisi ini tentu saja bagi masyarakat awam, bahwa upayapenegakan hukum masih bersifat tebang pilih. Dipilih yang pal-ing menguntungkan dan tidak mengandung resiko, sertasebagai salah satu bukti bahwa hukum di Indonesia masihberjalan. Meski hanya berjalan di tempat, kalau tidak maumengatakannya jalan mundur.

    Para penegak hukum, jika tidak ingin dikatakan sebagailembaga yang hanya menjadi sarang mafia hukum, hendaknyamampu menunjukkan dengan langkah-langkah dan tindakanyang tegas. Siapa pun yang diduga melakukan tindakanmelawan hukum, yakni korupsi, harus diadili. Keadilan untukmasyarakat adalah pengadilan bagi para koruptor, denganhukuman yang setimpal. Bahkan kalau perlu, hukuman yangdiberikan kepada para koruptor adalah hukuman mati, sepertiyang sudah dilakukan di China.

    Jangan sampai masyarakat hilang kepercayaannya kepadalembaga penegak hukum. Apalagi sekarang ini sedang menajdisorotan, khususnya terkait dengan kasus-kasus besar yangbanyak melibatkan pejabat tinggi yang korup. Seperti kasusGayus Tambunan, serta sejumlah skandal hukum lainnya yangbelum terungkap tuntas. Hal ini yang seharusnya menjadi kaca,khususnya bagi aparat penegak hukum di daerah. Indikasibahwa masyarakat mulai kehilangan kepercayaan, segalasesuatu yang berkaitan dengan korupsi, berujung pada laporanke KPK. Padahal hal itu bisa atau cukup di kepolisian maupunkejaksaan di daerah.

    Keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM) danorganisasi mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya yangmenyuarakan anti korupsi, harus dilihat sebagai upayamemotivasi aparat hukum dalam mengungkap kasus-kasuskorupsi. Bukan sebagai pencipta ketidaktertiban di masyarakat,apalagi dituduh sebagai perusuh dan biang kerok keamanan.Aktivis-aktivis itu, mungkin bagi para pelaku korupsi adalahmusuh yang sangat membahayakan. bahkan dalam beberapakasus, aktivis anti korupsi sering menjadi korban kekerasan,bahkan pembunuhan. Namun itu hendaknya tidak mengendurkansemangat untuk terus memberantas korupsi. (*)

    Setuju Rubrik Khusus APBDAKU setuju karo usule 085870118xxx

    ttg rubrik khusus dana APBD. Soalesampe saprene ngabdi aq durung olihAPBD/APBN. Pdhl wis 5th ngabdi jdguru nang sekolah negri. Nang ndialokasi danane? Nggo apa bae? Penginngarti aku. Makasih Radar Tegal,mudah2an bisa mewujudKan.

    085842716xxx

    Bocah FKIPNdaftar Neng Bank

    NYONG pan ngresula keh... Akta 4jare dihapus, tapi bisane pas aku panndaftar kerja ng BANK/PT isine bocah2FKIP (Fak Pendidikan)??? Njaluke panpada pimen sih bocah2 FKIP??? Dongkaya kiye ora adil kyeh..!! Bisane lg kaebocah2 FKIP demo njaluk nutup akta4? Sedangkan saiki malah bocah FKIPngrebut lahan kerja jurusan umum...

    085747511xxx

    Jawabannya Muter-MuterPAK Bupati Kab Tegal.tolonglah

    Kami. Sertifikasi guru2 Swasta th 2010.cair cuma 4 bulan. Sedangkan Kabupa-ten yg lain penuh 1 thn. Tolong Ma-penda Kemenag ya dibenahi. Kalauditanya jawabanya muter 2 gak kruan.

    085292230xxx

    Gak Punya Tim SAR BonafitPAN melu ngresula ah,, saya merasa iri

    kenapa Pemda Tegal gak punya tim SARyg bonafit, sedangkan wilayah Kab Tegaltergolong rawan musibah, apa saya harusminta bantuan tim sar daerah tetangga(Pemalang, Brebes) terima kasih.

    085641239xxx

    42 Kali Kena TilangRADAR aku pan melu ngersula,

    hampir 42 kali ketilang gara2 ora duesim. Tp q pn gawe sim wis bolak balikpn 2 bulan bisane dipersulit perosesesuwe, jare gon gawe barang pan gawasusae stngh mati...

    085742042xxx

    Suka Nggo Tuku BerasSEDRUNGE njluk maape sit ah. Aq

    pan mlu ngresula keh, bsane siki PolsekDkuhturi go tmpat oprasi polisi pimen?Toli sg gawe enek yen ra duwe SIM,bsa polisine arh njaluk langsung 80ewu. Kwe sebenere pemerasan apaemang yen melanggar kena sankisemono. Toli polisi sebenere pada duweSIM apa ra len? Sadar ea kena owhpolisine, dwit smono kwe ya akeh bgrakyat sg ra dwe kya aq. Daripadadiwekena polisine, ska go tku be-ras+lawuh, toli anak2e aq wtenge wreg.

    085786300xxx

    Gayus.. HorasGAYUS.. Gayus.. Horas, bisa bikin or-

    ang tidak waras uang jelas dilepasdari Lapas. SBY tidak tegas, aparatnggragas, DPR birngas rakyat was-was susah beli beras. Ha ha ha horas..

    087830079xxx

    GTT Diangkat Jadi PNSYTH. Bpk Walikota.. tlg semua

    tenaga honorer (GTT/PTT), baik yanglama ataupun baru agar bisa diangkatPNS, karena mereka sangat membantumencerdaskn bangsa, trmksh.

    085742777xxx

    Mangkat Awan Balik GasikYTH Pemda, BKD Brebes sekali-kali

    sidak PNS. Masa mangkat awan jm 8esuk, balik jam 11 awan gasik temen.Melasi owh honorer mangkat esuk balikekeri jm 3 sore. Yo mbok diperhatikandiangkat pns, wong pd bae ngbdine. Ajamung mangan gaji tok titelah haji. Tapiya mbok amanah. RADAR OK.

    081911697xxx

    Cuma Motore Karo BanpolPAN nertibna lalu lintas neng perem-

    patan Kardinah pimen yah? Lah wong

    sing njaga pos Polisi perempatanKardinah cuma motore Polisi karoBanPol alias Pembantu Polisi ben wistuwa. Payah Polisine, motore tok singjaga, wonge ora jaga. Dibayar negarakerjane nglayab tok. Ampun2.

    081902661xxx

    PAI Semakin Banyak PungutanKEPADA Dinas Pariwisata Kota

    Tegal. Bagaimana dg OW PAI? Se-makin banyak pungutan.. Kalo me-mang sepadan dg wahana yg da c gpa2, masa mau k pante ja bayarberkali2. D pintu masuk depan sudahbyr 5rb 2org, D krcis trtera byr cm1.500 parkir 1 rb_ brti 5rb msh ss 1rbkn? Trus mau msuk k pntai ko jlndtu2p, kt pnjaga jln tu dti2pkan 2rbmotor bawa masuk 2rb, gimana tuch?Bayar maning tapi motor d parkirdewek Belok k sebelah timur d palanglagi... Semakin ga nyaman, manadermaganya pd rusak lg

    081911562xxx

    Mumpung Durung TugelBUNG Radar tulung omongna kro

    Bapak Tuane Nyong sing lg ongkang2ng duwur, dalan jrsn Bojong-Bumijawadidandani aja ngenteni tugel.

    081391728xxx

    Lampu PeneranganePada Mati

    OM Radar, aku pan ngresula dingejalur Pantura mulai dari Dampyak sapaiPeleman ngetan lampu penerangane kapada mati kabeh. Wis kaya kuwe dalanepada rusak, ampun ah Mohon instansiyang merasa terkait dan bertanggungjawab, mohon diberesi Matur suwun.

    081808103xxx

    Pak Palsu DiusutNggo Pa Agung Bupati Brebes. Pak

    tlung diusut guru2 gol IVB sing Pakpalsu diundangi ditndak, kya nengKota Tegal sing tegas akeh Pak, cobagen diusut.

    02836110xxx

  • CMYK

    CMYK

    METROPOLISRADAR TEGAL

    3SABTU, 12 FEBRUARI 2011

    TiketDudukKALudes

    PENGHIJAUAN

    ADI MULYADI/RATEG

    SIMBOLIS - Istri Wali Kota Tegal, Rosalina IkmalJaya secara simbolis menanam pohon sepan-jang Jalan Veteran.

    Program PenghijaunSepanjang JalanVeteran

    KONDISI Jalan Veteran Kota Tegal mulai se-latan hingga utara bakal menjadi teduh diban-ding keadaan sekarang. Karena Kantor Lingku-ngan Hidup (KLH) setempat, Jumat (11/2)kemarin, menanam 43 pohon jenis glodogan dantanjung di lokasi tersebut.

    Kepala KLH Kota Tegal, Sugeng Suwaryomelalui Kasi Pengendalian Pencemaran Ling-kungan, Daryati mengatakan, dalam upayamenyejukkan kota, pihaknya terus melaksanakanpenghijauan. KLH juga menyelenggarakan Pro-gram Sak Uwong Sak Uwit (SUSU). Jumlahpohon yang ditanam di berbagai wilayah KotaTegal hingga saat ini mencapai ribuan. Bibit adayang didanai APBD dan CSR dari instansi swastaatau negeri di Kota Tegal. Tujuannya hanyasatu, yakni menyejukan kota serta mengurangiangka polusi udara, disamping mengurangi glo-bal warming.

    Hingga Tiga Hari ke DepanBAGI masyarakat pengguna kereta api (KA) dari

    Stasiun Besar Tegal yang akan menuju Jakarta perluberpikir dua kali. Karena dari Jumat (11/2) kemarinhingga Selasa (15/2) mendatang, tiket duduk habisterjual.

    Menurut Kepala Stasiun Besar Tegal, Achmad Zahid,saat ini hingga 15 Januari loket hanya melayani tiketberdiri. Sebab tiket duduk habis terjual, baik melaluipelayanan online maupun melalui loket. Tiket yanghabis ini khususnya untuk KA Cirebon Ekspres(Cireks) kelas eksekutif pemberangkatan dari Tegalmenuju Jakarta. Habis di sini bukan berarti tidak adatiket. Karena dalam penjualan tiket sistemnya tidaklangsung dijual semua. Maksudnya, misalkankapasitas tempat duduknya 250, maka tiket yang dijual

    ADI MULYADI/RATEG

    HABIS - Loket stasiun hanya menjual tiket berdiri,lantaran tiket duduk habis terjual hingga 15 Januarimendatang, khususnya untuk KA Cireks Eksekutif.

    Untuk PelebaranJalan Jembatan Langon

    UPAYA serius dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot)Tegal, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untukmenangani kesemrawutan arus lalu lintas di jembatanLangon, yang menghubungkan dua wilayah. YakniKota dan Kabupaten Tegal. Sebab setiap hari arus lalulintas di situ selalu padat merayap. Untuk itu, melaluiAPBD 2011 Pemkot telah mengalokasikan anggaranRp. 800 juta.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, IrGito Mursriyono mengatakan, proses pelebaran jalansangat menunjang pembangunan Jembatan Langon,menghubungkan Kota dengan Kabupaten Tegal.Untuk itu pihaknya menyiapkan anggaran Rp. 800 juta.Kalau sesuai target, maka pembangunan jembatan

    Pemkot GelontorkanAnggaran Rp 800 Juta

    M SAEKHUN/RATEG

    TAK MEMADAI - Jembatan Langon saat ini sudah taklayak, selain kondisinya rapuh. Selain itu lebarjembatan juga tak memadai lagi.

    Panjang 4 M denganDiameter 15 Cm

    KAMIS (10/2) malam lalu atau bertepatanmalam Jumat Kliwon, warga RT 07 RW 02Mintaragen Tegal Timur digegerkan denganpenangkapan seekor ular Phyton atau Sancajumbo. Hewan melata sepanjang 4 meterdengan diameter 15 centimeter itu, ditemukandi dalam rumah warga dengan posisi sedangmelilit di kayu blandar.

    Cusanto Aji, warga Jalan Waringin Gang 5Nomor 12 RT 07 RW 02 Mintaragen TegalTimur mengatakan, ular tersebut ditemukandi blandar rumah. Sedangkan yang kalipertama melihat orang tuanya, KapsinSamsidi, sekitar pukul 22.00 WIB. Waktu

    ADI MULYADI/RATEG

    DIUKUR - Setelah berhasil diturunkan darikayu blandar rumah warga, ular Sancajumbo langsung dibawa sang pawanguntuk dijual.

    Phyton JumboGegerkan Warga

    Komisi I PanggilKepala SekolahTerkait PerubahanKriteria PenentuanNilai Kelulusan

    UNTUK mengetahui kriteria pe-nentuan nilai kelulusan, terkait ada-nya perubahan teknis. Maka KomisiI DPRD Kota Tegal, dalam waktudekat bakal memanggil seluruhkepala sekolah (kasek) untuk dimin-tai keterangan. Hal ini agar ada satupersepsi, serta menekan terjadinyaprasangka negatif.

    Ketua Komisi I DPRD setempat,Sutari SH mengatakan bahwa sebe-narnya pihaknya telah melakukankoordinasi dengan Disdik, terkait tek-

    nis penentuan nilai untuk kelulusansiswa. Namun, agar ada persamaanpersepsi terkait teknis penyusunannilai, menyusul adanya perubahandalam kriteria penentuan nilai kelu-lusan, yang tidak hanya berdasarkanpada nilai hasil ujian nasional. Tapimengakomodir nilai rapor serta nilaiujian lokal, pihaknya dalam waktudekat bakal memanggil kasek. Soalpemanggilan kasek, sudah kamijadualkan. Pada bulan Februari 2011.Tentang kepastiannya, dalam waktudekat kami berkoordinasi sertamelayangkan surat pada mereka,tukasnya usai rapat koordinasidengan Dinas Pendidikan (Disdik),Jumat (11/2) kemarin.

    SembahyangKengTieKongdi Kelenteng TekHayKiong

    BERHARAPDIBERIKAN KESELAMATAN

    DAN KEBERKAHANMASIH dalam rangkaian peringatan

    Tahun Baru Imlek 2562, kemarin segenapumat Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal,menggelar sembahyang pada Tuhan YangMaha Esa, atau dikenal dengan sembah-yang Keng Tie Kong. Acara ritual inidilaksanakan tengah malam pukul 24.00

    WIB. Sembahyang ini berlangsung dalamkeheningan tanpa kebisingan, serta bersa-maan digelarnya ritual malam itu, langitnampak cerah, dengan hembusan anginbegitu sejuk.

    Kelenteng yang pada hari-hari biasa pe-nuh ramai, namun saat dilangsungkannya

    sembahyang, dimana keadaan sekitarmendadak sunyi. Hampir tidak ada sepatahkata keluar dari mereka yang hadir. Ditengah kesunyian tengah malam, yangselanjutnya segenap umat kelentengsecara bersama memanjatkan doa sambil

    Waspadai Praktek Money PoliticsDalam Musda PANKota Tegal

    MENJELANG pelaksanaan MusyawarahDaerah (Musda) Partai Amanat Nasional(PAN) Kota Tegal, yang bakal dilaksanakan26 April 2011 mendatang. Saat ini sejumlahnama kandidat calon ketua mulai bermun-culan, dan telah menyatakan siap. Namunsatu hal yang perlu diwaspadai, yakni ada-nya praktek money politics (politik uang).

    Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPD PAN,Riyadi, Jumat (11/2) kemarin. Menurutnya,agar bisa menekan praktek money politics,

    pihaknya meminta para peserta Musda,terutama yang memiliki hak pilih supayamenggunakannya sesuai hati nurani demikemenangan PAN. Bukan karena bergainingposisi, apalagi karena uang. Kami juga mintaagar DPD mengeluarkan kebijakan laranganmoney politics. Bahkan kalau sama terjadi danterbukti, maka harus dicoret dari pencalonan.Kami rasa hal ini penting, supaya tidak adakandidat calon ketua berani bermain moneypolitics. Sebab perlu diingat, jabatan ketuamerupakan amanah yang harus dijaga. Bukandiperebutkan, apalagi dengan cara-cara yangsalah.DOK.RATEG

    H Harun Abdi Manap SH

    RobKembaliDikeluhkanWarga

    PERSOALAN rob di Kota Tegal kembali di-keluhkan warga beberapa kelurahan yang se-lama ini menjadi langganan pasangnya air laut.Di antaranya Kelurahan Panggung, Tegalsari,Muarareja, dan Mintaragen.

    Himawan (50), warga Jalan Halmahera KotaTegal mengatakan, lebih dari tiga tahun dia danwarga di tempat tinggalnya harus bergelutdengan rob, yang kerap mengganggu aktivitas.Jika dahulu rob hanya terjadi sore hari, kini pagidan siang hari banyak jalan yang tergenang rob.Kondisi ini menghambat kegiatan belajar-mengajar, karena sekitar sekolahnya banyakdigenangi air.

    Meski telah dilakukan langkah antisipasi, se-perti pemasangan tanggul dari karung yang diisipasir serta pembersihan sekolah. Rob tidak da-pat dicegah dan menjadi bagian dari rutinitasmasyarakat sekitar. Untuk itu, pihaknya berharapkepada instansi terkait, agar mengkaji ulang per-soalan tersebut. Dengan harapan mendapatkan

    AIR PASANG

    ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 5

    ABIDIN ABROR/RATEG

    SUJUD SYUKUR - Segenap umat KelentengTek Hay Kiong Tegal, kesempatan sem-bahyang Keng Tie Kong, penuh khidmatmenyampaikan sujud syukur pada TuhanYang Maha Esa.

    ke hal 9 kol 1

  • SABTU12 FEBRUARI 2011

    PEMALANGRADAR TEGAL

    4PENTOL RAH

    MusdaMuhammadiyahDigelar Hari Ini

    PEMALANG MusyawarahDaerah (Musda) Muhammadi-yah Kabupaten Pemalang, Sab-tu (12/2) ini digelar. Sejumlahagenda acara Musda pun su-dah banyak dipersiapkan pa-nitia. Sejumlah nama calonyang bakal menduduki AnggotaPimpinan Daerah Muhammadi-yah (PDM) mulai mencuat.

    Angkatan Muda Muham-madiyah (AMM) Jubaedi Amdmenyatakan kepada Radar,kemarin, calon anggota PDMtidak boleh merangkap sebagaikepala atau direktur Amal Usa-ha Muhammadiyah (AUM).Sebab, nanti bisa mengganggukebijakan-kebijakan PDM.

    Anggota PDM itu tidakboleh merangkap, tandas dia.

    Dia menjelaskan, jabatanrangkap yang dimaksud, misalcalon sebagai kepala SMPMuhammadiyah atau sekolah

    Muhammadiyah lainnya yangSK-nya diangkat dan diusulkanPDM. Termasuk juga sebagaiDirektur AUM. Oleh karena itu,AMM meminta bahkan menye-rukan kepada semua pesertaMusda untuk tidak memilih or-ang-orang yang duduk sebagaipimpinan AUM dan itu telahsesuai Qoidah Majelis Muham-madiyah yang ada.

    Di sisi lain, banyaknya calonyang bakal maju ke bursa pemi-lihan anggota PDM, Jubaedijuga meminta kepada pesertaMusda untuk tidak memilihcalon calon yang telah nyata-nyata gagal dalam memimpincabang.

    Maka, dengan berbagai per-timbangan, AMM telah me-ngiventarisir sejumlah nama-nama calon yang dinilainyalayak untuk bisa menjadi pi-lihan. Di antara nama-nama itudipandang cukup mampu me-majukan organisasi Muham-madiyah Kabupaten Pemalangke depan.

    Sepuluh nama calon adalahdr H Abdul Rahman, H Achmad

    Muncul 10 Calon PimpinanHM, Drs H Ahmad Mundirin,Firdaus S.Pd.I, H Ikhsan SAbdullah, dr H Mahrus Achid,Marzuki Abdurrahman, H Muh-ammadi S.Pd, Drs Nur Efendidan Sodikin, ujarnya.

    Demi suksesnya Musda,Jubaedi berharap kepada pe-serta agar memilih nama-namacalon yang sudah teruji untukbisa membawa MuhammadiyahPemalang agar semakin majudan tentunya harus bisa memi-lih orang-orang yang bersih,isitiqomah, teruji dan visionarisagar organisasi Muhammadi-yah ini semakin besar dan ber-jaya.

    Sementara itu, berdasarkanhasil penelusuran Radar, dariberbagai sumber di sejumlahcabang dan ranting, dari 39nama calon, sekarang ini telahmengerucut ke sepuluh namadan hasil itu tidak jauh daripandangan Angkatan MudaMuhammadiyah.

    Suasana Musda yang se-makin hangat, bukan hanyaadanya pemilihan AnggotaPDM, tetapi juga adanya perhe-

    latan akbar digelarnya MusdaAisyiyah Kabupaten Pema-lang.

    Dari hasil penelusuran ber-bagai sumber pengurus Aisyi-yah juga telah banyak menye-butkan sidikitnya ada sepuluhnama yang layak dipilih diantaranya Dra Zubaidah darikecamatan Ulujami, Dra Ami-roh MAg Ketua STIT Pe-malang, Hj Sopiyatun dariKecamatan Petarukan dan DraFaizah mantan Ketua PD Na-syiatul Aisyiyah (PDNA).

    Ketua Pant ia PengarahMusda Muhammadiyah DrsH Ahmad Mundirin melaluiSekretarisnya Drs Nur Efendimenjelaskan, pelaksanaanMusda Muhammadiyahyang akan digelar selama duahari mulai tanggal 12 sampai13 Februari 2011, akan d-ilaksanakan di Komplek Pon-dok Al Manar Muhamma-diyah Pemalang.

    Dalam acara Musda tersebut,panitia sebelumnya telah ba-nyak melakukan upaya per-siapan-persiapan. Salah satu di

    antaranya persiapan penyu-sunan sejumlah agenda pen-ting dalam Musda yaitu agendapenyampaian laporan pertang-gungjawaban, pembahasanprogram kerja, rekomendasi danterakhir agenda yang cukuppenting adalah pemilihan ang-gota PDM.

    Untuk peserta Musda inimeliputi unsure Anggota PDM,PCM dan PRM, se-kabupatenPemalang serta unsur orga-nisasi otonom tingkat daerahyang jumlah total pesertanyamencapai 304 utusan, pa-parnya. (apt)

    Temu Lapang PTDuPont Indonesiadi Kejene

    SEKITAR 150 petani di DesaKejene, Kecamatan Randu-dongkal, Kabupaten Pemalangmengikuti kegiatan Temu La-pang yang diselenggarakan PTDuPont Indonesia di lahanmilik Rasmo.

    Dalam kegiatan tersebut,petani diajak melihat langsungtanaman jagung hibrida PioneerP21 Dahsyat yang mempunyaipertumbuhan yang bagus dansehat ketika ditanam di musimhujan ini. Petani juga melihatlangsung dan membandingkansendiri dengan produk jagunghibrida lain yang umum ditanamdi daerah tersebut.

    Kristian Artanto, DistrictAgronomist PT DuPont Indo-nesia kepada Radar di lokasitemu lapang Jumat Sore (11/2)membeberkan khusus untukproduk jagung hibrida P21Dahsyat ini merupakan produkunggulan Pioneer berupa benihjagung hibrida Pioneer P21Dahsyat yang memiliki potensihasil panen sangat tinggi hing-ga mencapai 13,3 ton pipilkering/ha.

    Selain itu, P21 Dahsyat me-miliki bentuk tongkol yangmenarik yang ditunjukkan de-ngan klobot menutup sempurnasehingga akan menjamin hasilpanen yang lebih baik.

    Tipe bijinya mutiara, tong-kolnya terisi penuh (muput) danjanggelnya kecil sehingga ren-demen tinggi. P21 Dahsyattidak memerlukan banyak air,tahan terhadap kekeringan,memiliki perakaran yang kokoh

    dan ketahanan yang baik terha-dap beberapa penyakit tana-man jagung, tandasnya.Rasmo petani asal Desa Kejeneketika ditemu Radar menga-takan, dirinya sangat merasasenang pada hasil panen Ja-gung sekarang, karena hasilnyamemuaskan. Sebelumnya, katadia, hasil panenan jagung jauhlebih rendah dibandingkandengan menggunakan bibitP21, hasil panennya mencapai13 ,3 ton/hektar.

    Kepada Radar, Kadus KrajanDesa Kejene Marsono menya-takan sangat antusias danyakin untuk menanam jagunghibrida Pioneer P21 Dahsyat.

    Untuk musim mendatangsetelah menyaksikan langsungdi lokasi temu lapang, saya maumenanam jagung dengan bibitP21 Dahsyat. Selama saya ber-tani belum pernah melihatlangsung hasil panen jenis itu,ungkapnya

    Ia menyatakan keunggulan Jagung Pioneer P21 Dahsyattongkolnya besar dan mengisipenuh, memiliki rendemen ting-gi. Selisih hasilnya denganjagung hibrida lain yang biasaia tanam cukup banyak. Relatiftahan dalam menghadapi curahhujan yang tinggi seperti seka-rang ini.

    Kepala Desa Kejene Jaenuinmembenarkan adanya panenJagung P 21 di wilayah desayang dipimpinnya. Dengan hasilpanen yang memuaskan makadapat meningkatkan pendapa-tan petani.

    Sejumlah petani yang di-a jak temu lapang dengannada yang sama menuturkan,mereka akan beralih dari bibitjagung hibrida lain ke Ja-gung hibrida P21. (gtr)

    GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

    KAGUM - Para petani yang melihat hasil tanaman jagung Pioneer 21 Dahsyat merasa kagum.

    Antusias Tanam P21 Dahsyat

    AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

    PAWAI TAARUF Sebanyak 76 anak peserta khitanan bersamadi Masjid Agung sebelum dikhitan mengikuti pawai taaruf.

    MasjidAgungGelarKhitan Bersama

    PEMALANG Sebanyak 76 anak dari berbagai lapisan masyarakat,Jumat (11/2) kemarin mengikuti kegiatan khitanan bersama di MasjidAgung Pemalang.

    Kegiatan sosial khitanan yang sekaligus peringatan Maulud NabiBesar Muhammad SAW ini diselenggarakan oleh Yayasan HusnulKhotimah Masjid Agung yang ke-17.

    Ketua Panitia Khitan Bersama Masjid Agung Pemalang Drs H SusenaMardiatmadja M.Kes mengatakan, kegiatan khitanan bersamasekaligus peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW.

    Adapun sasaran kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat umumdan kaum musliman pada khususnya yang sangat memerlukan ulurantangan, serta sentuhan hati para dermawan dan aghnia yang pedulidengan masyarakat di lingkungan Kabupaten Pemalang dari semuatingkatan.

    Melalui kegiatan ini kami sangat berharap dapat menjadi aset budayadaerah untuk ikut serta meramaikan khasanah pariwisata religius diKabupaten Pemalang, katanya.

    Dia menjelaskan, kegiatan khitanan ini pada awalnya untuk anak-anak dari keluarga kaum dhuafa. Besarnya animo masyarakat untukmengkhitankan anaknya dengan tidak membatasi tingkat ekonomimasyarakat, sehingga peserta yang mendaftar jumlahnya terusmeningkat mencapai lebih dari 100-an anak.

    Namun demikian dengan keterbatasan yang ada maka untuk tahun2011, jumlah anak yang dikhitan dibatasi hanya 76 anak, disesuaikandengan kesiapan, terangnya.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk dapat terlaksananya kegiatanini, beberapa sumber dana oleh panitia diperoleh dari infaq masyarakatdari semua tingkatan, baik dari Bupati Pemalang atau Pemkab, intansipemerintah, perbankan, para pengusaha dan aghnia dan paradermawan yang peduli.

    Khitanan bersama di Masjid Agung yang dilaksanakan bertepatandengan acara pengajian umum Jumat kliwon, diselenggarakan olehYayasan Husnul Khotimah sejak tahun 1987. Yayasan itu semulasebagai paguyuban rukun kematian yang beranggotakan wargamuslim Kabupaten Pemalang dan hingga sekarang keanggotaannyaberjumlah lebih dari 3.000-an orang yang tersebar di seluruhkabupaten Pemalang.

    Untuk juru khitan dalam kegiatan ini berkerja sama dengan dinaskesehatan setempat. Besarnya manfaat untuk kepentinganmasyarakat umum, khususnya bagi keluarga kurang mampu,diharapkan ke depan Pemerintah Kabupaten Pemalangmenganggarkan kegiatan ini melalui APBD, sehingga akanmemperlancar penyeleggaraan kegiatan tersebut.

    Ketua Yayasan Masjid Agung Syaugi S Arghubi menambahkan,dukungan masyarakat dalam kegiatan ini yang sedikit menurundimungkinkan akibat situasi yang kurang mendukung, seperti halnyaperubahan cuaca yang berpengaruh besar terhadap perubahanpendapatan masyarakat karena mayoritas adalah masyarakat Agraris.

    Namun pelaksanaan kegiatan ini tetap berjalan lancar dan suksessesuai harapan semua kita bersama, imbuhnya.

    Sementara itu, sebelum acara khitan dimulai, seluruh pesertabersama orang tuanya mengikuti pawai taaruf yang diawali daripendopo kabupaten berjalan menuju ke Masjid Agung. Usai di lokasipusat kegiatan semua peserta dibaiat atau iqror di hadapan ulama,tokoh dan umaro yang dilakukan Kepala Kejaksaan Neegeri PemalangH Sungarpin SH MH. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati PemalangMukti Agung Wabowo ST, Kepala Kantor Kemenag Drs H MuslimUmar MAg serta anggota Muspida dan masyarakat. (apt)

    GUNUNG Slamet yang berke-tinggian 3.432 meter dpl meru-pakan gunung berapi yangterdapat di Pulau Jawa.

    Gunung tersebut berada diperbatasan Kabupaten Brebes,Banyumas, Purbalingga, Kabu-paten Tegal dan KabupatenPemalang, dan merupakan gu-nung yang tertinggi di JawaTengah serta kedua tertinggi diPulau Jawa.

    Disamping itu juga terdapatempat kawah di puncaknyayang masih aktif.

    Dari data Pos Vulkanologidan Metigasi Gunung Slametyang berada di Desa GambuhanKecamatan Pulosari, statuswaspada Gunung Slamet inisudah terjadi sejak akhir Maret2009 lalu.

    Status ini terlihat denganmeningkatnya asap dari puncakgunung.

    Meski status Gunung Slametwaspada, sejumlah warga dilereng gunung masih berakti-vitas seperti biasa.

    Kepala Pos Vulkanologi dan

    Dua Tahun Gunung SlametBerstatus Waspada, Tak Berbahaya

    Metigasi Gunung Slamet SIPmenilai, kondisi Gunung Slamettidak berbahaya. Hal itu dikare-nakan karakter letusannyabertipe stromboli.

    Ini artinya kawah GunungSlamet dengan luas sekitar 12hektare selalu menampung hasilletusan. Hal ini sudah dibukt-ikan sejak Gunung Slamet mele-tus pada tahun 1700-an hinggaterakhir kali meletus tahun 2009.

    Karakter letusan GunungSlamet ini bertipe stromboli.Artinya setiap material yang

    dikeluarkan oleh letusan Gu-nung Slamet, akan kembali jatuhdi sekitar kawah atau badangunung. Sehingga, badan gu-nung tersebut bertambah be-sar, jelas Sukedi, Rabu (9/2)Sore.

    Sukedi menambahkan, sebe-narnya pada saat Gunung Sla-met berstatus siaga pada tahun2009 lalu, itu sudah terjadiletusan. Letusan tersebut bah-kan sudah mengeluarkan mate-rial, namun langsung ditam-pung di dalam kawah. (gtr)

  • SABTU12 FEBRUARI 2011

    TEGALMETROPOLISRADAR TEGAL

    5

    AGENDA HOTELHOTEL KARLITARabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

    HOTEL BAHARI INN Tegal- Jumat dan SabtuLive Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB- SabtuHappy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

    RIEZ PALACE HOTEL- Senin sampai Minggu

    Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama Oktober-November 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

    Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

    TELEPON PENTINGHotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399Hotel Karlita (0283) 358050Orange Karaoke (0283) 322022Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

    Penanganan PermanenButuh Penelitian Khusus

    KRIMINALTigaPengedarUpalDivonis1Tahun

    TEGAL - Tiga orang pengedar uang palsu (upal), dua di antaranyaibu rumah tangga selanjutnya oleh Pengadilan Negeri Tegal divonishukuman 1 tahun 2 bulan. Mereka antara lain Putro Wiryanto (30)warga Tegal Wangi Kecamatan Talang, Kasih (42) warga DesaPekauman Kulon Kecamatan Dukuhturi, dan terakhir Nur Khasanah(38) warga Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

    Dalam sidang terungkap bahwa uang palsu pecahan Rp. 20 ribu,yang sempat dibelanjakan terdakwa Kasih dan Nur Khasanah,merupakan hasil membeli pada terdakwa Putro Wiryanto. Sebaliknyamenurut Putro, uang itu dia beli dari seseorang. Sebagian besaruang palsu ini dibelanjakan pada pedagang sayuran yang biasajualan di pasar tradisional, seperti Pasar Pagi Kota Tegal, Kemantran,Langon, dan sebagian dibelanjakan di Pasar Banjaran.

    Atas perbuatan mengedarkan uang palsu secara bersama-sama,ketiganya dijerat Pasal 245 KUHP. Perbuatan terdakwa ini sangatmeresahkan. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim H AchmadVirza SH MH, dibantu Hakim Anggota Slamet Widodo SH, dan GraceSH MH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini,Nurul Hidayah SH MH. (din)

    PelatihanHidupSehatBagiLansiaMESKI baru terbentuk, Posyandu Lansia Seruni, RW 6 Kelurahan

    Kejambon Kota Tegal memiliki banyak kegiatan. Kader posyandumemberikan berbagai informasi serta pelayanan kesehatan bagi lansiadi lingkungan sekitar.

    Rokhmah, kader Posyandu Lansia Seruni mengatakan, kegiatan inimerupakan agenda perdana. Karena posyandu lansia baru sajaterbentuk. Di lingkungan RW 6, sedikitnya terdapat 90 lansia yangdiharapkan berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. Tapi hanya 68 yangdatang, sisanya berhalangan.

    Kegiatan yang dilakukan selain memberikan pelayanan kesehatan,juga mengajak sekaligus menghimbau supaya para lansia menjagakesehatannya. Selain itu, kepada keluarga lansia, kami juga memintasupaya merawat dan menjaga dengan baik, serta segera melaporkanatau membawa ke puskesmas terdekat, jika ada keluhan kesehatan.

    Edukasi tersebut, jelasnya, sangat penting karena tidak hanyamenyangkut para lansia. Namun juga keluarga, tetangga serta or-ang-orang yang berada sekitar tempat tinggal lansia. Apalagi, kegiatankali ini merupakan kali pertama dilakukan, setelah posyandu lansiaterbentuk. Sehingga ke depannya peran serta lansia dan keluarganyadiharapkan akan terus meningkat. Untuk kegiatan selanjutnya, kamiakan melakukan pendekatan, sehingga seluruh lansia yang ada diwilayah ini bisa terpantau dengan baik, papar Rokhmah lagi. (gun)

    KESEHATAN

    Tidak BisaTerealisasi Tahun Ini

    HARAPAN Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal mendapatkanpenanganan tanggul sungaiKetiwon yang longsor secarapermanen, dalam waktu dekattidak mungkin terealisasi. Se-bab, membutuhkan dana yangbesar dan penelitian khususagar mendapatkan konstruksiyang cocok.

    Kasi Pengendalian dan Pen-dayagunaan BPSDA PemaliComal, Supriyanto mengatakan,penanganan tanggul yanglongsor secara permanen bu-kan kewenangan BPSDA. Itutanggungjawab Balai BesarPemali Juana (BBPJ) Semarang.Sementara BPSDA berkewe-nangan menanganinya secaradarurat. Pada Jumat lalu kitameninjau tanggul Ketiwonyang longsor. Untuk pena-nganan permanen kita usulkanke BBPJ. Bahkan petugas dariBPPJ pun melakukan tinjauanlapangan. Selain itu juga mem-buat laporan dalam format A,dan telah kami kirim melaluifaksimili ke Dinas BPSDA, agarmendapatkan penanganan se-cara permanen, ujarnya saatditemui di meja kerjanya, Jumat

    (11/2) kemarin.Namun demikian, lanjutnya,

    guna menangani secara perma-nen tidak mungkin bisa ter-laksana tahun ini. Sebab butuhbiaya besar dan perlu penelitianterlebih dahulu. Sehingga kons-truksi yang dibangun nantinyabisa cocok dan kuat. Peristiwalongsornya tanggul pada kaliketiga, karena tanah urugankualitasnya jelek. Selain itu,trucuk-trucuk yang ada juga ti-dak diberi anyaman bambuyang berguna untuk menahan

    tanah urugan. Sehingga ketikaterkena hujan longsor. Sebe-narnya untuk bronjong yangberada di bawah konstruksinyastabil. Jadi yang longsor bukanbantarannya, tapi tanggulnya.Akibat dari tanah urugan yangjelek dan tidak adanya anyamanbambu penahan.

    Sementera ini, BPSDA meng-upayakan untuk penanganandarurat saja. Itu pun masihmenunggu dana yang belumturun. Jadi apabila nanti Pemkotyang melakukan penanganan

    darurat, maka BPSDA tidakperlu menanganinya. NamunBPSDA mengupayakan agarmendapat penanganan perma-nen. Pemkot dan kita sudahkoordinasi. Hasa saja masih pertelepon. Pemkot pun menge-tahui belum turunya dana yangakan digunakan penanganandarurat. Jadi sementara iniBPSDA masih menunggu itu,tukas Supriyanto lagi.

    Sementara itu, Kepala DPUKota Tegal, Ir Gito Musriyono,sebelumnya mengatakan bah-wa sebenarnya soal longsornyatanggul sungai Ketiwon telahdilaporkan pada BPSDA, agardilakukan perbaikan maupunpenanganan permanen. Sehing-

    ga saat ini pihaknya akan me-minta tindak lanjut, atas suratyang telah dilayangkan padaBPSDA. Sehingga warga takwas-was, saat musim hujan.

    Namun untuk penanganandarurat, melalui anggaran daripembiayaan perbaikan rutinakan dilakukan penangananbersifat sementara.

    Kami minta BPSDA bisamelakukan perbaikan tanggulsungai Ketiwon permanen,bukan sementara. Kalau hanyasementara kami juga bisa, me-lalui biaya perbaikan rutin.Namun kami minta agar longsortanggul Ketiwon tak terulangkembali, sehingga tak membuatresah warga. (adi)

    ADI MULYADI/RATEG

    BIAYA BESAR - Untuk menangani secara permanen tanggulKetiwon yang longsor, butuh biaya besar dan penelitian khususterlebih dulu, agar konstruksinya benar-benar pas.

    TEGAL - Pengadilan NegeriTegal, Kamis (10/2) lalu, meng-gelar kasus pembunuhan sadisyang terjadi di kampung JongorKota Tegal. Sidang kali inimenghadirkan istri almarhumBahrudin, Rochani (39), dansaksi pekerja fillet Romlah (40).Dalam persidangan, istri almar-hum mengakui berselingkuhdengan pembunuh suaminya,Rozikin (55). Aksi tersebut dila-kukan sangat rapi tanpa dike-tahui suaminya. Karena almar-hum Bahrudin tengah mencarinafkah di Jakarta. Bahkan darihubungan gelapnya tersebutsampai mempunyai seoranganak. Dari empat anaknya, satudi antaranya anak hasil hubu-ngan gelap. Gilanya lagi, hubu-ngan gelap dengan terdakwa,seperti diakui Rochani dilaku-kan di rumahnya sendiri, saatanak-anaknya sudah tidur.

    Saya melakukan hubunganbadan di rumah, kata Rochani,pada majelis hakim. Pertemuandengan pembunuh suaminyadiakui Rochani, saat berjualannasi di TPI Jongor. Berawal ka-rena sering makan di warung-nya, sehingga muncul hasratcinta pada Rochani. Hubungankeduanya akhirnya tercium, danalmarhum Bahrudin akhirnyamemutuskan membawa istri dananak ke Jakarta.

    Mengetahui hubungan istri-nya dengan pria lain, sehinggagoncanglah batin sang Bahru-din, hingga sampai stres berat.Sampai akhirnya pilih kembalipulang kampung, sementarauntuk mencukupi kebutuhanekonomi. Sepulang dari ibukota,sang istri memutuskan bekerjasebagai buruh fillet. Selamasuaminya menganggur diakui

    Rochani, ia sering menerimauang dari terdakwa. Uang terse-but untuk kebutuhan anaknya,dari hasil hubungan gelapnyadengan Rozikin. Sementaraalmarhum terus mengalami stresberat, dan selama setahun al-marhum memilih tidur di depangudang fillet, milik tetangga-nya. Rochani mengakui sebe-lumnya pernah meminta cerai,sehingga jalinanan cintanya sa-ma Rozikin bisa terwujud. Tapipermintaan itu selalu ditolak.Terungkap sebelum suaminyadibunuh, ia pernah mengirimSMS pada terdakwa yang isi-nya minta berhubungan badansama terdakwa. Karena lama takmelakukan, dan terdakwa siapmenyanggupi keinginan Ro-chani. Dalam SMS terdakwamenjawab, katanya sekarangsaja. Saat mau melakukan hubu-

    ngan intim, dan dilihatnya al-marhum Bahrudin tengah tidurlelap di depan gudang fillet. En-tah bagaimana terdakwa lang-sung pulang ambil batanganlinggis, dan dihantamkan kekepala korban yang tengah ti-dur hingga tewas. Kepala kor-ban rentak, termasuk bagian tu-buh lain.

    Sidang pembunuhan sadis inidilanjutkan minggu depan, dankarena hukuman yang akandijatuhkan sangat berat. Se-hingga terdakwa wajib didam-pingi seorang penasahat hu-kum. Dan sebagai penasehathukum, Joko Santoso SH. JaksaPenuntut Umum (JPU) Nurul Hi-dayah SH MH, menjerat terdak-wa warga Demak Jateng denganpasal pembunuhan berencana,dengan ancaman hukuman matiatau seumur hidup. (din)

    ABIDIN ABROR/RATEG

    HUBUNGAN GELAP - Saksi istri almarhum Bahrudin, Rochani,mengakui selingkuh dengan pembunuh suaminya, Rozikin.

    Istri Pembunuhan Jongor, AkuiSelingkuh dengan Terdakwa

    ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

    PERBAIKAN Petugas bersiap melakukan perbaikan jaringan listrik untuk menjaga agar pasokanbisa maksimal.

    Pemadaman untuk Perbaikan JaringanPEMADAMAN listrik di beberapa wilayah dilakukan

    PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ)Tegal. Pemberitahuan melalui media massa tentang haridan jam pemadaman dilakukan jauh-jauh hari, sehinggapekerjaan perbaikan jaringan listrik berjalan baik.

    Menurut Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal, SubuhIsnandi, perbaikan atau perawatan jaringan listrik dibeberapa titik harus dilakukan, demi menjaga pasokanlistrik ke pelanggan tidak terganggu. Pemadaman jugadilakukan supaya proses perbaikan atau perawatanberjalan maksimal. Dengan demikian petugas di lapa-ngan mampu bekerja tepat waktu.

    Mengenai jadual dan jam pemadaman, jauh-jauh haritelah diberitahukan pada pelanggan melalui mediamassa, seperti koran atau radio. Dari 10 Unit Pelayanandan Jaringan (UPJ, red) yang ada di wilayah kerja APJTegal. Masing-masing memiliki lokasi yang perlumendapatkan perbaikan hingga perawatan berkala. Kamijuga meminta pada seluruh pelanggan, supayamemaklumi kondisi ini. Sebab semuanya dilakukan demimenjaga jaringan listrik PLN.

    Harapannya, tandas Subuh, pasokan listrik hinggake rumah pelanggan terjaga. Apabila jaringan yang adabisa bekerja maksimal, melalui perawatan berkala maupunpergantian beberapa komponen sesuai kondisi dilapangan.

    Jika nantinya pada saat perbaikan ada pohon milikpelanggan yang terpaksa dipangkas, lantaran berdeka-tan dengan jaringan listrik PLN. Kami berharap kepadamasyarakat bisa memahami, karena semua dilakukan un-tuk kepentingan bersama. Bahkan, kami siap melakukanperambasan pohon, jika masyarakat mengehendaki danmelaporkan melalui pos pelayanan atau UPJ terdekat,dan petugas akan segera datang. (gun)

    ADI MULYADI/RATEG

    PARAH - Roidah (tengah) dengan didampingi ibunyaKartumi (kanan) menceritakan kronologi penyakit yangdideritanya saat dikunjungi Wakil Wali Kota Tegal, HabibAli (kiri), Kamis (10/2) lalu.

  • SABTU12 FEBRUARI 2011

    SLAWIMETROPOLISRADAR TEGAL

    6

    Prihatin Kondisi Serambi KabupatenMENDENGAR Kecamatan Adiwer-

    na yang menjadi echo KabupatenTegal, kini sedang menjadi pemikirianserius Camat HM Agus Sunarja BAuntuk terus menata wilayahnya. Diatak menampik, wilayahnya yangmendapat julukan serambinyaKabupaten Tegal itu dari tahun ketahunmasih dihadapkan dengan masalahbanjir yang tak kunjung tertangani.

    Jujur saja saya malu bila musimhujan tiba, karena di samping jalanutama depan kecamatan menjadikubangan. Ini bila tak segera teratasidengan keikutsertaan dinas terkait,kesan serambi yang kotor akanberdampak pada kondisi rumah dalamhal ini Kabupaten Tegal, ujarnya

    disela-sela membuka Musrenbangcam kemarin.Dia juga merasa miris dengan belum terpecahkannya masalah limbah

    timah di Desa Pesarean yang merupakan sentra industri logam. Disanakini kondisi pencemarannya sudah cukup luar biasa.Pencemaran udara yang dihasilkan bisa menyebabkan orang idiot.Ini baru pencemaran udaranya saja, belum pencemaran lingkungandalam hal ini air bersih. Saya sebagai nakhoda di wilayah ini sempatbersusah payah mengajukan anggaran untuk memecahkan masalahtersebut dan langsung meminta ke Kementrian Lingkungan Hidup.Saat itu, kementrian sempat menjanjikan penggelontoran dana sebesarRp 5 milliar. Namun berubahnya STOK membuat hal itu mandegditengah jalan, ujarnya.

    Hal yang tak kalah peliknya adalah terkait pencemaran KaliJembangan yang ada di wilayah tersebut. Tak dipungkiri, disaathujan selalu terjadi banjir di daerah tersebut. Ini lantaran sebagiandari kali tersebut sudah diurug warga dan ditanami palawija. Sudahsaatnya keberadaan kali tersebut perlu dinormalisasi dan dikembalikanpada ukuran semula yakni 12 meter. Berbagai penyakit seperti gataldan wabah disentri selalu terjadi seiring dengan datangnya musimpenghujan, cetusnya.

    Dia berharap, lewat Musrenbangcam ini dengan adanya gelontorandana dari APBD, hal-hal yang sifatnya superprioritas untuk segeraditangani bisa terpecahkan lewat dukungan dana yang ada. Dan diajuga meminta UPTD dan instansi terkait bisa bersinergi mengoptimalkanketersediaan dana untuk perbaikan infra struktur yang kondisinyaminta segera diperbaiki. (her)

    DOK.RADAR SLAWI

    HM Agus Sunarja BA

    DongkrakAkseptorBaruADIWERNA - Prestasi masuk dalam lima besar perolehan akseptor

    KB baru se-Kabupaten Tegal, tidak membuat Kecamatan Adiwernaberpuas diri. Pasalnya, ditahun 2011 ini target yang akan dicapai dandibebankan pemkab jauh lebih berat. Disinilah peran kades dipacuuntuk intensif memberikan perhatian khusus terhadap petugaspembantu KB dimasing- maisng desa.

    Hal itu dicuatkan Camat Adiwerna HM Agus Sunarja BA dihadapankades dan petugas pembantu KB di aula kecamatan setempat dalamRakor Keluarga Berencana, kemarin. Saya mengucapkan banyakterima kasih kepada petugas pembantu KB di masing-masing desadalam menjalankan perannya menekan tingkat pertumbuhan pendudukkabupaten. Sudah saatnya para kades bisa memberi perhatian khususuntuk mendukung kinerja petugas dilapangan, ujarnya.

    Sementara itu Kepala UPTD BPPKB (Badan PemberdayaanPerempuan Keluarga Berencana) Kecamatan Adiwerna, Drs MKharis, secara terang-terangan mengkritisi peran kades yang kurangtanggap pada petugas pembantu KB. Kini saatnya para kades ataulurah bisa mengalokasikan dana yang cukup untuk mendukung kinerjapetugas pembantu KB. Setidaknya ada penambahan uang saku untukmereka yang selama ini menjalankan tugasnya dilapangan, tegasnya.

    Dari data yang masuk selama 2010, perolehan data akseptor KBbaru terbanyak dicapai Desa Kedung Sukun yang disusul DesaPagedangan. Sementara perolehan akseptor KB baru mengalamikendala di Desa Tembok Kidul yang disebabkan petugas penyuluhKB di desa tersebut baru saja sembuh dari sakit.

    Saat ini akseptor KB aktif tercatat sebanyak 79 persen denganmenggunakan media alat kontrasepsi. Sementara sisanya sebanyak21 persen, belum tersentuh untuk ikut program Keluarga Berencana.Secara keseluruhan untuk tingkat kabupaten perolehan akseptor KBbaru mencapai 91 persen dari target awal sebanyak 97 persen,tegasnya.

    Camat sendiri berharap, petugas KB tingkat kecamatan dan desabisa segera bersinergi untuk mendongkrak prestasi Adiwerna dalamprogram KB, demi terciptanya pengendalian pertumbuhan pendudukdi Kabupaten Tegal. (her)

    Lagi,PanturaDitanamiPohonProtes JalanBerlubang

    KRAMAT - Ruas jalan pantaiutara (pantura) KabupatenTegal, kembali ditanami pohonpepaya. Tepatnya, di sebelahbarat SPBU Muri KelurahanDamyak, Kecamatan Kramat.Warga sekitar geram, lantaranperbaikan jalan tak kunjungdatang. Lubang jalan semakinparah, sementara korban ber-jatuhan semakin bertambah.

    Pantauan Radar, ruas jalansepanjang 27 kilometer yangberada di Pantura banyak di-penuhi lubang berskala besar.Dari mulai berukuran diameter 10centimeter hingga 1 meter. Ku-bangan besar itu nampak ber-jejer menghiasi ruas jalan. Tidaksedikit pengendara yang ter-jatuh akibat menghindari jalanberlubang. Begitu pula ken-daraan berat yang mengalamikerusakan pada as tengahnya.

    Iryanto (36), warga Kelu-rahan Dampyak Kecamatan

    Kramat, mengaku sengaja me-nanam pohon pepaya di jalurPantura. Menurutnya, aksitersebut merupakan bentukprotesnya kepada dinas terkait,agar secepatnya jalan yangberlubang diperbaiki.

    Kami sengaja menanampohon pepaya di jalur Panturaini. Semua ini merupakan bentukprotes kami. Selain itu, pohonpepaya tersebut juga untukmengantisipasi timbulnya lakalantas. Karena selama ini, ba-nyak korban yang terjatuhakibat terperosok ke dalamlubang tersebut, tutur priayang kerap disapa Yanto ini,Jumat (11/2) kemarin.

    Karyawan swasta ini menu-turkan, jalan yang merupakanjalur lintas Jakarta - Surabayaitu, belum lama ini diperbaiki.Namun entah kenapa, jalantersebut sudah rusak kembali.Lubang yang ada jumlahnyalumayan banyak. Mungkin pu-luhan hingga ratusan, katawarga RT 02 RW 01 KelurahanDampyak ini. (yer)

    Perpanjangan BukanKewenangan BKD

    SLAWI Untuk mengajukanperpanjangan jabatan pejabateselon II, mendasari beberapahal diantaranya integritas, ke-butuhan organisasi, kinerjayang baik, kaderisasi, dankesehatan. Itupun bukan kewe-nangan BKD yang memberikanpenilaian terhadap sejumlahfaktor tersebut. BKD, dalam halini hanya mengusulkan kepadaBupati Tegal nama-nama peja-bat bersangkutan yang men-jelang memasuki masa pensiun.

    Sesuai pasal 3 PP nomor 32tahun 1979 tentang pember-hentian PNS, masa usia pensiunPNS yaitu 56 tahun, kataKepala BKD Pemkab Tegal,Retno Suprobowati SH MMbelum lama ini.

    Dikatakan Retno, dalam Pa-sal 4 PP yang sama, juga dise-butkan jika pengajuan perpan-jangan pejabat eselon dimak-sud juga dipekenankan dan da-pat dilakukan dua tahap, ma-

    sing-masing tahap maksimaldua tahun. Tahap pertamamaksimal pada usia 56 tahunsampai 58 tahun dan tahapkedua usia 58 tahun sampai 60tahun.

    Menurut dia, dari kontekstersebut, BKD hanya bisa me-ngusulkan nama-nama pejabatbersangkutan kepada BupatiTegal. Sementara untuk finalterkait diperkenankan atau tidakperpanjangan itu, ada padaBupati selaku pembina PNS didaerahnya.

    Setelah kami menginven-tarisasi, baru kami usulkan yangdialamatkan kepada BupatiTegal, tuturnya pula.

    Menyikapi seputar santernyainformasi adanya permohonanperpanjangan masa jabatanSekda untuk tahapan kedua,pihaknya tidak bersedia berko-mentar. Karena menurutnya itubukan kewenangannya mem-berikan penjelasan. (gon)

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    DITANAMI - Pohon pepaya yang ditanam dengan menggunakandrum besar di sebelah barat SPBU Muri. Penanaman sebagaiprotes atas kerusakan jalan yang terjadi serta untukmengantisipasi laka lantas.

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    LECUTAN - Camat Adiwerna HM Agus Sunarja BA dihadapankades dan petugas pembantu KB dalam rakor KB di aulakantor kecamatan setempat, kemarin.

    Tak Ingin Ditinggal konsumenKRBT SlawiBerbenah Diri

    SLAWI Sebuah bidangusaha maupun kegiatan yangberorientasi pada provit, sangatkhawatir jika ditinggalkan olehkonsumennya. Begitupun de-ngan Kolam Renang BangunTirta (KRBT) Slawi, milik Pem-kab Tegal yang terletak di kom-plek GOR Tri Sanja Slawi. Saatini dengan banyaknya WaterBoom dan pemandian lain de-ngan sarana lengkap, kolamrenang itu butuh sentuhanuntuk berbenah diri agar tidakdinggal konsumennya.

    PDAM Kabupaten Tegalselaku penanggungjawab KRBT itu, merasa sudah berupayamaksimal dalam memajukanpemandian. Bahkan, sosialisasisengan sejumlah sekolah diKota dan Kabupaten Tegal,dilaksanakan secara optimaldan membuahkan hasil dengankenaikan pengunjung anaksekolah yang siginifikan. Na-mun disisi lain, Pemkab Tegalkurang memahami keinginanpengelola dengan tidak dileng-kapinya sarana infrastruktur.Padahal kelengkapan itu seba-gai daya dukung agar pengun-jung lebih kerasan menjadipelanggan.

    Sosialisasi kami denganbukti nyata, puluhan sekolahdari berbagai strata pendidikandi Kota dan Kabupaten Tegalsudah menjadi pelanggan kamisaat ini, ucap pengelola KRBT,M Puguh Hangadiyo SH, kepa-da Radar, Jumat (11/2).

    Upaya itu, dikatakan Puguh,harus dipertahankan agar eksis-tensi KRBT dengan kondisi per-saingan usaha yang semakin

    ketat, bisa bertahan. Salah satusyarat yaitu daya dukungdengan fasilitas yang memadaisehingga tidak ditinggal larikonsumennya yang beralih kepemandian lain. Apalagi de-ngan KRBT dan kolam berstan-dar nasional yang sudah dimi-liki, idealnya sarana pendukunglain harus segera diadakan.

    Pihaknya yakin, jika dibiar-kan dengan kondisi saat ini,maksimal KRBT hanya mampumempertahankan pelanggan-nya selama dua tahun. Hal itu,jika melihat realita persaingandan kepemilikan sarana infra-struktur usaha sama milik swas-ta, yang saat ini semakin baikdan berkelas, hingga membuatpengunjung betah.

    Hampir semua pemandiansaat ini dilengkapi Water Boom,iitu yang KRBT tidak memiliki,ucapnya pula.PERENCANAAN

    Menurut M Puguh Hanga-diyo SH, pihaknya sudah me-rencanakan sejak awal dengansederhana. Setidaknya, KRBTdilengkapi dengan fasilitaspendukung. Jika ingin berbeda,minimal harus dilengkapi de-ngan mainan anak-anak. Sepertisepeda air dan tempat bermainlainnya. Kalaupun untuk orangdewasa, KRBT bisa dilengkapidengan penerjunan perenangdengan tambang atau alatlainnya (flying fox).

    Kita masih memiliki saranalahan di sebelah Utara danTimur KRBT, tinggal bagai-mana memanfaatkan. Gambaransepintas, setidaknya butuhpenggelontoran anggaran se-gar sekitar Rp 3 M sampai Rp 4M, terang Puguh.

    Masih kata dia, untuk fasi-litas lain seperti antar jemput

    konsumen sekolah, KRBT su-dah memiliki angkutan antarjemput yang memadai. Bahkan,konsumen dipungut biayayang sangat rendah, yaitusekitar Rp 2.000 untuk biayaantar jemput dari Kota Tegalsampai KRBT. Sementara hargatiket hanya Rp 5.750, juga relatifmurah dibanding pemandianlainnya.

    Bagaimana meningkatkandaya tarik pengunjung, sehing-ga konsumen menjadi betahatau kerasan saat menikmatiKRBT. Ini yang menjadi pemi-kiran bersama, baik pengelolamupun Pemkab Tegal selakupemilik KRBT.

    Sementara, pengelola siapmerencanakan program kede-pan. Program itu bakal diawalidengan study banding dandilanjutkan dengan pembuatanDetil Engenering Design (DED)yang matang untuk membangunsarana pendukung.

    Kami yakin, dengan per-hatian dan penggelontoransejumlah anggaran untuk ke-lengkapan sarana KRBT, kon-sumen tidak bakal lari bahkankami yakin bertambah, jelas-nya.

    Dari kontek itulah, dirinyaberharap Pemkab Tegal mem-perhatikan dan memikirkanbagaimana KRBT kedepan.Agar bisa memberikan kontri-busi lebih melalui PDAM se-tempat yang bakal disetor kePemkab dengan penambahansarana.

    Otomatis dengan bertam-bahnya sarana dan penggelon-toran anggaran itu, konse-kuensinya kami harus me-ningkatkan penghasilan dankeuntungan, pungkas M Pu-guh Hangudiyo SH. (gon)

    M GHONI/RADAR SLAWI

    SARANA PENDUKUNG - Sejumlah konsumen tengah berenang di Kolam Renang Bangun TirtaSlawi, milik Pmkab Tegal. Jika tidak ingin ditinggalkan konsumennya, kolam renang itu butuhsarana pendukung lain yang harus dilengkapi.

    INFRASTRUKTUR

    KEPENDUDUKANB

  • KABUPATENTEGAL SABTU12 FEBRUARI 2011

    RADAR TEGAL

    7

    DAFTAR PENYUMBANG

    1. Ibu Ratna Rp. 100.000,-2. Hamba Allah Rp. 500.000,-3. Bp. Cinta Rosul - Tegal Rp. 30.000,-4. Bp. Agus - Tegal Rp. 500.000,-5. Tirta Rp. 150.000,-6. Elang Dani Rp. 100.000,-7. Hamba Allah Rp. 1.000.000,-8. Hendriyana Rp. 100.000,-9. Hamba Allah Rp. 150.000,-10. Hamba Allah Rp. 230.000,-11. Hamba Allah Rp. 1.000.000,-12. Hamba Allah Rp. 50.000,-13. Agus Tegal Rp. 500.000,-14. Keysha Rp. 150.000,-

    Total Rp. 4.560.000,- Setuju Setoran NaikLINTAS

    Di sebuah DukuhPesalakan Desa

    Adiwerna, prosespembuatan onderdil

    spare part kendaraandilakukan. Lantas

    seperti apa proseskreatifitas itu?

    LAPORAN : HERMAS P

    SLOGAN sebagai Jepang-nya Indonesia, seakan memacuanak muda Kabupaten Tegaluntuk terus berinovasi mem-buat ragam onderdil kendaraandari peleburan logam alumu-nium. Tidak salah bisa peru-sahaan otomotif ibukota, sam-pai saat ini mempercayakanpasokan spare part variasisepeda motor pada keahliananak Slawi yang mampu men-ciptakan onderdil sesuai de-ngan kemauan sang pemesan.

    Berangkat dari kemauan ke-ras dua bersaudara Toto Su-giarto (39) dan kakaknya Su-cipto (41) untuk memberdaya-kan anak muda kampung se-tempat, membuat keduanyaberangan merekrut mereka se-

    bagai pengrajin spare partkendaraan bermotor. Kakakberadik yang tinggal di RT 28/RW 04 tersebut, merintis usahaini diawali dengan kepriha-tinannya menimba ilmu sebagaikuli di tempat pengecoranlogam. Dari sana upaya untukmandiri dan merangkul saudarasekampung yang kurang ber-untung itupun kini menjadikenyataan. Dengan membentuk

    manajemen keluarga, upayamendirikan home industri untukmenampung anak muda kam-pung dan yatim piatu itupunkini dijalankan.

    Kami berdua sudah mela-kukan pengajuan permohonanijin di BP2T terkait perijinan nongangguan (HO), dan perangkatperijinan lainnya seperti IMBdan SIUP. Dan kami berduaakan membuka tangan lebar-

    lebar bila nantinya pihak BLHakan melihat dari dekat terkaitadanya isu miring terhadapusaha yang kini sedang kamirintis. Sebab, pengecoran lo-gam alumunium seperti yanganda lihat tidak menimbulkankepulan asap dan asap itu cepatmenghilang. Asap itu hanyamuncul ketika proses peng-hancuran obat saja.

    Hal itupun diamini petugasBP2T yang mengaku ajuanpermohonan itu sempat dila-yangkan ke instansinya. Duatahun merintis usaha spare partsetidaknya bisa dirasakan anakmuda putus sekolah dan yatimdengan terserapnya merekadidunia kerja.

    Semua hasil karya anakkampung ini sudah ditampungoleh PT AHRS yang berbasecamp di Depok. Perusahaan itumempercayakan pembuatanonderdil motornya kepada kitasejak tahun 2003 lalu. Keber-adaan anak muda kampung inisengaja kami tempa, agar me-reka punya skill dan kelak bisamandiri mengembangkan usa-hanya sendiri. Kalau merekasudah pintar, kami tidak akannggondeli bila mereka ingin

    mengembangkan diri secaramandiri, tukasnya.

    Kini dengan mengakomodir16 anak muda di kampugnya,home industri ini setiap ming-gunya secara rutin memasokpesanan onderdil ke PT AHRSDepok. Kedua kakak beradikyang mengawali usahanyadengan bersusah payah inisetidaknya bisa merasa tenang,lantaran mampu menjembatanikegelisahan anak muda kam-pung ditengah sulitnya mencarilapangan pekerjaan.

    Saya merasa miris melihatanak muda kampung yanghanya menghabiskan hidupnyadengan bergadang tak me-nentu arah, yang buntutnyamenjurus keperbuatan me-langgar norma dan akidah aga-ma, cetusnya.

    Diapun juga berpegang te-guh dengan tidak membiasakandiri mencari pinjaman modallewat bank. Mereka lebih me-milih mengumpulkan laba yagada untuk berburu kelengkapanmesin dan membuat sendirimesin tersebut, daripada ber-hutang yang riskan berbuntutpenyitaan dikala ada kendaladalam pengembaliannya. (*)

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    PACKING - Salah seorang pekerja nampak tengah mengemasi(packing) hasil produksi spare part yang siap dikirim kepemesannya, kemarin.

    Geliat Home Industri Logam Alumunium Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna

    Tempa Kemahiran dan Kemandirian Anak Kampung

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    DAFTAR BARU - Petugas UPTD Parkir Dishubkominfo sibuk melakukan pelayanan kepada juru parkir yanghendak mengurus kartu identitas baru, kemarin.

    Demo Juru ParkirHanya Isu

    SLAWI - Melonjaknya targetpendapatan dari sektor parkir yangdibebankan Pemkab Tegal, mem-buat Dishubkominfo KabupatenTegal mengeluarkan kebijakan.Yakni mematok kenaikan jumlahsetoran pada juru parkir ditahun ini.Bila selama tahun 2010 target yangdibebankan dari sektor parkirsenilai Rp 67 juta, maka ditahun2011 ini target pendapatan yangdibebabkan naik menjadi Rp 167juta atau sekitar 140 persen.

    Kepala Dishubkominfo Ir Su-hartono MM melalui plt KepalaUPTD Parkir Zaenal Arifin SHMM didampingi stafnya Tarnotomenyatakan, terkait rencana me-naikkan persentase setoran juruparkir tersebut, pihaknya selamadua hari terakhir sempat me-ngumpulkan semua awak juruparkir yang ada di KabupatenTegal.

    Terkait wacana menaikkan jum-lah setoran sebanyak 140 persentersebut, dari hasil pertemuandengan awak juru parkir disetujuidengan persentase kenaikan se-toran sebesar 100 persen saja.Kesepakatan ini tidak mengalami

    kendala dan bisa diterima denganbaik oleh mereka, terangnya Jumat(11/2) kemarin.

    Dari pertemuan selama duagelombang tersebut, pihaknya jugamelakukan pendataan ulang be-rikut memberikan ID Card bagisemua juru parkir yang menjalankantugasnya di Kabupaten Tegal.Tujuannya, agar bisa tertata de-ngan baik. Disana semua juru parkirdiberi informasi terkait kebijakankenaikan setoran untuk parkirjalan.

    Bila pemkab menaikkan targetpendapatan dari sektor parkir,otomatis pemasukan setoran darijuru parkir juga mengalami ke-naikan. Namun realita dilapanan,kami hanya memberlakukan ke-naikan persentase setoran itusebanyak 100 persen saja. Jadiumpama yang tadinya perhari setorRp 2.000 saat ini menjadi Rp 4.000.Dan ini bisa diterima oleh mereka,cetusnya.

    Dia mengakui, sesuai aturanPerda nomor 7 tahun 2007 tentangrestribusi parkir, telah diatur ba-tasan biaya dimana untuk rodaempat sebesar Rp 1.000 dan sepedamotor sebesar Rp 500. Dan petugasparkir dilapangan tidak diper-bolehkan melanggar aturan perdatersebut selama menjalankan tu-

    gasnya.Sosialisasi yang kita gelar

    dilakukan dalam dua gelombang.Pada gelombang I, kami mengum-pulkan juru parkir yang menjalan-kan tugasnya di Kecamatan Adi-werna, Kramat, Dukuhturi, Su-rodadi, Bojong, Bumijawa, Bala-pulang, dan Margasari. Dan di-gelombang II, kami fokuskan untukmenggelar dialog dengan petugasparkir di Kecamatan Slawi dansekitarnya, ujarnya.

    Ketika dikonfirmasi terkait ada-nya rencana demo awak juru parkirkarena keberatan atas pember-lakukan kenaikan setoran sebesar100 persen, Kepala Dishubkominfomengaku isu tersebut sampai saatini belum ada kepastian.

    Dia mengaku, ijin dari PolresTegal pun belum ada. Setidaknyaisu tersebut dihembuskan olehpihak yang kurang bertanggungjawab dan berupaya mencideraikesepakatan yang telah dila-kukan bersama seluruh awak juruparkir.

    Hingga saat ini, proses pen-dataan juru parkir untuk men-dapatkan ID card terus berlang-sung di kantor. Ini menunjukkanadanya itikad baik mereka men-jawab kesepakatan yan telah di-setujui bersama, tegasnya. (her)

    DUKUHWARU - Alokasi dana dari peme-rintah untuk Kecamatan Dukuhwaru padatahun 2012 senilai Rp 812 Juta, dirasa masihsangat kurang (minim). Pasalnya, masih ba-nyak pembangunan yang harus dilakukanuntuk membangun Kecamatan Dukuhwaru.

    Menurut Camat Dukuhwaru Afifudin, meskialokasi dana yang disiapkan pemkab untukKecamatan Dukuhwaru senilai Rp 812 juta,dinilai masih sangat kurang. Namun demikian,kegiatan pembangunan yang belum tercoverdalam Musrenbang kecamatan (Musren-bangcam) nantinya akan dicover oleh SKPDuntuk pembangunn ditingkat kecamatan.

    Kalau hanya segitu, pasti masih sangatkurang. Tapi nanti akan ada bantuan melaluiSKPD terkait dalam rangka pembangunan yanglain, katanya.

    Ia menjelaskan, berdasarkan matrik kebu-tuhan, anggaran yang dialokasikan untuktahun 2012 hanya akan memenuhi pem-banguan sebesar 20 persen. Akan tetapipihaknya sangat berharap, dalam Mus-renbangcam kali ini, desa bisa memberikanusulan yang sangat priorotas dan bermanfaatbagi masyarakat.

    Tim dari Pemkab Tegal dan anggota DPRDdari dapil I, nampak mendampingi pelaksanaanMusrenbang kecamatan Dukuhwaru.

    Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tegal,Dakir dalam kesempatan itu mengatakan,Musrenbang yang dilakukan tahun ini terlihatsudah berkesinambungan dan dilakukantahapan-tahapan. Akan tetapi, yang harusdiperhatikan adalah usulan yang disampiakandesa melalui Musrenbang kecamatan harusberbasis prioritas. Walaupun banyak yangdisulkan.

    Kami berharap, hasil Musrenbang yangtidak masuk dalam skala prioritas bisa menjadidaftar tunggu untuk tahun berikutnya.Sehingga tahun berikutnya bisa tercover,ungkapnya. (fat)

    AlokasiRp 812 Juta,Masih Kurang

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    MUSRENBANGCAM - Sejumlah perwakilandesa saat mengikuti jalannya Musren-bangcam Dukuhwaru. Acara tersebut jugadihadiri anggota DPRD dan camat setempat.

    FATKHUROHMAN/RDAR SLAWI

    SERTIJAB - Kepala sekolah yang didampingi pasangannyasaat melakukan penandatanganan dalam rangka serahterima jabatan di aula SMA N 3 Slawi, kemarin.

    Sertijab155KepalaSekolahSLAWI - Sebanyak 155 kepala sekolah di Kabupaten Tegal,

    melakukan serah terima jabatan (sertijab). Para kepala sekolah ituterdiri dari 142 kepala sekolah SD negeri, 1 SD Luar Biasa, dan 12kepala sekolah SMP. Acara digelar di aula SMAN 3 Slawi, Jumat (11/2) kemarin.

    Menurut Kasi Tendik Dikdas SD/SMP Dinas Dikpora Kabupaten Tegal,Purdiono, acara sertijab ini merupakan tindak lanjut dari keluarnya SKBupati Tegal terkit kepal sekolah beberapa waktu lalu. Yang manapada acara seremonial sertijab ini hanya diikuti oleh perwakilankecamatan sebanyak satu pasang dan 12 pasang kepala sekolahSMP.

    Yang menjadi kepala sekolah ini merupakan usulan dari DinasDikpora kepada BKD pada tahun kemarin. Pada bulan Februari inimasih ada 25 SD yang kepala sekolahnya pensiun. Nanti akan kamiusulkan kembali, katanya.

    Sertijab juga dihadairi oleh jajaran Dinas Dikpora dan UPTD Dikporakecamatan se-Kabupaten Tegal. Penandatanganan berita acarasertijab dilakukan oleh kepala sekolah dengan disaksikan Plt SekretarisDinas Dikpora Danang, Kabid Sarpras Dikpora Waudin, dan Plt KepalaDinas Dikpora Edi Pramono.

    Dalam sambutannya, PLt Kepala Dinas Dikpora Edi Pramono,mengharapkan kepada semua kepala sekolah yang baru akanmenempati jabatanya agar dapat melaksanakan tugas dantanggungjawabnya secara ikhlas. Tanggung jawab sebagai kepalasekolah merupakan amanat yang diberikan Bupati melalui SK yangtelah diterima masing-masing kepala sekolah.

    Hidup cuma satu kali maka manfaatkanlah dengan baik, apa yangmenjadi amanat pemerintah, katanya.

    Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada para kepala sekolahyang sudah mutasi. Karena mereka telah membantu pemerintahdengan mengabdikan dirinya sebagai kepala sekolah untukmeningkatkan pendidikan di Kabupaten Tegal. Sementara kepada yangbaru menjadi kepala sekolah, dirinya mengucapkan selamat danberharap dapat menyesuaikan diri di sekolah masing-masing.

    Kami berharap, yang baru saja menjadi kepala sekolah bisamenyesuikan dirinya. Karena akan berbeda dengan disaat menjadiguru, pungkasnya. (fat)

  • SABTU12 FEBRUARI 2011

    BREBES&BUMIAYURADAR TEGAL

    8

    RSUD Brebes (0283) 671431RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588/ 889548Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158RS Dedy Jaya (0283) 672145/ 672525

    TELEPON PENTING

    LINTAS

    20 Hektar TambakSudah Hilang

    BREBES - Abrasi yang terjadidi sepanjang pantai Randu-sanga Kulon saat ini kondisi-nya sudah mulai mengkha-watirkan. Bahkan sejak Novem-ber 2010 lalu, sudah ada 20hektar tambak yang ada disepanjang pantai tersebut hi-lang lantaran terkikis abrasi.

    Kepala Desa Randusanga Ku-lon Ahmad Zaeni Kamis (10/2)kemarin mengatakan, sejak em-pat bulan belakangan, sudah adasekitar 20 hektar tambak yanghilang akibat tergerus ombak.Bahkan masih ada ratusan hektartambak lainnya yang terancamapabila hal itu tidak segera di-tangani.

    Ia mengaku, selain hilangnyatambak warga, abrasi tersebutjuga sangat mengancam ke-beradaan budidaya rumput lautyang ada di wilayah Desa Ran-dusanga Kulon. Dikatakan, saatini budidaya rumput laut sudahmenjadi usaha yang menjan-jikan bagi para petani tambak.Bahkan tidak hanya di blokpesisir saya, melainkan sudahmulai sampai ke Pedukuhan

    Banjangsari.Namun demikian, ujarnya,

    untuk menuju Pedukuhan ter-sebut masih banyak kendala,terutama akses jalan yangterkena abrasi. Kondisi ter-sebut, jelasnya, membuat parapembeli rumput laut engganuntuk membuka tempat di pe-dukuhan tersebut. Abrasi inijelas sangat berdampak padasektor budidaya rumput laut.Hal ini lantaran para pembeliatau pengepul rumput laut tidakberani membuka usaha di Du-kuh Banjangsari lantaran aksesjalan produksi yang terkenaabrasi, terangnya.

    Dikatakan, saat ini abrasisudah memenggelamkan pesi-sir pantai sepanjang 750 meterdari blok pesisir sampai de-ngan Sungai Truntun. Proyekdumping stun yang dibuatoleh pemerintah di wilayahpesisir Desa Randusanga ha-nya sepanjang 1 kilometer darimuara Sungai Sigeleng sampaidengan blok pesisir. Untuk itupihaknya berharap agar peme-rintah bisa melanjutkan pro-yek pembuatan dumping stuntersebut sampai ke muarasungai truntun sepanjang 750meter. (har)

    HARVIYANTO/RADAR BREBES

    ABRASI - Kades Randusanga Kulon Ahmad Zaeni saat menunjukan wilayah pesisir yang hilangakibat tergerus abrasi.

    Abrasi Pantai RandusangaKian Mengkhawatirkan

    SeleksiPerangkatDesaIsiKekosongan Jabatan

    BULAKAMBA - Guna mengisi kekosongan jabatan perangkatdesa, Pemerintah Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba menggelarpemilihan perangkat desa di balaidesa setempat, Kamis (10/2) lalu.Dua formasi jabatan, yakni Kepala Dusun (Kadus) I dan KaurPemerintahan ini diikuti oleh lima peserta. Mereka mengikuti seleksidengan tahapan tes tertulis dan wawancara.

    Setelah dilakukan sosialisasi secara maksimal, akhirnya adapendaftar peserta jabatan Kadus I orang dan Pemerintahan ada 4orang, tutur ketua panitia seleksi perangkat desa Sujatman.

    Setelah melalui tahapan seleksi yang disaksikan puluhan warga,akhirnya terpilih Trima bin Warna sebagai Kaur Pemerintahanmenyingkirkan Wasjanto, Ratono dan Sugihasih SE. Sementara untukposisi Kadus I secara otomatis diraih oleh Muh Ali Rojiki yang merupakancalon tunggal. Ali Rojiki ditetapkan menggantikan pejabat sebelumnyayang telah masuk masa pensiun, yakni M Sholeh. Sedang Trimamenggantikan Tanusi, kata Sujatman.

    Kepala Desa Grinting Roni mengatakan, setelah terpilihnyaperangkat desa yang baru dan masih energik, diharapkan akanberdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat yang prima.Mereka juga diharapkan memiliki loyalitas kepada Pemerintah Desa.Dari hasil pemilihan yang demokratis ini, semoga menghasilkan kinerjayang lebih baik, ujar Roni. (ism)

    PengamenMinta Koruptor DihukumMatiBREBES - Sonhaji (45) asal Desa Kradenan Kecamatan kersana

    ini memang hidup sebatang kara di rumahnya. Namun demikian, iamemiliki jiwa sosial yang cukup besar kepada masyarakat. Bahkan iakerap geregetan saat mendengar adanya in formasi adanya tindakkorupsi yang dilakukan pejabat di beberapa media.

    Saya kerap geregetan kalau mendengar ada tindak pidana korupsi,itu lantaran mereka tidak memiliki rasa kemanuasiaan kepadamasyarakat miskin, ujarnya.

    Sebagai bentuk keprihatinan terhadap tindak korupsi yangdilakukan para pejabat negara, ia kerap menciptakan lagu yangbertemakan tentang korupsi. Kalau sudah pulang atau sedang tidakmengamen saya selalu berusaha mencipta lagu yang menarik, bahkansaat saya sedang menciptakan lagu selalu ditemani seokor angsamilik tetangga sebelah, ujarnya.

    Ia mengaku, dirinya menciptakan lagu-lagu dengan tema korupsilantaran sudah muak atas banyaknya pejabat yang korupi di negeriini, salah satunya Gayus Tambunan. Dengan menciptakan lagu-lagutersebut, diharapkan bisa menggungah para pejabat. (har)

    HARVIYANTO/RADAR BREBES

    MENCIPTA LAGU KORUPSI - Sonhaji (45) warga Desa Kradenan,Kecamatan Kersana saat menciptakan lagu tentang korupsidengan ditemani angsa.

    BREBES - Nelayan di sejumlahtempat pelelangan ikan (TPI) diKabupaten Brebes, sejak lima hariterakhir kembali melaut setelahbeberapa pekan mereka mengang-gur akibat cuaca buruk yangmelanda perairan pantai utara.

    Kami bersyukur sehari melauttangkapan ikan banyak sepertiikan layur, tembang, dan cumi-cumi, kata Maman (50) seorangnelayan TPI Kluwut Bulakamba,Kamis (10/2) kemarin.

    Menurutnya, saat ini nelayanmulai turun melaut karena cuacadi pesisir pantai utara sudahkembali normal, bahkan keting-gian ombak dan tiupan angintidak begitu besar.

    Sebagian besar nelayan Kluwutkini beramai-ramai melaut denganmenggunakan perahu maupunkapal masing-masing yang di-

    milikinya. Termasuk, nelayan kecilyang sudah siap memburu tang-kapannya. Tak terkecuali denganpara nelayan yang pergi melautada yang sore juga malam danpulang kembali besok pagi.

    Pagi tadi kami pulang ke rumahbawa uang Rp 200 ribu bersihsetelah dipotong retribusi danbahan bakar minyak, katanya.

    Sementara nelayan lainya Jono(55) mengaku dirinya saat iniberani turun melaut karena cuacanormal dibandingkan pekan lalu.

    Selama dua hari terakhir ini,cuaca perairan pantai utaramembaik sehingga nelayankembali melaut. Bahkan saat initangkapan ikan cukup banyakdan nelayan lebih bersemangatlagi untuk melakukan aktivitaspenangkapan ikan di pantaiutara, bebernya. (gus)

    Ingin CiptakanRekor MURI

    BREBES - Tekat dan keingi-nan yang kuat yang dimiliki DRHj Murtini SH MM patut diacu-ngi jempol. Ia yang merupakaanpenyandang tuna netra ter-sebut sejak 15 September 2007lalu, telah memulai perjalananmengelilingi Indonesia. Ia me-ngawali perjalanannya dariSabang, Provinsi Nangro AcehDarussalam (NAD) dan untuksaat ini mulai singgah di Kabu-paten Brebes.

    Murtini, yang ditemui di Kan-tor Humas dan Protokol SetdaKabupaten Brebes, Jumat (11/2) kemarin mengaku, selama tigatahun berjalan keliling dunia,dirinya sudah berhasil singgahdi 32 provinsi. Dan tinggalProvinsi Jawa Tengah dan JawaTimur yang belum dikelilingi. Iamengaku, dirinya melakukanpe